Anda di halaman 1dari 10

c 

 c    
Anak yang sehat, cerdas, berpenampilan menarik, dan berakhlak mulia merupakan
dambaan setiap orang tua.Agar dapat mencapai hal tersebut terdapat berbagai kriteria yang harus
terpenuhi dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, salah satunya adalah faktor keturunan
atau genetika. Namun, selain faktor keturunan masih terdapat faktor lain yang mempengaruhi
kualitas seorang anak.
Kualitas seorang anak dapat dinilai dari proses tumbuh kembang. Proses tumbuhkembang
merupakan hasil interaksi faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktorgenetik/keturunan adalah
faktor yang berhubungan dengan gen yang berasal dari ayah danibu, sedangkan faktor
lingkungan meliputi lingkungan biologis, fisik, psikologis, dan sosial.Pertumbuhan dan
perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini, yaitu dari 0 sampai 5 tahun.
Masa ini sering juga disebut sebagai fase Ô  Ô  
 merupakan masa yang
sangat penting untuk memperhatikan tumbuh kembang anaksecara cermat agar sedini mungkin
dapat terdeteksi apabila terjadi kelainan.Selain itu,penanganan kelainan yang sesuai pada masa

 dapat meminimalisir kelainanpertumbuhan dan perkembangan anak sehingga
kelaianan yang bersifat permanen dapatdicegah.
Pemantauan tumbuh kembang anak meliputi pemantauan dari aspek fisik, psikologi,dan
sosial.Pemantauan tersebut harus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan.Sedini
mungkin pemantauan dapat dilakukan oleh orang tua.Selain itu pemantauan jugadapat dilakukan
oleh masyarakat melalui kegiatan posyandu dan oleh guru di sekolah.Oleh karena itu,
pengetahuan tentang deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak perludimiliki oleh orang
tua, guru, dan masyarakat.

 c   c   


stilah tumbuh kembang terdiri atas dua peristiwa yang sifatnya berbeda tetapi
salingberkaitan dan sulit untuk dipisahkan, yaitu pertumbuhan dan
perkembangan.Pertumbuhan(  ^ berkaitan dengan masalah perubahan ukuran, besar, jumlah
atau dimensi padatingkat sel, organ maupun individu.Pertumbuhan bersifat kuantitatif sehingga
dapat diukurdengan satuan berat (gram, kilogram^, satuan panjang (cm, m^, umur tulang,
dankeseimbangan metabolik (retensi kalsium dan nitrogen dalam
tubuh^.Perkembangan(development^ adalah pertambahan kemampuan struktur dan fungsi tubuh
yang lebihkompleks. Perkembangan menyangkut adanya proses diferensiasi sel-sel, jaringan,
organ,dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing
dapatmemenuhi fungsinya. (Soetjiningsih, 1998; Tanuwijaya, 2003^.
Pertumbuhan mempunyai ciri-ciri khusus, yaitu perubahan ukuran, perubahanproporsi,
hilangnya ciri-ciri lama, serta munculnya ciri-ciri baru.Keunikan pertumbuhanadalah mempunyai
kecepatan yang berbeda-beda di setiap kelompok umur dan masing-masingorgan juga
mempunyai pola pertumbuhan yang berbeda.Terdapat 3 periodepertumbuhan cepat, yaitu masa
janin, masa bayi 0 ± 1 tahun, dan masa pubertas.Proses perkembangan terjadi secara simultan
dengan pertumbuhan, sehingga setiappertumbuhan disertai dengan perubahan fungsi.
Perkembangan merupakan hasil interaksikematangan susunan saraf pusat dengan organ
yang dipengaruhinya.Perkembangan faseawal meliputi beberapa aspek kemampuan fungsional,
yaitu kognitif, motorik, emosi, sosial,dan bahasa. Perkembangan pada fase awal ini akan
menentukan perkembangan faseselanjutnya. Kekurangan pada salah satu aspek perkembangan
dapat mempengaruhi aspeklainnya.
 c   c   
Tumbuh kembang anak berlangsung secara teratur, saling berkaitan,
danberkesinambungan dimulai sejak pembuahan sampai dewasa. Walaupun terdapat
variasi,namun setiap anak akan melewati suatu pola tertentu. Tanuwijaya (2003^
memaparkantentang tahapan tumbuh kembang anak yang terbagi menjadi dua, yaitu masa
pranatal danmasa postnatal.Setiap masa tersebut memiliki ciri khas dan perbedaan dalam
anatomi,fisiologi, biokimia, dan karakternya.
Masa pranatal adalah masa kehidupan janin di dalam kandungan.Masa ini dibagimenjadi
dua periode, yaitu masa embrio dan masa fetus.Masa embrio adalah masa sejakkonsepsi sampai
umur kehamilan 8 minggu, sedangkan masa fetus adalah sejak umur 9minggu sampai kelahiran.
Masa postnatal atau masa setelah lahir terdiri dari lima periode. Periode pertamaadalah
masa neonatal dimana bayi berusia 0 - 28 hari dilanjutkan masa bayi yaitu sampaiusia 2 tahun.
Masa prasekolah adalah masa anak berusia 2 ± 6 tahun.Sampai denganmasa ini, anak laki-laki
dan perempuan belum terdapat perbedaan, namun ketika masukdalam masa selanjutnya yaitu
masa sekolah atau masa pubertas, perempuan berusia 6 ± 10tahun, sedangkan laki-laki berusia 8
- 12 tahun. Anak perempuan memasuki masaadolensensi atau masa remaja lebih awal dibanding
anak laki-laki, yaitu pada usia 10 tahundan berakhir lebih cepat pada usia 18 tahun. Anak laki-
laki memulai masa pubertasa padausia 12 tahun dan berakhir pada usia 20 tahun.

     c   c  
Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.Secaragaris
besar faktor-faktor tersebut dapat dibagi menjadi 2 golongan, yaitu faktor dalam(internal^ dan
faktor luar (eksternal/lingkungan^.Pertumbuhan dan perkembanganmerupakan hasil interaksi dua
faktor tersebut.
Faktor internal terdiri dari perbedaan ras/etnik atau bangsa, keluarga, umur, jeniskelamin,
kelainan genetik, dan kelainan kromosom.Anak yang terlahir dari suatu rastertentu, misalnya ras
Eropa mempunyai ukuran tungkai yang lebih panjang daripada rasMongol.Wanita lebih cepat
dewasa dibanding laki-laki. Pada masa pubertas wanitaumumnya tumbuh lebih cepat daripada
laki-laki, kemudian setelah melewati masa pubertassebalinya laki-laki akan tumbuh lebih cepat.
Adanya suatu kelainan genetik dan kromosomdapat mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan anak, seperti yang terlihat padaanak yang menderita Sindroma Down.
Selain faktor internal, faktor eksternal/lingkungan juga mempengaruhi pertumbuhandan
perkembangan anak.Contoh faktor lingkungan yang banyak mempengaruhipertumbuhan dan
perkembangan anak adalah gizi, stimulasi, psikologis, dan sosial ekonomi.Gizi merupakan salah
satu faktor yang berpengaruh terhadap proses tumbuh kembanganak. Sebelum lahir, anak
tergantung pada zat gizi yang terdapat dalam darah ibu.Setelahlahir, anak tergantung pada
tersedianya bahan makanan dan kemampuan saluran cerna.
Hasil penelitian tentang pertumbuhan anak ndonesia (Sunawang, 2002^ menunjukkan
bahwa kegagalan pertumbuhan paling gawat terjadi pada usia 6-18 bulan. Penyebab
gagaltumbuh tersebut adalah keadaan gizi ibu selama hamil, pola makan bayi yang salah,
danpenyakit infeksi.
Perkembangan anak juga dipengaruhi oleh stimulasi dan psikologis.Rangsangan
(stimulasi^ khususnya dalam keluarga, misalnya dengan penyediaan alatmainan, sosialisasi anak,
keterlibatan ibu dan anggota keluarga lain akan mempengaruhianak dlam mencapai
perkembangan yang optimal. Seorang anak yang keberadaannya tidak dikehendaki oleh orang
tua atau yang selalu merasa tertekan akan mengalami hambatan didalam pertumbuhan dan
perkembangan.
Faktor lain yang tidak dapat dilepaskan dari pertumbuhan dan perkembangan anakadalah
faktor sosial ekonomi. Kemiskinan selalu berkaitan dengan kekurangan makanan,kesehatan
lingkungan yang jelek, serta kurangnya pengetahuan.(Tanuwijaya, 2003^.

c   c   
Pertumbuhan organ-organ tubuh mengikuti 4 pola, yaitu pola umum, neural, limfoid,serta
reproduksi.Organ-organ yang mengikuti pola umum adalah tulang panjang, ototskelet, sistem
pencernaan, pernafasan, peredaran darah, volume darah.Perkembanganotak bersama tulang-
tulang yang melindunginya, mata, dan telinga berlangsung lebih dini.Otak bayi yang baru
dilahirkan telah mempunyai berat 25% berat otak dewasa, 75% beratotak dewasa pada umur 2
tahun, dan pada umur 10 tahun telah mencapai 95% berat otakdewasa. Pertumbuhan jaringan
limfoid agak berbeda dengan dari bagian tubuh lainnya,pertumbuhan mencapai maksimum
sebelum remaja kemudian menurun hingga mencapaiukuran dewasa. Sedangkan organ-organ
reproduksi tumbuh mengikuti pola tersendiri, yaitupertumbuhan lambat pada usia pra remaja,
kemudian disusul pacu tumbuh pesat pada usiaremaja. (Tanuwijaya, 2003; Meadow & Newell,
2002; Cameron, 2002 ^.
Usia dini merupakan fase awal perkembangan anak yang akan menentukanperkembangan
pada fase selanjutnya. Perkembangan anak pada fase awal terbagi menjadi4 aspek kemampuan
fungsional, yaitu motorik kasar, motorik halus dan penglihatan,berbicara dan bahasa, serta sosial
emosi dan perilaku. Jika terjadi kekurangan pada salahsatu aspek kemampuan tersebut dapat
mempengaruhi perkembangan aspek yang lain.Kemajuan perkembangan anak mengikuti suatu
pola yang teratur dan mempunyaivariasi pola batas pencapaian dan kecepatan. Batasan usia
menunjukkan bahwa suatupatokan kemampuan harus dicapai pada usia tertentu. Batas ini
menjadi penting dalampenilaian perkembangan, apabila anak gagal mencapai dapat memberikan
petunjuk untuksegera melakukan penilaian yang lebih terperinci dan intervensi yang tepat.

 
 c   c  
Penilaian pertumbuhan dan perkembangan dapat dilakukan sedini mungkin sejakanak
dilahirkan. Deteksi dini merupakan upaya penjaringan yang dilaksanakan secarakomprehensif
untuk menemukan penyimpangan tumbuh kembang dan mengetahui sertamengenal faktor resiko
pada balita, yang disebut juga anak usia dini. Melalui deteksi dinidapat diketahui penyimpangan
tumbuh kembang anak secara dini, sehingga upayapencegahan, stimulasi, penyembuhan serta
pemulihan dapat diberikan dengan indikasi yangjelas pada masa-masa kritis proses tumbuh
kembang. Upaya-upaya tersebut diberikansesuai dengan umur perkembangan anak, dengan
demikian dapat tercapai kondisi tumbuhkembang yang optimal (Tim Dirjen Pembinaan Kesmas,
1997^.
Penilaian pertumbuhan danperkembangan meliputi dua hal pokok, yaitu penilaian
pertumbuhan fisik dan penilaianperkembangan.Masing-masing penilaian tersebut mempunyai
parameter dan alat ukurtersendiri.
Dasar utama dalam menilai pertumbuhan fisik anak adalah penilaian menggunakanalat
baku (standar^. Untuk menjamin ketepatan dan keakuratan penilaian harus dilakukandengan teliti
dan rinci.Pengukuran perlu dilakukan dalam kurun waktu tertentu untuk menilaikecepatan
pertumbuhan.
Parameter ukuran antropometrik yang dipakai dalam penilaian pertumbuhan fisikadalah
tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, lipatan kulit, lingkar lengan atas, panjanglengan,
proporsi tubuh, dan panjang tungkai. Menurut Pedoman Deteksi Dini TumbuhKembang Balita
(Tim Dirjen Pembinaan Kesmas, 1997^ dan Narendra (2003^ macam-macampenilaian
pertumbuhan fisik yang dapat digunakan adalah:
1.m Pengukuran Berat Badan (BB^, Pengukuran ini dilakukan secara teratur untuk memantau
pertumbuhan dan keadaangizi balita. Balita ditimbang setiap bulan dan dicatat dalam Kartu
Menuju Sehat Balita(KMS Balita^ sehingga dapat dilihat grafik pertumbuhannya dan
dilakukan interfensijika terjadi penyimpangan.
2.m Pengukuran Tinggi Badan (TB^, Pengukuran tinggi badan pada anak sampai usia 2 tahun
dilakukan denganberbaring., sedangkan di atas umur 2 tahun dilakukan dengan berdiri.
Hasilpengukuran setiap bulan dapat dicatat pada dalam KMS yang mempunyai
grafikpertumbuhan tinggi badan.
3.m Pengukuran Lingkar Kepala Anak (PLKA^, PLKA adalah cara yang biasa dipakai untuk
mengetahui pertumbuhan danperkembangan otak anak. Biasanya ukuran pertumbuhan
tengkorak mengikutiperkembangan otak, sehingga bila ada hambatan pada pertumbuhan
tengkorakmaka perkembangan otak anak juga terhambat. Pengukuran dilakukan
padadiameter occipitofrontal dengan mengambil rerata 3 kali pengukuran sebagai standar.
Untuk menilai perkembangan anak banyak instrumen yang dapat digunakan.Salahsatu
instrumen skrining yang dipakai secara internasional untuk menilai perkembangan anakadalah
DDST  („  „     ^.DDST  merupakan alat untukmenemukan
secara dini masalah penyimpangan perkembangan anak umur 0 s/d < 6 tahun.nstrumen ini
merupakan revisi dari DDST yang pertama kali dipublikasikan tahun 1967untuk tujuan yang
sama.
Pemeriksaan yang dihasilkan DDST  bukan merupakan pengganti evaluasidiagnostik,
namun lebih ke arah membandingkan kemampuan perkembangan seorang anakdengan anak lain
yang seumur. DDST  digunakan untuk menilai tingkat perkembangananak sesuai umurnya
pada anak yang mempunyai tanda-tanda keterlambatanperkembangan maupun anak sehat.DDST
 bukan merupakan tes  dan bukanmerupakan peramal kemampuan intelektual anak di masa
mendatang. Tes ini tidak dibuatuntuk menghasilkan diagnosis, namun lebih ke arah untuk
membandingkan kemampuanperkembangan seorang anak dengan kemampuan anak lain yang
seumur.Menurut Pedoman Pemantauan Perkembangan Denver  (Subbagian TumbuhKembang
lmu Kesehatan Anak RS Sardjito, 2004^, formulir tes DDST  berisi 125 item ygterdiri dari 4
sektor, yaitu: personal sosial, motorik halus-adaptif, bahasa, serta motorikkasar. Sektor personal
sosial meliputi komponen penilaian yang berkaitan dengankemampuan penyesuaian diri anak di
masyarakat dan kemampuan memenuhi kebutuhanpribadi anak.Sektor motorik halus-adaptif
berisi kemampuan anak dalam hal koordinasimata-tangan, memainkan dan menggunakan benda-
benda kecil serta pemecahan masalah.Sektor bahasa meliputi kemampuan mendengar, mengerti,
dan menggunakan bahasa.Sektor motorik kasar terdiri dari penilaian kemampuan duduk, jalan,
dan gerakan-gerakanumum otot besar.Selain keempat sektor tersebut, itu perilaku anak juga
dinilai secara umumuntuk memperoleh taksiran kasar bagaimana seorang anak menggunakan
kemampuannya.

 c   c   
Masalah yang sering timbul dalam pertumbuhan dan perkembangan anak
meliputigangguan pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, bahasa, emosi, dan perilaku.
1.m Gangguan Pertumbuhan Fisik
Gangguan pertumbuhan fisik meliputi gangguan pertumbuhan di atas normal
dangangguan pertumbuhan di bawah normal.Pemantauan berat badan menggunakan KMS(Kartu
Menuju Sehat^ dapat dilakukan secara mudah untuk mengetahui polapertumbuhan anak.Menurut
Soetjiningsih (2003^ bila grafik berat badan anak lebih dari120% kemungkinan anak mengalami
obesitas atau kelainan hormonal.Sedangkan,apabila grafik berat badan di bawah normal
kemungkinan anak mengalami kurang gizi,menderita penyakit kronis, atau kelainan hormonal.
Lingkar kepala juga menjadi salahsatu parameter yang penting dalam mendeteksi
gangguan pertumbuhan danperkembangan anak.Ukuran lingkar kepala menggambarkan isi
kepala termasuk otakdan cairan serebrospinal.Lingkar kepala yang lebih dari normal dapat
dijumpai padaanak yang menderita hidrosefalus, megaensefali, tumor otak ataupun hanya
merupakanvariasi normal.Sedangkan apabila lingkar kepala kurang dari normal dapat diduga
anakmenderita retardasi mental, malnutrisi kronis ataupun hanya merupakan variasi normal.
Deteksi dini gangguan penglihatan dan gangguan pendengaran juga perlu dilakukanuntuk
mengantisipasi terjadinya gangguan yang lebih berat. Jenis gangguan penglihatanyang dapat
diderita oleh anak antara lain adalah maturitas visual yang terlambat,gangguan refraksi, juling,
nistagmus, ambliopia, buta warna, dan kebutaan akibatkatarak, neuritis optik, glaukoma, dan lain
sebagainya. (Soetjiningsih, 2003^.Sedangkanketulian pada anak dapat dibedakan menjadi tuli
konduksi dan tuli sensorineural.Menurut Hendarmin (2000^, tuli pada anak dapat disebabkan
karena faktor prenatal danpostnatal. Faktor prenatal antara lain adalah genetik dan infeksi
TORCH yang terjadiselama kehamilan. Sedangkan faktor postnatal yang sering mengakibatkan
ketulianadalah infeksi bakteri atau virus yang terkait dengan otitis media.

2.m Gangguan perkembangan motorik


Perkembangan motorik yang lambat dapat disebabkan oleh beberapa hal.Salah
satupenyebab gangguan perkembangan motorik adalah kelainan tonus otot atau
penyakitneuromuskular.Anak dengan serebral palsi dapat mengalami keterbatasanperkembangan
motorik sebagai akibat spastisitas, athetosis, ataksia, atau hipotonia.
Kelainan sumsum tulang belakang seperti spina bifida juga dapat
menyebabkanketerlambatan perkembangan motorik.Penyakit neuromuscular sepeti muscular
distrofimemperlihatkan keterlambatan dalam kemampuan berjalan.Namun, tidak
selamanyagangguan perkembangan motorik selalu didasari adanya penyakit
tersebut.Faktorlingkungan serta kepribadian anak juga dapat mempengaruhi keterlambatan
dalamperkembangan motorik.Anak yang tidak mempunyai kesempatan untuk belajar
sepertisering digendong atau diletakkan di baby walker dapat mengalami keterlambatan
dalammencapai kemampuan motorik.

3.m Gangguan perkembangan bahasa


Kemampuan bahasa merupakan kombinasi seluruh system perkembangan
anak.Kemampuan berbahasa melibatkan kemapuan motorik, psikologis, emosional, danperilaku
(Widyastuti, 2008^.Gangguan perkembangan bahasa pada anak dapatdiakibatkan berbagai faktor,
yaitu adanya faktor genetik, gangguan pendengaran,intelegensia rendah, kurangnya interaksi
anak dengan lingkungan, maturasi yangterlambat, dan faktor keluarga.Selain itu, gangguan
bicara juga dapat disebabkankarena adanya kelainan fisik seperti bibir sumbing dan serebral
palsi.Gagap jugatermasuk salah satu gangguan perkembangan bahasa yang dapat disebabkan
karenaadanya tekanan dari orang tua agar anak bicara jelas (Soetjingsih, 2003^.
4.m Gangguan Emosi dan Perilaku
Selama tahap perkembangan, anak juga dapat mengalami berbagai gangguan yangterkait
dengan psikiatri.Kecemasan adalah salah satu gangguan yang muncul padaanak dan memerlukan
suatu intervensi khusus apabila mempengaruh interaksi social dan perkembangan anak.Contoh
kecemasan yang dapat dialami anak adalah fobiasekolah, kecemasan berpisah, fobia sosial, dan
kecemasan setelah mengalami trauma.
Gangguan perkembangan pervasif pada anak meliputi autisme serta gangguan
perilakudan interaksi sosial.Menurut Widyastuti (2008^ autism adalah kelainan neurobiologist
yang menunjukkan gangguan komunikasi, interaksi, dan perilaku.Autisme ditandaidengan
terhambatnya perkembangan bahasa, munculnya gerakan-gerakan aneh sepertiberputar-putar,
melompat-lompat, atau mengamuk tanpa sebab.

c  !"! c
   
Berbagai hasil penelitian mengungkapkan bahwa kurang gizi yang berlangsung sangat
cepat pada waktu pertumbuhan, membawa akibat tingkah laku yang tidak normal pada anak
tersebut.Anak menjadi tidak responsif, sulit berkomunikasi dan tidak energik.Hasil uji
kecerdasan menunjukan bahwa anak tersebut tidak saja mempunyai  yang rendah, tetapi
kemampuan belajar dan kemampuan akadeniknya juga rendah.Apabila keadaan kurang gizi
cukup berat maka efek negatif ini bisa menetap hingga dewasa.Tetapi apabila tidak berat
makafungsi kecerdasan ini dapat diperbaiki dengan bertambah baiknya keadaan gizi anak.
Pengaruh kurang gizi pada tumbuh kembang anak antara lain :
ym Pada pertumbuhan anak : berat badan tidak sesuai dengan umur, tinggi badan tidak sesuai
dengan umur, berat badan tidak sesuai dengan tinggi badan, lingkar kepala dan lingkar
lengan kecil.
ym Pada perkembangan anak : berat, besar otak tidak bertambah, tingkah laku anak tidak normal,
tingkat kecerdasan menurun.
Keadaan gizi anak sejak dalam kandungan dan masa bayi juga membawa pengaruh pada
proses tumbuh kembang. Apabila semasa dalam kandungan, si bu mengalami kurang gizi, maka
kemungkinan besar proses tumbuh kembang bayi di dalam kandungan juga terganggu, pada
masa bayi, ternyata anak yang diberi AS secara ekslusif memberikan gambaran kembang
tumbuh yang lebih optimal dibandingkandengan bayi yang tidak diberikan AS.
 c # - Perlu tambahan nutrisi dengan tujuan untuk meningkatkan status gizi para
ibu hamil dengan cara menerapkan pola makan yang baik, mengkonsumsi makanan dan buah-
buahan yang bergizi serta meminum susu khusus ibu hamil yang memiliki kandungan gizi yang
baik.
 c# - Perlu makanan pendamping AS (MPAS^ yang bermutu dan bergizi
tinggi setelah bayi diberikan AS Ekslusif selama 6 bulan.
Zat gizi yang mengandung karbohidrat/energi/kalori, protein dan zat besi memperlihatkan
pengaruh nyata pada pertumbuhan anak. Asupan makanan yang mengandung gizi seimbang pada
masa balita memberikan efek yang baik bagi proses tumbuh kembang anak.

 $%! 
& !%&
Allah Ë




berfirman :
˸Ϣϛ˵ Ω˶ Ύ˴ϟ˸ϭ΃˴ ϲ˶ϓ Ϫ˵ Ϡ͉ϟ΍ Ϣ˵ Ϝ˵ ϴ˶λϮ˵ϳ
³







 






´ [ S. an-Nisa' : 11]
Diantara tanggung jawab pertama orang tua ketika si buah hati lahir adalah memberinya
nafkah yang mencukupi kebutuhannya, mulai dari pakaian sampai makanan.Dan


,
di antara tanda kesempurnaan ciptaan Alloh


adalah diciptakannya AS bagi para wanita
(bahkan hewan mamalia betina^ yang telah melahirkan sebagai makanan bagi anaknya.
Kolostrum (AS yang keluar di awal-awal setelah melahirkan, berwarna kekuning-
kuningan^ menurut beberapa literatur merupakan ³imunisasi alami´ bagi bayi atau sebagai obat
yang mengandung zat kekebalan yang sangat berguna bagi bayi, karena dapat melindungi bayi
dari berbagai penyakit infeksi dan alergi.
Dan juga terdapat dalil-dalil dari al- ur¶an dan as-Sunnah tentang AS dan menyusui.

ym c          

Alloh Ë




berfirman :
ϰ˴Ϡϋ ˴ ϭ˴ Δ˴ ϋ ˴ Ύ˴οή͉ ϟ΍ Ϣ͉ Θ˶ ϳ˵ ˸ϥ΃˴ Ω˴ ΍˴έ΃˴ ˸ϦϤ˴ ϟ˶ Ϧ
˶ ˸ϴϠ˴ϣ˶ Ύ˴ϛ Ϧ
˶ ˸ϴϟ˴˸ϮΣ˴ Ϧ ͉ ϫ˵ Ω˴ Ύ˴ϟ˸ϭ΃˴ Ϧ
˴ ˸όο˶ ˸ήϳ˵ Ε ˵ ΍˴Ϊϟ˶΍˴Ϯ˸ϟ΍˴ϭ
έ͉ Ύ˴πΗ˵ Ύ˴ϟ Ύ˴Ϭό˴ ˸γϭ˵ Ύ͉ϟ·˶ ˲β˸ϔϧ˴ ϒ ˵ Ϡ͉Ϝ˴ Η˵ Ύ˴ϟ ϑ˶ ϭ˵ή˸όϤ˴ ˸ϟΎ˶Α Ϧ ͉ Ϭ˵ Η˵ Ϯ˴ ˸δϛ˶ ϭ˴ Ϧ͉ Ϭ˵ ϗ˵ ˸ίέ˶ Ϫ˵ ϟ˴ Ω˶ Ϯ˵ϟ˸ϮϤ˴ ˸ϟ΍
˸Ϧϋ ˴ Ύ˱ϟΎ˴μϓ˶ ΍˴Ω΍˴έ΃˴ ˸ϥΈ˶ϓ˴ Ϛ ˴ ϟ˶Ϋ˴ Ϟ˵ ˸Μϣ˶ Ι˶ έ˶ ΍˴Ϯ˸ϟ΍ ϰ˴Ϡϋ ˴ ϭ˴ ϩ˶ Ϊ˶ ϟ˴Ϯ˴ Α˶ Ϫ˵ ϟ˴ ˲ΩϮ˵ϟ˸Ϯϣ˴ Ύ˴ϟϭ˴ Ύ˴ϫΪ˶ ϟ˴Ϯ˴ Α˶ ˲ΓΪ˴ ϟ˶΍˴ϭ
Ύ˴Ϡϓ˴ ˸Ϣϛ˵ Ω˴ Ύ˴ϟ˸ϭ΃˴ ΍Ϯ˵όο˶ ˸ήΘ˴ ˸δΗ˴ ˸ϥ΃˴ ˸ϢΗ˵ ˸Ωέ˴ ΃˴ ˸ϥ·˶ϭ˴ Ύ˴ϤϬ˶ ˸ϴϠ˴ϋ
˴ Ρ ˴ Ύ˴ϨΟ ˵ Ύ˴Ϡϓ˴ έ˳ ϭ˵ Ύ˴θΗ˴ ϭ˴ Ύ˴ϤϬ˵ ˸Ϩϣ˶ ν ˳ ΍˴ήΗ˴
Ύ˴ϤΑ˶ Ϫ˴ Ϡ͉ϟ΍ ϥ͉ ΃˴ ΍Ϯ˵ϤϠ˴˸ϋ΍˴ϭ Ϫ˴ Ϡ͉ϟ΍ ΍Ϯ˵ϘΗ͉΍˴ϭ ϑ ˶ ϭ˵ή˸όϤ˴ ˸ϟΎ˶Α ˸ϢΘ˵ ˸ϴΗ˴ ΁˴ Ύ˴ϣ ˸ϢΘ˵ ˸ϤϠ͉γ ˴ ΍˴Ϋ·˶ ˸ϢϜ˵ ˸ϴϠ˴ϋ
˴ Ρ ˴ Ύ˴ϨΟ ˵
˲ήϴ˶μΑ˴ ϥ ˴ Ϯ˵ϠϤ˴ ˸όΗ˴
³Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin
menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu
dengan cara ma¶ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.
Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena
anaknya, dan warispun berkewajiban demikian.Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua
tahun^ dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas
keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu
apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah
dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.´ [ S al-Baqoroh : 233]

Lafadz ayat : [˵Ε΍˴Ϊϟ˶΍˴Ϯ˸ϟ΍˴ϭ ˴Ϧ˸όο ˶ ˸ήϳ˵ ˷Ϧϫ˵ Ω˴ Ύ˴ϟ˸ϭ΃˴'''(], bentuknya adalah khobar (pengabaran^ tapi
bermakna perintah, sebagaimana yang dikatakan oleh bnu Mandzur dalam A

  (8/125^, as-Sa¶di dalam tafsirnya (hal. 103^, dll.
Berkata al-Hafidz bnu Katsir dalam tafsirnya (1/633^ : ³ni merupakan petunjuk dari
Alloh


kepada para ibu agar mereka menyusui anak-anaknya dengan penyusuan yang
sempurna yaitu 2 tahun, maka tidak dianggap sebagai µmenyusu¶ jika lebih dari itu. Oleh karena
itu Alloh berfirman : [()*
( +(,.- /0 -132 54 678( (90(:8( 6;<( /2 ] ³
 

 


³,
dan kebanyakan para imam berpendapat bahwa persusuan tidaklah menjadikan mahrom kecuali
jika usia yang disusui masih di bawah 2 tahun, sehingga jika seorang anak menyusu sedangkan
umurnya sudah lebih dari 2 tahun maka hal itu tidak menjadikannya mahrom.´
ym c  ! %! % = % c %c!
!%c!  c  >%

 ? 

Alloh


berfirman :

ϥ
˶ ΃˴ Ϧ
˶ ˸ϴϣ˴ Ύ˴ϋ ϲ˶ϓ Ϫ˵ ϟ˵Ύ˴μϓ˶ ϭ˴ Ϧ
˳ ˸ϫϭ˴ ϰ˴Ϡϋ
˴ Ύ˱Ϩ˸ϫ˴ϭ Ϫ˵ ϣ͊ ΃˵ Ϫ˵ ˸ΘϠ˴Ϥ˴ Σ
˴ Ϫ˶ ˸ϳΪ˴ ϟ˶΍˴ϮΑ˶ ϥ
˴ Ύ˴δ˸ϧΈ˶˸ϟ΍ Ύ˴Ϩ˸ϴλ
͉ ϭ˴ ϭ˴
ή˵ ϴ˶μϤ˴ ˸ϟ΍ ϲ ͉ ϟ˴·˶ Ϛ ˴ ˸ϳΪ˴ ϟ˶΍˴Ϯϟ˶ϭ˴ ϲ˶ϟ ˸ήϜ˵ ˸η΍
³Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik^ kepada kedua orang tuanya; ibunya telah
mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, danmenyapihnya dalam dua
tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah
kembalimu.³ [ S Luqman : 14]

Ϫ˵ Ϡ˵˸ϤΣ
˴ ϭ˴ Ύ˱ϫ˸ήϛ˵ Ϫ˵ ˸Θό˴ ο
˴ ϭ˴ ϭ˴ Ύ˱ϫ˸ήϛ˵ Ϫ˵ ϣ͊ ΃˵ Ϫ˵ ˸ΘϠ˴Ϥ˴ Σ ˴ Ύ˱ϧΎ˴δ˸Σ·˶ Ϫ˶ ˸ϳΪ˴ ϟ˶΍˴ϮΑ˶ ϥ ˴ Ύ˴δ˸ϧΈ˶˸ϟ΍ Ύ˴Ϩ˸ϴλ ͉ ϭ˴ ϭ˴
ϲ˶Ϩ˸ϋί˶ ˸ϭ΃˴ Ώ ͋ έ˴ ϝ
˴ Ύ˴ϗ Δ˱ Ϩ˴ γ
˴ Ϧ ˴ ϴ˶όΑ˴ ˸έ΃˴ ώ˴ Ϡ˴Α˴ ϭ˴ ϩ˵ Ϊ͉ η
˵ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴Α˴ ΍˴Ϋ·˶ ϰ͉ΘΣ˴ ΍˱ή˸Ϭη ˴ ϥ ˴ Ϯ˵ΛΎ˴ϠΛ˴ Ϫ˵ ˵ϟΎ˴μϓ˶ ϭ˴
ϩ˵ Ύ˴ο˸ήΗ˴ Ύ˱Τϟ˶Ύ˴λ Ϟ ˴ Ϥ˴ ˸ϋ΃˴ ˸ϥ΃˴ϭ˴ ϱ ͉ Ϊ˴ ϟ˶΍˴ϭ ϰ˴Ϡϋ ˴ ϭ˴ ϲ ͉ Ϡ˴ϋ˴ Ζ ˴ ˸Ϥό˴ ˸ϧ΃˴ ϲ˶Θϟ͉΍ Ϛ˴ Θ˴ Ϥ˴ ˸όϧ˶ ή˴ Ϝ˵ ˸η΃˴ ˸ϥ΃˴
Ϧ
˴ ϴ˶ϤϠ˶˸δϤ˵ ˸ϟ΍ Ϧ
˴ ϣ˶ ϲ͋ϧ·˶ϭ˴ Ϛ ˴ ˸ϴϟ˴·˶ Ζ ˵ ˸ΒΗ˵ ϲ͋ϧ·˶ ϲ˶Θϳ͉έ͋ Ϋ˵ ϲ˶ϓ ϲ˶ϟ ˸΢Ϡ˶˸λ΃˴ϭ˴
³Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya
mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah
(pula^. Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah
dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: ³Wahai Robb-ku, tunjukilah aku
untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu
bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan
kepadaku dengan (memberi kebaikan^ kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada
Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri´.´ [ S al-Ahqof : 15]

 @
Al-Hafidz bnu Katsir berkata dalam tafsirnya (7/280^: ³Dan µAli 

 telah
berdalil dengan ayat ini bersama ayat dalam surat Luqman :

Ϧ
˶ ˸ϴϣ˴ Ύ˴ϋ ϲ˶ϓ Ϫ˵ ϟ˵Ύ˴μϓ˶ ϭ˴
³«dan menyapihnya dalam dua tahun«´ [ S luqman : 14]

Dan juga firman Alloh :


Δ˴ ϋ
˴ Ύ˴οή͉ ϟ΍ Ϣ͉ Θ˶ ϳ˵ ˸ϥ΃˴ Ω˴ ΍˴έ΃˴ ˸ϦϤ˴ ϟ˶ Ϧ
˶ ˸ϴϠ˴ϣ˶ Ύ˴ϛ Ϧ
˶ ˸ϴϟ˴˸ϮΣ
˴ Ϧ
͉ ϫ˵ Ω˴ ϻ˸ϭ΃˴ Ϧ
˴ ˸όο
˶ ˸ήϳ˵ Ε
˵ ΍˴Ϊϟ˶΍˴Ϯ˸ϟ΍˴ϭ
³Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin
menyempurnakan penyusuan´ [ S al-Baqoroh : 233]

ym
!?&  $  =! ! %%    !  %!
c
 $!
˸ϢΘ˵ ˸ϴΗ˴ ΁˴ Ύ˴ϣ ˸ϢΘ˵ ˸ϤϠ͉γ
˴ ΍˴Ϋ·˶ ˸ϢϜ˵ ˸ϴϠ˴ϋ
˴ Ρ
˴ Ύ˴ϨΟ
˵ Ύ˴Ϡϓ˴ ˸Ϣϛ˵ Ω˴ Ύ˴ϟ˸ϭ΃˴ ΍Ϯ˵όο
˶ ˸ήΘ˴ ˸δΗ˴ ˸ϥ΃˴ ˸ϢΗ˵ ˸Ωέ˴ ΃˴ ˸ϥ·˶ϭ˴
˲ήϴ˶μΑ˴ ϥ ˴ Ϯ˵ϠϤ˴ ˸όΗ˴ Ύ˴ϤΑ˶ Ϫ˴ Ϡ͉ϟ΍ ϥ
͉ ΃˴ ΍Ϯ˵ϤϠ˴˸ϋ΍˴ϭ Ϫ˴ Ϡ͉ϟ΍ ΍Ϯ˵ϘΗ͉΍˴ϭ ϑ
˶ ϭ˵ή˸όϤ˴ ˸ϟΎ˶Α
³Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila
kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan
ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.´ [ S al-Baqoroh : 233]

Ϧ
͉ ϛ˵ ˸ϥ·˶ϭ˴ Ϧ
͉ Ϭ˶ ˸ϴϠ˴ϋ
˴ ΍Ϯ˵Ϙϴ͋π ˴ Θ˵ ϟ˶ Ϧ
͉ ϫ˵ ϭ͊έΎ˴πΗ˵ Ύ˴ϟϭ˴ ˸Ϣϛ˵ Ϊ˶ ˸Οϭ˵ ˸Ϧϣ˶ ˸ϢΘ˵ ˸ϨϜ˴ γ
˴ Κ ˵ ˸ϴΣ
˴ ˸Ϧϣ˶ Ϧ ͉ ϫ˵ Ϯ˵ϨϜ˶ ˸γ΃˴
Ϧ
͉ ϫ˵ Ϯ˵Η΂˴ϓ˴ ˸ϢϜ˵ ϟ˴ Ϧ
˴ ˸όο
˴ ˸έ΃˴ ˸ϥΈ˶ϓ˴ Ϧ ͉ Ϭ˵ Ϡ˴˸ϤΣ
˴ Ϧ˴ ˸όπ˴ ϳ˴ ϰ͉ΘΣ
˴ Ϧ ͉ Ϭ˶ ˸ϴϠ˴ϋ
˴ ΍Ϯ˵Ϙϔ˶ ˸ϧ΄˴ ϓ˴ Ϟ ˳ ˸ϤΣ˴ Ε ˶ Ύ˴ϟϭ˵΃
ϯ˴ή˸Χ΃˵ Ϫ˵ ϟ˴ ϊ˵ ο ˶ ˸ήΘ˵ δ ˴ ϓ˴ ˸ϢΗ˵ ˸ήγ
˴ Ύ˴όΗ˴ ˸ϥ·˶ϭ˴ ϑ
˳ ϭ˵ή˸όϤ˴ Α˶ ˸ϢϜ˵ Ϩ˴ ˸ϴΑ˴ ΍ϭ˵ήϤ˶ Η˴ ˸΃ϭ˴ Ϧ͉ ϫ˵ έ˴ Ϯ˵Ο΃˵
³Dan jika mereka (isteri-isteri yang sudah dicerai^ itu sedang hamil, maka berikanlah kepada
mereka nafkahnya hingga mereka bersalin, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak^mu
untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya, dan musyawarahkanlah di antara kamu
(segala sesuatu^ dengan baik; dan jika kamu menemui kesulitan maka perempuan lain boleh
menyusukan (anak itu^ untuknya.³[ S ath-Tholaq : 6]

Berkata al-Hafidz bnu Katsir (8/153^ :

Ϣϟϭ ΍˱ήϴΜϛ ωΎοήϟ΍ ΓήΟ΃ Γ΃ήϤϟ΍ ΖΒϠτϓ ˬΓ΃ήϤϟ΍ϭ ϞΟήϟ΍ ϒϠΘΧ΍ ϥ·ϭ :ϱ΃
Ϫϟ ϊοήΘδϴϠϓ ˬϪϴϠϋ ϪϘϓ΍ϮΗ Ϣϟϭ ϼϴϠϗ ϞΟήϟ΍ ϝάΑ ϭ΃ ˬϚϟΫ ϰϟ· ϞΟήϟ΍ ΎϬΒΠϳ
ΎϫΪϟϮΑ ϖΣ΃ ϲϬϓ ΔϴΒϨΟϷ΍ ϪϴϠϋ ΕήΟΆΘγ΍ ΎϤΑ ϡϷ΍ Ζϴοέ ϮϠϓ ΎϫήϴϏ.
³Yakni : jika seorang laki-laki berselisih dengan seorang wanita (istri yang dicerai yang sudah
melahirkan bayi, pent^, lalu wanita itu meminta upah penyusuan yang banyak dan laki-laki itu
tidak setuju dengan itu, atau laki-laki tersebut cuma mau mengeluarkan sedikit upah dan wanita
tersebut tidak setuju dengannya, maka hendaknya laki-laki tersebut mencari wanita lain yang
mau menyusui bayinya selain wanita tadi. Seandainya ibu bayi tersebut telah ridho (untuk
menyusui anaknya^ dengan besar upah yang diberikan kepada wanita lain itu, maka ia lebih
berhak terhadap anaknya.´

Dan di sini tidak disebut ataupun disindir sama sekali tentang susu-susu lain selain AS
jika ibu bayi tersebut tidak bisa menyusuinya, akan tetapi yang disebutkan adalah AS dari ibu
susu sebagai pengganti AS ibu bayi tersebut. !   %! #   
  .
Dan ayat-ayat di atas juga merupakan dalil tentang bolehnya ibu susu mengambil upah atas
persusuannya.

ym  %?  ! ! $  $%!   ! &  c%

Terdapat  (keringanan^ dalam syari¶at bagi para ibu yang sedang menyusui untuk
meninggalkan puasa Romadhon dengan membayar fidyah sebagai gantinya (dan masalah
mengganti puasa ini ada khilaf dan bukan sekarang waktu untuk membahasnya^.Hal ini
disebabkan adanya 

 (kesulitan^ untuk menyusui sambil berpuasa, dimana ibu
menyusui butuh untuk minum dan makan yang mencukupi agar dirinya tetap kuat menyusui dan
juga agar produksi AS tetap lancar.Hal ini juga menunjukkan pentingnya menyusui anak dengan
AS. Karena seandainya tidak penting, bisa saja syari¶at menentukan ibu menyusui tetap wajib
berpuasa dan bayinya diberi minum dari susu-susu lain seperti susu sapi, dll
Dari Anas bin Malik al-Ka¶bi 

, ia berkata :

ϰ͉Ϡλ ˴ Ϫ˶ Ϡ͉ϟ΍ ϝ ˴ Ϯ˵γέ˴ Ζ ˵ ˸ϴΗ˴ ΄˴ ϓ˴ Ϣ˴ Ϡ͉γ


˴ ϭ˴ Ϫ˶ ˸ϴϠ˴ϋ
˴ Ϫ˵ Ϡ͉ϟ΍ ϰ͉Ϡλ˴ Ϫ˶ Ϡ͉ϟ΍ ϝ ˶ Ϯ˵γέ˴ Ϟ ˵ ˸ϴΧ˴ Ύ˴Ϩ˸ϴϠ˴ϋ ˴ ˸Εέ˴ Ύ˴Ϗ΃˴
Ϛ
˴ ˸ΛΪ͋ Σ ˴ ΃˵ ϥ
˵ ˸Ω΍ ϝ
˴ Ύ˴Ϙϓ˴ ˲Ϣ΋˶ Ύ˴λ ϲ͋ϧ·˶ Ζ ˵ ˸ϠϘ˵ ϓ˴ ˸ϞϜ˵ ϓ˴ ϥ
˵ ˸Ω΍ ϝ
˴ Ύ˴Ϙϓ˴ ϯ͉Ϊϐ˴ Θ˴ ϳ˴ Ϫ˵ Η˵ ˸ΪΟ ˴ Ϯ˴ ϓ˴ Ϣ˴ Ϡ͉γ
˴ ϭ˴ Ϫ˶ ˸ϴϠ˴ϋ
˴ Ϫ˵ Ϡ͉ϟ΍
Γ˶ Ύ˴Ϡμ
͉ ϟ΍ ή˴ ˸τη ˴ ϭ˴ ϡ˴ ˸Ϯμ ͉ ϟ΍ ή˶ ϓ˶ Ύ˴δϤ˵ ˸ϟ΍ ˸Ϧϋ ˴ ϊ˴ ο ˴ ϭ˴ ϰ˴ϟΎ˴όΗ˴ Ϫ˴ Ϡ͉ϟ΍ ϥ ͉ ·˶ ϡ˶ Ύ˴ϴμ
͋ ϟ΍ ˸ϭ΃˴ ϡ˶ ˸Ϯμ ͉ ϟ΍ ˸Ϧϋ ˴
Ϫ˵ Ϡ͉ϟ΍ ϰ͉Ϡλ˴ ϲ ͊ Β˶ Ϩ͉ ϟ΍ Ύ˴ϤϬ˵ ϟ˴Ύ˴ϗ ˸ΪϘ˴ ϟ˴ Ϫ˶ Ϡ͉ϟ΍˴ϭ ˴ϡΎ˴ϴμ ͋ ϟ΍ ˸ϭ΃˴ ϡ˴ ˸Ϯμ͉ ϟ΍ ϊ˶ ο ˶ ˸ήϤ˵ ˸ϟ΍ ˸ϭ΃˴ Ϟ ˶ ϣ˶ Ύ˴Τ˸ϟ΍ ˸Ϧϋ ˴ ϭ˴
ϡ˶ Ύ˴όσ
˴ ˸Ϧϣ˶ Ζ ˵ ˸Ϥό˶ σ ˴ ϥ ˴ Ϯ˵ϛ΃˴ Ύ˴ϟ ˸ϥ΃˴ ϲ˶δ˸ϔϧ˴ ϒ ˴ ˸Ϭϟ˴ Ύ˴ϴϓ˴ Ύ˴Ϥϫ˵ ΍˴Ϊ˸Σ·˶ ˸ϭ΃˴ Ύ˴ϤϬ˶ ˸ϴΘ˴ ˸Ϡϛ˶ Ϣ˴ Ϡ͉γ ˴ ϭ˴ Ϫ˶ ˸ϴϠ˴ϋ˴
Ϣ˴ Ϡ͉γ
˴ ϭ˴ Ϫ˶ ˸ϴϠ˴ϋ˴ Ϫ˵ Ϡ͉ϟ΍ ϰ͉Ϡλ ˴ ϲ ͋ Β˶ Ϩ͉ϟ΍
Kuda Rosululloh 



 

 lari kepada kami, lalu aku datangi
Rosululloh 





, aku mendapatinya sedang makan pagi, beliau berkata :
³Mendekat dan makanlah!´ Aku katakan : ³aku sedang puasa´, lalu beliau berkata :
³mendekatlah, aku akan mengabarkan kepadamu tentang puasa, sesungguhnya Alloh ta¶ala telah
menggugurkan puasa dan setengah sholat bagi musafir, dan juga puasa bagi wanita hamil atau
menyusui.´ (Anas berkata^ Demi Alloh! beliau telah mengucapkan keduanya atau salah satunya,
aduhai sesalnya diriku tidak makan makanannya Rosululloh 





.
[HR. at-Tirmidzi no. 715, Abu Dawud no. 2408, an-Nasa'i no. 2276, dll. Dishohihkan al-Albani
dalam „
 no. 2107]

ym  $%! %  & A 

ΔϤϘϠϋ ϥ΃ Ϣϴϫ΍ήΑ· Ϧϋ ζϤϋϷ΍ Ϧϋ ϥΎϴϔγ Ϧϋ ΔϣΎγ΃ ϮΑ΃ϭ ϱΪϬϣ ϦΑ ΎϨΛΪΣ


ϚϟΫ ΪόΑ ϪϴόοήΗ ϻ ϝΎϘϓ ϦϴϟϮΤϟ΍ ΪόΑ ΎϬϟ ΎϴΒλ ϊοήΗ ϲϫϭ Γ΃ήϣΎΑ ήϣ




bnu Mahdi dan Abu Usamah, dari Sufyan, dari al-A¶masy, dari brohim, bahwa
Alqomah berjalan melewati seorang wanita yang sedang menyusui bayinya setelah 2 tahun,
maka ia berkata : ³Jangan kamu susui ia setelah itu´.