Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan, meliputi:

Nama Sekolah : SMK TAMAN SISWA 1 PALEMBANG


Mata Pelajaran : Administrasi Pajak 2
Kompetensi Keahlian : Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Kelas / Semester : XII / 1
Tahun Pelajaran : 2018 / 2019
Alokasi Waktu : 4 X 45 menit (2 pertemuan)

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Int
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, menggunakan alat, informasi, dan
konseptual, operasional dasar, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta
metakognitif sesuai dengan bidang dan memecahkan masalah sesuai dengan
lingkup kerja Akuntansi dan Keuangan bidang Akuntansi dan Keuangan
Lembaga pada tingkat teknis, spesifik, detil, Lembaga. Menampilkan kinerja di bawah
dan kompleks, berkenaan dengan ilmu bimbingan dengan mutu dan kuantitas
pengetahuan teknologi, seni, budaya, dan yang terukur sesuai dengan standar
humaniora dalam konteks pengembangan kompetensi kerja.
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, Menunjukkan keterampilan menalar,
sekolah, dunia kerja, warga masyarakat mengolah, dan menyaji secara efektif,
nasional, regional, dan internasional. kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam
ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

Kompetensi Dasar
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3.8 Menerapkan pengisian surat 4.8 Melakukan pengisian surat setoran pajak
setoran pajak (SSP) PPh Badan (SSP) PPh badan

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.8 Menerapkan pengisian surat setor pajak (SPP) PPh Badan
Indikator Pencapaian Kompetensi:
3.7.1 Menjelaskan pengisian surat setor pajak (SPP) PPh Badan
3.7.2 Menjabarkan pengisian surat setor pajak (SPP) PPh Badan
3.7.3 Menerapkan pengisian surat setor pajak (SPP) PPh Badan
5.
4.8 Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan
Indikator Pencapaian Kompetensi:
4.8.1 Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan

D. Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat:
1. Mengidentifikasi data pengisian surat setor PPh Badan
2. Menyiapkan data pengisian surat setor PPh Badan
3. Memproses data pengisian surat setor PPh Badan

E. Materi Pembelajaran

Cara Pengisian Surat Setoran Pajak (SSP)


Salah satu kewajiban wajib pajak dalam bidang perpajakannya adalah melakukan
penyetoran pajak terutangnya, media / formulir untuk menyetorkan pajak terutang adalah
melalui Surat Setoran Pajak (SSP).
Dasar hukum yang mengatur tentang Bentuk Formulir SSP dan penjelasannya terdapat
dalam PER DJP Nomor PER - 38/PJ/2009 yang telah diubah dengan PER DJP Nomor
PER - 24/PJ/2013.
Menurut peraturan tersebut SSP adalah bukti pembayaran atau penyetoran pajak yang
telah dilakukan dengan menggunakan formulir atau telah dilakukan dengan cara lain ke
kas negara melalui tempat pembayaran yang telah ditunjuk oleh Menteri Keuangan.

BENTUK FORMULIR SSP


Bentuk formulir SSP (seperti terlihat dalam gambar di atas) lazimnya dibuat dalam 4
lembar, dimana peruntukkan tiap lembar sebagai berikut:
Lembar ke 1 : Untuk arsip Wajib Pajak
Lembar ke 2 : Untuk Kantor Pelayanan & Perbendaharaan Negara (KPPN)
Lembar ke 3 : Untuk dilaporkan oleh WP ke KPP
Lembar ke 4 : Untuk arsip Kantor Penerima Pembayaran / Bank

Tetapi bila diperlukan, SSP dapat dibuat dalam 5 lembar, yang mana lembar ke 5
diperuntukkan untuk arsip Wajib Pungut atau pihak lain sesuai ketentuan perpajakan
yang berlaku.

TATA CARA PENGISIAN SSP

NPWP : diisi dengan nomor pokok wajib pajak yang dimiliki oleh Wajib
Pajak

NAMA WP : diisi dengan nama Wajib Pajak

ALAMAT WP : diisi dgn alamat yang tercantum dalam Surat Keterangan Terdaftar
(SKT)

Catatan :
A. Bagi WP yang belum memiliki NPWP
1. WP Badan, NPWP diisi 01.000.000.0 - XXX.000 (XXX diisi dengan nomor KPP
domisili WP)
2. WP OP, NPWP diisi 04.000.000.0 - XXX.000 (XXX diisi dengan nomor KPP domisili
WP)
B. Nama & alamat diisi dengan lengkap sesuai dengan KTP atau
identitas lain yang sah.

NOP : diisi sesuai dengan Nomor Objek Pajak berdasarkan Surat


Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

ALAMAT OP : diisi sesuai dengan alamat tempat Objek Pajak berada berdasarkan
SPPT
Catatan: baris NOP dan Alamat OP diisi bila terdapat transaksi yang
terkait dengan tanah dan/atau bangunan yaitu transaksi pengalihan
hak atas tanah dan/atau bangunan dan kegiatan membangun sendiri
(KMS)

Kode Akun Pajak : diisi dengan angka kode akun pajak untuk setiap jenis pajak
yang akan dibayar yang tertera dalam Tabel Kode Akun Pajak dan Jenis Setoran yang
terdapat dalam Lampiran PER DJP Nomor PER-38/PJ/2009 sebagaimana diubah
dengan PER-23/PJ/2010 dan terakhir diubah dengan PER-31/PJ/2013.

Kode Jenis Setoran : diisi dengan angka dalam kolom Kode Jenis Setoran untuk
setiap jenis pajak yang akan dibayar yang tertera dalam Tabel Kode Akun Pajak dan
Jenis Setoran yang sesuai dengan penjelasan dalam kolom "keterangan" pada Tabel
Kode Akun Pajak dan Jenis Setoran.
Uraian Pembayaran : diisi sesuai dengan uraian dalam kolom "Jenis Setoran" yang
berkenaan dengan Kode Akun Pajak dan Kode Jenis Setoran.
Khusus untuk PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas transaksi pengalihan Hak atas Tanah dan
Bangunan, dilengkapi dengan nama pembeli.
Khusus untuk PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas transaksi Persewaan Tanah dan Bangunan
yang disetor oleh yang menyewakan, dilengkapi dengan nama penyewa.
Masa Pajak : diisi dengan memberi tanda silang pada salah satu kolom Masa Pajak
untuk masa pajak yang yang dibayar.
Untuk pembayaran lebih dari satu masa pajak dilakukan dengan menggunakan satu
SSP untuk setiap masa pajak.
Untuk WP dengan kriteria tertentu dapat menyetorkan PPh Pasal 25 untuk beberapa
masa pajak dalam satu SSP.
Tahun Pajak : diisi tahun terutangnya pajak.
Nomor Ketetapan : diisi nomor ketetapan yang tercantum dalam Surat Ketetapan
Pajak (SKPKB, SKPKBT) atau Surat Tagihan Pajak (STP) hanya apabila SSP
digunakan untuk membayar pajak yang kurang dibayar berdasarkan Surat Ketetapan
Pajak, STP, atau putusan lain.

Jumlah Pembayaran : diisi dengan angka jumlah pajak yang dibayar dalam rupiah
penuh.
Bagi WP yang diwajibkan melakukan pembayaran pajak dalam mata uang Dollar
Amerika Serikat, diisi secara lengkap sampai dengan sen.
Terbilang : diisi dengan jumlah pajak yang dibayar dengan huruf latin dan
menggunakan bahasa Indonesia.
Diterima Oleh Kantor Penerima Pembayaran : diisi tanggal penerimaan
pembayaran oleh Kantor Penerima Pembayaran, tanda tangan, dan nama jelas petugas
penerima pembayaran, serta cap/stempel Kantor Penerima Pembayaran.
Wajib Pajak/Penyetor : diisi tempat dan tanggal pembayaran, tanda tangan, dan
nama jelas WP/Penyetor serta stempel usaha.

Ruang Validasi Kantor Penerima Pembayaran : diisi Nomor Transaksi


Penerimaan Negara (NTPN) dan Nomor Transaksi Bank (NTB) atau Nomor Transaksi
Penerimaan Negara dan Nomor Transaksi Pos (NTP) oleh Kantor Penerima
Pemybayaran.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode

Pendekatan : Scientific
Strategi/Model : Problem Based Learning
Metode : Diskusi, menggali informasi, tanya jawab

G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke-1
Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu
1. Pendahuluan
- Melakukan pembukaan dengan salam pembukaan dan berdoa untuk memulai 15 menit
pembelajaran.
- Menyanyikan lagu Indonesia Raya
- Membaca literasi
- Mengkondisikan peserta didik
- Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
- Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
- Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
- Melakukan pre-test
2. Kegiatan Inti
Pemberian stimulus - Guru memilih bahan bacaan yang sesuai dengan 105 menit
materi Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh
badan kemudian dibagikan kepada siswa.
- Guru meminta kepada siswa untuk mempelajari bacaan
secara mandiri ataupun dengan teman satu kelompok
- Guru meminta kepada siswa untuk memberi tanda
pada bagian bacaan yang tidak / bekum bisa dipahami,
kemudian guru menganjurkan kepada peserta didik
untuk memberi tanda sebanyak mungkin
Menetapkan masalah - Guru membimbing siswa untuk memberikan tanda pada
bagian bacaan yang tidak atau belum dipahami
- Peserta didik berdiskusi dan saling bertanya kepada
teman satu kelompok untuk mendapatkan klasrifikasi
tentang Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP)
PPh badan. Guru memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk menanyakan materi yang belum
bisa dipahami
- Peserta didik menanyakan materi yang belum bisa
dipahami kepada guru
Mengembangkan - Peserta didik memlalui diskusi mengumpulkan data dan
solusi informasi tentang materi pembelajaran Melakukan
pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan. Guru
membimbing siswa untuk menemukan jawaban atau
solusi atas pemasalahan terkait materi pembelajaran
Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan
yang belum bisa dipahami oleh peserta didik
- Peserta didik memberikan pendapat dan masukan serta
melakukan tanya jawab selam proses diskusi
- Peserta didik mencoba menyebutkan Menjelaskan cara
Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan
melalui laporan hasil diskusi
- Peserta didik melalui diskusi membuat laporan tertulis
atas hasil diskusi kelompok
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menjelaskan / mempresentasikan hasil diskusi dengan
berkelompok dalam bentuk laporan tentang Melakukan
pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan Masing-
masing kelompok mempersentasikan hasil praktek
Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan
Kelompok yang tidak presentasi memberikan
tanggapan atas solusi permasalahan
Mengevaluasi - Guru membimibing peserta didik untuk membuat
kesimpulan tentang permasalahan terkait materi
pembelajaran Melakukan pengisian surat setoran pajak
(SSP) PPh badan Guru memberikan revisi serta
penguatan dari hasil diskusi terkait materi pembelajaran
Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan
3. Penutup

- Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan materi


pembelajaran tentang Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan
- Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
- Siswa diberi tugas untuk membaca dan memahami lebih dalam lagi materi 15 menit
tentang Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan Guru
mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada siswa untuk
mempelajari materi berikutnya.
- Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.

Pertemuan ke-3
Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu
1. Pendahuluan
- Guru membuka pertemuan pembelajaran dengan mengucapkan salam 15 menit
- Guru memerintahkan siswa untuk mengondisikan ruang kelas untuk
persiapan tes penialaian
- Guru meminta siswa untuk duduk pada tempat duduk di ruang kelas secara
urut berdasarkan absen
- Guru meminta siswa untuk mempersiapkan alat tulis dan alat hitung
- Guru melakukan persensi kepada siswa
2. Kegiatan Inti
Pelaksanaan Tes - Peserta didik dikondisikan menempati tempat
duduk masing-masing
- Guru meminta siswa untuk mempersiapakan
keperluan ujian 105 menit
- Guru membagikan soal tes dan lembar jawab
- Guru meminta siswa untuk memulai mengerjakan
soal tes
- Guru mengawasi jalannya tes penilaian
3. Penutup
- Guru memberikan informasi kepada semua siswa bahwa waktu
mengerjakan tes sudah habis
- Guru meminta siswa untuk mengumpulkan hasil tes 15 menit
- Guru menutup pertemuan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan
berdoa

H. Alat/bahan dan Media Pembelajaran


Alat/bahan : Komputer, LCD, Papan Tulis, Spidol
Media Pembelajaran : slide power point dokumen pendukung dan dokumen sumber pada
praktik akuntansi manufaktur

I. Sumber Belajar
- Keterkaitan SKL, KI dan KD
- Buku paket Administrasi Pajak 2, Penerbit Yudisthira
- Modul Praktik Administrasi Pajak 2, Sohidin-LPA mitrabijak Surakarta
- Buku Administrasi Pajak 2referensi lain
- Lembar Kerja Siswa (LKS Administrasi Pajak 2
- Media massa cetak dan elektronik
- Internet

J. Penilaian Pembelajaran
a. Teknik : Non Test dan Test
b. Bentuk :
- Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
- Penilaian keterampilan : Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh badan

Mengetahui, Palembang, 16 Juli 2018


Kepala SMK Taman Siswa 1 Plg Guru Mata Pelajaran

Ellys Fadillah, S.Pd Adi Irwanto, S. Pd


NIP.197509252008012003 NIP.-