Anda di halaman 1dari 4

E.

Manfaat Penelitian
Manfaat yang dapat diambil dari penelitian skripsi ini antara lain :
a. Untuk penelahaan lebih lanjut tentang prinsip-prinsip pemikiran Ahmad
Hasan dalam penetapan hukum Islam, terutama tentang masalah
pernikahan;
b. Di samping itu penulis berharap agar kajian ini dapat memberikan
sumbangan bagi perkembangan ilmu fiqh (syari 'ah) dan;
c. Dapat menambah khasanah pemikiran bagi penulis sendiri yang banyak
berkecimpung dalam persoalan-persoalan fiqh

F. Metode Penelitian
Berbagai hal yang menjadi bagian dari metodologi dalam penelitian skripsi
ini adalah sebagai berikut :
1. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian hokum
normatif (dengan mengkonsepsikan hukum sebagai norma-norma
tertulis yang dibuat dan diundangkan oleh lembaga atau pejabat
yang berwenang) yaitu meneliti keseluruhan aturan atau kaidah atau
norma tentang perwalian dalam perkawinan (kedudukan wali nikah)
yang terdapat dalam Undang- Undang Nomor I Tahun 1974 tentang
Perkawinan dan pandangan Ahmad Hasan tentang hal tersebut serta
kemudian membandingkan antara keduanya.
2. Sifat Penelitian Dalarn penelitian ini, penulis menggunakan
penelitian yang bersifat deskriptif. Hal mana karena penulis ingin
memberikan data seteliti mungkin tentang keseluruhan aturan
tentang wali nikah yang terdapat dalam Undang- Undang Nomor I
Tahun 1974 tentang Perkawinan dan pendapat Ahmad Hasan
tentang hal tersebut.
3. Pendekatan Penelitian
Dalarn penyusunan skripsi ini, penulis menggunakan pendekatan
kualitatif. Hal mana karena data-data yang dihasilkan adalah bersifat
deskriptif yang bersumber dari tulisan atau ungkapan yang dapat
diobservasi.
4. Jenis Data
a. Data Primer
Penelitian ini menggunakan jenis sumber data primer yang
merupakan data utama yang diperoleh melalui kajian bahan-
bahan pustaka, seperti buku-buku tentang biografi Ahmad
Hasan, tulisan-tulisan atau karya-karya Ahmad Hasan
tentang masalah perwalian, materi Undang-Undang Nomor
I Tahun 1974 tentang Perkawinan serta peraturan-peraturan
pelaksanannya, dan sebagainya.
b. Data Sekunder
Yaitu data-data yang berupa keterangan-keterangan yang
berasal dari pihak-pihak yang terlibat dengan obyek yang
diteliti. Hal mana penulis perlukan untuk dapat lebih
memahami maksud, tujuan dan arti data primer yang ada.
Data ini pada pelaksanaannya hanya berfungsi sebagai
penunjang dari data primer.
5. Metode Pengumpulan Data
Untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam penyusunan
skripsi ini, penulis menggunakan metode studi pustaka atau library
research. Hal ini penulis lakukan oleh karena konsep-konsep, teori-
teori dan pendapat-pendapat yang berhubungan erat dengan judul
skripsi ini sudah dapat ditemukan melalui literatur-literatur yang
sudah ada.
6. Metode Analisis Data
Dalam suatu penelitian, analisa data merupakan tahap yang
paling menentukan hasil penelitian. Oleh karena penelitian ini
termasuk penelitian yang bersifat normatif deskriptif maka setelah
data terkumpul analisa yang dilakukan adalah analisa kualitatif.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisa kualitatif dengan
model interaktif yaitu data yang terkumpul akan dianalisa melalui
tiga tahap yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik
kesimpulan.
Metode komparatif juga digunakan dalam perbandingan
untuk membandingkan pandangan atau pendapat ulama. Selain itu
dilakukan pula suatu siklus antar tahap-tahap tersebut sehingga data
yang terkumpul akan berhubungan dengan data yang lain secara
sistematis. Hal ini tergambar dalam bagan sebagai berikut

Pengumpulan Data

Reduksi Data Penyajian Data

Penarikan Kesimpulan

G. Sistematika Skripsi
Bab I berisi Pendahuluan yang meliputi latar belakang, penegasan
judul, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metode
penelitian dan sistematika penelitian dari penulisan skripsi ini.
Bab II berisi Tinjauan umum tentang wali nikah yang meliputi
pengertian wali nikah menurut para fuqaha' (ulama-ulama fikih) dan
macam-macam wali nikah.
Bab III berisi Pendapat Ahmad Hasan tentang wali nikah dan
peraturan tentang wali nikah menurut undang-undang nomor I tahun 1974
yang meliputi biografi Ahmad Hasan, wali nikah menurut Ahmad Hasan,
Sejarah lahirnya undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan
dan wali nikah menurut undang-undang nomor I tahun 1974 tentang
perkawinan.
Bab IV berisi Analisis perbandingan pandangan Ahmad Hasan
dengan Undang-Undang nomor I 1974 tentang perkawinan mengenai
kedudukan wali nikah dalam perkawinan yang meliputi persamaan
pandangan dengan Undang-Undang nomor I tahun 1974 tentang
perkawinan mengenai kedudukan wali nikah dalam perkawinan dan
perbedaan pandangan Hasan dengan Undang-Undang nomor 1 tahun 1974
tentang mengenai kedudukan wali nikah dalam perkawinan.
Bab V berisi Penutup yang meliputi kesimpulan dan saran -saran