Anda di halaman 1dari 22

Nama Anggota Tema 2 :

 Andi Sitti Muntihanah Syamsu


 Azzahra Namira Putri
 Delia Haura Octaria
 Helmalia Dewi
Kelas : XII IPA 1
SMA Negeri 8 Samarinda

Uji Kompetensi 1 Bab 2

1. Terbitnya maklumat KNIP Nomor 5 tanggal 11 November 1945 mengubah sistem


ketatanegaraan Indonesia pada awal kemerdekaan. Aspek yang menandai perubahan
tersebut adalah ....
a. fungsi Majelis Permusyawaratan Rakyat sementara waktu digantikan oleh BP-KNIP
b. pemberlakuan UUDS untuk menggantikan UUD 1945 hingga pelaksanaan pemilu
c. jabatan wakil presiden dihapus dan pemerintahan dijalankan oleh perdana menteri
d. perubahan sistem ketatanegaraan dari sistem presidensial menjadi sistem parlementer
e. pembentukan KNIP untuk membantu perdana menteri menjalankan pemerintahan

2. Kabinet Sjahrir I hanya bertahan selama tiga bulan dan harus menyerahkan mandatnya
kepada Presiden Soekarno. Kondisi tersebut terjadi karena ....
a. Presiden Soekarno tidak setuju jika kabinet harus bertanggung jawab kepadaparlemen
b. banyaknya penolakan terhadap penerapan sistem pemerintahan parlementer
c. parlemen terlalu mencampuri kinerja dan kebijakan yang dikeluarkan kabinet
d. kondisi keamanan yang tidak stabil akibat Agresi Militer Belanda
e. Kabinet Sjahrir I tidak memiliki mayoritas suara di parlemen

3. Pada awal terbentuknya, KNIP berkedudukan membantu tugas presiden. Setelah


terbitnya Maklumat Nomor X pada 16 Oktober 1945 KNIP berfungsi sebagai lembaga
pengganti DPR dan MPR. Dari fakta tersebut dapat diketahui bahwa ....
a. fungsi KNIP telah berubah menjadi sebuah majelis legislatif
b. Presiden menganggap KNIP lebih cocok menjalankan fungsi eksekutif
c. telah terjadi perubahan sistem ketatanegaraan pada awal kemerdekaan
d. fungsi KNIP tidak sesuai lagi dengan sistem ketatanegaraan di Indonesia
e. Pembentukan DPR dan MPR belum diperlukan selama KNIP masih berfungsi

4. Perhatikan keterangan berikut!


1) Keinginan untuk menjauhkan dan mengurangi pengaruh kiri dalam tubuh Angkatan
Perang.
2) Tidak ada tokoh yang cakap untuk memimpin laskar yang tergabung dalam Angkatan
Perang.
3) Kesulitan ekonomi yang berdampak pada pembiayaan Angkatan Perang.
4) Angkatan Perang tidak mampu lagi menjaga keamanan negara.

Faktor-faktor yang melatarbelakangi Moh.Hatta menerapkan kebijakan Rekonstruksi dan


Rasionalisasi Angkatan Perang (RERA) ditunjukkan oleh angka ....
a. 1) dan 2)
b. 1) dan 3)
c. 2) dan 3)
d. 2) dan 4)
e. 3) dan 4)

5. Salah satu aspek yang menggambarkan kehidupan politik pada masa Demokrasi Liberal
adalah ....
a. UUD 1945 menjadi sumber hukum tertinggi di Republik Indonesia
b. Partai-partai politik yang ada mengusung ideologi berbeda-beda
c. Pemerintahan membatasi ketat seluruh aktivitasi dalam mengendalikan kehidupan
politik
d. Presiden Soekarno memiliki peran besar dalam mengendalikan kehidupan politik
e. Dekret Presiden merupakan landasan politik yang harus ditaati oleh komponen
pemerintahan

6. Perdana Mentei Moh. Natsir ingin mengakomodasi seluruh partai politik dalam kabinet.
Pada perkembangannya, Moh. Natsir tidak mengakomodasi kedudukan PNI dalam
kabinetnya karena ....
a. Pengaruh Presiden Soekarno dalam kepengurusan PNI masih terlalu kuat
b. PNI memiliki ideologi politik yang berbeda dengan Moh. Natsir
c. PNI mendukung mosi tidak percaya terhadap Kabinet Natsir
d. Terjadi perebutan kursi atara PNI dan Masyumi di dalam kabinet
e. Moh. Natsir dan PNI tidak menemui kesepakatan dalam pembagian kursi menteri

7. Penandatanganan Mutual Security Act (MSA) oleh Ahmad Soebardjo ada masa kabinet
Sukiman dianggap sebagai penyimpangan karena ....
a. Penandataganan MSA tidak dikonsultasikan dengan parlemen
b. MSA tidak menguntungkan bagi politik luar negeri Indonesia
c. Indonesia harus menyetujui seluruh kebijakan luar negeri pemerintahan Amerika
Serikat
d. MSA dikhawatirkan mengganggu kedaulatan Indonesia
e. MSA dianggap menyimpang dari prinsip politik luar negeri bebas aktif

8. Perhatikan tabel berikut!


No. A
1 ) Merangkul PSI dan PSII dalam kabinet agar tidak lagi terjadi pemogokan partai oposisi.
Menyelenggarakan Konferensi Asia-Afrika (KAA).
2) Mem b ent uk p ani t i a pem i l i h a n um um ya n g di k et u ai H adi kus um o .
3)
No. B
1) Menyelenggarakan pemilihan umum pertama pada 1955 .
2 ) Membatalkan hasil Konferensi Meja Bundar yang berkaitan utang Indonesia terhadap Belanda.
Meredam beberapa aksi separatisme di berbagai daerah .
3)
Keberhasilan yang dicapai Kabinet Ali Sastroamidjojo I ditunjukan oleh kombinasi ....
a. A1), A2), dan B1)
b. A1), A3), dan B2)
c. A1), A2), dan B3)
d. A2), A3), dan B2)
e. A2), A3), dan B3)

9. Langkah penting Kabinet Djuanda untuk menyelesaikan berbagai pergolakan di daerah


dilakukan dengan cara ....
a. Menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) untuk membahas berbagai
permasalahan
b. Membangun berbagai infrastruktur untuk memudahkan mobilitas pembangunan
c. Membangun Angkatan Perang yang kuat untuk meredam berbagai pergolakan
d. Meningkatkan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan di daerah
e. Meminta kepada parlemen untuk memberikan saran-saran kepada kabinet

10. Maklumat Wakil Presiden tanggal 3 November 1945 menandai berlakunya sistem
multipartai. Kebijakan multipartai bertujuan untuk ....
a. Menegaskan sistem demokrasi Pancasila yang sesungguhnya
b. Membendung sistem partai tunggal yang dicetuskan Soekarno
c. Mengakomodasi seluruh kepentingan partai poliik dalam parlemen
d. Memperkuat sistem Demokrasi Liberal yang ditetapkan sejak 1950
e. Memudahkan dalam mengukur kekuatan perjuangan bangsa Indoensia
Uji Kompetensi 2

1. Sikap Belanda yang terus memprovokasi rakyat dan pemerintah Indonesia pada awal kemerdekaan
menyebabkan....
a. Pemerintahan Indonesia menerapkan sistem ekonomi campuran
b. Kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia menjadi terhambat
c. Kehidupan rakyat Indonesia bergantung dari bantuan ekonomi Belanda
d. Rakyat Indonesia harus mengikuti segala kebijakan ekonomi yang diterapkan Belanda
e. Pemerintah Indonesia memberlakukan mata uang Belanda untuk memudahkan transaksi
2. Perhatikan keterangan berikut!
1) Mata uang rupiah tidak berlaku.
2) Inflasi yang tidak terkendali (hiperinflasi).
3) Aktivitas impor yang lebih besar daripada ekspor.
4) Blokade ekonomi yang dilakukan Belanda.
5) Kekosongan kas negara.
Beberapa peristiwa yang mengguncangkan perekonomian Indonesia pada awal kemerdekaan
ditunjukkan oleh angka....
a. 1), 2), dan 3)
b. 1), 3), dan 4)
c. 2), 3), dan 4)
d. 2), 4), dan 5)
e. 3), 4), dan 5)
3. Kebijakan panglima AFNEI yang memberlakukan mata uang NICA di wilayah indonesia yang di
kuasai sekutu menyebabkan....
a. NICA mampu mendikte seluruh aktivitas ekonomi di indonesia
b. Peredaran mata uang asing di Indonesia semakin tidak terkendali
c. Indonesia kesulitan untuk melepaskan diri dari blokade ekonomi Belanda
d. Mata uang warisan pemerintah jepang tidak berlaku sebagai alat pembayaran
e. Aktivitas ekonomi indonesia harus bergantung pada kebijakan panglima AFNEI
4. Bank Negara Indonesia (BNI) didirikan pemerintah Indonesia pada 1 November 1946. BNI memiliki
tugas....
a. Mencari solusi atas blokade ekonomi Belanda yang di berlakukan terhadap bangsa Indonesia
b. Merumuskan berbagai kebijakan yang terkait dengan perekonomian Indonesia
c. Memberikan izin terhadap aktivitas ekspor bagi perusahaan swasta
d. Menjalankan fungsi bank sentral sebelum berdirinya Bank Indonesia
e. Mengatur nilai tukar ORI terhadap valuta asing yang ada di Indonesia
5. Tokoh-tokoh yang memimpin Banking and trading corporation (BTC) ditunjukkan oleh pilihan....
a . - S u t a n S j a h r i r
- Syafruddin Prawiranegara
b . - J o h n L i e
- C h r i s T a m p e n a w a s
c . - Sumitro Djojohadikusumo
- O n g E n g D i e
d . - O P . . K o e sn o
- I b r a h i m S a l e h
e . - I . J . K a s i n o
- B . R M o t i k

6. Aktivitas ekspor Indonesia pada masa Demokrasi Liberal masih di bawah standar internasional,
Pernyataan ini dibuktikan dengan....
a. Negara tujuan eskpor masih dalam lingkup wilayah Asia Tenggara
b. Indonesia masih menggunakan mata uang Belanda dalam kegiatan ekspor
c. Kegiatan ekspor Indonesia masih dilakukan melalui pelabuhan Singapura
d. Kegiatan ekspor yang masih bergantung pada beberapa jenis hasil perkebunan
e. Kegiatan ekspor masih dilakukan secara sembunyi-sembunyi agar tidak diketahui Belanda
7. Perhatikan tabel berikut!
N o X
1 ) Pengedaran mata uang asing yang tidak dapat dikendalika n
2 ) Sistem ekonomi kolonial yang masih mengakar kuat
3 ) Banyaknya perusahaan asing yang beroperasi di Indonesi a
No Y
1 ) Aktivitas impor yang lebih besar daripada ekspor.
2 ) S i s t e m b i r ok r a s i k ol o n i a l ya n g m e n gh a m b a t a k t i v i t as p e r da ga n ga n
3 ) Aktivitas perekonomian yan g didominasi pedagang Tiongho a
Hambatan yang ditemui pemerintah Indonesia dalam mengembangkan sistem ekonomi nasional pada
masa Demokrasi Liberal ditunjukkan oleh kombinasi....
a. X1), X2), danY1)
b. X1), X3), dan Y2)
c. X1), X2), dan Y3)
d. X2), X3), dan Y2)
e. X2), X3), dan Y3)
8. Seluruh usulan Indonesia dalam perundingan Finek pada 7 Januari 1956 ditolak Belanda. Kondisi
tersebut menyebabkan....
a. Indonesia belum berhasil keluar dari krisis ekonomi berkepanjanganb\
b. Soemitro Djojohadikusmo mencetuskan program ekonomi Gerakan Benteng
c. Pemerintah Indonesia secara sepihak membubarkan Uni Indonesia-Belanda
d. Pemerintah Indonesia menasionalisasi seluruh perusahaan Belanda di Indonesia
e. PBB mengadakan perundingan ulang untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi Indonesia-
Belanda
9. Perhatikan keterangan berikut!
1) Dicetuskan oleh Soemitro Djojohadikusumo pada April 1950.
2) Inti kebijakan ini adalah memberikan bantuan kepada kalangan pengusaha pribumi agar mereka
ikut berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional.
Uraian di atas merupakan salah satu kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Liberal yaitu....
a. Repelita
b. Dana Revolusi
c. Guntin Syarifuddin
d. Gerakan Benteng
e. Sistem ekonomi Ali-Baba
10. Kebijakan pemeritah Indonesia yang menasionalisasi perusahaan milik Belanda pada 1957
dilatarbelakangi oleh....
a. Belanda dianggap ingkar janji karena tidak menyerahkan kembali Irian Barat kepada
Indonesia
b. Belanda tidak bersedia memberikan bantuan ekonomi terhadap Indonesia
c. Belanda memiliki utang yang tidak dapat dibayar kepada pemerintah Inodnesia
d. Desakan dari Presiden Soekarno untuk menerapkan sistem ekonomi nasional
e. Perusahaan Belanda di Indonesia memiliki nilai jual dan aset cukup tinggi
Penilaian Harian

1. Sejak adanya Maklumat wakil Presiden Nomor X Tahun 1945, KNIP bertugas...
f. Membantu tugas presiden dan wakil presiden
g. Menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintahan
h. Memberikan saran dan pertimbangan terkait kebijakan pemerintahan
i. Menjalankan fungsi legislatif selama DPR dan MPR belum terbentuk
j. Membentuk formatur kabinet yang bertanggung jawab kepada presiden

2. Peristiwa penting yang berpengaruh besar dalam situasi politik dan pemerintahan di
Indonesia pada 14 Januari 1946 adalah...
a. Perubahan sistem politik dari presidensial menjadi parlementer
b. Pemindahan ibu kota egara dari Jakarta menuju Yogyakarta
c. Pembentukan kabinet dengan Sutan Sjahrir sebagai perdana menteri
d. Pembentukan KNIP untuk membentuk tugas presiden dan wakil presiden
e. Permberlakuan kebijakan Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang

3. Rencana penerapan Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (RERA) pada


masa kabinet Amir Syarifuddin dilatarbelakangi oleh..
a. Pemerintah tidak sanggup lagi menyediakan anggaran bagi Angkatan Perang
b. Banyaknya aksi separatisme yang tidak mampu diatasi oleh Angkatan Perang
c. Adanya konflik internal yang terjadi dalam struktur Angkatan Perang
d. Ketidakmampuan pemerintah mengendalikan Angkatan Perang
e. Munculnya mosi untuk menyederhanakan Angkatan Perang

4. Masa Demokrasi Liberal sering diwarnai dengan pergantian kabinet, agar bertahan
lama, sebuah kabinet pada masa Demokrasi Liberal harus..
a. Mendukung UUD 1945 sebagai konstitusi negara Indonesia
b. Berasal dari partai yang sama dengan Presiden Soekarno
c. Mendapat dukungan dari mayoritas anggota parlemen
d. Melakukan koordinasi dengan presiden dan parlemen
e. Dipilh langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum

5. Perhatihan kabinet-kabinet berikut!


1) Moh. Natsir
2) Djuanda
3) Ali Sastromidjojo I
4) Burhanuddin Harahap
5) Wilopo
6) Ali Sastromidjojo II
7) Sukiman
Urutan-urutan kabinet pada masa Demokrasi Liberal ditunjukan oleh angka...
a. 1)-7)-5)-3)-4)-6)-2)
b. 3)-1)-7)-2)-4)-6)-5)
c. 5)-7)-1)-5)-3)-4)-6)
d. 7)-4)-2)-5)-3)-1)-6)
e. 2)-7)-5)-1)-3)-6)-4)
6. Pada 22 Januari 1951 Hadikusumo mengeluarkan mosi kepada kabinet Natsir.
Adanya mosi Hadikusumo berdampak pada kabinet Natsir yaitu..
a. Terjadi perebutan kursi menteri antara PNI dan Masyumi
b. PNI memutuskan menjadi bagian oposisi bagi Kabinet Natsir
c. Moh. Natsir harus memasukkan PNI dalam formatur kabinetnya
d. Moh. Natsir harus menyerahkan mandatnya kepada Presiden Soekarno
e. Moh. Natsir mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 1950

7. Perhatikan keterangan berikut!


1) Merupakan kolaborasi kabinet yang terdiri atas PNI dan Masyumi.
2) Pada periode ini, Moh. Yamin membebaskan 950 tahanan Staat van Oorlog en
Beleg (SOB) tanpa persetujuan perdana menteri dan anggota kabinet.
3) Penandatanganan perjanjian Mutual Security Act (MSA) antara Menteri Luar
Negeri, Ahmad Soebardjo dan Duta Besar Amerika Serikat, Merle Cochran
menjadi penyebab jatuhnya kabinet ini.

Keterangan diatas merupakan dinamika salah satu kabinet pada masa Demokrasi
Liberal. Kabinet yang dimaksud adalah...
a. Kabinet Sukiman
b. Kabinet Wilopo
c. Kabinet Ali Sastroamidjojo I
d. Kabinet Burhanuddin Harahap
e. Kabinet Djuanda

8. Tujuan Wilopo menerapkan prinsip zaken kabinet dalam menjalankan pemerintahan


adalah...
a. Mengakomodasi kepentingan partai politik dalam jalannya pemerintahan
b. Menghindari gesekan antara anggota kabinet dan partai oposisi
c. Mendukung seluruh kebijakan yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno
d. Menerapkan sistem Demokrasi Pancasila dalam kehidupan kabinet
e. Menyelesaikan permasalahan bangsa tanpa mengutamakan
kepentingan golongan tertentu

9. Perhatikan gambar berikut!


Keterlibatan Ali Sastroamidjojo dalam momentum di atas menandakan bahwa..
a. Konferensi Asia Afrika direncanakan oleh Ali Sastroamidjojo
b. Bangsa Indonesia ingin menerapkan politik luar negeri bebas aktif
c. Ali Sastroamidjojo menaruh perhatian besar terhadap peristiwa internasional
d. Kebijakan luar negeri pada Kabinet Ali Sastroamidjojo I dilakukan secara cermat
e. Ali Sastroamidjojo ingin menunjukkan peran aktif Indonesia dalam
kancah internasional

10. Keberhasilan kinerja Kabinet Burhanuddin Harahap yang berdampak besar bagi
kehidupan politik di Indonesia adalah..
a. Mengembalikan wilayah Irian Barat dari kekuasaan Belanda
b. Membatalkan kesepakatan dalam KMB yang merugikan bangsa Indonesia
c. Menyelenggarakan pemilu untuk memilih anggota parlemen dan
konstituante
d. Menulasi Konstituante yang bertugas merumuskan undang-undang dasar
baru
e. Membentuk Konstituante yang bertugas merumuskan undang-undang
dasar baru

11. Perhatikan tabel berikut!

Partai-partai yang tergabung dalam koalisasi Kabinet Ali Sastroamidjojo II ditunjukan


oleh kombinasi..
a. A1), A2), dan B1)
b. A1), A3), dan B2)
c. A1), A2), dan B3)
d. A2), A3), dan B2)
e. A2), A3), dan B3)

12. Keberhasilan pelaksanaan pemilu 1955 ditindalanjuti dengan..


a. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia baru
b. Pembentukan undang-undang dasar baru untuk menggantikan UUD 1945
c. Pengalihan kekuasaan pemerintahan dari perdana menteri kepada presiden
d. Pembentukan parlemen baru yang diikuti dengan pembentukan
Konstituante
e. Penyerahan mandat kembali Kabinet Burhanuddin Harahap kepada presiden

13. Perdebatan berlarut-larut yang terjadi dalam sidang Konstituante saat menyusun
undang-undang dasar disebabkan oleh...
a. Keanekaragaman asal daerah anggota Konstituante
b. Anggota Konstituante berasal dari berbagai partai
c. Penerapan dasar negara yang selalu mengalami kegagalan
d. Anggota Konstituante yang didominasi unsur PNI dan Masyumi
e. Golongan Islam menghendaki Piagam Jakarta dimasukkan
undang-undang dasar

14. Perhatikan urairan berikut!

Menurut Moh. Hatta, sistem multipartai bertujuan memudahkan dalam


mengukur kekuatan perjuangan dan memudahkan dalam meminta
pertanggungjawaban kepada pemimpin-pemimpin barisan perjuangan.
Kenyataannya, partai-partai tersebut cenderung memperjungan kepentingan
golongan dibandingkan kepentingan nasional.

Kesimpulan yang dapat dipetik dari urairan di atas adalah...


a. Pemikiran politik Moh. Hatta berbeda dengan Soekarno
b. Sistem multipartai dapat menghindarkan Indonesia dari perpecahan
c. Kekuatan perjuangan bangsa Indonesia dapat diakomodasi dalam
sistem multiparai
d. Kepentingan golongan dari setiap partai dapat mengganggu sistem
demokrasi
e. Sistem multipartai yang diterapkan pada masa Demokrasi Liberal
mengalami kegagalan

15. Konstituante berusaha mengakomodasi kepentingan dari semua golongan.


Keberadaan18 kursi golongan Tionghoa, 12 kursi golongan Eropa, dan 6 kursi
golongan Arab dalam Konstituante menandakan bahwa...
a. Pembagian kursi dalam Konstituante dilakukan secara proporsional
b. Etnik Tionghoa, Eropa, dan Arab memiliki peran penting dalam Konstituante
c. Konstituante memiliki perwakilan dari golongan minoritas yang mewakili
setiap etnik
d. Konstituante merupakan lembaga yang bersifat plural dan majemuk
e. Pemilihan anggota Konstituante dilakukan di seluruh wilayah Indonesia

16. Keterangan yang menggambarkan kondisi ekonomi bangsa Indonesia pada awal
kemerdekaaan adalah...
a. Kondisi perekonomian dan keuangan bangsa Indonesia masih kacau
b. Terjadi surplus ekonomi akibat terhentinya blokade ekonomi yang dilakukan
Jepang
c. PBB memperhatikan ekonomi bangsa Indonesia dengan memberikan bantuan
modal
d. Bangsa Indonesia mampu melepaskan diri dari sistem ekonomi Jepang yang
cukup mengikat
e. Pemerintah mampu menciptakan sistem ekonomi nasional untuk mengganti
sistem ekonomi kolonial

17. Perhatikan faktor-faktor berikut!


1) Kedudukan mata uang rupiah yang lebih rendah daripada mata uang Jepang.
2) Warisan perekonomian dari Jepang.
3) Kondisi keamanan dalam negeri yang tidak stabil akibat sering terjadi pergantian
kabinet.
4) Belanda masih memprovokasi rakyat sehingga menghambat pelaksanaan
pemerintahan di Indonesia.
5) Bangsa Indonesia belum memiliki komoditas ekspor yang mampu menstabilkan
ekonomi.
Faktor penyebab buruknya kindisi ekonomi dan keuangan Indonesia pada awal
kemerdekaan ditunjukkan oleh angka...
a. 1), 2), dan 3)
b. 1), 3), dan 4)
c. 2), 3), dan 4)
d. 2), 4), dan 5)
e. 3), 4), dan 5)

18. Pada awal kemerdekaan Indonesia belum memiliki mata uang sendiri. Langkah yang
dilakukan pemerintah adalah...
a. Meminta masyarakat agar tetap menggunakan sistem ekonomi barter
dalam transaksi ekonomi
b. Menerapkan mata uang Belanda sebagai mata uang sementara sebelum
terbit mata uang rupiah
c. Menasionalisasi De Javasche Bank agar dapat mencetak mata uang rupiah
d. Mendukung langkah NICA untuk menerapkan mata uangnya di Indonesia
e. Memperbolehkan peredaran mata uang Jepang

19. Perhatikan keterangan berikut!


1) Dibentuk pada 1 November 1946.
2) Bertugas mengatur nilai Oeang Republik Indonesia (ORI) terhadap valuta asing.
3) Dipimpin oleh Margono Djojohardikusumo.
Keterangan di atas terkait dengan salah satu bank yang dibentuk pada awal
kemerdekaan Indonesia yaitu...
a. De Javasche Bank
b. Bank Rakyat Indonesia
c. Yayasan Pusat Bank
d. Bank Negara Indonesia
e. Shomin Ginko

20. Salah satu upaya menembus blokade ekomoni Belanda dilakukan melalui pengiriman
bantuan beras ke India. Dampak kebijakan tersebut adalah...
a. Indonesia dan India menjadi negara yang menerima banyak bantuan
dari PBB
b. India turut aktif mempejuangkan kepentingan Indonesia
dalam forum internasional
c. Banyak negara Asia mengakui kedaulatan Indonesia secara de jure
d. Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB
e. Belanda mendapat kecaman dari dunia internasional

21. Indonesia office (Indof) adalah perwakilan resmi Indonesia di Singapura yang
didirikan pada 1947. Tokoh-tokoh yang terlibat dalam (indof) ditunjukkan oleh
pilihan...
a. -Margono Djojohadikusumo
-Sutan Sjahrir
-Abdulkadir
b. -Sutan Sjahrir
-Sumitro Djojohadikusumo
-Ong Eng Die
c. -K.L Punjabi
-Ali Jayengprawiro
-John Lie
d. -Oetojo Ramelan
-Soerjono Daroesmen
-Zairin Zain
e. -O.P. Koesno
-Ibrahim Saleh
-Chris Tampenawas

22. Pelaksanaan Konferensi Meja Bundar (KMB) berdampak bagi perekonomian


Indoneisa Karena...
a. Salah satu hasil KMB mengharuskan Indonesia harus menanggung
seluruh utang sejak masa Hindia Belanda
b. Dalam KMB, Indonesia dan Belanda sepakat menerapkan sistem
ekonomi Belanda di Indonesia
c. Sitem ekonomi yang disepakati dalam KMB ternyata tidak cocok
diterapkan di Indonesia
d. Pasca-pelaksanaan KMB, Indonesia kembali memberlakukan
mata uang Belanda
e. Indonesia harus menganggung biaya pengiriman delegasi yang
cukup besar

23. Perhatikan tabel berikut!

Jawaban yang tepat untuk mengisi tokoh pada kotak X adalah...


f. Djuanda
g. Moh. Hatta
h. Muh. Yamin
i. Iskaq Tjokroadisurjo
j. Ali sastroamidjojo

24. Soemitro Djojohadikusumo berpendapat bahwa untuk mencapai sistem ekonomi baru
perlu dilakukan strategi untuk mengubah struktur dari ekonomi kolonial menuju
ekonomi nasional. Dari pendapat terebut dapat disimpulkan bahwa...
a. Sistem ekonomi kolonial sudah tidak tepat bagi diterapkan
di Indonesia
b. Sistem ekonomi nasional belum mampu menggantikan sistem
ekonomi kolonial
c. Soemitro Djojohadikusumo berusaha mencari sistem ekonomi
yang cocok bagi Indonesia
d. Diperlukan sistem ekonomi yang tepat agar kehidupan rakyat
Indonesia semakin meningkat
e. Soemitro djojohadikusumo merupakan sosok yang nasionalis
karena berusaha menerapkan sistem ekonomi nasional

25. Perhatikan tabel berikut!

Keterangan yang terkait dengan sistem ekonomi Gerakan Benteng ditunjukkan oleh
kombinasi..
a. X1), X2), dan Y1)
b. X1), X3), dan Y2)
c. X1), X2), dan Y3)
d. X2), X3), dannY2)
e. X2), X3), dan Y3)
Penilaian Tengah Semester 1

1. Pemberontakan PKI di Madiun 1948 diawali dengan pembentukan Front Nasional.


Pembentukan Front Nasional bertujuan untuk ....
a. Merekrut para tentara yang tersingkir oleh kebujakan Moh.Hatta
b. Menolak segala perundingan antara pemerintah Indonesia dan Belanda
c. Membentuk partai oposisi bersama Front Demokrasi Rakyat
d. Mengajak rakyat Madiun untuk mendukung Soekarno-Hatta
e. Mengganti dasar negara Pancasila dengan komunisme

2. Pemberontakan DI/TII berkembang di berbagai daerah Indonesia. Gerakan DI/TII di


Jawa Tengah dianggap memiliki kekuatan yang cukup besar karena ….
a. Pemimpin gerakan DI/TII Jawa Tengah menguasai seluruh aparat
pemerintahan
b. DI/TII berkembang di tiga wilayah, yaitu Ambarawa, Salatiga, dan
Pekalongan
c. Pasukan TNI meninggalkan kantong-kantong gerilya di wilayah Jawa Tengah
d. DI/TII Jawa Tengah didukung oleh kekuatan militer yaitu Batalion 426
e. Gerakan DI/TII di Jawa Tengah didukung oleh seluruh rakyat

3. Perhatikan tokoh-tokoh berikut!


1) Sarbini
2) M.Bachrun
3) Ahmad Yani
4) Gatot Subroto
5) Sungkono

Operasi militer Gerakan Benteng Nasional untuk menumpas gerakan DI/TII dipimpin
oleh tokoh yang ditunjukkan oleh angka ….
a. 1), 2), dan 3)
b. 1), 2), dan 4)
c. 1), 3), dan 4)
d. 2), 3), dan 5)
e. 3), 4), dan 5)

4. Peristiwa G30S/PKI 1965 diawali oleh ketegangan antara PKI dan Angkatan Darat.
Salah satu peristiwa yang melatarbelakangi ketegangan kedua kubu tersebut adalah
….
a. PKI berhasil menanamkan pengaruhnya di pasukan pengawal presiden
b. Angkatan Darat menganggap PKI sebagai partai pendukung pemerintah
c. Angkatan Darat menolak usulan pembentukan angkatan kelima oleh PKI
d. PKI meminta pertanggungjawaban Angkatan Darat terkait dokumen Gilchrist
e. PKI melancarkan aksi sepihak dengan menyerobot tanah milik kelompok elite
tradisional di berbagai daerah

5. Salah satu teori mengenai peristiwa G30S/PKI 1965 menyebutkan keterlibatan Inggris
dan Amerika Serikat. Latar belakang keterlibatan kedua negara dalam teori tersebut
adalah ….
a. PKI dan Angkatan Darat mengalami konflik sejak masa Demokrasi Terpimpin
b. PKI dianggap sebagai partai pendukung utama pemerintahan rezim Soekarno
c. Presiden Soekarno dianggap menghalangi kepentingan Inggris di Malaysia
d. Oknum TNI dianggap membantu PKI untuk melancarkan pemberontakan
e. CIA bekerja sama dengan PKI untuk menyingkirkan Angkatan darat

6. Pemberontakan APRA berkaitan erat dengan pembentukan APRIS. Kebijakan yang


kemudian mendorong pembentukan APRA adalah ….
a. Penetapan APRIS sebagai angkatan perang nasional
b. Penempatan TNI sebagai unsur utama dalam APRIS
c. Pemerintah RIS ingin mempertahankan bentuk federal
d. Perkembangan kepercayaan rakyat terhadap mitos Ratu Adil
e. Pembentukan tentara di negara federal disetujui pemerintah RIS

7. Perhatikan gambar berikut!

Tuntutan yang diajukan oleh pasukan pada gambar di atas adalah ….


a. Diakui sebagai tentara negara Pasundan
b. Ditetapkan sebagai kekuatan utama APRIS
c. Dibatalkannya pembubaran negara Pasundan
d. Dibatalkannya pembentukan angkatan perang nasional
e. Diberi kepercayaan untuk mengamankan Konferensi Inter-Indonesia

8. Pada tanggal 5 April 1950 pemerintah mengirimkan pasukan TNI ke Makassar


dengan tujuan ….
a. Membentuk pasukan bebas di bawah pimpinan Kapten Andi Aziz
b. Menyingkirkan anggota KNIL yang berada di Makassar
c. Meredakan ketegangan akibat banyaknya demonstrasi
d. Membantu tugas KNIL dan Kapten Andi Aziz
e. Menguasai wilayah Sulawesi Selatan

9. Republik Maluku Selatan (RMS) merupakan pemberontakan yang dipimpin oleh


Christian Robert Steven Soumokil. Pemberontakan tersebut dilatarbelakangi oleh ….
a. Penolakan Negara Indonesia Timur untuk bergabung menjadi bagian NKRI
b. Pembentukan Gubernur Sembilang Serangkai yang beranggotakan pasukan
KNIL
c. Penolakan terhadap pembentukan APRIS
d. Penyatuan KNIL dan TNI menjadi APRIS
e. Pemecatan Christian Robert Steven Soumokil dari jabatan jaksa agung
Negara Indonesia Timur

10. Perhatikan keterangan-keterangan berikut!


1) Pemberontakan dilakukan dengan mengultimatum PKI agar membubarkan diri
2) Dilatarbelakangi adanya kecemburuan pemerintah di daerah terhadap
pemerintah pusat
3) Penumpasan pemberontakan dipimpin oleh KSAD Mayor Jenderal Ahmad
Yani
4) Didukung oleh tokoh-tokoh sipil seperti Syarifuddin Prawiranegara
5) Dideklarasikan pada 15 Februari 1958 oleh Letkol Ahmad Husein

Keterangan yang terkait pemberontakan PRRI ditunjukkan oleh angka ….


a. 1), 2), dan 3)
b. 1), 2), dan 4)
c. 1), 3), dan 4)
d. 2), 4), dan 5)
e. 3), 4), dan 5)

11. Pada 2 Maret 1957 Letkol Ventje Sumual memproklamasikan Piagam Perjuangan
Rakyat Semesta (Permesta) di Makassar. Piagam tersebut kemudian menjadi bagian
dari Gerakan Permseta yang tersebar di wilayah ….
a. Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara
b. Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara
c. Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua
d. Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan
e. Sumatra, Jawa Barat, dan Kalimantan

12. Bijeenkomst voor Federal Overleg (BFO) dibentuk Belanda untuk memecah belah
kesatuan Republik Indonesia. Dalam perkembangannya, strategi tersebut tidak
berhasil. Fakta yang menandai ketidakberhasilan strategi tersebut adalah ….
a. Pemerintah RI meminta BFO mengajukan Sultan Hamid II sebagai menteri
pertahanan
b. BFO menyatukan KNIL dan TNI dalam APRIS
c. Rakyat di negara-negara bagian menginginkan bergabung dengan RI
d. BFO meminta Belanda menanamkan pengaruhnya di negara-negara bagian
e. BFO dan pemerintah RI menyelenggarakan Konferensi Inter-Indonesia
13. Pemberontakan Permesta berhasil diredam melalui salah satu kesepakatan dengan
pemerintah Republik Indonesia pada 1966. Kesepakatan yang dicapai dalam
perundingan tersebut adalah ….
a. Pasukan Permesta akan membantu TNI menumpas gerakan komunis
b. TNI membantu pasukan Permesta menjaga keamanan di Sulawesi
c. Pemerintah meningkatkan kesejahteraan pemimpin Permesta
d. Pasukan Permesta bersedia kembali bersatu dengan NKRI
e. Pemerintah menerapkan kebijakan otonomi daerah

14. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!


1) Membentuk Kelompok The Banteng Raiders untuk menumpas Gerakan
DI/TII
2) Komandan Batalion di Solo
3) Pernah menjabat sebagai KSAD selama dua periode
4) Pada 1948 menjabat sebgai Panglima Tentara dan Teritorial Djawa

Peran A.H. Nasution dalam mempertahankan NKRI pada masa revolusi ditunjukkan
oleh angka ….
a. 1) dan 2)
b. 1) dan 3)
c. 2) dan 3)
d. 2) dan 4)
e. 3) dan 4)

15. Frans Kaiseipo merupakan salah satu tokoh yang turut berperan menjaga integrasi
NKRI. Upaya menjaga integrasi NKRI ia lakukan dengan cara ….
a. Membentuk Partai Kemerdekaan Irian Indonesia (PKII)
b. Menjadi anggota delegasi Indonesia dalam Perundingan New York
c. Menentang integrasi Papua ke dalam NIT dalam Konferensi Malino
d. Merencanakan integrasi dengan Belanda melalui Partai Indonesia Merdeka
e. Menolak integrasi Nederlands Nieuwe Guinea ke dalam wilayah RI

16. Pada September 1945 Silas Papare membentuk Komite Indonesia Merdeka (KIM).
Pembentukan komite tersebut bertujuan untuk ….
a. Menuntut integrasi Nederlands Nieuwe Guinea ke dalam wilayah RI
b. Mengatur strategi perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia
c. Merancang pemberontakan rakyat Biak melawan pemerintah kolonial Belanda
d. Memengaruhi Batalion Papua untuk memberontak terhadap Belanda
e. Mendukung integrasi Papua ke dalam RI

17. Sri Sultan Hamengku Buwono IX merupakan raja Kesultanan Yoyakarta yang
memiliki jiwa nasionalisme. Salah satu fakta yang mendukung pernyataan tersebut
adalah ….
a. Sri Sultan Hamengku Buwono IX menolak tawaran Belanda untuk menjadi
raja seluruh Jawa pasca-Agresi Militer II
b. Sri Sultan Hamengku Buwono IX menyarankan agar pusat pemerintahan RI
dipindahkan ke Yogyakarta
c. Pemerintah RI mengangkat Sri Sultan Hamengku Buwono IX sebagai menteri
pertahanan
d. Sri Sultan Hamengku Buwono menyerahkan harta senilai 13 juta gulden
untuk membantu perjuangan Indonesia
e. Pemerintah RI meminta Sri Sultan Hamengku Buwono IX untuk menjadi
panglima TKR

18. Perhatikan pernyataan berikut!


1) Memperjuangkan integrasi bangsa melalui seni
2) Lagu-lagu yang diciptakannya bernuansa perjuangan

Pernyataan di atas merupakan peranan seorang tokoh yaitu ….


a. Moh.Yamin
b. Ahmad Soebardjo
c. Ismail Marzuki
d. Chairil Anwar
e. Adam Malik

19. Ahmad Yani merupakan tokoh yang berperan dalam menumpas berbagai
pemberontakan yang mengancam integrasi bangsa Indonesia. Adapun pemberontakan
yang ditumpas oleh Ahmad Yani ditunjukkan oleh pilihan ….
a. G30S/PKI dan Andi Aziz
b. Permesta dan RMS
c. Andi Aziz dan DI/TII
d. APRA dan RMS
e. PRRI dan DI/TII
20. Slamet Riyadi merupakan tokoh integrasi yang gugur dalam pemberontakan RMS.
Nilai karakter yang dapat diteladani dari Slamet Riyadi adalah ….
a. Mengembangkan sikap jujur dalam menjalankan tugas
b. Mengutamakan sikap rela berkorban dalam perjuangan
c. Mengutamakan kerja sama dan kritis dalam perjuangan
d. Memilih jalur damai untuk menyelesaikan permasalahan
e. Memberikan bantuan pertolongan sesame teman perjuangan
21. Pada awal kemerdekaan pemerintah Indonesia pernah menerapkan sistem
pemerintahan parlementer. Indicator yang menunjukkan pelaksanaan sistem tersebut
adalah ….
a. Pembentukan kabinet dengan Sutan Sjahrir sebagai perdana menteri pada 14
November 1945
b. Perpindahan ibu kota negara RI dari Jakarta ke Yogyakarta
c. Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat pada 23 Februari 1945
d. Pengajuan Maklumat KNIP Nomor 5 tanggal 11 November 1945
e. Oenetapan fungsi KNIP sebagai lembaga legislative

22. RERA muncul sejak masa Kabinet Amir Syarifuddin dan berlanjut hingga masa
Kabinet Moh. Hatta. Pada masa Kabinet Hatta, fokus pelaksanaan kebijakan RERA
adalah ….
a. Penetapan garis koordinasi antara kementerian pertahanan dan angkatan
perang
b. Pengintegrasian angakatn peramg ke Kementerian Pembangunan dan Pemuda
c. Pengembalian anggota TKR ke desa-desa
d. Pengurangan jumlah angkatan perang
e. Penyatuan unsur KNIL dan TNI

23. Perhatikan tabel berikut!


No. X Y
1) Masyumi Murba
2) NU PNI
3) PSII PKI
Partai koalisi dalam Kabiner Ali Sastroamidjojo II ditunjukkan oleh kombinasi ….
a. X1), X2), Y1)
b. X1), X2), Y2)
c. X2), X3), Y2)
d. X2), X3), Y3)
e. X3), Y2), Y3)

24. Pada masa Kabinet Wilopo, aksi demonstarsi oleh kaum buruh dan partai oposisi
mulai berkurang. Kondisi tersebut terjadi karena ….
a. PKI, Perti, Partai Buruh, Partai Murba menjadi partai oposisi pemerintah
b. Kabinet Wilopo berhasil meyelesaikan konflik internal di lingkungan TNI
c. Kabinet Wilopo berhasil meningkatkan angka perdagangan ekspor
d. PSI dan PSII bergabung menjadi partai pendukung pemerintah
e. Kabinet Wilopo menerapkan sistem zaken kabinet

25. Jatuhnya Kabinet Ali Sastroamidjojo I berkaitan erat dengan peristiwa 27 Juni 1955.
Latar belakang peristiwa tersebut adalah ….
a. Korps perwira, kelompok Zulkifli Lubis menolak calon pimpinan TNI yang
diajukan Kabinet Ali
b. Kabinet Ali tidak mampu menyelesaikan masalah utang pemerintah dan
cadangan devisa negara
c. PNI mengeluarkan mosi agar pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah
Nomor 39 Tahun 1950
d. Muh. Yamin membebaskan 950 tahanan SOB tanpa persetujuan perdana
menteri
e. Ahmad Soebardjo menandatangani perjanjian MSA dengan Menteri Luar
Negeri Amerika Serikat, Merle Cochran

26. Pada masa Kabinet Burhanuddin Harahap PNI justru memilih sebagai partai oposisi
pemerintah. Kondisi tersebut terjadi karena ….
a. Kabinet Burhanuddin Harahap membatalkan hasil KMB
b. Iwa Kusumasumantri ditarik dari jabatannya sebagai menteri pertahanan
dalam kabinet
c. PNI merupakan partai yang meraih suara terbanyak dalam penyelenggaraan
pemilu 1955
d. A.H Nasution diangkat sebagai KSAD untuk meyelesaikan permasalahan
dalam tubuh TNI
e. Tuntutan PNI agar menunjuk sendiri orang-orang yang akan duduk dalam
kabinet tidak disetujui

27. Kabinet Sukiman dianggap telah melanggar politik luar negeri bebas aktif. Fakta
sejarah yang menunjukkan bentuk pelanggaran tersebut adalah ….
a. Penetapan PNI sebagai partai oposisi dalam Kabinet Sukiman
b. Penyempurnaan organisasi dan melakukan demobilisasi angkatan perang
c. Pengembalian Irian Barat menjadi program kerja utama Kabinet Sukiman
d. Penandatanganan MSA oleh Ahmad Soebardjo dan Merle Cochran
e. Mendukung penyelenggaran Konferensi Asia-Afrika

28. Perhatikan pernyataan berikut!


1) PKI menjadi partai oposisi karena ditolak oleh beberapa tokoh Islam
2) Krisis ekonomi karena kegiatan ekspor dan impor yang tidak terkendali
3) Muncul gerakan separatism yang mengancam integrasi bangsa Indonesia
4) Terjadi peristiwa 17 Oktober 1952 yang merupakan konflik internal dalam
TNI-AD
5) Penonaktifan DPRD yang terbentuk berdasarkan peraturan Pemerintah Nomor
39 Tahun 1950

Masalah-masalah yang terjadi pada masa Kabinet Wilopo ditunjukkan oleh angka ….
a. 1), 2), 3)
b. 1), 2), 4)
c. 2), 3), 4)
d. 2), 4), 5)
e. 3), 4), 5)

29. Kabinet Ali Sastroamidjojo I membentuk Biro Perancang Negara (BPN) untuk
merancang pembanguna jangka pendek. Akan tetapi, pembentukan lembaga tersebut
tidak berjalan efektif karena ….
a. Terjadi banyak pemberontakan di daerah
b. Inflasi yang melanda perekonomian Indonesia
c. Masa kerja kabinet yang berkuasa terlalu singkat
d. Setiap kabinet yang berkuasa terlalu fokus pada masalah Irian Barat
e. Pimpinan BPN, Djuanda diangkat sebagai perdana menteri

30. Salah satu agenda pemilu 1955 adalah pemilihan anggota Konstituante. Pemilihan
anggota Konstituante pada masa itu dibutuhkan karena ….
a. Presiden Soekarnotidak mempunyai kekuasaan pada masa Demokrasi Liberal
b. Kontitusi yang berlaku pada masa Demokrasi Liberal adalah UUDS 1950
c. Partai-partai oposisi berusaha menjatuhkan kabinet yang berkuasa
d. Sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem parlementer
e. Sistem multipartai menjadi penyebab jatuh bangunnya kabinet

31. Salah satu masalh ekonomi pada awal kemerdekaan adalah kekosongan kas negara.
Pemerintah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan cara ….
a. Membentuk BTC
b. Membentuk Persatuan Tenaga Ekonomi (PTE)
c. Melaksanakan program pinjaman nasional
d. Menerapkan sistem ekonomi Ali-Baba
e. Melaksanakan Gerakan Benteng

32. Perhatikan usaha-usaha berikut!


1) Operasi POPDA dan APWI
2) Diplomasi berasi ke India
3) Pembentukan Indof di Singapura
4) Penetapan nilai Oeang Repueblik Indonesia (ORI) terhadap valuta asing
5) Pembentuka Badan Perancang Ekonomi

Usaha pemerintah RI menembus blokade ekonomi Hindia Belanda pada awal


kemerdekaan ditunjukkan oleh angka ….
a. 1), 2), 3)
b. 1), 2), 4)
c. 2), 3), 5)
d. 2), 4), 5)
e. 3), 4), 5)

33. Pada dekade 1950-an pemerintah RI dihadapkan pada beberapa masalah ekonomi.
Salah satunya adalah sistem ekonomi kolonial yang mengakar kuat yang ditandai
dengan ….
a. Banyaknya perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia
b. Kekosongan kas negara dan blokade ekonomi oleh Hindia
c. Banyaknya mata uang Jepang yang beredar dalam masyarakat
d. Aktivitas ekonomi dikuasai oleh kaum pribumi kelas menengah
e. Investor asing tidak tertarik untuk menanamkan modal di Indonesia

34. Soemitro Djojohadikusumo pernah merumuskan sistem ekonomi nasional pada masa
Demokrasi Liberal. Rumusan dari sistem tersebut diimplementasikan melalui
kebijakan yang bertujuan untuk ….
a. Menciptakan kerja sama antara pengusaha pengusaha pribumi dan pengusaha
nonpribumi
b. Membangun perekonomian nasional yang dirancang oleh BPN
c. Mengatur nilai tukar uang asing terhadap ORI
d. Memberi lisensi mpor kepada orang-orang yang memiliki kewiraswastaan
tinggi
e. Membangun kewirausahaan pribumi agar mampu membentengi perekonomia
negara Indonesia

35. Selain Gerakan Benteng, pemerintah juga mendukung gerakan Asaat sebagai program
ekonomi nasional. Program ini mendapat dukungan dari pemerintah dalam bentuk ….
a. Pembentukan tim pelaksana gerakan Asaat
b. Pemberian lisensi khusus pada pengusaha pribumi
c. Pembebasan pajak kepada para pengusaha pribumi
d. Pembangunan kantor perlindungan pedangang pribumi
e. Pemberian jaminan ketenagakerjaan kepada pegawai negeri