Anda di halaman 1dari 21

Penilaian Bandara

Udara
Penilaian Bisnis
Skema Usaha Bandara Udara

 Legalitas
 UU no 1 tahun 2009
 Peraturan Presiden no 68 tahun 2013
 Peraturan Menteri Perhubungan no 68 tahun 2013
 Peraturan Menteri Perhubungan no 43 tahun 2015
Airport Business Scheme

Pemerintah RI qq Otoritas Badan Usaha


Kementrian Bandara Kebandaraan
Perhubungan RI
Dirjen Perhubungan Air Trafic Aeronautic
Udara Control al
qq Otoritas Bandara
Air
Badan Usaha Non-Aero
Navigation
Kebandaran Udara

Keterangan :
Konsesi merupakan besaran setoran badan usaha pelabuhan udara -% dari laba bersih
(ditetapkan oleh Menteri Perhubungan)
Runway : 2.620 Apron : 29.032 Terminal : 6.708
x45 m2 m2
Commercial Area
Pendapatan Jasa Bandara

 Pendapatan aeronautical
1. Landing charges
2. Aircraft parking fees
3. Hangar charges
4. Passenger bridge charges
5. Passenger service charge
6. Check-in counter revenue
7. Baggage handling systems
8. Cargo
Pendapatan Jasa Bandara

 Pendapatan non-aeronautical
1. Fuel commission
2. Passenger service space rent
3. Share in retail revenue
4. Commercial rental revenue
5. Car park revenue
6. Ground handling charges
7. Advertising revenue
8. Income from tenants
9. Airport entry pass for labor
10. Space rent for cargo
Biaya dan Beban Bandara

 Biaya operasi
1. Employee expenses
2. Utilities expenses
3. Repairs & maintenance expenses
4. General & Administration expenses
5. Cleaning expenses
6. Insurance expenses
7. Marketing and entertainment expenses
8. Passenger service expenses
9. Land & Building tax
10. Concession fees
Asumsi Pokok

 Jumlah pergerakan pesawat dan penumpang


 Pertumbuhan trafik pesawat dan penumpang
 Domestik dan internasional
 Kategori tipe pesawat, contoh
1. Aircraft Type 1 (70-80 Tons MTOW)
2. Aircraft Type 2 (80-90 Tons MTOW)
3. Aircraft Type 3 (90-100 Tons MTOW)
4. Aircraft Type 4 (380-390 Tons MTOW)
*MTOW = maximum take-off weight
Minimum panjang landasan untuk aircraft 380-390 Tons
MTOW adalah 3.000 meter
Perhitungan

 Aeronautical

1. Landing charges, parking fee, Hangar charge


a) Domestik dan internasional
b) Charges per aircraft type
c) Kenaikan harga
2. Passenger bridge charges
a) Domestik dan internasional
b) Per aircraft
c) Kenaikan harga
Perhitungan

 Aeronautical

3. Check-in counter revenue


a) Domestik dan internasional (Rp dan US$)
b) Kenaikan harga

4. Passenger service charge


a) Domestik dan internasional (Rp dan US$) per
kedatangan
b) Kenaikan harga
Perhitungan

 Aeronautical

5. Baggage handling charges


a) Domestik dan internasional (Rp dan US$)
b) Kenaikan harga

6. Cargo
a) Volume (ton)
b) Domestik dan internasional
c) Tarif/kg dan kenaikan tarif
Perhitungan

 Non - aeronautical
1. Passenger service space rent
a) Luas area (7% of passenger terminal)
b) Tarif dan kenaikan tarif
2. Fuel commission
a) Charge per litre
b) Kenaikan tarif
Perhitungan

 Non - aeronautical
3. Share in retail revenue
4. Commercial rental revenue
5. Car park revenue
6. Ground handling charges
a) Domestik dan internasional (Rp/US$) per
aircraft movement
b) Kenaikan harga
7. Advertising revenue
8. Income from tenants
9. Airport entry pass for labor
10. Space rent for cargo
Data Beta

Levered Tarif Nilai Pasar Jumlah Harga


Nama Perusahaan
Beta Pajak Hutang (000.00) Saham Saham

1. Airports of Thailand PLC 1,01 20,00% 23.510.701 14.285.700.000 68,0


2. Auckland International Airport Limited 1,37 28,00% 2.074.600 1.192.614.174 5,9
3. Beijing Capital International Airport Company 0,67 25,00% 9.480.000 4.330.890.000 11,8
4. Copenhagen Airports 0,253 25,00% 11.483.900 7.848.070 5.670,0
5. Malaysia Airports Holdings Bhd 0,943 24,00% 5.933.814 2.000.000.001 8,8
6. Sydney Airport Limited 0,616 30,00% 8.614.400 2.249.900.000 7,1
7. Flughafen Zürich AG 0,556 25,00% 1.078.327 30.701.875 222,9
Rata-Rata 62.175.742
Data Multiple
MVIC/BVIC
Perusahaan Pembanding
Data
1. Airports of Thailand PLC 6,41
2. Auckland International Airport Limited 1,49
3. Beijing Capital International Airport Company 2,04
4. Copenhagen Airports 3,90
5. Malaysia Airports Holdings Bhd 1,60
6. Sydney Airport Limited 2,58
7. Flughafen Zürich AG 2,40
Minimum 1,49
Rata-Rata 2,92
Median 2,40
Maksimum 6,41
Data Risk Free Rate
Studi Kasus

 Profil Bandar Udara XXX


1. Sisi udara dibangun oleh Kemenhub (airnav, taxi
way, run way)
2. Sisi darat dibangun oleh PT Bandara Indonesia
(terminal dan area parkir)
 Panjang run way saat ini 2.500 m dan akan diperpanjang
menjadi 3.000 m di tahun 2020
 Masa konsesi tahun 2018 sampai dengan tahun 2043
 Operasi komersial Bulan Juni 2018
Studi Kasus

 Kerjasama dengan AP II
1. Biaya operasi AP II Rp 66.750 juta tahun 2018
2. Biaya rekrutmen karyawan AP II Rp 6.894 juta
3. Margin biaya operasi AP II 8% dari biaya operasi AP II
4. Performance fee AP II 4,5% dari EBITDA