Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sebagai bagian dari masyarakat, pemuda merupakan inovator, yang sangat


potensial didalam berbagai macam aktivitas, dalam lingkup pribadi maupun dalam
kelompok. Dengan dibentuknya fasilitas yang memungkinkan interaksi antar sesama
pemuda, akan tumbuhlah sumberdaya serta kreativitas. Sumberdaya tersebut
haruslah dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga kegiatan yang positif dan
produktif dapat diperoleh yang akan berimbas pada manfaat yang besar terhadap
masyarakat itu sendiri.

Berangkat dengan terbentuknya wadah wirausaha muda ini sebagai tempat


para wirausaha pemula dalam pengembangan berwirausaha tentu harus didukung
dengan berbagai fasilitas dan peran berbagai pihak, tidak terkecuali pihak
pemerintah yang seyogyanya merupakan stackholder yang memiliki tanggung jawab
terhadap permasalahan ini, yang pada akhirnya akan menghasilkan sebuah
kerjasama yang baik terhadap peran masing masing yakni antara pemerintah dan
masyarakat dan dalam hal ini adalah pengusaha muda yang tergabung dalam
wadah WMI (Wirausaha Muda Indramayu), terlebiih wadah ini terbentuk dari
pertemuan wirausaha muda yang terlibat dalam program pemerintah Jawa Barat
dalam acara pelatihan 100.000 wirausaha muda Jawa Barat, melalui Dinas KUMKM
Provinsi Jawa Barat.

Peran sebagai pemuda pelopor tentunya tidaklah mudah, terlebih dengan


membentuk sebuah organisasi UKM yang mengubah pola pikir setiap individu yakni
perubahan dari pedagang menjadi seorang wirausaha membutuhkan sebuah proses
yang sangat panjang. Tentunya dengan wadah WMI ini bisa saling membantu di
setiap langkah menuju wirausaha sukses dengan berbagai kegiatan dan pelatihan
yang diadakan WMI. Terbentuknya WMI Wirausaha Muda Indramayu ini tidak
terlepas dari Visi dan Misi Organisasi itu sendiri.
Visi dari Wirausaha Muda Indramayu yakni sebagai pusat pemberdayaan dan
sinergisitas berbagai potensi untuk menciptakan pengusaha muda yang cerdas,
tangguh, berempati tinggi dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat
kabupaten Indramayu dan Bangsa Indonesia.

Sedangkan Misi Wirausaha Muda Indramayu yaitu :

1. Menumbuh kembangkan semangat kewirausahaan


2. Membentuk pengusaha muda Indramayu yang cerdas dan tangguh
3. Memotivasi para anggota untuk menciptakan produk – produk yang
mengembangkan potensi lokal Indramayu
4. Memperkenalkan dan memasarkan produk para anggota secara lokal,
nasional dan internasional
5. Menciptakan sinergi diantara sesama anggota dan antara anggota dengan
pihak lain demi kemajuan bersama
6. Menjadi pusat informasi bisnis di Indramayu, baik lokal, nasional maupun
internasional
7. Menumbuhkan jiwa sosial pada seluruh anggota untuk berbagi dan
berkontribusi nyata kepada masyarakat

Semangat pemuda pelopor sebagai generasi wirausaha muda yang mandiri


dan sebagai pendobrak laju perekonomian bangsa indonesia tidak terlepas dari
agenda kegiatan program kerja yang merupakan bentuk implementasi untuk
mencapai tujuan organisasi WMI (Wirausaha Muda Indramayu). Perjalana peran
Wirausaha Muda Indramayu dibagi dalam Dua Semester, yakni terdiri dari Jangka
Pendek dan Jangka Panjang. Untuk perinciannya sebagai berikut :

1. Semester Pertama (Awal)

Dalam program kerja tahap ini, penulis sekaligus pengurus pembentuk WMI
(Wirausaha Muda Indramayu) memprioritaskan kegiatan Internal WMI, agar anggota
UKM WMI mampu memperkokoh kualitas diri sebagai wirausaha saat terjun di
masyarakat atau berhubungan dengan dunia pemasaran. Pada semester pertama
terbagi dalam kurun waktu jangka panjang dan jangka pendek sebagai berikut :
a. Jangka Panjang
- Memproduktifkan usaha yang sedangkan berjalan maupun dalam
bentuk ide untuk dituangkan langsung secara praktek teknis di
lapangan sebagai peningkatan jumlah produksi.
- Pembentukan “WMI Mart” dalam rangka peningkatan jiwa
enterpreneurship sarana pemasaran atau tempat promosi dan
penjualan produk - produk anggota WMI (Wirausaha Muda Indramayu)
serta sebagai salah satu sumber dana organisasi WMI.
- Pembentukan Rumah Kemasan “Griya Kemasan WMI” peningkatan
kualitas kemasan / packaging produk setiap amggota menuju pasar
nasional maupun internasional.
b. Jangka Pendek
- Melakukan up-grading kepengurusan dan anggota sebulan sekali.
- Mengadakan pelatihan kewirausahaan sebagai peningkatan kualitas
anggota Wirausaha Muda Indramayu
- Mengadakan Pelatihan Ecomarce dan pemasaran On Line
- Mengadakan Pelatihan Kemasan Packaging Prodak
- Mengadakan Pelatihan Uji Nutrisi Terhadap Prodak Anggota WMI
- Mengadakan Gelar Pameran Prodak Prodak WMI (Wirausaha Muda
Indramayu)
- Mengadakan pelatihan kepemimpinan (Training Of Leadership)
seorang wirausaha muda dalam program pelatihan kepemimpinan ini
penulis membagi ke dalam dua tahap yakni :
 Training Of Leadership tahap dasar ini anggota lebih
diperbanyak kepada hal - hal teoritis dengan kualifikasi indoor
80% dan outdoor 20%. Anggota WMI yang lulus pada tahap ini
dapat melanjutkan ke pelatihan tahap selanjutnya (lanjutan).
 Training Of Leadership tahap lanjutan, anggota lebih di
prioritaskan kepada hal-hal praktis dengan kualifikasi materi
20% dan 80% praktek lapangan. Training ini direncanakan
dilaksanakan dalam bentuk praktek usaha dan penjualan prodak
anggota.
2. Semester Kedua (Akhir)

Program kerja tahap ini penulis memprioritaskan kegiatan pada ranah


eksternal sebagai implementasi seorang wirausaha muda yang mampu berpengaruh
pada lingkungan sekitarnya untuk memajukan usaha dan sukses berjamaah dengan
cara :

a. Menjalin relasi dan kerjasama dengan agen, toko ataupun reseller sebagai
pemasaran prodak-prodak UKM WMI
b. Melakukan kunjungan kepada pemerintah daerah agar setiap kantin di isi
dengan prodak-prodak UKM WMI sebagai potensi dan karya putra putri
daerah Indramayu.
c. Melakukan kegiatan pembinaan terhadap generasi muda ataupun anak
yang putus sekolah dan desa sekitar yang belum terbangun jiwa
berwirausaha. Karena dengan berwirausaha kita menjadi sosok yang
mandiri, kreatif, inovatif dan tidak bergantung pada siapapun.

1.2 Riwayat Kegiata Usaha WMI

Kegiatan usaha WMI (Wirausaha Muda Indramayu) ini dilaksanakan


sebagaimana tidak terlepas dari agenda kegiatan WMI dalam rangka merangkul
pemuda Indramayu untuk menumbuhkan minat belajar berwirausaha, dimana
Indramayu REMAJA (Religius Maju Mandiri dan Sejahtera) ini tidak lagi banyak
mereka yang pengangguran atau bahkan menjadi TKW ke luar negeri khususnya
perempuan Indramayu. Adanaya agenda kegiatan WMI ini diharapkan mampu
mengubah pradigma negatif tentang karakter perempuan Indramayu dan hal lainnya.

Meskipun pada awal kegiatan ini masih berbentuk ide usaha, namun dengan
adanya agenda pelatihan yang diadakan WMI para anggota UKM mampu mencoba
dan merealisasikan prodak mereka hingga bisa menjadi nilai jual. Disamping itu
riwayat kegiatan wirausaha WMI ini mampu memberikan kemandirian, kreatifitas dan
penghasilan yang madiri dengan dibentuknya UKM yang menghasilkan banyak
karya berupa prodak usaha dari UKM itu sendiri. Terbukti dari hasil agenda kegiatan
WMI beberapa prodak UKM kami ada yang sudah merambah ke beberapa kota,
provinsi dan bahkan ke luar negeri. Teknik pemasaran yang sudah tergabung di
WMI ini menggunakan pemasaran WMI Mart yakni Mini Market WMI yang
menampung prodak – prodak anggota WMI, pemasaran On Line maupun mengikuti
berbagai pameran ke luar kota.

1.3 Maksud Dan Tujuan

Wirausaha Muda Indramayu merupakan sekelompok UKM (Usaha Kecil


Menengah) yang bergerak di berbagai bidang yakni bidang makanan dan minuman,
konveksi, pertanian dan lain-lain. Pada makalah penulisan pemuda pelopor ini
penulis berfokus pada pengolahan bidang pangan (makanan), dikarenakan penulis
juga sebagai pelaku usaha yang bergerak dibidang makanan. Peran setiap anggota
WMI yang bergerak di sektor usaha pangan ini sejatinya usaha setiap anggota telah
berjalan dan dengan usia yang beragam.

Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah :


 Peningkatan Kualitas produk setiap anggota, baik dari segi kemasan /
packaging dan kualitas produk itu sendiri.
 Peningkatan Jumlah Produksi.
 Sarana pemasaran atau tempat promosi dan penjualan produk – produk
anggota WMI
 Sarana prasarana kegiatan diskusi publik dengan mengundang tokoh
Wirausaha sukses.
 Mendayagunakan potensi produk anggota WMI, dalam mengembangkan
kemampuannya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan
di Indramayu.

Sebagai upaya dalam rangka mewujudkan semua tujuan diatas tentunya


membutuhkan berbagai dukungan baik melalui dukungan bentuk pelatihan maupun
dukungan penambahan aspek produksi, yakni dari peralatan produksi maupun SDM
(Sumber Daya Manusia) serta bahan baku produksi itu sendiri.
1.4 Jenis Usaha Yang Dikelola
Wirausaha Muda Indramayu pada dasarnya beraneka ragam, pengusaha
pemula dengan usia 0 tahun hingga di atas 5 tahun, serta bidang usaha yang
beragam pula, yakni bidang makanan dan minuman, konveksi, pertanian dan lain-
lain. Pada penulisan ini penulis berfokus pada bidang pengolahan makanan, karena
penulis juga berwirausaha di bidang makanan.
Bidang pangan merupakan kebutuhan pokok dari semua kalangan, terlebih di
kota Indramayu yang penulis tinggal ini kaya akan lumbung padi dan tanaman buah
mangga. Prodak dari anggota UKM WMI diantaranya keripik mangga, dodol
mangga, sirup mangga, aneka wedang kublek yang terbuat dari rempah – rempah
asli indonesia, berbagai jenis abon ikan dan ayam, sambal kering, sambal mercon
khas eretan indramayu, coklat, selai buah, aneka kerupuk ikan dan masih banyak
yang lainnya.

1.5 Permasalahan

Sumber daya manusia yang professional dalam bidang usaha masing-masing


anggota, merupakan salah satu permasalahan yang mendasar yang membuat
persaingan produk kami belum begitu kuat, sehingga dukungan bentuk pelatihan
keterampilan (dalam hal ini pelatihan kemasan/pakaging) atau dukungan
penambahan aspek produksi lain, seperti peralatan atau mesin produksi kami rasa
sangat berpengaruh terhadap peningkatan daya gedor usaha kami, tidak menutup
kemungkinan juga peluang atau sarana promosi menjadi aspek yang sangat penting
dalam rangka terus peningkatan aspek pemasaran produk-produk anggota WMI
(Wirausaha Muda Indramayu). Sehingga tempat pemasaran bersama juga menjadi
poin penting terhadap keberlangsungan usaha setiap anggota.

Dengan progress tersebut tentu diharapkan hasil produksi para pengusaha


muda Indramayu dapat berbicara / bersaing di pasar lokal maupun nasional, dan
diharapkan suatu saat dapat menjadi produk internasional.