Anda di halaman 1dari 17

1.

Seorang wanita berusia 19 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan nyeri perut kanan
atas sejak 1 hari, keluhan disertai dengan demam 1 minggu dan riwayat BAB berlendir
dan berdarah, pasien sempat mengonsumsi air sungai yang tidak dimasak. Keluhan
terasa berkurang dan lebih nyaman ketika pasien membungkukkan badan. Apakah
komplikasi yang paling mungkin pada pasien tersebut ?
a. Hepatitis Akut
b. Diare Amebiasis
c. Amebic Liver Abcess
d. Kolesistitis
e. Kolelitiasis

2. Laki-laki, 60 tahun datang dengan keluhan penurunan kesadaran dan kejang sejak 6
jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam batas normal, fetor
hepatikum (+), ikterik (+), hepatomegaly 3 jari BAC. Riwayat penyakit sebelumnya
tidak diketahui. Pemeriksaan laboratoium paling tepat?
A. Gas darah
B. Amonia
C. Urea
D. Laktat
E. Metanol

3. Wanita, 40 tahun datang dengan keluhan diare sejak 2 hari. Pasien juga mengeluh
demam dan kram pada perut bagian bawah. Sebelumnya pasien memiliki riwayat
infeksi kulit dan mengkonsumsi banyak jenis antibiotik namun keluhan belum tuntas.
Pada pemeriksaan feses didapatkan bakteri gram positif membentuk spora.
Tatalaksana yang tepat adalah….
A. Lanjutkan salah satu antibiotik
B. Hentikan semua antibiotik
C. Hentikan semua antibiotik dan berikan ceftriaxone
D. Hentikan semua antibiotik dan berikan metronidazole
E. Lanjutkan semua antibiotik dan tambahkan metronidazole

4. Wanita, 32 tahun datang dengan keluhan nyeri ulu hati sejak 1 minggu yang lalu.
Pasien mengatakan terasa seperti terdapat rasa terbakar di dada tengah. Pasien juga
mengatakan ada pahit dan asam di lidah. Pasien sering langsung berbaring setelah
makan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien obesitas, tanda vital dalam batas
normal, NT uluhati (-). Tatalaksana yang tepat adalah….
A. PPI + antasida 1 minggu, evaluasi gejala
B. PPI 3 hari, selanjutnya jika perlu
C. PPI + sucralfate 5 hari, evaluasi gejala
D. PPI selama 1 minggu, evaluasi gejala
E. PPI selama 4 minggu evaluasi gejala

5. Wanita 50 tahun datang dengan keluhan jari-jari kedua tangan kaku dan nyeri. Kaku
dirasakan selama > 1 jam dan terjadi terutama pagi hari. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan ROM terbatas karena nyeri, edema (+) dan kemerahan (+) pada sendi PIP
dan DIP bilateral. Pada pemeriksaan penunjang didiapatkan Anti CCP (+). Gambaran
apa yang mungkin didapatkan dari pemeriksaan fisik sebagai komplikasi penyakit ini?
A. Heberden node
B. Bouchard node
C. Swan neck deformity
D. Deformitas Varus
E. Koilonikia

6. Laki-laki usia 25 tahun mengeluh nyeri perut dan diare sejak 6 hari yang lalu. Pasien
baru pulang bertugas dari Sulawesi Tengah di daerah sekitar Danau Lindu sekitar 2
minggu yang lalu. Pemeriksaan fisik TTV normal. Pada pemeriksaan feses ditemukan
telur dengan operculum dan duri. Penyebab penyakit pasien adalah?
A. Ascaris Lumbricoides
B. Enterobius Vermikularis
C. Ancylostoma duodenale
D. Schistosoma japonicum
E. Taenia saginata

7. Laki-laki, 30 tahun mengalami demam sejak 7 hari yang lalu. Demam dirasakan
lebin tinggi sore dan malam hari. Pemeriksaan fisik didapatkan lidah berwarna
keputihan dengan tepi hiperemis disertai tremor, abdomen didapati nyeri tekan
didaerah epikondrium kanan. Apakah pemeriksaan penunjang yang merupakan
baku emas untuk menegakkan diagnosis pada penderita tersebut?
A. Kultur bakteri
B. Pemeriksaan darah tepi
C. Pemeriksaan serologis lgM anti Salmonella
D. Pemeriksaan serologls lgG dan lgM anti Salmonella .
E. Pemeriksaan semlogis lgG, lgM dan lgA anti Salmonella

8. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam dan
batuk sejak 4 hari yang lalu. Diketahui dilingkungan tempat tinggal pasien akhir-akhir
ini terdapat banyak unggas yang mati. Pemeriksaan fisik TD 120/80 mmHg nadi
92x/menit, RR 18x/menit, suhu 38oC. Apakah terapi profilaksis yang paling tepat ?
A. Zanamivir inhalasi 1x10 mg selama 7 hari
B. Zanamivir PO 2X10 mg selama 5 hari
C. Oseltamivir PO 2X75 mg selama 5 hari
D. Oseltamivir PO 1x75 mg selama 7 hari
E. Oseltamivir PO 1X75 mg selama 5 hari
9. Seorang pria berusia 33 tahun, datang dengan keluhan BAB cair sejak 1 minggu yang
lalu tanpa darah dan lendir. Pasien juga merasakan kram di bagian perut dan demam.
Pasien memiliki kebiasaan mengonsumsi obat antibiotik tanpa petunjuk dokter. Dari
hasil sigmoidoskopi, ditemukan adanya pseudomembran putih kekuningan di kolon.
Apakah kemungkinan diagnosis pasien ini ?
a. Gastroenteritis akut
b. Kolera
c. Disentri amebiasis
d. Demam typhoid
e. Kolitis pseudomembran

10. Tn. Hamidi, 50 tahun, datang dengan keluhan rasa perih dan seperti terbakar di dada
terutama saat bangun pagi. Selain itu pasien juga mengeluhkan mulut yang terasa pahit.
Mual dan muntah disangkal pasien. Pasien memiliki kebiasaan tidur siang segera
setelah makan siang. Apakah kemungkinan diagnosis yang tepat untuk kasus diatas?
a. Tukak peptikum
b. Dispepsia fungsional
c. Ulkus duodenum
d. Penyakit refluks gastroesofagus
e. Ulkus gaster
11. Seorang wanita berobat karena sering diare disertai lendir darah sejak 2 bulan yang lalu.
Keluhan disertai dengan nyeri perut hilang timbul, kembung, dan penurunan berat
badan. Pemeriksaan barium enema tampak mukosa kolon yang granuler dan
menghilangnya kontur haustra serta kolon menjadi kaku seperti tabung. Perubahan
mukosa terjadi secara difus dan simetris pada seluruh kolon. Apakah diagnosis paling
tepat ?
a. Kolitis ulseratif
b. Penyakit chron
c. Divertikulosis
d. Polip kolon
e. Adenokarsinoma kolon

12. Seorang pria berusia 45 tahun dibawa oleh keluarganya ke UGD RS dengan kejang dan
penurunan kesadaran sejak 5 jam yang lalu. Sebulan sebelumnya pasien mengeluhkan
nyeri perut dan diare yang disertai dengan mual dan nafsu makan berkurang. Keluhan
tersebut muncul beberapa hari setelah pasien makan babi guling saat berlibur ke Bali.
Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
a. Strongyloidiasis
b. Tripanosomiasis
c. Toxoplasmosis
d. Sistiserkosis
e. Malaria Tropikana
13. Seorang pria berusia 45 tahun, datang berobat ke dokter dengan keluhan diare dengan
tinja yang berdarah dan berlendir sejak 4 hari yang lalu. Sudah minum obat di warung,
keluhan berkurang namun kadang-kadang masih terasa mules. Keluhan ini sudah
dialaminya untuk yang kedua kali dalam 1 bulan terakhir ini. Dokter menduga laki-laki
tersebut menderita Amebiasis. Bila pada pemeriksaan tinja pertama kali tidak
ditemukan organisme penyebab.
Apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh dokter?
a. Melakukan biopsi kolon
b. Meminta pemeriksaan USG
c. Melakukan aspirasi duodenum
d. Periksa ulang tinja sampai 3 kali
e. Melakukan pemeriksaan serologi
14. Seorang pria usia 50 tahun datang dengan keluhan mual, muntah, nyeri perut hilang
timbul setelah mengonsumsi makanan berlemak sepeti lontong dan es cendol bersantan.
Nyeri perut dirasakan di daerah epigastrium, menjalar ke pundak, terasa seperti
diremas. BB 72 kg. TB 165cm. USG : gambaran acoustic shadow. Apa kemungkinan
diagnosis pasien tersebut ?
a. Parenkreatitis akut
b. Kolelitiasis
c. Kolesistitis akut
d. Apedisitis akut
e. Perforasi ulkus peptikum
15. Ny. Fidela 52 tahun datang dengan keluhan nyeri pada kedua lutut saat berjalan atau
berdiri dari posisi jongkok. Pada pagi hari sendi terasa kaku, setelah 15 menit kaku
menghilang. BB: 70kg, TB: 155cm, tampak genu asismetris, genu valgus, telapak kaki
mendatar. Pada pemeriksaan rontgen genu celah sendi menghilang, osteofit (+),
sclerosis subchondral (+). Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah...
a. Pes planus
b. OA Sekunder
c. OA grade II
d. OA grade III
e. OA grade IV
16. Seorang pria usia 27 tahun datang ke praktek dokter dengan mengeluhkan buang air
kecil keruh seperti susu, disertai keluhan kantong buah zakar bengkak dan kaki kiri
bengkak. Pasien tinggal di tempat endemis filariasis. Apakah sebab BAK menjadi
keruh seperti susu pada kasus diatas ?
a. Protein
b. Nitrit
c. Pus
d. Cairan limfe
e. Darah

17. Seorang pria berusia 35 tahun datang ke IGD dibawa oleh keluarganya dengan keluhan
demam sudah 4 hari tidak kunjung sembuh. Demam dirasakan mendadak tinggi dan
hilang timbul, disertai badan pegal-pegal, rasa mual, muntah, mimisan dan tidak nafsu
makan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum somnolen, nadi dan tekanan
darah sulit dinilai, laju pernafasan 42x/menit, suhu 36.9°C, akral dingin. Hasil
laboratorium menunjukan Hb 9.8 g/dL, ht 45.6%, trombosit 23.000 dan leukosit 2000.
Apakah diagnosis yang tepat untuk pasien di atas?
a. Demam dengue
b. Demam berdarah dengue grade I
c. Demam berdarah dengue grade II
d. Demam berdarah dengue grade III
e. Demam berdarah dengue grade IV

18. Pasien laki-laki usia 40 tahun, datang ke RS dengan keluhan diare terus menerus sejak
15 hari yang lalu. Pasien juga merasa lemas dan BB nya turun drastis. Keluhan juga
disertai batuk sejak 1 bulan lalu. Pemeriksaan fisik oral thrush (+); TTV dalam batas
normal; ronkhi basah kasar di kedua lapang paru. Pemeriksaan laboratorium SPS (+/-/-
); anti HIV (+); CD4 156. Apa diagnosis yang paling tepat?
a. HIV stadium 1
b. HIV stadium 2
c. HIV stadium 3
d. HIV stadium 4
e. AIDS

19. Seorang wanita berusia 26 tahun, datang dengan keluhan muntah dan mencret
sebanyak 20x/hari sejak pagi hari, diikuti kelemahan badan, suara parau, nafas cepat,
pada pemeriksaan didapatkan : tensi 90/60 mmHg, nadi 120x/menit kecil, suhu 36°C,
respirasi rate 28 x/menit, turgor kulit menurun, tangan penderita menunjukkan tanda
“washed woman hand”.
Apakah kemungkinan etiologi dari penyakit tersebut ?
a. Shigellosis
b. Entero - Toxic E.Coli
c. Salmonellosis
d. Vibrio Kholera
e. Infeksi Stafilokokus
20. Wanita, 42 tahun, datang dengan keluhan nyeri pada ulu hati sejak 6 jam yang lalu.
Nyeri dikatakan hingga ke dada dan tembus ke punggung. Pasien juga mengeluh mual
dan muntah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 170/100 mmHg, N 100 kali/menit,
RR 20 kali/menit, Tax 38C, Nyeri tekan epigastrium. Pada pemeriksaan
lab diketahui LDL 50 mg/dl, TG 350 mg/dl, serum amylase 430 U/L. Kemungkinan
diagnosis yang paling mendekati keluhan pasien adalah…
A. Ulkus Peptikum
B. Hepatoma
C. Kolesistitis
D. Pankreatitis
E. Peritonitis

21. Pasien seorang perempuan usia 28 tahun datang dengan keluhan nyeri sendi sejak 2
bulan yang lalu. Nyeri sendi kadang berupa kaki dan terdapat di sendi-sendi jari-jari
tangan kanan dan kiri, siku lengan kanan dan kiri. Selain itu juga tampak ruam
kemerahan diwajahnya. Hasil pemeriksaan Smith Antigen (+). Apa patogenesis yang
terjadi pada pasien diatas?
a. Hipersensitivitas tipe I
b. Hipersensitivitas tipe II
c. Hipersensitivitas tipe III
d. Hipersensitivitas tipe IV
e. Reaksi alergi

22. Seorang laki-laki berusia 27 tahun, datang ke dokter dengan keluhan demam sejak 4
hari yang lalu. Keluhan disertai mual-muntah dan menggigil. Pasien baru saja pulang
dari Kalimantan Selatan. Pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 100/70 mmHg,
denyut nadi 80x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, suhu 38,7 C, hepar teraba 2 jari di
bawah arkus kostarum, pemeriksaan lain dalam batas normal. Pada pemeriksaan
laboratorium ditemukan Hb 8,2 gr/dL, Leukosit 8.600, trombosit 148.000,
SGOT/SGPT 87/102 U/L, bilirubin total 4,7 mg%, pada apus darah tebal ditemukan
parasit berbentuk pisang. Apakah lini pertama pengobatan pada pasien ini?
a. Kina + primakuin
b. Klorokuin + primakuin
c. Amodiakuin + artesunat + kina
d. Amodiakuin + artesunat + klorokuin
e. Dihydroarthemisin + piperakuin
23. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang dengan keluhan infeksi saluran nafas berulang
sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan disertai dengan demam yang tidak begitu tinggi
terdapat limfadenopati dan disertai penurunan BB < 10%. Dokter menganjurkan
melakukan pemeriksaan anti HIV dan diapatkan hasilnya positif (+) dan cek sputum
BTA -/-/-. Stadium berapakah pasien HIV AIDS diatas?
a. Stadium 1
b. Stadium 2
c. Stadium 3
d. Stadium 4
e. Stadium 5
24. Seorang perempuan berusia 33 tahun, datang ke dokter untuk meminta obat karena
minggu depan akan pergi ke daerah Kalimantan yang endemis malaria. Diketahui
menurut dinas kesehatan setempat, malaria di daerah tersebut sudah mengalami
resistensi terhadap klorokuin. Apakah obat profilaksis malaria yang paling tepat
adalah…
a. Artemisin
b. Artesunat
c. Piperakuin
d. Primakuin
e. Doksisiklin
25. Seorang perempuan berusia 42 tahun, datang dengan keluhan nyeri di epigastrium sejak
satu minggu. Terdapat demam, mual, dan muntah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
sklera ikterik dengan nyeri otot di betis. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb
14.2, Ht 37%, leukosit 18.500, trombosit 225.000. Apa pemeriksaan yang dilakukan
untuk memastikan diagnosis ?
a. Microagglutination test
b. Macroagglutination test
c. CT Scan
d. BUN dan Serum Creatinin
e. biopsy
26. Seorang wanita 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan mudah lelah sejak 1
minggu terakhir. Pasien sudah 6 bulan terakhir rutin minum jamu-jamuan untuk
menghilangkan pegal-pegal, namun 4 hari ini tiba-tiba berhenti mengkonsumsinya.
Pada pemeriksaan fisik tanda vital diperoleh TD 80/60 mmHg, nadi 88 x/menit, RR
18 x/menit, suhu 36oC. Pada pemeriksaan GDA diperoleh 56 g/dL.
Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
a. Addison disease
b. Cushing syndrome
c. Cushing disease
d. Insufisiensi adrenal primer
e. Insufisiensi adrenal sekunder

27. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dibawa ibunya ke RS dengan keluhan sesak
nafas sejak 2 hari yang lalu. Pasien diketahui menderita batuk pilek dan demam sejak
3 hari sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik ditemukan RR 50 x/menit, sianosis, nafas
cuping hidung (+), retraksi dinding dada, ronki basah halus nyaring di kedua lapang
paru. Pada pemeriksaan rontgen thoraks ditemukan infiltrat di kedua lapangan paru.
Pada pemeriksaan analisis gas darah ditemukan pH 7,15; pCO2 56 mmHg; HCO3 20
mmol/dL, pO2 90 mmHg.
Apakah kondisi yang paling mungkin terjadi?
a. Asidosis respiratorik terkompensasi parsial
b. Asidosis metabolik terkompensasi parsial
c. Alkalosis metabolik terkompensasi parsial
d. Alkalosis respiratorik tak terkompensasi
e. Asidosis respiratorik terkompensasi total

28. Laki-laki, 40 tahun dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran. Satu bulan
belakangan pasien mengeluhkan tidak tahan dengan lingkungan yang terasa panas.
Pasien juga mengatakan sering tiba-tiba berdebar-debar. Pasien juga dikatakan tampak
semakin kurus. Pasien memiliki riwayat 1 tahun yang lalu mengkonsumsi obat rutin
selama 1 tahun, namun selama 3 bulan pasien tidak meminum obat tersebut. Pada
pemeriksaan didapatkan TD 150/90 mmHg, N 120 kali/ menit, Tax 39C, benjolan difus
di leher.
Apakah diagnosis pasien tersebut?
a. Hipertiroid
b. Hipotiroid
c. Koma hipoglikemia
d. Koma miksedema
e. Thyroid Storm

29. Laki-laki, 52 tahun, mengeluh sakit di daerah pinggang. Pasien telah dirawat di RS
selama 12 hari dengan diagnosis pneumonia. Pasien diberikan antibiotik intravena
selama perawatan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan nyeri ketok CVA dan dari
pemeriksaan laboratorium ditemukan peningkatan ureum dan kreatinin spesifik.
Apa diagnosis pada pasien diatas?
a. Gagal ginjal akut
b. Gagal ginjal kronik
c. Glomerulonefritisakut
d. Sindroma nefrotik
e. Pielonefritis

30. Wanita, 60 tahun datang dengan keluhan muka pucat dan merasa selalu lemas. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan hepatomegali dan splenomegali (Schuffner III). Pada
pemeriksaan darah rutin didapatkan Hb 7,4 g/dl, leukosit 350.000/uL, trombosit
250.000/uL. Hasil pemeriksaan didapatkan limfosit matur dan tidak ada kelaianan pada
eritrosit serta trombosit.
Apa diagnosis pada pasien ini?
a. Leukemia granulositik kronik
b. Leukimia limfositik kronik
c. Leukemia limfoblastik akut
d. Leukemia mielositik kronik
e. Leukemia mieloblastik akut

31. Laki-laki, 32 tahun datang dengan keluhan utama badan lemas disertai mual dan nyeri
ulu hati. Dari pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis(+), sklera ikterik (+),
hepar teraba 3 jari bawah arcus costae, lien schuffner IV.
Apakah kemungkinan bentuk eritrosit pada pemeriksaan laboratorium?
a. Hipokromik mikrositer
b. Normokromik normositer
c. Normokromik mikrositer
d. Makrositer (megaloblastik)
e. Normokromik makrositer

32. Laki-laki, 60 tahun mengeluh BAB hitam seperti petis dan muntah darah sejak 6 jam
yang lalu. Satu bulan terakhir pasien mengkonsumsi antasida untuk mengurangi nyeri
di ulu hati yang tidak hilang dengan makan. Riwayat pasien memiliki nyeri pada sendi
dan sejak 6 bulan yang lalu rutin mengkonsumsi obat nyeri dan jamu-jamu. Pada
pemeriksaan fisik: TD 90/60 mmHg, N 112 kali/menit, RR 20 kali/menit, Tax 37oC.
Pemeriksaan lab didapatkan Hb 6 mg/dl, leukosit 6.000, trombosit 200.000, ureum 110,
kreatinin 2.
Apakah cairan yang paling tepat diberikan untuk menangani pasien diatas?
a. NaCl 0,9%
b. Dextrose 10%
c. Dextrose 5%
d. Ringer Lactate
e. Albumin

33. Wanita, 43 tahun, datang dengan keluhan berdebar. Keluhan ini sering dirasakan pasien
dalam 1 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan keringat berlebih, lemah dan terkadang
gemetaran. Dari hasil pemeriksaan fisk didapatkan tanda vital TD 130/80 mmHg, N 98
kali/menit, RR 18 kali/menit, Tax 36,8oC, ditemukan struma difusa di leher.
Apakah hasil pemeriksaan penunjang yang mungkin didapatkan?
a. TSH meningkat, fT4 normal
b. TSH menurun, fT4 normal
c. TSH menurun, fT4 meningkat
d. TSH meningkat, fT4 menurun
e. TSH meningkat, fT4 meningkat

34. Wanita, 54 tahun, datang dengan keluhan kram pada tangan dan kaki sejak 1 minggu
yang lalu. Keluhan lain disangkal. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam
batas normal, tanda chovtek (+), tanda trousseau (+).
Apakah terapi yang tepat untuk pasien?
a. Asupan besi
b. Asupan kalium
c. Asupan kalsium
d. Asupan nitrat
e. Asupan magnesium

35. Wanita, 34 tahun datang dengan keluhan demam mengigil sejak 2 hari yang lalu.
Keluhan disertai dengan nyeri pinggang kiri. Dari pemeriksaan fisikdidapatkan TD
130/80 mmHg, N 90 kali/menit, RR 18 kali/menit, Tax 39oC, nyeri ketok costovertebra
(+). Pemeriksaan urine didapatkan urine esterase (+), nitrit (+), Leukosit 5/lpb, eritrosit
3/lpb.
Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?
a. Sistitis Akut
b. Pyelonefritis akut
c. Glomerulonefritis akut
d. Glomerulonefritis paska-streptokokus
e. Sindroma nefrotik

36. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan lemas dan lesu
sejak 7 hari terakhir. Pasien juga merasa sering haus dan sering BAK terutama di
malam hari. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/80 mmHg, nadi 100 x/menit, RR
20 x/menit, suhu 36,8oC. Mata cekung, turgor kulit menurun. Pada pemeriksaan
laboratorium didapatkan GDS 120 g/dL, ureum 105 mg/dL, creatinin 2,1 mg/dL, Hb
8 mg/dL. Water deprivation test terhadap vasopresin osmolaritas urin tidak berubah.
Apa kemungkinan diagnosis pada pasien ini?
a. Diabetes melitus tipe 1
b. Diabetes melitus tipe 2
c. Gagal ginjal akut
d. Diabetes insipidus tipe neurogenik
e. Diabetes insipidus tipe nefrogenik

37. Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang ke UGD dengan keluhan kelopak mata
bengkak sesudah bangun tidur sejak 2 hari yang lalu. Keluhan disertai kencing keruh
berbusa. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, tanda vital lain
dalam batas normal. Edema periorbital (+). Dari pemeriksaan urinalisis didapatkan
proteinuria (+4), hematuria (+) dan oval fat bodies (+).
Apakah mekanisme yang mengakibatkan bengkak pada pasien?
a. Retensi natrium
b. Penurunan tekanan onkotik plasma
c. Penurunan tekanan hidrostatik plasma
d. Penurunan GFR
e. Peningkatan tekanan onkotik plasma

38. Seorang laki-laki 28 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan bengkak pada kedua
ekstremitas bawah. Pasien juga mengatakan perut makin membesar, BAK menjadi
lebih sedikit berwarna kemerahan dan berbau menyengat. Pemeriksaan TD 190/110
mmHg dan pitting edema di keempat ekstremitas. Hb 7,5 g/dL; hematokrit 25%;
leukosit 10.000/uL; trombosit 700.000/uL; ureum 120 mg/dL; kreatinin 7,8 mg/dL.
Analisis gas darah pO2 100; pCO2 25; HCO3 9, pH 7,3.
Apakah tatalaksana yang paling tepat?
a. Hemodialisis
b. Antihipertensi
c. Diuretik
d. Tranfusi
e. Bikarbonat

39. Wanita, 35 tahun, datang dengan keluhan menstruasi banyak selama 5 hari dan merasa
lemas. Selain itu pasien juga mengeluh terdapat bintik merah diseluruh tubuhnya.
Riwayat demam disangkal oleh pasien. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60
mmHg, N 90 kali/menit, RR 20 kali/menit, Tax 36,3oC, Tidak ada ikterik dan
pembesaran organ. Hasil pemeriksaan lab: Hb 3,5 gr/dl, hematokrit 30 %, leukosit 4000
sel/ul, trombosit 8500 sel/ul, retikulosit 0,2% (normal).
Apakah diagnosis pada pasien diatas?
a. Idiopathic thrombocytopenia
b. Leukemia
c. Anemia aplastik
d. Anemia defisisiensi besi
e. Anemia penyakit kronis
40. Laki-laki 55 tahun datang ke poliklinik untuk kontrol. Pasien tersebut diketahui
memiliki riwayat stroke, gagal jantung kronis dan riwayat atrial fibrilasi. Dokter
kemudian memberikan antikoagulan untuk mencegah stroke kembali.
Apakah pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk memantau terapi?
a. BT
b. aPTT
c. INR
d. CT
e. Hitung trombosit

41. Laki-laki, 35 tahun datang dengan keluhan demam sejak 1 minggu yang lalu. Pasien
juga mengeluh nafsu makan sangat menurun. Riwayat vaksin hepatitis B (+) 2 tahun
yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam batas normal, sclera ikterik
(+), hepatosplenomegali (+). Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan IgM-
HAV (-), IgG-HAV (+), HbsAg (-), Anti HBC (-), HCV RNA (+), anti HCV (+). Apa
diagnosis yang tepat untuk pasien ini?
a. Sekarang Hepatitis A; tidak pernah Hepatitis B, dulu pernah Hepatitis C
b. Dulu pernah Hepatitis A, tidak pernah Hepatitis B; sekarang Hepatitis C
c. Dulu pernah Hepatitis A dan Hepatitis B; sekarang Hepatitis C
d. Sekarang Hepatitis A, dulu pernah Hepatitis B dan Hepatitis C
e. Dulu pernah Hepatitis A dan Hepatitis C, sekarang Hepatitis B

42. Seorang wanita 28 tahun G1P0A0 uk 11 minggu datang ke RS dengan keluhan terasa
sering berdebar-debar sejak 1 minggu terakhir. Pasien juga mengeluh sering
berkeringat, mudah lelah, gemetar. Pada pemeriksaan fisik didapatkan takikardi,
exophtalmus (+), tremor halus (+).
Apakah terapi yang tepat diberikan pada pasien tersebut?
a. Metimazole
b. Metamizole
c. Propiltiouracil
d. Iodium Radioterapi
e. Tiroidektomi
43. Seorang laki-laki berusia 52 tahun diantar oleh keluarganya ke UGD RS dengan
keluhan demam dan telapak kaki kiri bernanah akibat tertusuk paku. Luka meluas ke
punggung kaki dan berbau busuk tetapi pasien tidak merasakan nyeri. Riwayat
penyakit sebelumnya adalah DM tipe 2, namun pasien tidak teratur berobat. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/80 mmHg, nadi 112 x/menit, suhu 38oC, RR 24
x/menit. Pada pemeriksaan penunjang didapatkan GDS 433 mg/dL.
Apakah obat anti diabetes yang paling tepat diberikan?
a. Sulfonilurea
b. Biguanida
c. Insulin
d. Thiazolidinediones
e. Acarbose

44. Laki-laki, 45 tahun, diantar oleh keluarga ke IGD karena bengkak dan sesak setelah 1
jam yang lalu setelah tersengat lebah. Pada pemeriksaan, TD 80/60, N 124x/menit
lemah, RR 34x/menit, S 38°C, wheezing (+) di seluruh lapang paru, akral dingin.
Apa tindakan pertama yang paling penting bagi pertolongan pasien?
a. Injeksi epinefrin 0,5 mg IM
b. Intubasi
c. Injeksi difenhidramin 50 mg
d. Rehidrasi cairan
e. Infus Paracetamol 15 mg/kgBB

45. Seorang wanita 38 tahun datang dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir sejak
melahirkan 2 minggu yang lalu. Terdapat ptekie dan purpura di hampir seluruh tubuh.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60 mmHg; N 110 kali/menit; RR 22
kali/menit; S 36,5oC. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 7; leukosit 8.000;
trombosit 185.000; hematokrit 35%; PT 20,3; INR 1,54; aPTT 68,7; fibrinogen
menurun, D-Dimer meningkat.
Apakah kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut?
a. Hemofilia A
b. Hemofilia B
c. DIC
d. TTP
e. ITP
46. Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan badan merah
dan terasa gatal sejak 2 jam yang lalu. Keluhan muncul setelah mengonsumsi obat
antibiotik. Pasien diketahui memiliki riwayat alergi.
Apakah obat antihistamin yang paling tepat diberikan?
a. Klorfenamine
b. Loratadine
c. Diphenhidramine
d. Mephidrolin
e. Klemastin

47. Laki-laki, 48 tahun datang dengan keluhan sering BAK malam sekitar 5 kali/hari dalam
3 bulan terakhir. Dikatakan BAK banyak namun tidak nyeri dan tidak keruh. Pasien
juga mengaku berat badannya menurun padahal nafsu makan pasien meningkat. Selain
itu pasien juga merasakan kesemutan pada kedua tungkai dan gatal-gatal di sela paha.
Pasien merupakan seorang perokok. Pasien belum pernah mengkonsumsi obat
sebelumnya. Pasien sudah merubah gaya hidup selama 3 bulan terakhir. Dari
pemeriksaan fisik didapatkan IMT 29,8 kg/m2 , TD 160/90 mmHg, N 88 kali/menit,
RR 18 kali/menit, Tax 36,7oC. Pemeriksaan GDS 228 mg/dl, HbA1C 7,5%.
Apakah tatalaksana yang paling tepat diberikan kepada pasien?
a. Akarbose
b. Sulfonilurea
c. Biguanid
d. DPP-4 inhibitor
e. Insulin

48. Wanita, 53 tahun datang dengan keluhan pendarahan tidak berhenti setelah cabut gigi.
Diketahui pasien memiliki riwayat mengkonsumsi aspirin 3 tahun terakhir karena
memiliki penyakit jantung. Apakah yang menyebabkan pendarahan pada kasus ini?
a. Defisiensi faktor VII
b. Defisiensi faktor VIII
c. Defisiensi trombosit
d. Ganguan fungsi trombosit
e. Hemofilia
49. Perempuan 50 tahun datang untuk kontrol pengobatan tekanan darah tinggi. Pasien
mengaku rutin mengkonsumsi obat antihipertensi namun tidak mampu melakukan
pengaturan makanan dan olahraga secara teratur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
TB 160 cm, BB 65 kg, tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan laboratorium
didapatkan kadar kolesterol total 350 mg/dl, LDL 170 mg/dl.
Apakah terapi yang paling tepat diberikan?
a. Probukol
b. Asipimox
c. Fenofibrate
d. Gemfibrozil
e. Simvastatin

50. Seorang laki-laki berusia 60 tahun diantar keluarganya ke UGD RS dengan keluhan
sesak dan muntah. Muntah warna merah kehitaman bergumpal kurang lebih 500 cc.
Keluhan didahului dengan perut sebah dan terasa makin membesar. Keluarga pasien
mengatakan mata pasien tampak kuning. Pasien juga merasa nafsu makan dan berat
badannya menurun, serta perut terasa nyeri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
tekanan darah 100/70 mmHg, nadi 100x/menit, RR 32 x/menit, suhu 36,8oC,
kesadaran compos mentis, tampak sakit berat. Pada pemeriksaan fisik jantung dalam
batas normal, terdapat ronkhi di seluruh lapang paru. Pemeriksaan abdomen
didapatkan hepar teraba 5 cm dibawah arkus kosta, nyeri tekan, konsistensi keras dan
berdungkul, shifting dullness (+). Pada pemeriksaan ekstremitas didapatkan eritema
palmaris (+). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 6,6 g/dL, leukosit
8.300/uL, trombosit 90.000/uL, ureum 200 mg/dL, creatinin 4,9 mg/dL.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
a. Hepatitis akut
b. Koma hepatikum
c. Sirosis hepatis
d. Hepatorenal syndrome
e. Hepatitis fulminan akut

Anda mungkin juga menyukai