Anda di halaman 1dari 79

PENGELOLAAN SAMPAH

DENGAN PENDEKATAN TEKNOLOGI


DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

KANTOR BANK SAMPAH

Dr. BAMBANG SUWERDA SST. MSi


HP. 08122756871
PROFIL :
Dr. BAMBANG SUWERDA SST MSI
1. DOSEN JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
2. DIREKTUR BANK SAMPAH GEMAH RIPAH
BADEGAN BANTUL
3. KETUA JEJARING PENGELOLA SAMPAH MANDIRI
(JPSM) KAB BANTUL DAN PROV. DIY
4. INOVATOR BANK SAMPAH INDONESIA
5. DEWAN PEMBINA ASOSIASI BANK SAMPAH
INDONESIA (ASOBSI)
6. ANGGOTA POKJA 3 DEWAN PENGARAH
PERSAMPAHAN NASIONAL KLHK RI
7. HP. 08122756871
Pengertian
 Teknologi dalam hal ini Teknologi Tepat Guna : Teknologi
yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab
permasalahan masyarakat, tidak merusak lingkungan, dapat
dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat secara mudah,
serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan
aspek lingkungan
 Pemberdayaan Masyarakat : Segala upaya fasilitasi yang
bersifat non instruktif guna meningkatkan pengetahuan dan
kemampuan masyarakat agar mempu mengidentifikasi
masalah, merencanakan dan melakukan pemecahannya
dengan memanfaatkan potensi setempat dan fasilitas yang
ada, baik dari instansi lintas sektoral maupun LSM dan tokoh
masyarakat

9/7/2019
Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan
TTG Persampahan dapat dilakukan melalui:
a.Pemetaan permasalahan sampah
b.Pengkajian masalah sampah
c. Pengembangan TTG terkait masalah sampah
d.Pemasyarakatan TTG persampahan di masyarakat, dan
e.Penerapan TTG persampahan
Dasar Dasar Pengembangan
Teknologi Tepat Guna Bidang Persampahan
1. FREEDOM IN THINKING, RESEARCH AND DEVELOPMENT
2. SYSTEMIC THINKING and IMPLEMENTING AND
INTEGRATED APPROACH
3. BELONG TO SOLUTION GROUP and AGENT OF CHANGE
4. ACADEMIC, SKILL AND PROFESSIONAL IMPROVEMENT
5. NETWORKING AND ICT BASE DEVELOPMENT
6. ENGLISH SPEAKING PROGRAM
7. LOCAL, NATIONAL AND GLOBAL- NETWORK BASED
DEVELOPMENT
8. COMMUNITY BASED THINKING AND DEVELOPMENT
(GRASS ROOT-APPROACH and HELPING PEOPLE (POOR)
9. ENVIRONMENT FRIENDLY DEVELOPMENT
10.CREATIVE PRODUCTS on APPROPRIATE TECHNOLOGY
PERMASALAHAN SAMPAH
TPA (TEMPAT
PEMROSESAN
AKHIR)
Tidak akan berubah suatu kaum,
kecuali
kaum itu sendiri
yang melakukan perubahan
KONDISI PENGELOLAAN SAMPAH
DI INDONESIA

Sumber : Kementerian Lingkungan Hidup


dan Kementerian Pekerjaan Umum
education rule

Teknologi

leadership
GOAL

Healthy & ecology EcONOMy social


Pengelolaan Sampah :
Kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan
BERKESINAMBUNGAN yang meliputi
pengurangan dan penanganan sampah
(UU No. 18 Tahun 2008 tentang
Pengelolaan Sampah)
ACUAN NORMATIF
PENGELOLAAN SAMPAH DI INDONESIA
1. UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah
2. Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 tentang
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis
Rumah Tangga
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Tahun 2010
tentang Pedoman Pengelolaan Sampah
4. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 21 Thn 2006
tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan
Persampahan
5. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2012
tentang Pedoman Pelaksanaan 3R melalui Bank Sampah
6. Peraturan Presiden No. 97 tahun 2017 tentang Strategi
dan Kebijakan Persampahan Nasional
TUJUAN
PENGELOLAAN SAMPAH
(Pasal 4 UU NO. 18 Tahun 2008)

1. Meningkatkan kesehatan masyarakat;


2. Meningkatkan kualitas lingkungan;
3. Menjadikan sampah sebagai sumber daya.
KEWAJIBAN MASYARAKAT
DALAM MENGELOLA SAMPAH
(Pasal 12 UU No.18/2008)

“Setiap orang wajib


mengurangi dan menangani sampah
dengan cara
berwawasan lingkungan.”
ARAH PENGELOLAAN SAMPAH
DI INDONESIA

SISTEM PENGURANGAN &


KUMPUL-ANGKUT-BUANG PENANGANAN SECARA
(Paradigma Lama) RAMAH LINGKUNGAN
(Paradigma Baru)

UU
NO.18
1) TPA
Mengandalkan : TH. 2008 Mengutamakan:
1) Pengurangan di Sumber
2) Pelayanan Pemerintah 2) Kemandirian masyarakat (Berbasis
3) Dampak : Masyarakat)
4) Jumlah sampah terus meningkat 3) Harapan : Sampah berkurang & TPA
5) TPA cepat penuh awet
CARA MENGURANGI SAMPAH

Menjalankan prinsip 3R:


1. REDUCE (membatasi lahirnya sampah)
2. REUSE (menggunakan kembali)
3. RECYCLE (mengolah/mendaur-ulang)
Contoh REDUCE
1. Bawa tas belanja dari rumah, BUKAN tas
plastik
2. Memakai sapu tangan, BUKAN tisu
3. Makan sampai habis, TIDAK banyak
menyisa
4. Tidak menggunakan kotak makanan dari
gabus styrofoam.
5. Tidak memakai pampers setiap hari
Contoh REUSE
(menggunakan kembali barang bekas/sampah)

 Kaleng/ember cat bekas untuk pot bunga;


 Botol minuman untuk pot bunga
 Gelas air mineral untuk pembibitan tanaman;
 Bungkus minyak goreng untuk polibag
tanaman
 Sisa sabun mandi ditempelkan pada sabun
baru
Contoh RECYCLE
(mendaur ulang)

Contoh:
•Mendaur kertas bekas menjadi kertas baru
•Membuat kerajinan dari sampah plastik, sampah
kertas, kain sisa, kulit telur.
•Mengolah styrofoam menjadi bataco dan pot
bunga
•Mengolah sampah kaca menjadi bataco & pot
•Mengolah sampah organik menjadi pupukkompos
PRODUK DAUR ULANG
CARA MENANGANI SAMPAH
meliputi 5 tahap
1. PEMILAHAN sampah sejak di sumbernya
2. PENGUMPULAN sampah sesuai jenisnya
3. PENGANGKUTAN sampah sesuai jenisnya
4. PENGOLAHAN sampah
5. PEMROSESAN AKHIR sampah residu di TPA
(Tempat Pemrosesan Akhir)
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM
PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI (PSM)

Penanganan sampah yang


direncanakan, dilaksanakan,
dikembangkan dan
dijaga kelangsungannya
oleh masyarakat/komunitas
(RT/RW/Kampung/Desa)
TUJUAN PSM
SAMPAH

PROBLEM POTENSI
(polutan) (sumberdaya)

PENYELESAIAN MASALAH SAMPAH SECARA MANDIRI,


PRODUKTIF DAN RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT

PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN PENINGKATAN PENDAPATAN


(EKOLOGI) /PENGHASILAN
(EKONOMI)

KESEHATAN &
KESEJAHTERAAN
KUNCI KEBERHASILAN PROGRAM
PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI

1. Harus direncanakan oleh masyarakat


2. Adanya peraturan lokal tentang pengelolaan sampah
3. Adanya lembaga khusus yang bertanggung jawab
dalam pengelolaan sampah
4. Tersedianya sarana prasarana yang diperlukan
5. Adanya biaya
6. Adanya dukungan dan peran aktif masyarakat
ALUR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM
PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI
SAMPAH

PILAH

SAMPAH SAMPAH SAMPAH


LAYAK KOMPOS LAYAK KREASI LAYAK BUANG
(ORGANIK) DAN LAYAK TABUNG) (RESIDU)

OLAH BANK SAMPAH ANGKUT KE TPA

KOMPOS & BIOGAS UANG BAYAR


LAYAK KREASI
ECO BRICK
(sampah plastik dimasukkan kedalam botol, dipadatkan dan direkatkan pakai lem kaca menjadi meja,
bangku, dll)
PEMANFAATAN BAN BEKAS
PEMANFAATAN KAIN SISA (PERCA)
PENGOLAHAN SAMPAH STYROFOAM MEJADI BATACO DAN POT
TTG PENGELOLAAN SAMPAH
LAYAK TABUNG
BS==BAMBANG SUWERDA==BANK SAMPAH == BAK SAMPAH
SOP MEMBANGUN BANK SAMPAH

MUSYAWARAH PENDAMPING : BANK


PEMBENTUKAN SAMPAH GEMAH RIPAH
BADEGAN BANTUL
BANK SAMPAH

TERBENTUK PENGURUS SK PENGURUS


BANK SAMPAH BANK SAMPAH

SOSIALISASI
BANK SAMPAH OLEH PENGURUS

SEMUA MASYARAKAT PAHAM MANFAAT BANK SAMPAH


PAHAMI MAKNA BANK SAMPAH

BANK SAMPAH
1. Salah satu sarana 1. Berbau
menyimpan dan mengambil
uang bagi para nasabah 2. Kotor
2. Terdapat karyawan : 3. Dibakar
Direktur, Wakil Direktur,
Teller, Customer Service, 4. Ditimbun
Satpam (tercampur)
3. Lingkungan fisik bangunan 5. Dibuang di
serta ruang kerja bersih, sembarang tempat
rapi
4. Sistem pelayanan sangat 6. Diangkut ke TPA
sederhana, dan 7. Segera
mengutamakan kepuasan dilenyapkan
pelanggan
5. Bermakna positif 8. Bermakna negatif
MEMAHAMI KONSEP DASAR
BANK SAMPAH (5M)
1. Mengurangi sampah
2. Memilah sampah
3. Memanfaatkan sampah
4.Mendaurulang sampah
5. Menabung sampah
Memahami Komponen
Bank Sampah (3P) :
1. Penabung : Semua masyarakat sebagai
penghasil sampah
2. Pengelola : Direktur, wakil direktur,
teller bank sampah
3. Pembeli sampah: Mitra Bank Sampah
Menyiapkan
Instrumen Bank Sampah
1. Buku Rekening Tabungan Sampah
2. Slip Setoran
3. Timbangan
4. Label Tabungan Sampah
5. Buku Induk Tabungan Sampah
CARA
MENABUNG SAMPAH DI BANK SAMPAH :
A. Pilah Sampah : SAMPAH LAYAK
TABUNG : Kertas,
plastik, Kaleng/botol

SAMPAH
SAMPAH RT LAYAK KOMPOS : Sisa
makanan, dedaunan

SAMPAH TIDAK
LAYAK TABUNG :
Sampah residu
B. Menabung Sampah di Bank Sampah
C. Pembeli Sampah Membeli Sampah di Bank Sampah
TTG PENGELOLAAN SAMPAH LAYAK KOMPOS
(SISA MAKANAN DAN DEDAUNAN)
PEMBUATAN INOKULEN BERBAHAN EM4
UNTUK MEMPERCEPAT PENGOMPOSAN

LARUTAN BIANG LARUTAN GULA


EM4 10%

10 CC 10 CC
( 2 sendok makan) ( 2 sendok makan)

20 Liter air
Diamkan 2 hari

INOKULEN
EM4 AKTIF
BUMBU KOMPOS
(Untuk Pengomposan Sampah Dapur)

SERBUK GERGAJI KOMPOS atau


atau TANAH SUBUR atau
SEKAM PADI PUPUK KANDANG

1 BAGIAN 1 BAGIAN

BUMBU
KOMPOS
TEKNOLOGI PENGOMPOSAN
DENGAN LUBANG TANAH
Sisi-sisi samping lubang dibuat penahan longsor
(bata/bambu)

LUBANG LUBANG
KE-1 KE-2

Cara penggunaan:
Ukuran Lubang : 1 M x 1 M x 1 M
Masukkan sampah organik yang telah dicacah
Kedalaman maksimal 1 meter,
kedalam lubang ke-1 hingga penuh (misal 2-3
Panjang & Lebar disesuaikan dengan
bulan). Setelah penuh tutup dengan tanah.
ketersediaan lahan (per lubang dapat
Kemudian gunakan lubang ke-2. Pada saat
menampung sampah organik selama
lubang ke-2 penuh, periksa lubang ke-1. Jika
2 – 3 bulan)
sudah jadi, kompos dipanen sehingga lubang
 Jarak dengan sumber air > 10 M
ke-1 dapat digunakan lagi (prinsip bergantian)
PROSEDUR PENGOMPOSAN SKALA RUMAH TANGGA
TATACARA PENGGUNAAN KOMPOSTER
• Pasang jerami/kardus diatas sarangan
• Masukkan aktivator (kompos yang sudah
jadi/tanah subur/pupuk kandang) ± 10 cm
• Masukkan sampah organik setiap kali aktivator
menghasilkan. Kalau ukurannya besar,
cacah terlebih dulu sebelum memasukkan. jerami/ilalang/kardus

• Taburkan bumbu dan atau aduk hingga sarangan


bercampur dengan sampah organik yang
dimasukkan hingga bercampur merata.
• Semprotkan inokulen cair BILA ADA.
• Apabila terlalu kering siram air, bila terlalu
basah taburkan bumbu kompos lebih Potong kecil-kecil,
banyak. aduk setiap kali
memasukkan
• Jika ada belatung taburkan bumbu kompos
lebih banyak
• Kompos yang sudah jadi dapat dipanen dari
lubang bagian samping bawah.
TTG KELOLA SAMPAH LAYAK KOMPOS
DENGAN BIOPORI
(Resapan Air dan Pembuatan Kompos)
TTG PENGOMPOSAN SKALA KELOMPOK
DENGAN BAK KOMPOS KOMUNAL

DAUN KERING

BAK KOMPOS KOMUNAL


(TERLINDUNG DARI HUJAN)
DAUN SEGAR
PENYARINGAN

CAMPUR MERATA
1:1:1
BASAHI AIR
PENUTUPAN DENGAN
PUPUK KANDANG SELIMUT BERPORI DAN
/KOMPOS/HUMUS PEMBALIKAN PER MINGGU PEWADAHAN
TTG PENGELOLAAN SAMPAH RESIDU
PEMERINTAH

1. Pampers
RUMAH TPA
2. Pembalut
TANGGA
3. Residu sampah lainnya

SWASTA
RANCANGAN SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH
DI BANK SAMPAH GEMAH RIPAH BADEGAN BANTUL

TPS
SAMPAH DI RT
TPA RESIDU
RT

ORGANIK ORGANIK PLASTIK KERTAS KALENG BUNGKUS STYRO


I II BOTOL FOIL FOAM

PLASTIK KALENG
Komposter BIOPORI KERTAS
BOTOL
KERAJINAN DUDUKAN
POT,
SOUVENIR
BANK
KOMPOS DITABUNG SAMPAH

PENGHIJAUAN

BIAYA OPERASIONAL DIJUAL KAS/PENDAPATAN

PENGELOLAAN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN


AJAKAN KELOLA SAMPAH DIBUTUHKAN KOMITMEN
DAN SINERGITAS ANTARA MASYARAKAT, PEMERINTAH,
INDUSTRI, NGO MENUJU INDONESIA BEBAS SAMPAH
2020
TAHAPAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
1. Pembentukan Lembaga/Kelompok
Pengelola Sampah dan Kepengurusan
2. Penyusunan Peraturan Pengelolaan
Sampah Tingkat Kampung/Wilayah
3. Pengadaan Sarana dan Prasarana
4. Sosialisasi, Pelatihan dan Pendampingan
5. Monitoring, Evaluasi dan Pengembangan
SEBAGAI AHLI DI BIDANG KESEHATAN
LINGKUNGAN ……BANGGALAH MENJADI
PELAKU PENGELOLA SAMPAH

"BE SOCIAL ENTREPRENUER“


Social Entrepreneur

Mengerti masalahan sosial

Kemampuan entrepreneurship

Perubahan sosial (social change)

Kesejahteraan Pendidikan Kesehatan


(welfare) (healthcare)
Mental Berwirausaha
di PERSAMPAHAN

Gigih/Pantang Berani Ambil


Menyerah Resiko Jujur

Tekun/Sungguh
Kreatif/Inovatif
- sungguh
IKHTIAR DALAM MENJALANKAN
USAHA DI PERSAMPAHAN

Berusaha

WIRASWASTA

W = f(I + M + A + N)
Idea . . . Bambang Suwerda

BANK BUKAN BAK


SAMPAH SAMPAH

Buat Konsep
Yang Matang

Mulai berdayakan masyarakat penghasil sampah, promosi/sosialisasi,


capasity building SDM, teknis pelayanan, sampai kegiatan 3R, dll
Motivation Tinggi dalam Menjalankan
Usaha di Persampahan ......

Success is 90 % motivation, 10% knowledge

KESUNGGUHAN

KESUKSESAN

KOMPETENSI KEJUJURAN
Action . . . .
• Hambatan pertama setiap orang yang akan memulai usaha, termasuk di
persampahan adalah takut gagal
• Hambatan kedua adalah gagal menghilangkan pikiran takut gagal
• Hambatan ketiga adalah gagal karena takut gagal

PADAHAL KEGAGALAN ITU ADALAH PROSES BELAJAR YANG SANGAT


BAIK
Network . . . di PERSAMPAHAN

 Konsep Sinergi, aliansi strategi


 Hampir semua usaha besar mulai dengan sinergi beberapa pihak dan
berkembang melalui konsep aliansi strategis
Penting melakukan sinergitas dengan semua pihak dalam menjalankan BANK
SAMPAH (BLHD, DLH, TPS3R, PU, LSM/NGO, Perusahaan, dll)
Optimalkan peran JPSM
Kembangkan positive thinking
Menumbuhkan Mental Wirausaha
dalam Mengelola Sampah

Melalui Proses Berkelanjutan

SUKSES
BERKELANJUTAN

Bertindak

Berlatih

Belajar

69
PEMASYARAKATAN DAN PENERAPAN
TTG BANK SAMPAH
MOTIVASI BAGI PENGELOLA BANK SAMPAH DI SUMATRA BARAT
BINTEK BANK SAMPAH DI TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN
MENGENALKAN BANK SAMPAH
SKALA INTERNASIONAL

DI POLANDIA DES 2018 DENGAN IBU MENTERI KLHK RI


DISKUSI DENGAN IBU KIRANA (DIRJEN KESMAS) DI POLANDIA :
MOMENTUM KETERLIBATAN POLTEKKES SE-INDONESIA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN
PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA
MENJADI BAGIAN YANG PALING PENTING
DALAM MEMBENAHI
TATA KELOLA PERSAMPAHAN DI INDONESIA
PELAKU PENGELOLA SAMPAH :

LAKUKANLAH 3J
JANGAN TUNDA WAKTU, JANGAN LANGSUNG
BESAR, JANGAN TUNGGU ORANG LAIN
DENGAN MEMILAH DAN MENABUNG SAMPAH,
HIDUP AKAN LEBIH BERSIH DAN HARI ESOK
AKAN LEBIH BAIK

TERIMA KASIH...
1. Iswanto, Pengelolaan 2015,Sampah Mandir Produktif di Sukunan
2. Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah
Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Tahun 2010 tentang Pedoman
Pengelolaan Sampah
4. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 21 Thn 2006 tentang Kebijakan dan
Strategi Nasional Pengembangan Persampahan
5. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2012 tentang Pedoman
Pelaksanaan 3R melalui Bank Sampah
6. Peraturan Presiden No. 97 tahun 2017 tentang Strategi dan Kebijakan
Persampahan Nasional
7. Permendagri No 10 Tahun 2010, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan
TTG
8. Suwerda, Bambang, 2012,Bank Sampah, Kajian Teori dan Penerapan
9. UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah

Anda mungkin juga menyukai