Anda di halaman 1dari 14

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMK Kesehatan Bhakti Bangsa Medika


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : X Farmasi – X KPR – X Analis / Ganjil
Materi Pokok : Pengukuran
Alokasi Waktu : 6 JP

A. Kompetensi Inti
KI. 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI. 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama,
toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
KI. 3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerap-kan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
KI. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan
kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.1 Menerapkan prinsip-  Menerapkan pengukuran besaran sesuai dengan
prinsip pengukuran karakteristik permasalahan yang akan diselesaikan
besaran fisis, angka  Menerapkan aturan angka penting sesuai dengan
penting dan notasi karakteristik permasalahan yang akan diselesaikan
ilmiah pada bidang  Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan
teknologi dan rekayasa notasi ilmiah
 Mendemonstrasikan alat ukur panjang, massa dan waktu
4.1 Melakukan pengukuran  Melakukan pengukuran besaran fisis dengan
besaran fisis dengan menggunakan peralatan dan teknik yang tepat serta
menggunakan peralatan mengikuti aturan angka penting
dan teknik yang tepat  Mendemonstrasikan alat ukur panjang, massa dan
serta mengikuti aturan waktu
angka penting

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran Discovery Learning dengan sintaks simulasi, problem steatmen
dengan diskusi dan penugasan peserta didik secara kritis dan kreatif dapat mencapai
kompetensi pengetahuan terkait menerapkan pengukuran besaran, menerapkan aturan agka
penting, menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan notasi ilmiah, dan
mendemontrasikan alat ukur panjang, massa, dan waktu.
D. Materi Pembelajaran
Fakta : Pengukuran
Konsep : 1. Ketelitian (akurasi) dan ketepatan (presisi)
2. Penggunaan Alat Ukur
3. Kesalahan pengukuran
4. Penggunaan Angka Penting
Prosedur : Percobaan Pengukuran

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific Approach
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

F. Media Pembelajaran
Media :
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 Lembar penilaian
 LCD Proyektor
Alat/Bahan :
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Laptop & infocus

G. Sumber Belajar
 Buku Fisika Siswa Kelas X, Kemendikbud, Tahun 2016
 Buku refensi yang relevan,
 Lingkungan setempat

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan I ( 2 x 45 menit)
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan  Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam 15 menit
dilanjutkan dengan berdo’a, kemudian memeriksa presensi
peserta didik.
 Guru mengkondisikan (memberi motivasi) peserta didik agar
siap untuk memulai pembelajaran.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini sekaligus
menginformasikan sistem evaluasi yang akan dilakukan pada
pembelajaran ini.
 Guru memberi stimulan untuk merangsang
anak mengulang kompetensi yang telah dipelajari dan
dikembangkan sebelumnya terkait dengan kompetensi yang
akan dipelajari.

Inti Mengamati: 60 menit


 Peserta didik mendapat informasi tentang besaran pokok,
besaran turunan dan satuan
 Peserta didik mendapat informasi tentang pengukuran besaran
fisis
Menanya:
a) Peserta didik mendapat tugas untuk menyatakan pengukuran
besaran fisis
Mengumpulkan Informasi:
 Peserta didik diminta menentukan besaran pokok dan turunan
 Peserta didik diminta menentukan pengukuran besaran fisis
 Peserta didik diminta menentukan notasi ilmiah suatu
pengukuran
Menalar:
a) Peserta didik mendapat tugas untuk menentukan pengukuran
panjang, massa dan waktu
Mengomunikasikan:
 Peserta didik mengkomunikasikan hasil pembacaan grafik
 Peserta didik menerima tanggapan dari peserta didik lain dan
guru.
Penutup  Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran. 15 menit
 Guru merefleksikan kegiatan yang sudah dilaksanakan.
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas
kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan II ( 2 x 45 menit)
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan  Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam 15 menit
dilanjutkan dengan berdo’a, kemudian memeriksa presensi
peserta didik.
 Guru mengkondisikan (memberi motivasi) peserta didik agar
siap untuk memulai pembelajaran.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini sekaligus
menginformasikan sistem evaluasi yang akan dilakukan pada
pembelajaran ini.
 Guru memberi stimulan untuk merangsang
anak mengulang kompetensi yang telah dipelajari dan
dikembangkan sebelumnya terkait dengan kompetensi yang
akan dipelajari.
Inti Mengamati: 60 menit
 Peserta didik mendapat informasi tentang angka penting pada
hasil pengukuran
 Peserta didik mendapat informasi tentang dimensi suatu
besaran.
Menanya:
a) Peserta didik mendapat tugas untuk menyatakan angka penting
hasil suatu pengukuran
Mengumpulkan Informasi:
 Peserta didik diminta menentukan dimensi suatu besaran
 Peserta didik diminta menentukan banyaknya angka penting
dari hasil operasi hitungan
Menalar:
a) Peserta didik mendapat tugas untuk menentukan nilai angka
penting dari hasil operasi hitungan
Mengomunikasikan:
 Peserta didik mengkomunikasikan hasil pembacaan angka
penting
 Peserta didik menerima tanggapan dari peserta didik lain dan
guru.

Penutup  Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran. 15 menit


 Guru merefleksikan kegiatan yang sudah dilaksanakan.
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas
kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan III ( 2 x 45 menit)


Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan  Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam 15 menit
dilanjutkan dengan berdo’a, kemudian memeriksa presensi
peserta didik.
 Guru mengkondisikan (memberi motivasi) peserta didik agar
siap untuk memulai pembelajaran.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini sekaligus
menginformasikan sistem evaluasi yang akan dilakukan pada
pembelajaran ini.
 Guru memberi stimulan untuk merangsang
anak mengulang kompetensi yang telah dipelajari dan
dikembangkan sebelumnya terkait dengan kompetensi yang
akan dipelajari.
Inti Mengamati: 60 menit
 Peserta didik mendapat informasi tentang besaran vektor dan
dan skalar
 Peserta didik mendapat informasi tentang resultan vektor dan
persamaannya.
Menanya:
a) Peserta didik mendapat tugas untuk menyatakan resultan vektor
Mengumpulkan Informasi:
 Peserta didik diminta menentukan resultan vektor secara grafis
dan matematis
 Peserta didik diminta menentukan besaran vektor yang
diturunkan pada sumbu x dan y
Menalar:
a) Peserta didik mendapat tugas untuk menentukan resultan vektor
secara grafis dan matematis
Mengomunikasikan:
 Peserta didik mengkomunikasikan hasil pembacaan grafik
 Peserta didik menerima tanggapan dari peserta didik lain dan
guru.
Penutup  Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran. 15 menit
 Guru merefleksikan kegiatan yang sudah dilaksanakan.
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas
kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
I. Penilaian, Remidial, Pengayaan
A. Teknik penilaian
1. Pengetahuan
1) Teknik penilaian : tes tertulis dan tes penugasan
A. Tes Tertulis
- Pilihan ganda ( terlampir )
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab
- Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti resume
catatan, PR, dll
B. Penugasan (terlampir)
Tugas Rumah
Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan
untuk mendapatkan penilaian
2) Bentuk penilaian : tugas individu dan tugas kelompok
3) Instrumen penilaian : lembar kerja diskusi ( terlampir )

2. Ketrampilan
1) Pengamatan
 Mempelajari buku teks dan sumber lain tentang materi pokok
 Menyimak diskusi dan penjelasan tentang materi pokok
2) Instrumen penilaian : lembar kerja diskusi ( terlampir )
3) Bentuk penilaian : tugas individu dan kelompok

B. Pembelajaran remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM),
maka guru bisa memberikan soal tambahan

C. Pengayaan
Bagi Peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayaan sebagai berikut:
a. Siwa yang mencapai nilai n(ketuntasan)  n  n(maksimum) diberikan materi masih
dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.
b. Siwa yang mencapai nilai n  n(maksimum) diberikan materi melebihi cakupan KD
dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

Pasuruan, 15 Juli 2019

Mengetahui
Kepala SMK Kesehatan Bhakti Bangsa Medika Guru Mata Pelajaran

dr. Moh. Nur Humaidi Zulmi Rizka Aulia Wardhani, S.Pd


NIP/NRK. NIP/NRK.

Catatan Kepala Sekolah


...........................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................
Lampiran : Materi Pengukuran

1. Besaran Pokok dan Turunan


Besaran adalah segala sesuatu yang mempunyai nilai dan dapat dinyatakan dengan angka.
2. Besaran pokok adalah besaran-besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu,
untuk digunakan sebagai dasar dalam menentukan satuan-satuan pada besaran-besaran
lain. Contoh : panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus, intensitas cahaya, dan jumlah zat.
3. Besaran turunan adalah besaran-besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok.
Contoh : luas, volume, massa jenis, gaya, usaha energi, dll.
4. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur
yang digunakan sebagai satuan. Dalam fisika dan teknik, pengukuran merupakan aktivitas
yang membandingkan kuantitas fisik dari objek dan kejadian dunia-nyata.
Terdapat 3 alat ukur panjang dalam fisika yaitu : mistar, jangka sorong dan mikrometer
sekrup dengan ketelitian masing-masing berbeda
5. Notasi Ilmiah
Penulisan hasil pengukuran benda yang sangat besar dan sangat kecil memerlukan
tempat yang lebar dan sering salah penulisannya, untuk mengatasi masalah tersebut
dapat menggunakan notasi ilmiah atau notasi baku, yang penulisannya dinyatakan
sebagai berikut :
a, ... x 10n
Keterangan :
a = bilangan desimal (1 ≤ a ≤ 9 )
n = eksponen merupakan bilangan bulat
6. Angka Penting
Adalah angka-angka yang digunakan untuk menyatakan hasil pengukuran. Angka
penting terdiri atas angka pasti dan angka taksiran. Contohnya hasil pengukuran panjang
p = 12,5 mm ( 1 dan 2 adalah angka pasti, 5 angka taksiran)
7. Besaran Vektor Adalah besaran yang ditentukan oleh nilai dan arahnya.
Contohnya : perpindahan, kecepatan, percepatan, berat benda, gaya, dll
LAMPIRAN 2
LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN
PENILAIAN PENUGASAN

Satuan pendidikan : SMK Kesehatan Bhakti Bangsa Medika


Mata pelajaran : Fisika
Kelas : X Farmasi – X KPR – X Analis

TUGAS (pertemuan 1)
1. ……………………………………………….

TUGAS (pertemuan 2)
1. …………………………

Rubrik Penilaian

No. Kriteria Skor Keterangan:


100 = sangat baik,
1 Kesesuaian dengan konsep dan prinsip 75 =baik,
2 Ketepatan memilih bahan 50 = cukup baik,
3 Kreativitas 25 = kurang baik
4 Ketepatan waktu pengumpulan tugas
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ𝑆𝑘𝑜𝑟
5 Kerapihan hasil Nilai Perolehan = 20
Jumlah skor
LAMPIRAN 3
LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN
PENILAIAN TERTULIS
(Bentuk Uraian)

Satuan Pendidikan : SMK


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X Farmasi – X KPR – X Analis

Kompetensi Dasar Indikator Soal Jenis Soal Soal


3.1. Menerapkan Menentukan Uraian 1. Jelaskan besaran pokok dan
prinsip-prinsip besaran pokok turunan ! Berikan contohnya
pengukuran besaran dan turunan minimal 5 !
fisis, angka penting
dan notasi ilmiah
pada bidang teknologi
dan rekayasa
Menentukan Uraian 2. Sebutkan dimensi dari
dimensi suatu besaran turunan berikut :
besaran gaya, usaha, daya, tekanan
dan energi

Menghitung Uraian 3. Tentukan hasil perhitungan


hasil berikut, berdasarkan aturan
perhitungan angka penting :
berdasarkan a. 2,315 kg + 5, 23 kg
aturan angka b. 10,68 m – 7,2 m
penting c. 2,35 m x 4,6 m
d. 12,100 : 4,31

Menghitung Uraian Dua gaya besarnya 10 N dan


4.
resultan dari 2 20 N membentuk sudut 60o.
besaran vektor Tentuakn besarnya resultan
kedua vektor tersebut !
Menghitung Uraian 5. Sebuah gaya F = 40 N
penguraian membentuk sudut
vektor pada 53o terhadap sumbu x.
sumbu x dan y Tentukan gaya tersebut
terhadap sumbu x dan y !
4.1. Melakukan Mendemonstra- Pengamatan Tentukan hasil pengukuran dari
pengukuran besaran sikan alat ukur 2 benda dengan jangka sorong
fisis dengan panjang dengan dari hasil pengukuran !
menggunakan jangka sorong (gambar terlampir)
peralatan dan teknik atau
yang tepat serta mikrometer
mengikuti aturan
angka penting.
Kompetensi Dasar Teknik Instrumen SkorPenilaian
Penilaian
3.1. Menerapkan prinsip- Tes Tertulis Soal tes tertulis Skor maksimal =5 x
prinsip pengukuran besaran 10 = 50
fisis, angka penting Nilai maks = 50 x 2 =
dan notasi ilmiah pada 100
bidang teknologi dan
rekayasa

4.1. Melakukan pengukuran Tes praktik/ Lembar soal Benar 1 = 50


besaran fisis dengan unjuk kerja praktik Benar 2=100
menggunakan peralatan dan
teknik yang tepat serta
mengikuti aturan angka
penting.
LAMPIRAN 4
LEMBAR KERJA
I. TUJUAN
1. Mampu menggunakan jangka sorong sebagai alat ukur dasar
2. Mampu menggunakan micrometer sekrup sebagai alat ukur dasar
3. Mengenal skala nonius jangka sorong dan micrometer sekrup
4. Mengenal batas ketelitian jangka sorong dan micrometer sekrup serta dapat
menggunakannya dalam perhitungan.

II. ALAT DAN BAHAN


1. Kelereng
2. potongan besi
3. cincin
4. peluru
5. potongan kawat
6. jangka sorong
7. mikrometer sekrup

III. TEORI RINGKAS


A. Jangka Sorong
Jangka sorong memiliki bagian utama yang disebut rahang tetap dimana terdapat skala
utama dan rahang geser dimana terdapat skala nonius atau vernier.
Nonius yang panjangnya 9 mm dibagi atas 10 skala, sehingga beda satu skala nonius dengan
satu skala utama adalah 0,1mm. Nilai 0,1mm merupakan batas ketelitian jangka sorong.

1. rahang atas untuk mengukur diameter dalam.


2. rahang bawah untuk mengukur diameter luar.
3. bagian untuk mengukur kedalaman tabung.

Gambar diatas adalah contoh hasil pengukuran dengan jangka sorong, Skala utama = 2,5
cm Skala nonius = (4 x 0,1) mm = 0,04 cm Hasil pengukuran = 2,54 cm Angka 4 nonius
segaris dengan skala utama, jadi angka inilah yang dikalikan dg batas ketelitian, kemudian
dijumlahkan hasilnya dg hasil skala utama.
B. Mikroter Sekrup
Mikrometer sekrup memiliki skala utama dan selubung luar yang memiliki skala putar
sebagai nonius. Batas ketelitian micrometer sekrup 0,01 mm.
Gambar di atas adalah contoh hasil pengukuran menggunakan micrometer sekrup, Skala utama =
6,5 mm Skala nonius = (9 x 0,01) mm = 0,09 mm Hasil pengukuran = 6,59 mm
Angka 9 pada nonius berimpit dengan garis tengah skala utama, maka angka ini dikalikan dg batas
ketelitian micrometer sekrup, kemudian ditambahkan hasilnya pada hasil skala utama.
IV. LANGKAH-LANGKAH PENGAMATAN.
A. Jangka Sorong
1. Ambilah kelereng, letakkan pada rahang bawah jangka sorong untuk diukur
diameternya. Jepit dengan hati-hati dan kunci. Amati skala utama, catat hasilnya dalam
tabel A, ulangi pengukurannya sebanyak 3 kali.

TABEL A
Nonius
No Benda Skala Utama
(x batas ketelitian)
………………………….. cm …………… x …………. mm
1. Kelereng …………………………… cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm
………………………….. cm …………… x …………. mm
2. Potongan Besi …………………………… cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm
………………………….. cm …………… x …………. mm
Cincin
…………………………… cm …………… x …………. mm
(diameter luar)
…………………………… cm …………… x …………. mm
3.
………………………….. cm …………… x …………. mm
Cincin
…………………………… cm …………… x …………. mm
(diameter luar)
…………………………… cm …………… x …………. mm
2. Amatilah nonius,cari angka yang segaris (berimpit) dg skala utama, catat dalam table
A, kalikan juga dg batas ketelitian jangka sorong. Ulangi sampai 3 kali pengukuran.
3. Ambilah potongan besi, lakukan seperti langkah 1 dan 2.
4. Ambilah cincin, ukur diameter luarnya seperti langkah 1 dan 2.
5. Sekarang lakukan pengukuran diameter dalamnya menggunakan rahang atas jangka
sorong. Letakkan cincin di luar rahang dengan benar, kunci. Amati skala utama dan
noniusnya seperti Langkah 1 dan 2.

B. Mukrometer Sekrup
1. Ambilah peluru, lalu ukur diameternya dengan micrometer sekrup. Amati skala
utamanya, catat dalam table B, ulangi pengukuran sampai 3 kali.

TABEL B.
No Benda Skala Utama Nonius
1. peluru ………………………….. mm …………… x …………. mm
…………………………… mm …………… x …………. mm
…………………………… mm …………… x …………. mm
………………………….. mm …………… x …………. mm
2. potongan kawat …………………………… mm ……………. x …………. mm
…………………………… mm ……………. x …………. mm
2. Amati skala nonius, cari angka yang berimpit dengan garis tengah skala utama, catat
hasilnya dalam table B, kalikan juga dengan batas ketelitian micrometer. Ulangi
pengukuran sebanyak 3 kali.
3. Ambil potongan kawat, lakukan pengukaran seperti langkah 1 dan 2.

V. PENGOLAHAN HASIL PENGAMATAN


1. Hitunglah nilai rata-rata pengamatan pada table A. Kemudian tentukan hasil pengukuran
jangka sorong untuk masing-masing benda, seperti contoh pada teori.
2. Hitunglah nilai rata-rata pengamatan pada table B.
Kemudian tentukan hasil pengukuran micrometer sekrup untuk masing-masing
benda,seperti contoh pada teori.
3. Menurut anda lebih teliti mana pengukuran menggunakan jangka sorong atau micrometer
sekrup?
4. Berdasarkan nilai diameter kelereng dalam percobaan anda, tentukan volume kelereng
menggunakan
Rumus volume bola, gunakan aturan sampai 3 angka penting.
LAMPIRAN 5

LEMBAR PENILAIAN KOMPETENSI KETRAMPILAN (DISKUSI)


RUBRIK PENILAIAN KOMPETENSI KETERAMPILAN

Satuan Pendidikan : SMK Kesehatan Bhakti Bangsa Medika


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X Farmasi – X KPR – X Analis
Kompetensi Dasar :
3.1.Menerapkan prinsip-prinsip pengukuran besaran fisis, ketepatan, ketelitian, dan angka
penting, serta notasi ilmiah
4.1 Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis berikut ketelitiannya dengan menggunakan
peralatan dan teknik yang tepat serta mengikuti kaidah angka penting untuk suatu
penyelidikan ilmiah

ASPEK PENILAIAN
KREATIF
KEMAMPUAN
KERJA DAN KET
NO NAMA KEAKTIFAN MENYAMPAIKAN
SAMA TANGGUNG
PENDAPAT
JAWAB
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Keterangan:
 Skor maksimal 4 x 4 = 16
Score perolehan
 Nilai = x 100
score maksimal
4 = sangat baik 1 = Tidak baik
3 = baik 2 = Kurang baik
Lampiran 6

Instrumen Penilaian Kompetensi Ketrampilan


Penilaian Unjuk Kerja (Presentasi)

Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian
keterampilan berbicara sebagai berikut:

No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25


1 Penguasaan materi
Kemampuan menjawab pertanyaan (kesesuaian
2
respon dengan pertanyaan/gambar)
3 Kemampuan mengolah kata
Kemampuan menyelesaikan masalah dan mengamati
4
gambar

Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik