Anda di halaman 1dari 9

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ......................................................................................................... 1


BAB I .................................................................................................................... 2
PENDAHULUAN ................................................................................................ 2
BAB II ................................................................................................................... 3
PEMBAHASAN ................................................................................................... 3
PENCATATAN KEUANGAN ......................................................................... 3
Contoh Pencatatan Keuangan Sederhana ....................................................... 3
LAPORAN KEUANGAN ................................................................................. 4
LAPORAN LABA/RUGI .................................................................................. 4
Manfaat Laporan Laba/Rugi untuk UMKM................................................... 5
Contoh Laporan Laga/Rugi ............................................................................ 6
BAB III.................................................................................................................. 9
PENUTUP ............................................................................................................. 9
Kesimpulan ........................................................................................................ 9

Modul Pembukuan keuangan UMKM | 1


BAB I
PENDAHULUAN

Kamus Besar Bahasa Indonesia atau biasa disebut dengan KBBI


mendefinisikan Bisnis sebagai suatu usaha komersial dalam dunia perdagangan;
bidang usaha; usaha dagang. Dewasa ini, setiap kegiatan tak luput dari kegiatan
bisnis yang mengakibatkan semakin banyaknya pelaku bisnis baik dari bisnis
yang masih seumur jagung, hingga bisnis yang sudah mendunia. Para pelaku
bisnis bisa melakukan kegiatan bisnis karena turun temurun, atau karena ingin
mencoba untuk berbisnis. Mayoritas masyarakat melakukan kegiatan bisnis
untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baik sandang, pangan maupun papan.

Salah satu jenis kegiatan bisnis yang cukup banyak dimasyarakat adalah
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Menurut Rudjito, UMKM adalah
usaha yang memiliki peranan penting dalam perekonomian Negara Indonesia,
baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun dari jumlah usahanya. Dari
kegiatan usaha yang dilakukan melalui UMKM, pemilik usaha dapat meraup
keuntungan atau laba yang dapat digunakan untuk memenuhi berbagai macam
kebutuhan, baik kebutuhan primer maupun sekunder. Hal-hal ini perlu dicatat
dalam pencatatan keuangan, karena laba ini lah yang merupakan unsur
terpenting, atau tujuan dari dilakukannya suatu kegiatan usaha. Besarnya jumlah
laba yang didapatkan dapat diperoleh dari total pendapatan yang telah
didapatkan oleh pemilik usaha dikurangi dengan semua beban atau biaya yang
telah dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan tersebut. Hal ini memiliki
kaitan erat dengan laporan keuangan. Laba, pendapatan serta biaya merupakan
unsur penting dalam laporan keuangan. Laporan keuangan membantu para
pemilik usaha untuk menghitung pemasukan dan pengeluaran yang telah
didapatkan atau dikeluarkannya.

Modul Pembukuan keuangan UMKM | 2


BAB II
PEMBAHASAN

PENCATATAN KEUANGAN
Peningkatan pemasukan pasti menjadi hal yang sangat didambakan setiap
pelaku usaha setiap tahunnya. Untuk mendapatkan hal tersebut, maka
pencatatan keuangan adalah solusinya, karena dari pencatatan keuangan inilah
anda selaku pelaku usaha dapat membandingkan pemasukan yang telah anda
dapatkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pencatatan keuangan dapat
dilakukan dengan mudah dan sederhana, sesuai dengan kondisi usaha yang anda
miliki saat ini.

Contoh Pencatatan Keuangan Sederhana


No. Tanggal Keterangan Pemasukan Pengeluaran Saldo
Saldo kas
1 15/06/2018 6.000.000
awal 6.000.000
Penjualan
2 17/06/2018 23.000.000
tunai 17.000.000
Bayar gaji
3 20/06/2018 21.000.000
karyawan 2.000.000
4 22/06/2018 Bayar listrik 250.000 20.750.000

Penjelasan :

1. Pada tanggal 15 juni 2018, anda memiliki saldo awal sebesar Enam Juta
Rupiah, sehingga saldo yang anda miliki pada saat itu hanya sebesar
saldo awal.
2. Pada tanggal 17 Juni 2018, anda melakukan penjualan tunai, dengan total
penjualan sebesar Tujuh Belas Juta Rupiah sehingga saldo total yang
anda miliki pada saat itu adalah sebesar Dua Puluh Tiga Juta Rupiah

Modul Pembukuan keuangan UMKM | 3


3. Pada tanggal 20 Juni 2018, anda melakukan pembayaran gaji karyawan
sebesar Dua Juta Rupiah, sehingga saldo total yang anda miliki pada saat
itu adalah sebesar Dua Puluh Satu Juta Rupiah. Saldo ini diperoleh dari
saldo sebelumnya dikurangi dengan jumlah uang yang telah anda
bayarkan.
4. Pada tanggal 22 Juni 2018, anda melakukan pembayaran listrik sebesar
Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah, sehingga total saldo yang anda
miliki saat itu adalah sebesar Dua Puluh Juta Tujuh Ratus Lima Puluh
Ribu Rupiah. Jumlah ini diperoleh dari saldo sebelumnya dikurangi
dengan jumlah nominal yang telah anda bayarkan.

LAPORAN KEUANGAN
Wikipedia mendefinisikan laporan keuangan sebagai catatan informasi
keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang berguna untuk
menggambarkan kinerja perusahaan yang terkait. Laporan keuangan yang
lengkap biasanya terdiri dari beberapa jenis laporan keuangan :

1. Neraca
2. Laporan laba/rugi komprehensif
3. Laporan perubahan ekuitas
4. Laporan Arus Kas, serta;
5. Catatan Atas Laporan Keuangan.

Disini, kita akan membahas mengenai Laporan Laba/Rugi untuk kegiatan


Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengingat Laba/Rugi merupakan
unsur penting atau hasil akhir dari setiap kegiatan usaha yang kita jalankan.

LAPORAN LABA/RUGI
Laporan laba/rugi berisi catatan atas pendapatan yang telah diperoleh oleh
perusahaan atau pelaku kegiatan usaha kemudian dikurangi dengan biaya-biaya
yang telah dikeluarkan dalam melakukan kegiatan usaha tersebut, sehingga dari

Modul Pembukuan keuangan UMKM | 4


sini dapat diketahui apakah kegiatan usaha saudara mengalami keuntungan atau
kerugian.

Manfaat Laporan Laba/Rugi untuk UMKM


Setiap laporan keuangan pasti memiliki manfaat atau kegunaannya masing-
masing, begitu pula dengan Laporan Laba/Rugi. Berikut adalah beberapa
manfaat Laporan Laba/Rugi yang akan kita bahas :

1. Laporan Laba/Rugi sebagai Alat Ukur Kinerja UMKM


Melalui laporan laba/rugi, anda bisa mengukur kinerja kegiatan usaha
yang anda jalankan. Anda bisa melihat, apakah kegiatan usaha yang anda
jalankan sudah berjalan dengan baik dan efektif atau belum. Hal ini
dikarenakan dalam laporan laba/rugi terdapat beberapa pos pengeluaran dan
pemasukan yang menunjukkan apakah biaya-biaya yang anda keluarkan
sudah setimpal dengan pemasukan yang telah anda dapatkan.
2. Laporan Laba/Rugi sebagai Penilai Strategi UMKM
Dari laporan ini, anda dapat menilai apakah strategi UMKM yang anda
jalankan berjalankan dengan baik atau tidak. Jika dalam laporan ini
menunjukkan bahwa anda mendapatkan laba, maka hal ini berarti strategi
yang anda terapkan dalam kegiatan usaha anda dapat dipertahankan dan
dapat dikembangkan dengan baik untuk kedepannya. Namun apabila anda
mengalami kerugian ketika menerapkan strategi tersebut, maka anda harus
mengevaluasi strategi yang ada dan mencari solusi kedepannya agar
UMKM anda tidak mengalami kerugian lagi.
3. Laporan Laba/Rugi sebagai Profil UMKM
Laporan ini juga dapat membantu meningkatkan profil UMKM secara
umum. Hal ini dikarenakan UMKM yang mendapat laba secara konstan
akan dianggap sehat, dan hal ini baik untuk profil UMKM di mata
masyarakat, calon konsumen, relasi dan investor.
4. Laporan Laba/Rugi sebagai Alat Kontrol UMKM

Modul Pembukuan keuangan UMKM | 5


Dalam laporan laba/rugi, terdapat pos pos pengeluaran dan pemasukan.
Dengan begini, maka anda dapat melakukan kontrol atau pengendalian
dengan meminimalisir terjadinya penyalahgunaan keuangan UMKM oleh
pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Contoh Laporan Laga/Rugi


Contoh 1

UMKM. XYZ
LAPORAN LABA/RUGI
Desember 2017
Pendapatan
Penjualan produk I Rp. xxx
Penjualan produk II Rp. xxx
Penjualan produk III Rp. xxx
Penjualan lain Rp. xxx
(Rp.
Retur penjualan xxx)
Total Pendapatan Rp. xxxx
Biaya Biaya atas
Pendapatan
Biaya Produksi
Biaya I Rp. xxx
Biaya II Rp. xxx
Komisi penjualan Rp. xxx
Gaji Karyawan Rp. xxx
Potongan pembelian Rp. xxx
(Rp.
Total Biaya Produksi xxxx)
Laba/Rugi Kotor Rp. xxxx
Pengeluaran Operasional
Biaya Operasional
Gaji Karyawan Rp. xxx
Listrik, Air dan Telepon Rp. xxx
Iklan Rp. xxx
Total Biaya Operasional Rp. xxxx
Biaya Non Operasional
Penyusutan Bangunan Rp. xxx
Penyusutan Mesin Rp. xxx
Modul Pembukuan keuangan UMKM | 6
Penyusutan Kendaraan Rp. xxx
Total Biaya Non
Operasional Rp. xxxx
Total Pengeluaran (Rp.
Operasional xxxx)
Laba/Rugi Operasi Rp. xxxx
(Rp.
Pajak Penghasilan xxxx)
Laba bersih Rp. xxxx

Contoh 2

UMKM. XYZ
LAPORAN LABA/RUGI
DESEMBER 2017
Pendapatan

Penjualan Bersih 775.000.000

Pendapatan Sewa 16.500.000


Total
Pendapatan 791.500.000
Beban
Harga Pokok
Penjualan 315.000.000

Beban Penjualan 14.500.000

Beban Administrasi 9.000.000

Beban Bunga 6.500.000

Beban Lain-Lain 6.000.000

Total Beban 351.000.000

Laba Sebelum Pajak 440.500.000

Pajak 132.000.000
Laba Bersih

Modul Pembukuan keuangan UMKM | 7


308.500.000

Dari contoh kedua laporan laba rugi diatas, dapat kita simpulkan bahwa
untuk menghitung laba, kita dapat memperolehnya dari selisih antara total
pendapatan dengan total biaya. Untuk laporan laba rugi yang anda buat, tidak
perlu terpaku dengan item item yang ada dalam contoh tersebut, namun dapat
disesuaikan dengan keadaan yang ada.

Modul Pembukuan keuangan UMKM | 8


BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Pencatatan keuangan merupakan sebuah solusi bagi pelaku usaha untuk
dapat membandingkan pemasukan yang telah didapatkan dengan tahun-tahun
sebelumnya Laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan suatu
perusahaan pada suatu periode akuntansi yang berguna untuk menggambarkan
kinerja perusahaan yang terkait. Laporan laba/rugi berisi catatan atas
pendapatan yang telah diperoleh oleh perusahaan atau pelaku kegiatan usaha
kemudian dikurangi dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan dalam
melakukan kegiatan usaha.

Laporan laba rugi memiliki beberapa manfaat, diantaranya :

1. Laporan Laba/Rugi sebagai Alat Ukur Kinerja UMKM.


2. Laporan Laba/Rugi sebagai Penilai Strategi UMKM
3. Laporan Laba/Rugi sebagai Profil UMKM
4. Laporan Laba/Rugi sebagai Alat Kontrol UMKM

Modul Pembukuan keuangan UMKM | 9