Anda di halaman 1dari 2

NRM : 21.37.

33
Nama : Tn. R. K
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tanggal Lahir : 17-10-1981

Ruang Rawat/Unit Kerja : Interna Atas 212 Tanggal : 14 Januari 2020

RENCANA PERAWATAN PASIEN TERINTEGRASI


(Care Plan)

Waktu
Tgl / Daftar Tujuan dan Waktu
Intervensi Evaluasi Intervensi Lanjutan
Jam Masalah/Diagnosis Keluaran (Outcome) Evaluasi
(Taggal)
14-01- Dx. 1 : Termoregulasi Setelah dilakukan Manajemen demam 14-01-2020 1. Monitor tanda-tanda
2020 tidak efektif berhubungan tindakan keperawatan Observasi vital (mis. Suhu tubuh,
dengan proses penyakit selama 3 x 24 jam 1. Monitor tanda-tanda vital (mis. Suhu 19.00 frekuensi nadi,
14.00 (DHF) dibuktikan dengan : Termoregulasi tubuh, frekuensi nadi, frekuensi napas frekuensi napas dan
DS : membaik dengan kriteria dan tekanan darah) tekanan darah)
 Klien mengeluh panas hasil : 2. Monitor intake dan output 2. Monitor intake dan
turun naik 1. Suhu tubuh 3. Monitor komplikasi akibat demam output
 Klien mengatakan panas Membaik (mis. kejang, penurunan kesadaran, 3. Monitor komplikasi
turun naik selama 4 hari 2. Suhu kulit Membaik kadar elektrolit abnormal, akibat demam (mis.
sebelum masuk rumah 3. Tekanan darah ketidakseimbangan asam basa, kejang, penurunan
sakit disertai menggigil Membaik aritmia) kesadaran, kadar
DO : elektrolit abnormal,
 Akral teraba hangat Terapeutik ketidakseimbangan
 Tanda-tanda vital : 4. Tutupi badan dengan selimut/pakaian asam basa, aritmia)
 Tekanan darah dengan tepat 4. Tutupi badan dengan
120/80mmhg 5. Lakukan tepid sponge selimut/pakaian
 Frekuensi Nadi 74 6. Berikan oksigen dengan tepat
kali/menit 5. Anjurkan tirah baring
 Frekuensi napas : 16 Edukasi 6. Anjurkan
kali/menit 7. Anjurkan tirah baring memperbanyak minum
8. Anjurkan memperbanyak minum 7. Kolaborasi pemberian
 Suhu badan : 37,8℃
cairan dan elektrolit
 Hasil laboratorium
Kolaborasi intravena
trombosit 25.000 juta/U 9. Kolaborasi pemberian cairan dan 8. Kolaborasi pemberian
elektrolit intravena antipiretik
10. Kolaborasi pemberian antipiretik 9. Kolaborasi pemberian
11. Kolaborasi pemberian antibiotik antibiotik
14-01- Resiko Perdarahan Setelah Dilakukan Pencegahan Perdarahan 14-01-2020 1. Monitor tanda dan
2020 dibuktikan dengan Intervensi Keperawatan Observasi gejala perdarahan
Gangguan koagulasi (mis. selama 3 x 24 jam di 1. Monitor tanda dan gejala perdarahan 19.00 2. Monitor nilai
14.00 Trombositopenia) harapkan Tingkat 2. Monitor nilai hematokrit/hemoglobin hematokrit/
Perdarahan Menurun sebelum dan setelah kehilangan darah hemoglobin sebelum
dengan Kriteria Hasil : 3. Monitor tanda-tanda vital ortostik dan setelah kehilangan
1. Hemoglobin 4. Monitor koagulasi darah
Membaik 3. Monitor koagulasi
2. Hematokrit Terapeutik 4. Hindari pengukuran
Membaik 5. Pertahankan bed rest selama suhu rektal
3. Tekanan Darah perdarahan 5. Anjurkan
Membaik 6. Batasi tindakan invasif, jika perlu meningkatkan asupan
4. Frekuensi Nadi 7. Gunakan kasur pencegahan dekubitus cairan untuk
Membaik 8. Hindari pengukuran suhu rektal menghindari
5. Suhu Tubuh konstipasi
Membaik Edukasi 6. Anjurkan segera
9. Jelaskan tanda dan gejala perdarahan melapor jika terjadi
10. Anjurkan menggunakan kaus kaki perdarahan
saat ambulasi
11. Anjurkan meningkatkan asupan
cairan untuk menghindari konstipasi
12. Anjurkan menghindari aspirin atau
antikoagulan
13. Anjurkan meningkatkan asupan
makanan dan vit K
14. Anjurkan segera melapor jika terjadi
perdarahan

Kolaborasi
15. Kolaborasi pemberian obat
pengontrol perdarahan, jika perlu
16. Kolaborasi pemberian produk darah,
jika perlu
17. Kolaborasi pemberian pelunak tinja,
jika perlu