Anda di halaman 1dari 7

PERJANJIAN PENGANGKATAN DAN PENUNJUKAN DISTRIBUTOR

Nomor : …/PPD/IM/IF/XI/19

Perjanjian Pengangkatan dan Penunjukan Distributor (“Perjanjian”) ini dibuat pada hari Senin
tanggal 18 November 2019, oleh dan antara :

1. Nama : Iman Setiawan


Jabatan : Direktur
Oleh karenanya sah bertindak untuk dan atas nama PT INDOSARI MANDIRI-ISAMI FOOD
selanjutnya disebut “PIHAK PERTAMA”.

2. Nama : Muhd. Imanuddin Nur


Jabatan : Direktur Utama
Perusahaan : PT. Multi Usaha Syariah
Alamat Perusahaan : Jl. Angkasa No. 35 RT 2/RW 10, Kemayoran. Jakarta Pusat 10610
Selanjutnya disebut “PIHAK KEDUA”.

Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara sendiri-sendiri disebut “Pihak”, secara bersama-sama
disebut “Para Pihak”

Para Pihak terlebih dahulu menerangkan bahwa :


 Pihak Pertama merupakan Produsen yang memproduksi Snack, Biscuit, Wafer,
Cookies dan Cokelat dari PT.Indosari Mandiri-Isami Food
 Pihak Kedua merupakan Distributor yang menjual dan akan mendistribusikan Produk-
produk PT Indosari Mandiri-Isami Food.
 Pihak Pertama bermaksud untuk mengangkat dan menunjuk Pihak Kedua sebagai
Distributor untuk menjual produk-produk milik Pihak Pertama dan Pihak Kedua
bersedia menerima pengangkatan dan penunjukan sebagai Distributor sesuai dengan
ketentuan yang diatur dalam Perjanjian.

Oleh karena itu, Para Pihak sepakat untuk terikat dalam perjanjian ini dengan syarat dan
ketentuan sebagai berikut :

PASAL 1
MAKSUD DAN TUJUAN/RUANG LINGKUP PERJANJIAN

1. Pihak Pertama setuju untuk mengangkat dan menunjuk Pihak Kedua sebagai Distributor
untuk menjual dan mempromosikan produk milik Pihak Pertama pada Wilayah pemasaran
yang telah ditentukan.
2. Pihak Kedua setuju untuk menjadi Distributor atas produk milik Pihak Pertama pada
Wilayah pemasaran.

PASAL 2
JANGKA WAKTU PERJANJIAN

1. Perjanjian ini berlaku selama (______) tahun, terhitung sejak tanggal 18 November
2019 sampai dengan tanggal 18 November 2020.
2. Perjanjian ini berakhir apabila jangka waktu Perjanjian sebagaimana Pasal 2 ayat (1)
berakhir dan selanjutnya akan dilakukan evaluasi oleh Pihak Pertama untuk layak tidaknya
perjanjian ini dilanjutkan. Perpanjangan Perjanjian dapat diperpanjang atas kesepakatan
Para Pihak secara tertulis, dengan pemberitahuan dari Pihak Pertama kepada Pihak
Kedua selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sebelum berakhirnya Perjanjian ini.

PASAL 3
JENIS PRODUK

Produk dari Pihak Pertama yang akan dijual dan didistribusikan oleh Pihak Kedua adalah
Snack, Biscuit, Cookies, Cokelat, Wafer serta Wafer Roll milik PT Indosari Mandiri-Isami Food.

PASAL 4
JENIS ATAU TIPE OUTLET

Jenis atau tipe outlet yang dipercayakan oleh Pihak Pertama untuk dikerjakan oleh PIHAK
KEDUA, meliputi seluruh outlet Rumah Tangga, Kantor atau Institusi, Star Outlet (SO), Whole
Seller (WS), Retail.

PASAL 5
WILAYAH PEMASARAN PRODUK

Wilayah pemasaran Produk Indosari Mandiri-Isami Food yang dipercayakan oleh Pihak Pertama, untuk
dikerjakan oleh Pihak Kedua, meliputi wilayah “ Jabodetabek“.

PASAL 6
HARGA JUAL

1. Harga Jual Produk yang diberikan Pihak Pertama kepada Pihak Kedua akan dilampirkan
di Perjanjian ini. Harga Jual tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
2. Harga Jual sebagaimana dalam pasal 7 ayat (1), adalah berlaku Franco Gudang Distributor
(sampai barang turun di dalam gudang).
3. Harga Jual sebagaimana dalam pasal 7 ayat (1), sewaktu-waktu dapat berubah (sesuai
kondisi harga bahan baku maupun komponen lain yang mempengaruhi harga) tanpa
meminta persetujuan terlebih dahulu dari Pihak Kedua, pemberitahuan atas perubahan
harga dari Pihak Pertama kepada Pihak Kedua, maksimal atau paling lambat 14 (empat
belas) hari sebelumnya.

PASAL 7
PROGRAM POTONGAN HARGA (BONUS PRODUK)

1. Untuk membantu harga supaya dapat bersaing di pasar, maka Pihak Pertama
memberikan Program potongan harga berupa diskon harga, bonus produk dan/atau lain
sebagainya kepada Pihak Kedua
2. Program sebagaimana dalam Pasal 8 ayat (1), sewaktu-waktu dapat berubah tanpa
meminta persetujuan terlebih dahulu dari Pihak Kedua, pemberitahuan atas perubahan
harga dari Pihak Pertama kepada Pihak Kedua maksimal atau paling lambat 3 (tiga) hari
sebelumnya.
PASAL 8
DUKUNGAN ATAU SUPPORT

1. Pihak Pertama melakukan dukungan atau support penuh kepada Pihak Kedua, sesuai yang
tertulis pada Distribution and Marketing Plan yang telah disetujui oleh Para Pihak.
2. Pihak Pertama bersedia memberikan kerjasama dalam bentuk Co-Branding dan private
label kepada Pihak Kedua dikemudian hari jika dibutuhkan oleh Pihak Kedua.
3. Pihak Kedua berhak memperoleh legalitas dan/atau dokumen perizinan Pihak Pertama
dalam bentuk soft copy guna mendukung Pihak Kedua dalam kerjasama sebagaimana
dimaksud dalam ayat (2) Pasal ini. Dalam hal ini Pihak Kedua berkewajiban penuh menjaga
kerahasiaan seluruh data yang didapatkan dari Pihak Pertama.

PASAL 9
JATUH TEMPO PEMBAYARAN / TERM OF PAYMENT (TOP)

Pihak Pertama memberikan harga jual kepada Pihak Kedua secara kredit dengan Pembayaran
melalui Bank Mandiri PT. Indosari Mandiri No. Rekening 1220006096443 Cabang Imam
Bonjol Jakarta, dengan sistem pembayaran pada saat barang datang dibukakan giro mundur
30 (tiga puluh) hari jatuh tempo atau cash on delivery (COD) yang diberikan oleh PIHAK
PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dari tanggal terima barang di gudang Distributor.

PASAL 10
PERNYATAAN DAN JAMINAN PARA PIHAK

Para pihak dengan ini menyatakan dan saling menjamin, bahwa :


1. Masing-masing penandatangan dalam perjanjian ini, adalah sebagai pihak yang
berwenang atau wakil yang sah dalam mengikatkan dirinya atau badan usahanya (baik
badan hukum maupun bukan badan hukum). Dalam hal ternyata ada penandatangan
bukan pihak yang berwenang atau wakil yang sah, maka penandatangan bertanggung
jawab secara pribadi.
2. Masing-masing penandatangan dalam perjanjian ini, menyatakan dan menjamin bahwa
dirinya atau badan usahanya (baik badan hukum maupun bukan badan hukum) adalah
pihak yang tunduk pada hukum Negara Republik Indonesia, serta telah memenuhi seluruh
persyaratan, persetujuan dan perijinan yang disyaratkan bagi dirinya atau badan usahanya
tersebut sesuai dengan ketentuan hukum dan undang-undang yang berlaku.
3. Masing-masing pihak tidak sedang berada dalam sengketa, klaim, gugatan, tuntutan,
tindakan atau diajukan dalam perkara apapun juga, dan tidak atau sedang tunduk pada
suatu perintah, pengikatan, larangan atau keputusan apapun juga yang kesemuanya dapat
secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi pengikatan, pelaksanaan ataupun
transaksi sehubungan dengan perjanjian ini.
4. Tidak terdapat ketentuan dari hukum yang berlaku, peraturan, perjanjian atau keputusan
apapun yang mengikat masing-masing pihak yang dapat menimbulkan sengketa dengan
atau menghalangi penandatanganan, penyerahan, atau terlaksananya ketentuan-
ketentuan dalam atau sehubungan dengan perjanjian ini.

PASAL 11
HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Segala hak atas Hak Kekayaan Intelektual yang ada dan timbul dari Produk adalah milik Pihak
Pertama termasuk di dalamnya dan tidak terbatas pada hak Merek Dagang, hak Desain Industri
dan hak Rahasia Dagang atas produk.
PASAL 12
FORCE MAJEURE

1. Force Majeure (keadaan kahar/keadaan memaksa) di dalam perjanjian ini adalah setiap
kejadian atau keadaan, yang terjadi di luar kendali atau kemampuan dari para pihak yang
menyebabkan salah satu pihak terhalangi dalam melaksanakan kewajibannya menurut
perjanjian ini. Yang termasuk ke dalam kategori Force Majeure adalah : perubahan
kebijakan/peraturan setiap Pemerintah, kerusuhan/huru-hara, kekacauan sosial, revolusi,
kebakaran, embargo, sabotase, peperangan, tindakan-tindakan terorisme, gempa bumi,
bencana laut, banjir, topan, pemogokan, dan setiap bencana alam lainnya.
2. Dalam hal terjadinya Force Majeure, pihak yang terkena Force Majeure wajib
memberitahukan kepada pihak lainnya (dengan melampirkan keterangan/bukti dari
instansi yang berwenang) secara tertulis paling lambat 7 (tujuh) hari kalender setelah
diketahui terjadinya salah satu kejadian Force Majeure tersebut, karenanya para pihak
dengan ini menjadi tidak bertanggung jawab satu dengan yang lainnya atas kelalaian atau
keterlambatan pelaksanaan seluruh atau sebagian dari perjanjian ini, secara langsung
ataupun tidak langsung karena Force Majeure, sebab-sebab atau keadaan di luar kontrol
kewajaran dari pihak yang bertanggung jawab atau dipengaruhi, akan tetapi dengan
ketentuan bahwa pihak yang terhalangi dalam memenuhi ini akan melakukan seluruh
tindakan dengan kewenangannya untuk memenuhi sepenuh mungkin dan
mempertahankan kepentingan masing-masing pihak sepanjang Force Majeure masih
berlangsung.
3. Dalam hal Force Majeure berlanjut terus menerus sampai dengan 30 (tiga puluh) hari
kalender, maka para pihak memusyawarahkan kembali syarat dan ketentuan dalam
perjanjian ini.
4. Apabila tidak dapat tercapai kesepakatan diantara para pihak, maka pihak yang tidak
terkena Force Majeure dapat mengakhiri perjanjian ini secara sepihak, dengan
pemberitahuan tertulis selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum tanggal
efekrifnya pengakhiran perjanjian ini.
5. Tanpa mengurangi ketentuan-ketentuan dalam perjanjian ini, keberakhiran perjanjian
berdasarkan Pasal ini tidak membebaskan para pihak dari segala kewajiban yang timbul
sebelum dan atau pada saat tanggal berakhirnya/pengakhiran perjanjian ini dan atau yang
timbul setelah tanggal berakhirnya/pengakhiran tersebut (akibat dari terjadinya suatu
tindakan/kelalaian sebelum berakhirnya/pengakhiran perjanjian ini).

PASAL 13
BERAKHIRNYA/PENGAKHIRAN PERJANJIAN

1. Perjanjian ini dapat diakhiri apabila :


a. Jangka waktu perjanjian telah berakhir dan tidak diperpanjang lagi.
b. Perjanjian diakhiri oleh salah satu pihak dalam Perjanjian ini dengan pemberitahuan
tertulis kepada pihak lainnya dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender, apabila
terjadi keadaan/peristiwa sebagai berikut :
- Apabila salah satu pihak kehilangan hak kepemilikan dan/atau penguasaan atas
perusahaannya; ditaruh di bawah perwalian atau karena sebab-sebab apapun
juga tidak berhak tidak lagi untuk mengurus, mengelola atau menguasai harta
bendanya; diletakkan sita jaminan (conservatoir beslag) atau sita eksekusi
(executorial beslag), baik sebagian maupun seluruhnya; disita aset-asetnya oleh
pihak yang berwajib menurut Undang-Undang yang berlaku; jatuh bangkrut/pailit,
mengajukan permohonan penundaan kewajiban pembayaran (surseance van
betaling) melalui Pengadilan, bubar atau dinyatakan dibubarkan;
- Salah satu pihak tidak atau gagal untuk mendapatkan (perpanjangan) izin atau
persyaratan administrasi lainnya dari pihak yang berwenang, yang diperlukan
dalam melakukan/meneruskan kegiatan usahanya; atau
- Salah satu pihak melakukan wan prestasi terhadap syarat dan ketentuan dalam
perjanjian ini;
- Jika tidak mencapai target penjualan yang telah ditentukan oleh PIHAK
PERTAMA.
2. Para Pihak dengan ini sepakat untuk mengesampingkan dan melepaskan ketentuan
PASAL 1266 dan Pasal 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata; sehingga dalam hal
terjadi pengakhiran sepihak atas perjanjian ini, tidak disyaratkan/diperlukan adanya suatu
keputusan/penetapan badan peradilan.
3. Dalam hal Pihak Kedua mengundurkan diri sebagai Distributor, atau perjanjian ini
berakhir/diakhiri karena sebab apapun, maka pihak kedua wajib menyelesaikan segala
kewajiban pembayaran dan kewajiban yang lain kepada pihak Pertama selambat-
lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal pemberitahuan
pengunduran diri tersebut disampaikan kepada Pihak Pertama, atau sejak tanggal efektif
berakhirnya/diakhirinya perjanjian ini.
4. Segala biaya-biaya yang telah dikeluarkan para pihak dan segala kerugian yang timbul
(jika ada) selama perjanjian berlangsung menjadi beban dan tanggung jawab masing-
masing pihak, dan tentang hal-hal tersebut para pihak tidak akan saling menuntut apapun
satu terhadap yang lain.
5. Pada saat penjanjian ini sudah tidak dilanjutkan lagi atau dihentikan oleh salah satu pihak,
segala kewajiban Pihak Kedua yang masih ada, tetap harus diselesaikan.

PASAL 14
HUKUM YANG BERLAKU

1. Perjanjian ini tunduk dan diatur berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia.
2. Segala perselisihan yang timbul antara para pihak sehubungan dengan pelaksanaan
perjanjian ini, akan diselesaikan para pihak secara musyawarah untuk mufakat.
3. Dalam hal musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka para pihak dengan ini sepakat
untuk menyelesaikan dan memilih tempat kedudukan hukum pada Kantor Panitera
Pengadilan Negeri Tangerang.

PASAL 15
SURAT MENYURAT
1. Segala pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lainnya sehubungan dengan
pelaksanaan perjanjian ini, wajib disebut secara tertulis dan dapat diserahkan baik secara
langsung maupun dikirimkan melalui faksimile, email atau surat tercatat, dan ditujukan
pada alamat :

PIHAK PERTAMA :
PT. Indosari Mandiri-Isami Food
Alamat : Jl.Iskandar Muda No.48 A / Jl.Raya Sewan No.48 A Rawa Kucing-Tangerang
Telepon : (62-21) 55731888, 5505678
Fax : (62-21) 5505678
E-mail : indosari.mandiri@isamifood.com
Up : Ibu Dewi (Finance Dept)

PIHAK KEDUA :
PT. Multi Usaha Syariah
Alamat : Jl. Angkasa No. 35 RT 2/RW 10, Kemayoran. Jakarta Pusat 10610
Telepon : 021 65850647
Email : imanuddin@musyariah.com
Up : Bpk. Muhd. Imanuddin Nur ( HP: 081310671001 )

2. Pemberitahuan tertulis sebagaimana yang disebutkan dalam pasal 15 tersebut di atas,


dianggap telah diberikan pada (I) tanggal tanda terima pemberitahuan, apabila diserah-
kan secara langsung; (ii) tanggal faksimile sebagaimana dibuktikan dengan tanda telah
terkirimnya faksimile; atau 3 (tiga) hari kalender setelah tanggal pengiriman surat
melalui pos sebagaimana dibuktikan melalui cap pos pada surat yang bersangkutan.
3. Dalam hal terjadi perubahan alamat sebagaimana yang tercantum dalam perjanjian ini,
maka pihak yang mengubah alamat wajib memberitahukan secara tertulis, perubahan
tersebut kepada pihak lainnya dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah
perubahan alamat itu terjadi/dilakukan. Segala akibat yang timbul karena perubahan
alamat yang tidak diberitahukan kepada pihak lainnya, sepenuhnya menjadi resiko dan
tanggungan pihak yang mengubah alamat yang bersangkutan.

PASAL 16
KETENTUAN LAINNYA

Segala sesuatu yang belum atau tidak cukup diatur dalam perjanjian ini akan diatur dalam
Perubahan (Addendum) dari perjanjian ini yang akan dibuat secara tertulis dan ditandatangani
oleh para pihak serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.

Perjanjian ini disepakati dan ditandatangani para pihak dalam keadaan sadar, sehat jasmani
dan rohani, serta tidak dibawah tekanan atau paksaan dari pihak manapun. Para pihak sepakat
untuk mentaati dan melaksanakan perjanjian ini dengan itikad baik. Demikian perjanjian ini
dibuat dan ditandatangani oleh para Pihak pada hari dan tanggal sebagaimana tersebut diatas.
Dibuat dalam rangkap 2 (dua), masing-masing bermeterai cukup dan mempunyai kekuatan
hukum yang sama dan berlaku sebagai alat bukti yang sah.

PIHAK PERTAMA
PIHAK KEDUA
PT INDOSARI MANDIRI PT. MULTI USAHA SYARIAH

Iman Setiawan Muhd. Imanuddin Nur


Direktur Direktur Utama

cc.
Bp Iman Setiawan - Direktur PT Indosari Mandiri
ADDENDUM KHUSUS
NO : 044 AK/IM-IF/VIII/19

Adapun ketentuan-ketentuan umum telah tercantum dalam Perjanjian Penunjukan dan


Pengangkatan Distributor No : 044/PPD/IM/IF/VIII/19, yang mana ketentuan-ketentuan khusus
diatur dalam Addendum Khusus ini. Adapun ketentuan-ketentuan Khusus tersebut sebagai
berikut :
A. Pihak Pertama : PT. Indosari Mandiri - Isami Food
Pihak Kedua : PT. Multi Usaha Syariah

A. Coverage Area : Jabodetabek

B. Produk : Snack , Biscuit , Wafer Roll , Cookies , Cokelat , Wafer Cream

C. Term Of Payment : Buka giro mundur 30 ( Tiga Puluh ) hari dari tanggal terima
barang atau cash on delivery (COD)
D. Target Distributor :

E. Discount (%) : 10% (sepuluh persen) dari daftar harga

F. Bad Allowance Retur : 1% ( Satu Persen ) di Bulan ke IV


(Retur diterima 100 %: akibat kesalahan produksi atau
pengemasan yang kurang baik)

Demikian Addendum Khusus ini telah disepakati dan dilaksanakan oleh kedua belah pihak
dengan baik dan benar.

Jakarta, 18 November 2019


PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA
PT. INDOSARI MANDIRI PT. MULTI USAHA SYARIAH

Iman Setiawan Muhd. Imanuddin Nur


Direktur Direktur Utama

cc.
Bp.Iman Setiawan - Director PT Indosari Mandiri