Anda di halaman 1dari 5

KAB.

CIAMIS

n
Ma

ua
ha

at

un ad
y

an
Ayuna K

PEDOMAN PELAYANAN
LABORATORIUM
Nomor

Revisi Ke

Berlaku Tgl

PEMERINTAH KABUPATEN CIAMIS


DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS CIAMIS
Jl. Tentara Pelajar No. 26 Tlp. (0265) 772109 Ciamis

K A B . C IA M IS
PEMERINTAH KABUPATEN CIAMIS
DINAS KESEHATAN
UPTD KESEHATAN PUSKESMAS CIAMIS
Ma

n
ua
h

at

un
ay

an ad
Ayuna K
Jl. TentaraPelajar No. 26 TLP. (0265) 772109 Ciamis e-mail: pkm_ciamis@yahoo.com
KodePos 46211

PEDOMAN PELAYANAN LABORATORIUM


UPTD KESEHATAN PUSKESMAS CIAMIS

A. Latar Belakang
Laboratorium Puskesmas Ciamis merupakan Unit Pelayanan Laboratorium yang ada di
layanan dasar Puskesmas. Pelayanan di Laboratorium ini dilakukan oleh penanggung
jawab laboratorium sebanyak 1 orang.

B. Ruang Lingkup
Dalam bidang pelayanan Laboratorium ini melakukan kegiatan pelayanan pemeriksaan
laboratorium Bahan Pemeriksaan (BP) dalam rangka penyaringan, diagnostik dan
prognostik suatu penyakit untuk pasien rawat jalan. Laboratorium ini juga melayani
permintaan pemeriksaan dari para dokter praktek swasta, praktisi umum dari puskesmas
lain dengan hanya membatasi pada pemeriksaan laboratorium sederhana dan rutin saja.

C. Batasan Operasional
Dokumen mutu dalam pemetaan proses dicirikan dengan berbagai macam simbol :
Oval : memperlihatkan input untuk memulai proses atau output pada akhir proses
Kotak atau persegi empat : memperlihatkan tugas-tugas atau kegiatan yang
dilaksanakan di dalam proses
Diamond : memperlihatkan titik-titik dalam proses tempat diperlukannya sebuah
keputusan
Di luar kotak kegiatan, biasanya hanya ada 1`panah, jika lebih maka diperlukan
keputusan diamond

STANDAR KETENAGAAN

A. Kualifikasi sumber daya manusia


Data pegawai laboratorium di Puskesmas Ciamis adalah lulusan D3 Analis dengan
status kepegawaian PNS.

B. Pengaturan jadwal layanan


Laboratorium Rawat Jalan : Senin sampai Kamis : 07.30-12.00, Jumat : 07.30-11.00,
Sabtu : 07.30-11.00
TATA LAKSANA PELAYANAN

A. Pendaftaran dan pencatatan


Pendaftaran permintaan pemeriksaan laboratorium tercantum dalam :
B. Pengelolaan Bahan Pemeriksaan (BP)
a. Spesimen infeksious
Semua kandungan kimia yang berasal dari tubuh pasien harus dianggap berpotensi
menginfeksi. Alat pelindung diri digunakan ketika menyentuh spesimen yang
dikategorikan berbahaya.
b. Spesimen tidak infeksious
Semua kandungan kimia yang berasal dari tubuh pasien harus dianggap berpotensi
menginfeksi. Alat pelindung diri digunakan ketika menyentuh spesimen yang
dikategorikan berbahaya.
C. Pemeriksaan laboratorium
Proses pemeriksaan laboratorium menggambarkan proses pemeriksaan mulai dari
pendaftaran sampai hasil didistribusikan.
D. Pengelolaan limbah
Pengelolaan limbah tercantum dalam tata cara pengolahan limbah medis.
E. Laporan hasil dan arsip
Laporan hasil laboratorium tercatat dalam register dan rekam medis pasien.
F. Pemeliharaan dan kaliberasi alat
G. Trouble shooting

LOGISTIK

Laboratorium memiliki peraturan yang terkait dengan peralatan dan reagen sebagai berikut :
- Kebijakan peralatan
- Proses peralatan
- Prosedur identifikasi peralatan
- Prosedur dokumentasi dan catatan peralatan laboratorium
- Prosedur perawatan peralatan laboratorium
- Proses pengadaan persediaan
- Prosedur pemesanan persediaan
- Prosedur penerimaan dan pemeriksaan persediaan
- Prosedur pengadaan persediaan
- Prosedur pengelolaan dan pengecekan persediaan
- Prosedur pembuangan persediaan yang kadaluarsa

KESELAMATAN PASIEN

A. Pengertian
Keselamatan pasien di laboratorium merupakan suatu proses dalam pemberian
pelayanan laboratorium terhadap pasien yang lebih aman.
B. Tujuan
Mencegah Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), Kejadian Nyaris Cedera (KNC), dan
Sentinel Event pada pasien akibat pelayanan laboratorium.
C. Tata laksana keselamatan pasien
- Proses pengenalan risiko dimulai dari tahap praanalitik, analitik, dan pasca analitik
- Suatu kejadian yang ditemukan dalam setiap tahap tersebut didokumentasikan
dalam laporan harian yang kemudian direkap sebagai laporan bulanan
- Laporan kejadiandianalisis di Laboratorium dan dilaporkan ke Tim Mutu
- Monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap frekuensi kejadian

KESELAMATAN KERJA

Keamanan kerja dilakukan dengan cara membuat proses mutu untuk menetapkan
keamanan bagi karyawan yang terdiri dari :
- Prosedur Keamanan petugas laboratorium
- Prosedur praktek laboratorium yang baik
- Prosedur tindakan penanganan cairan tubuh
- Prosedur penanganan bahan kimia
- Prosedur profilaksis pascapajanan
- Prosedur peralatan pelindung diri
- Prosedur pelaporan kecelakaan berkaitan dengan pekerjaan

PENGENDALIAN MUTU
Proses kerja di laboratorium mencakup tahap pre analitik, analitik dan post analitik
A. Pra analitik
- Mengambil formulir dan atau BP ke loket pendaftaran
- Memanggil pasien untuk diambil bahan pemeriksaannnya (darah, urin, feses, dan
cairan tubuh lain)
- Melakukan pengambilan bahan pemeriksaan darah pada pasien
- Menempelkan label identitas pada BP yang akan diperiksa
- Membagi BP berdasarkan jenis pemeriksaan yang diminta
- Menyerahkan hasil pemeriksaan pada unit terkait
B. Analitik
- Melakukan QC dan kalibrasi terhadap alat yang akan dipergunakan untuk analisis
- Melakukan analisis terhadap BP berdasarkan jenis pemeriksaan yang menjadi
tanggung jawabnya
- Memasukkan data hasil pemeriksaan pada komputer untuk pemeriksaan yang tidak
masuk sistem
C. Pasca analitik
- Melakukan validasi terhadap hasil pemeriksaan laboratorium
- Apabila hasil pemeriksaan tidak sesuai, koordinator analis/dokter mempertimbangkan
untuk pengulangan pemeriksaan
- Jika hasil pengulangan masih sesuai maka koordinator analis/dokter melaporkan pada
penanggung jawab laboratorium untuk meminta pertimbangan.

Ditetapkan di Ciamis
pada tanggal 19 Januari 2016

Kepala UPTD Kesehatan


UPTD Kesehatan Puskesmas Ciamis,

Hj. N. Sulastri, S.Sos,. MM


NIP : 196401101988032008

Anda mungkin juga menyukai