Anda di halaman 1dari 1

ERICHA APRIYANTI

N014191028

Apoteker B
Sebagai seorang apoteker RS, anda melakukan visite harian ke bangsal. Anda
diberi resep untuk Mr.S untuk persiapan pulang. Mr.S telah mendapatkan Co-
amilozide sebelum masuk rumah sakit, karenda adanya retensi urine. Dia telah
mendapatkan pengobatan lisinopril untuk mengatasi gagal jantung. Kadar
kalium 5.4 mmol/L, dimana meningkat dari 4.3 mmol/L selama di rumah
sakit.

(kalium normal 3.5-5.0 mmol/L)

R/ Co-amilozide 5/50 mg (sekali sehari)

Lisinopril 20 mg (sekali sehari)

Penyelesaian :

1. Data subjektif = Adanya retensi urin dan gagal jantung pada Mr.S
2. Data objektif = Hiperkalemia (5.4 mmol/L)
3. Assesment
Co amilozide adalah obat kombinasi antara amiloride dan
hydrochlorothiazide. Amiloride adalah obat golongan diuretic hemat
kalium yang dapat mempertahankan kadar kalium didalam darah.
Sebaliknya hidrochlorotiazid adalah golongan diuretic thiazide yang
mempunyai efek samping hipokalemia. Sehingga kombinasi keduanya
bertujuan untuk mengatasi retensi urin dengan tetap memaintanence kadar
kalium darah.
Lisinopril adalah obat antihipertensi golongan ACE inhibitor. Salah satu
efek samping dari penggunaan lisinopril adalah meningkatkan kadar
kalium dalam darah (hiperkalemia).

Resep diatas tidak rasional, dikarenakan pemberian diuretik yang kurang tepat.
Sebaiknya pemberian Co-amilozide dihentikan karena kadar kalium pasien diatas
normal (Hiperkalemia). Menurut saya pada kasus seperti gagal jantung lebih
direkomendasikan pengobatan dengan obat-obatan ACE-I dan diuretik kuat, tetapi
tetap dilakukan monitoring terkait kadar kaliumnya.