Anda di halaman 1dari 13

EKONOMI MIKRO

DISUSUN OLEH

ANANDA SUPRIANI
NPM :18110170
Kelas : K3-4D SORE

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) BINA KARYA


TEBING TINGGI
TA. 2019-2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena

telah melimpahkan rahmat-Nya berupa kesempatan dan pengetahuan sehingga makalah ini

bisa selesai pada waktunya.

Terima kasih juga kami ucapkan kepada teman-teman yang telah berkontribusi

dengan memberikan ide-idenya sehingga makalah ini bisa disusun dengan baik dan rapi.

Kami berharap semoga makalah ini bisa menambah pengetahuan para pembaca.

Namun terlepas dari itu, kami memahami bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna,

sehingga kami sangat mengharapkan kritik serta saran yang bersifat membangun demi

terciptanya makalah selanjutnya yang lebih baik lagi.


PERMINTAAN DALAM EKONOMI MIKRO

Yopi Nisa Febianti1

1. Dosen Pend. Ekonomi FKIP Unswagati

ABSTRAK

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sebagai konsumen selalu melakukan berbagai


permintaan untuk berbagai barang dan jasa yang dibutuhkan.Permintaan yang dilakukan
oleh konsumen adalah cara mereka untuk memperoleh kepuasan dalam memenuhi
kebutuhannya. Tentu saja dalam melakukan permintaan, konsumen harus menyesuaikan
permintaan yang dilakukan dengan pendapatan yang mereka peroleh. Jika pendapatan
mereka tinggi maka permintaan dapat dilakukan dalam jumlah yang besar, dan
sebaliknya, jika pendapatan mereka rendah maka permintaan yang dapat dilakukan
jumlahnya kecil. Selain pendapatan, harga pun sangat mempengaruhi permintaan
konsumen terhadap barang atau jasa. Semakin mahal harga barang atau jasa, konsumen
akan mengurangi konsumsi barang atau jasa tersebut atau beralih mencari barang atau
jasa yang sama meskipun dilihat dari pendapatannya, konsumen masih mampu membeli
barang atau jasa tersebut. Dan sebaliknya, semakin murah harga barang atau jasa,
konsumen akan loyal dalam mengkonsumsi barang atau jasa itu dan tidak akan mencari
barang atau jasa yang lain. Oleh karena itu, melakukan permintaan akan barang-barang
yang memiliki unsur spekulasi dan barang-barang prestise mungkin baik untuk masa
depan dan gengsi, tetapi sebaiknya disesuaikan dengan pendapatan yang tersedia,
sehingga masih dapat melakukan permintaan untuk barang-barang yang lebih penting lagi
dalam kehidupan sehari-hari.

Kata Kunci : Permintaan

PENDAHULUAN jumlah barang atau jasa yang ingin dan


Ilmu ekonomi mikro (sering juga mampu dibeli konsumen pada harga dan
ditulis mikroekonomi) adalah cabang waktu tertentu dan sesuai dengan
dari ilmu ekonomi yang mempelajari pendapatan.
perilaku konsumen dan perusahaan serta Dalam kehidupan sehari-hari, kita
penentuan harga-harga pasar dan selalu melakukan berbagai permintaan
kuantitas faktor input, barang, dan jasa untuk berbagai barang dan jasa yang
yang diperjualbelikan. Ekonomi mikro kita butuhkan.Contohnya adalah
meneliti bagaimana berbagai keputusan permintaan terhadap barang-barang
dan perilaku tersebut mempengaruhi kebutuhan pokok sehari-hari dan jasa
permintaan dan penawaran atas barang angkutan umum.
dan jasa, yang akan menentukan harga, Contoh kasus yang lebih besar lagi
dan bagaimana harga, pada gilirannya, adalah permintaan terhadap minyak
menentukan penawaran dan permintaan bumi oleh negara-negara yang tidak
barang dan jasa selanjutnya. mempunyai sumber daya alam tersebut di
Dalam perekonomian, permintaan negaranya sendiri, atau negara-negara
menjadi suatu hal penting bagi kita yang meskipun mempunyai sumber
untuk memahami apa yang terjadi daya alam minyak bumi di negaranya
dalam suatu pasar? Permintaan adalah sendiri tetapi masih kekurangan

3
pasokan, contohnya adalah permintaan pakaian di Jakarta, kita
Indonesia.Akibatnya, mereka berbicara tentang berapa jumlah pakaian
melakukan permintaan minyak bumi yang akan dibeli pada berbagai tingkat
kepada negara-negara yang mempunyai harga dalam satu periode waktu
sumber daya alam minyak bumi yang tertentu, per bulan atau per tahun, di
sangat besar, yaitu negara-negara Timur Jakarta (Rahardja, 2008:24).
Tengah. Menurut Ahman (2009:89),
Dalam pasar, seorang konsumen “Permintaan diartikan sebagai jumlah
melakukan permintaan untuk memenuhi barang dan jasa yang diminta (mampu
kebutuhan hidupnya sehari-hari. dibeli) seseorang atau individu dalam
Permintaan yang dilakukan oleh waktu tertentu pada berbagai tingkat
konsumen adalah cara mereka untuk harga”.
memperoleh kepuasan dalam memenuhi Dari kedua pendapat diatas, dapat
kebutuhannya. Tentu saja dalam disimpulkan bahwa permintaan adalah
melakukan permintaan, konsumen harus jumlah barang atau jasa yang ingin dan
menyesuaikan permintaan yang mampu dibeli seseorang atau individu
dilakukan dengan pendapatan yang pada berbagai tingkat harga dan pada
mereka peroleh.Jika pendapatan mereka waktu tertentu.
tinggi maka permintaan dapat dilakukan Para ekonom dalam kajiannya
dalam jumlah yang besar, dan membagi dua kelompok permintaan
sebaliknya, jika pendapatan mereka konsumen sehubungan dengan perilaku
rendah maka permintaan yang dapat konsumsinya (Iskandar Putong, 2007:30
dilakukan jumlahnya kecil. dan Sudarsono, 1995:p.71, 104-114
Selain pendapatan, harga pun sangat dalam Ahman, 2009:88-89), yaitu:
mempengaruhi permintaan konsumen a. Kelompok permintaan fungsional,
terhadap barang atau jasa. Semakin mahal yaitu kelompok konsumen yang
harga barang atau jasa, konsumen akan meminta barang karena fungsinya
mengurangi konsumsi barang atau jasa (barang memiliki daya guna).
tersebut atau beralih mencari barang b. Kelompok permintaan non
atau jasa yang sama meskipun dilihat fungsional (permintaan ini sering
dari pendapatannya, konsumen masih disebut sebagai permintaan tidak
mampu membeli barang atau jasa rasional), yaitu permintaan yang
tersebut. Dan sebaliknya, semakin bersifat tidak direncanakan
murah harga barang atau jasa, (impulsif), spekulatif, dan
konsumen akan loyal dalam permintaan yang mempengaruhi efek
mengkonsumsi barang atau jasa itu dan daya guna barang.
tidak akan mencari barang atau jasa
yang lain. Permintaan dapat dibedakan menjadi
beberapa kelompok, yaitu sebagai
PEMBAHASAN berikut:
1. Pengertian Permintaan dan Fungsi a. Permintaan Menurut Daya Beli
Permintaan Berdasarkan daya belinya,
Permintaan adalah keinginan permintaan dibagi menjadi tiga
konsumen membeli suatu barang pada macam, yaitu permintaan efektif,
berbagai tingkat harga selama periode permintaan potensial, dan permintaan
waktu tertentu. Supaya lebih akurat kita absolut.
memasukkan dimensi geografis. 1. Permintaan Efektif adalah
Misalnya, ketika berbicara tentang permintaan masyarakat terhadap
suatu barang atau jasa yang atau permintaan secara
disertai dengan daya beli atau keseluruhan para konsumen di
kemampuan membayar. Pada pasar. Contohnya, selain Desi, di
permintaan jenis ini, seorang pasar juga ada beberapa pembeli
konsumen memang membutuhkan lainnya yang akan membeli jeruk.
barang itu dan ia mampu Jika permintaan Desi dan teman-
membayarnya. temannya tersebut digabungkan
2. Permintaan Potensial adalah maka terbentuk permintaan pasar.
permintaan masyarakat terhadap
suatu barang dan jasa yang Fungsi permintaan merupakan
sebenarnya memiliki kemampuan turunan dari perilaku konsumen yang
untuk membeli, tetapi belum berusaha untuk mencapai kepuasan
melaksanakan pembelian barang maksimum, dengan jalan melakukan
atau jasa tersebut. Contohnya, Pak kegiatan mengkonsumsi barang dan jasa
Luki sebenarnya mempunyai uang yang mampu dibeli dengan kendala
yang cukup untuk membeli pendapatannya terbatas (Ahman,
kulkas, namun ia belum 2009:88).
mempunyai keinginan untuk
membeli kulkas. 2. Faktor-Faktor yang
3. Permintaan Absolut adalah Mempengaruhi Permintaan
permintaan konsumen terhadap Menurut Ahman (2009:90-92),
suatu barang atau jasa yang tidak faktor-faktor yang mempengaruhi
disertai dengan daya beli. Pada banyak sedikitnya barang yang diminta
permintaan absolut konsumen oleh konsumen antara lain disebabkan
tidak mempunyai kemampuan oleh:
(uang) untuk membeli barang a. Intensitas kebutuhan;
yang diinginkan. Contohnya, b. Selera konsumen (taste);
Hendra ingin membeli sepatu c. Pendapatan konsumen (customer
olahraga. Akan tetapi uang yang income);
dimiliki Hendra tidak cukup untuk d. Harga barang substitusi dan
membeli sepatu olahraga. Oleh barang komplementer;
karena itu keinginan Hendra e. Jumlah penduduk;
untuk membeli sepatu olahraga f. Ekspektasi konsumen tentang
tidak bisa terpenuhi. harga; dan
g. Periklanan.
b. Permintaan Menurut Jumlah
Menurut Rahardja (2008:24-26),
Subjek Pendukungnya
beberapa faktor yang mempengaruhi
Berdasarkan jumlah subjek
permintaan suatu barang, yaitu:
pendukungnya, permintaan terdiri
a. Harga barang itu sendiri;
atas permintaan individu dan
b. Harga barang lain yang terkait;
permintaan kolektif.
c. Tingkat pendapatan per kapita;
1. Permintaan Individu adalah
d. Selera atau kebiasaan;
permintaan yang dilakukan oleh
e. Jumlah penduduk;
seseorang untuk memenuhi
f. Perkiraan harga di masa
kebutuhan hidupnya. mendatang;
2. Permintaan Kolektif atau g. Distribusi pendapatan; dan
Permintaan Pasar adalah
kumpulan dari permintaan-
permintaan perorangan/individu
h. Usaha-usaha produsen akan dibeli pada tingkat harganya.
meningkatkan penjualan. Skedul permintaan harus mencerminkan
hubungan yang logis antara tingkat
Sedangkan menurut Sukirno harga dengan jumlah barang dan jasa
(2011:76), faktor-faktor yang yang diminta. Hubungan tersebut
menentukan permintaan adalah: disebut hukum permintaan”.
a. Harga barang itu sendiri; Dari ketiga pendapat diatas, dapat
b. Harga barang lain yang berkaitan disimpulkan bahwa skedul permintaan
erat dengan barang tersebut; adalah suatu tabel yang menunjukkan
c. Pendapatan rumah tangga dan hubungan antara harga suatu barang
pendapatan rata-rata masyarakat; dengan jumlah permintaan barang itu.
d. Corak distribusi pendapatan Untuk jelasnya kaitan antara harga
dalam masyarakat; dengan jumlah barang yang yang
e. Cita rasa masyarakat; diminta dapat dilihat pada tabel berikut
f. Jumlah penduduk; dan (Ahman, 2009:93).
g. Ramalan mengenai keadaan di
Tabel 1
masa yang akan datang.
Skedul Harga dan Permintaan Gula
Dari ketiga pendapat diatas, dapat
Harga Gula Kuantitas Gula
disimpulkan bahwa faktor-faktor yang
yang Diminta
mempengaruhi permintaan adalah
Rp 100,00 10 unit
sebagai berikut: (a) Harga barang itu
sendiri; (b) Harga barang lain yang Rp 110,00 8 unit
berkaitan dengan produk tersebut (harga Rp 120,00 6 unit
barang substitusi dan barang Rp 130,00 4 unit
komplementer); (c) Pendapatan
konsumen; (d) Intensitas kebutuhan; (e) Kurva permintaan adalah kurva atau
Selera konsumen; (f) Jumlah penduduk; diagram yang melambangkan skedul
(g) Distribusi pendapatan; (h) Usaha- atau hukum permintaan (Ahman,
usaha produsen meningkatkan 2009:93).
penjualan (Periklanan); dan (i) Menurut Sukirno (2011:77), “Kurva
Ekspektasi konsumen tentang harga. permintaan dapat didefinisikan sebagai
suatu kurva yang menggambarkan sifat
3. Kurva Permintaan hubungan antara harga sesuatu barang
Skedul permintaan adalah daftar tertentu dengan jumlah barang tersebut
hubungan antara harga suatu barang yang diminta para pembeli”.
dengan tingkat permintaan barang Dari kedua pendapat diatas, dapat
tersebut (Rahardja, 2008:28). disimpulkan bahwa kurva permintaan
Sukirno (2011:77) menyatakan adalah suatu kurva yang
bahwa “Daftar permintaan ialah suatu menggambarkan sifat hubungan antara
tabel yang memberi gambaran dalam harga sesuatu barang tertentu dengan
angka-angka tentang hubungan antara jumlah barang tersebut yang diminta
harga dengan jumlah barang yang para pembeli yang melambangkan
diminta masyarakat. skedul atau hukum permintaan.
Menurut Ahman (2009:92), “Skedul Dalam gambar kurva permintaan
permintaan (demand schedule) diartikan terdapat dua sumbu, yaitu vertikal dan
sebagai suatu daftar yang menunjukkan horizontal yang mempunyai fungsi yang
tentang jumlah barang dan jasa yang berbeda.Lebih jelasnya dapat dilihat
pada gambar dibawah ini.
Gambar 1
Fungsi Sumbu Kurva Permintaan

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini


merupakan contoh kurva permintaan
terhadap ice cream.

Gambar 2
Kurva Permintaan Ice Cream
Alasan mengapa kurva permintaan x Mengapa jika harga naik
berlereng negatif (the law of downward cenderung mengurangi jumlah
sloping demand) (Ahman, 2009:93-94) barang yang dibeli:
adalah sebagai berikut: a. Bila harga naik, akan berusaha
x Mengapa jika harga turun mengganti barang ini dengan
cenderung menambah jumlah barang lain yang sejenis
barang yang dibeli: (misalnya daging sapi diganti
a. Suatu kenyataan bahwa jika dengan daging ayam).
terjadi penurunan harga akan b. Bila harga naik, kita merasa
menarik pembeli baru. sedikit lebih miskin daripada
b. Penurunan harga bisa membuat sebelumnya, oleh karena itu
orang kaya menambah jumlah akan mengurangi jumlah
pembelian barang, begitu juga barang yang dibeli.
kenaikan harga akan Selain harga, banyaknya barang
mengurangi jumlah pembelian. yang diminta konsumen di pasar juga
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
Sebaliknya, pada suatu pasar
permintaan akan suatu produk relatif jika permintaan turun maka harga
sedikit, maka yang terjadi adalah harga relatif akan turun.
akan turun. Mengapa ini terjadi Jika kita cermati lagi dalam teori
(Ahman, 2009:94-95): permintaan ini, maka sebenarnya
1. Barang yang tersedia pada hubungan positif antara permintaan dan
produsen relatif sangat banyak tingkat harga ini berhubungan dengan
sehingga ketika jumlah naik atau turunnya pendapatan dan jenis
permintaan sedikit, maka barang yang dibeli.
produsen akan berusaha menjual
produknya sebanyak mungkin 4. Hukum Permintaan
dengan cara menurunkan harga Secara lengkap Hukum Permintaan
jual produk tersebut. menyatakan bahwa: jika harga suatu
2. Produsen hanya akan barang naik, maka jumlah barang
meningkatkan keuntungannya dari yang diminta akan turun, sebaliknya
volume penjualannya (banyaknya jika harga suatu barang turun maka
produk yang dijual). jumlah barang yang diminta akan
bertambah. Hukum permintaan
Teori yang menjelaskan hubungan tersebut akan berlaku dengan asumsi
antara permintaan terhadap harga adalah faktor-faktor lain di luar harga harus
merupakan pernyataan positif yang dianggap konstan (Ceteris Paribus). Ini
disebut sebagai Teori Determinasi merupakan konsep asli dari penemunya,
Permintaan(penggunaan istilah “Teori yaitu Alfred Marshall (Ahman,
Determinasi Permintaan hanya untuk 2009:93).
membedakannya dengan Hukum Ceteris paribus adalah ungkapan
Permintaan). Latin yang berarti semua variabel selain
Teori Determinasi Permintaan : yang sedang dipelajari diasumsikan
Perbandingan lurus antara konstan. Secara harfiah, ceteris paribus
permintaan terhadap harganya, berarti "hal-hal lain dianggap sama."
yaitu jika permintaan naik maka Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada
harga relatif akan naik, sebaliknya gambar di bawah ini.

Gambar 3
Kurva Permintaan
Dari gambar diatas, dapat dijelaskan Dapat dikatakan pula bahwa hukum
bahwa miringnya (slope) kurva permintaan, yaitu:
permintaan menunjukkan adanya 1. Jika harga barang naik,
hukum permintaan dan lurusnya kurva pendapatan konsumen yang tetap
permintaan menunjukkan adanya merupakan kendala bagi
anggapan ceteris paribus.
konsumen untuk melakukan Hukum permintaan adalah hubungan
pembelian yang lebih banyak. antara harga dan jumlah permintaan suatu
2. Jika harga suatu barang naik, barang yang berbanding terbalik
konsumen akan mencari barang (negatif).Jadi, kurva permintaan
pengganti. berslope negatif.Lebih jelasnya dapat
dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 4
Kurva Permintaan Miring Negatif
Diatas telah dijelaskan tentang Barang normal; dan (7) Barang
hukum permintaan.Adakalanya hukum mewah(Sukirno, 2011:80-81).
permintaan tidak berlaku, yaitu kalau
harga suatu barang naik justru 6. Perubahan Permintaan
permintaan terhadap barang tersebut Dengan adanya asumsi ceteris
meningkat. Paling tidak ada 3 (tiga) paribus, yaitu faktor lain selain harga
kelompok barang di mana hukum dianggap tetap, maka sepanjang fungsi
permintaan tidak berlaku, yaitu : (1) permintaan individu akan kita jumpai
Barang yang memiliki unsur spekulasi; adanya perubahan jumlah yang diminta
(2) Barang prestise; dan (3) Barang giffen ǻQ) sebagai akibat adanya perubahan
(Rahardja, 2008:31-32). harga (ǻP). Tepatnya, dalam suatu
kurva yang sama akan terdapat gerakan
dari suatu tempat/titik ke tempat/titik
5. Hubungan Barang dan Jasa dalam
Permintaan yang lainnya, jika harga suatu barang
Dalam permintaan, barang-barang mengalami perubahan. Hal ini kita sebut
dapat dibedakan dalam 7 (tujuh) sebagai perubahan jumlah yang
golongan, yaitu: (1) Barang pengganti diminta, dengan kata kuncinya ada
(substitusi); (2) Barang pelengkap pergerakan dari satu titik ke titik lain
(komplementer); (3) Barang netral; (4) (Ahman, 2009:95). Untuk lebih jelasnya
Barang inferior; (5) Barang esensial; (6) dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Gambar 5
Perubahan Jumlah yang Diminta
Gambar 2.5 diatas menunjukkan jumlah barang yang diminta, dimana
adanya perubahan jumlah yang diminta faktor-faktor di luar harga dianggap
sebagai akibat adanya perubahan harga. konstan dan salah satu faktor di luar harga
Ketika harga mengalami peningkatan berubah, maka permintaan pun berubah.
dari P1 ke P2, akan mengakibatkan Pengaruhnya pada kurva permintaan
jumlah yang diminta turun dari Q1 akan mengalami pergeseran, baik ke kiri
menjadi Q2. Jadi, perubahan harga atau ke kanan. Jadi, kata kuncinya
mengakibatkan perubahan jumlah adalah ketika perubahan di luar faktor
barang yang diminta terjadi pada harga akan mengakibatkan perubahan
sepanjang kurva permintaan saja. permintaan dengan ciri kurva
Kurva permintaan seperti permintaan bergeser (Ahman,
digambarkan diatas menunjukkan 2009:96). Lebih jelasnya dapat dilihat
hubungan antara tingkat harga dengan pada gambar berikut.

Gambar 6
Pergeseran Kurva Permintaan
Gambar 2.6 diatas menunjukkan jika Beberapa faktor yang menyebabkan
pendapatan konsumen naik maka kurva permintaan mengalami
permintaan akan bertambah dan kurva pergeseran adalah sebagai berikut
permintaan akan bergeser kesebelah (Rohmana, 2006:25):
kanan (dari D1 ke D2). Sebaliknya, jika x Perubahan Harga Barang Itu
pendapatan konsumen turun maka Sendiri
permintaan akan turun sehingga kurva a. Substitusi: Dua barang
permintaan akan bergeser kesebelah kiri substitusi jika penurunan harga
(dari D1 ke D3). satu barang membuat
konsumen kurang bersedia Qd = kuantitas barang yang
untuk membeli barang yang diminta;
lain. a = konstanta (mewakili faktor-
b. Komplementer: Dua barang faktor di luar harga yang
komplementer jika penurunan dianggap konstan);
harga satu barang membuat b = koefisien (bertanda negatif
orang lebih bersedia untuk karena hubungan harga
membeli barang yang lain. Ex: dengan permintaan bersifat
bola squash dan raket squash. negatif);
P = harga
x Perubahan Pendapatan
a. Barang Normal: Ketika
kenaikan pendapatan Contoh:
meningkatkan permintaan Diketahui fungsi permintaan
untuk barang-normal, kasus- individu untuk komoditi X adalah
kita mengatakan barang tsb QdX = 8 – PX
adalah barang normal.
b. Barang Inferior: Ketika Buatlah kurva permintaannya!
kenaikan pendapatan Jawab:
mengurangi permintaan untuk QdX = 8 – PX
barang, itu adalah barang jika QdX = 0 maka
inferior. PX = 8 – Px = 0
x Perubahan Selera Px = 8
x Perubahan Ekspektasi jika PX = 0 maka QdX = 8

Kurva Permintaan dalam Jadi, 2 (dua) titik yang didapatkan untuk


Pendekatan Matematis komoditi X adalah (0, 8) dan (8, 0). Maka
Bentuk umum persamaan gambar kurva permintaannya sebagai
permintaan adalah: berikut:
Qd = a – Bp Dimana:

Gambar 7
Kurva Permintaan Komoditi X

KESIMPULAN konsumen untuk memenuhi kebutuhan


Permintaan merupakan salah satu akan barang dan jasa pada berbagai
pokok bahasan dalam pembelajaran tingkat harga dan waktu tertentu, juga
teori ekonomi mikro. Permintaan disesuaikan dengan pendapatan yang
merupakan sesuatu hal yang dilakukan tersedia.
individu atau kelompok sebagai
Permintaan terdiri dari permintaan DAFTAR PUSTAKA
efektif, permintaan potensial, dan
permintaan absolut yang disesuaikan Ahman, Eeng dan Yana Rohmana.
berdasarkan daya beli konsumen akan 2009. Teori Ekonomi Mikro.
barang dan jasa. Bandung: Universitas
Harga barang merupakan faktor Pendidikan Indonesia.
utama yang mempengaruhi banyak atau Crayonpedia.org. 2011. Bab17.
sedikitnya permintaan yang dilakukan Permintaan Dan Penawaran
konsumen, selain harga barang Serta Terbentuknya Harga
substitusi dan barang komplementer, Pasar. [Online]. Tersedia:
pendapatan konsumen, intensitas http://www.crayonpedia.org/mw
kebutuhan, selera konsumen, jumlah /BAB17._PERMINTAAN_DA
penduduk, distribusi pendapatan, usaha- N_PENAWARAN_SERTA_TE
usaha produsen meningkatkan penjualan RBENTUKNYA_HARGA_PAS
(periklanan), dan ekspektasi konsumen AR [8 Desember 2012].
tentang harga. Karena yang pertama kali
diperhatikan dan dipedulikan konsumen Rahardja, Prathama dan Mandala
dalam melakukan permintaan barang dan Manurung. 2008. Pengantar
jasa adalah harganya. Ilmu Ekonomi (Mikroekonomi &
Terjadinya perubahan harga barang Makroekonomi) Edisi Ketiga.
atau jasa menyebabkan jumlah Jakarta: Fakultas Ekonomi
permintaan akan barang atau jasa ikut Universitas Indonesia.
berubah, meskipun faktor-faktor di luar
harga dianggap konstan dan salah satu Rohmana, Yana. 2006. Pengantar
faktor di luar harga berubah. Hal ini Ekonomi Mikro. Bandung:
berarti jika pendapatan konsumen naik Universitas Pendidikan
maka permintaan akan bertambah. Indonesia Laboratorium
Sebaliknya, jika pendapatan konsumen Ekonomi & Koperasi Publising.
turun maka permintaan akan turun.
Tetapi pada barang yang memiliki unsur Sukirno, Sadono. 2011. Mikro Ekonomi
spekulasi, barang-barang prestise, dan Teori Pengantar Edisi Ketiga.
barang Giffen, hukum permintaan tidak Jakarta: Rajawali Pers.
berlaku.
Mankiw, N. Gregory, Euston Quah, dan
Peter Wilson. 2012. Pengantar
Ekonomi Mikro Edisi Asia.
Jakarta: Salemba Empat.
REVIEW JURNAL

1 Judul PERMINTAAN DALAM EKONOMI MIKRO


2 Jurnal Ekonomi Mikro
3 Volume dan Volume 2,NO.1 dan 10 Halaman
Halaman
4 Tahun 2014
5 Penulis Yopi Nisa Febianti
6 Reviewer Ananda Supriani
7 Tanggal 07 Januari 2019
8 Abstrak
Tujuan 1. Mengetahui Pengertian Permintaan dan Fungsi
Penelitian Permintaan
2. Mengetahui hokum permintaan,kurva-kurva
permintaan dan hasil permintaan yang diminta

9 Kata Kunci Permintaan


10 Keunggulan 1. Bersifat padat karya
2. Berteknologi tinggi
3. Bermodal besar
4. Mudah memperoleh pinjaman
5. Memproduksi barang yang bermutu
Kelebihan
11 Saran
12 Kesimpulan Permintaan merupakan salah satu pokok bahasan
dalam pembelajaran teori ekonomi mikro. Permintaan
merupakan sesuatu hal yang dilakukan individu atau
kelompok sebagai konsumen untuk memenuhi kebutuhan
akan barang dan jasa pada berbagai tingkat harga dan waktu
tertentu, juga disesuaikan dengan pendapatan yang tersedia.
Terjadinya perubahan harga barang atau jasa menyebabkan
jumlah permintaan akan barang atau jasa ikut berubah,
meskipun faktor-faktor di luar harga dianggap konstan dan
salah satu faktor di luar harga berubah. Hal ini berarti jika
pendapatan konsumen naik maka permintaan akan
bertambah. Sebaliknya, jika pendapatan konsumen turun
maka permintaan akan turun. Tetapi pada barang yang
memiliki unsur spekulasi, barang-barang prestise, dan barang
Giffen, hukum permintaan tidak berlaku.

Anda mungkin juga menyukai