Anda di halaman 1dari 51

PENGANUGERAHAN

DOKTOR KEHORMATAN
KEPADA M. BASUKI HADIMULJONO

ORASI ILMIAH
MENGEJAR KETERTINGGALAN INFRASTRUKTUR
SUMBER DAYA AIR,
MENINGKATKAN DAYA SAING BANGSA

Bandung, 16 Januari 2019


INDONESIA memiliki kekayaan sumber daya air terbesar kelima
di dunia. Ketersediaan air permukaan rata-rata tahunan Indonesia
sebesar 2,78 triliun m3/tahun di 128 Wilayah Sungai

BENDUNGAN BAJULMATI, JAWA TIMUR


CEKUNGAN AIR TANAH (CAT)
JUMLAH CAT
421
buah

POTENSI
500
milyar
m3/tahun

Luas daratan
SEBARAN %
(km2)
CAT 907.615 47,2

NON-CAT 1.014.985 52,8

TOTAL 1.922.600 100 CAT


NON CAT
UU NO.17 TAHUN 2019
TENTANG SUMBER DAYA AIR DITETAPKAN
(15 OKTOBER 2019)
SABO DAM MERAPI KALI GENDOL
SABO DAM MERAPI KALI WORO
PENGAMAN PANTAI MEULABOH
PENGAMANAN ABRASI PANTAI MARUNI
MARIPI, MANOKWARI, PAPUA BARAT

8
DANAU RAWA PENING : PENGENDALIAN ECENG GONDOK
Tingkat ketahanan air yang rendah
sangat berpengaruh terhadap
kesehatan masyarakat, antara lain:
stunting & wabah diare.

ANGKA STUNTING INDONESIA

30,8%
27,7%

TARGET 14%

2018 2019 2024


PEMBANGUNAN BENDUNGAN

231 Rata-rata
1900 – 2014 Bendungan selesai
selama 114 tahun
± 2 bendungan/th

16 Rata-rata
2015 – 2019 Bendungan selesai
selama 5 tahun
± 3 bendungan/th

BENDUNGAN JATIGEDE, JAWA BARAT


160 DANAU DI INDONESIA
tersebar di 7 kepulauan besar,
44 di Sumatera, 14 di Jawa, 25 di Kalimantan, 55 di Sulawesi,
7 di Bali Nusa Tenggara, 3 di Maluku, & 12 di Papua.
1.613 EMBUNG DI INDONESIA
353 di Sumatera, 388 di Jawa, 30 di Kalimantan,
204 di Sulawesi, 485 di Bali Nusa Tenggara,
105 di Maluku, & 48 di Papua.

EMBUNG SAINA, NTT


Tantangan lainnya: TOTAL
Sebanyak 49% Jaringan irigasi berusia diatas 50 tahun dan LUAS IRIGASI
seluas 3,2 juta Ha (45%) dalam kondisi rusak pada tahun 2014 7.145.168 Ha
2019
HINGGA
2014 934 ribu
Ha
(14,41%)
760 ribu
Ha
(10,7%)

JARINGAN IRIGASI GONDANG, JAWA TENGAH


PENGELOLAAN LAHAN RAWA MENJADI LAHAN PERTANIAN

Rawa berpotensi untuk


meningkatkan perekonomian
dan ketahanan pangan Indonesia

Potensi Rawa Nasional


33,4 juta Ha

Sulawesi
5,7%

Papua
21% Sumatera
32,9%

Kalimantan
40,4%

RAWA SRAGI, LAMPUNG


15
Dari 3,77 juta Ha lahan rawa yang direklamasi,
seluas 2,44 juta Ha telah dimanfaatkan untuk:
sawah (1,18 juta Ha), kebun (0,50 Ha),
tambak (0,48 juta Ha) & permukiman (0,32 juta Ha)

D.I PULAU RIMAU, SUMATERA SELATAN


16
65 B e n d u n g a n Kapasitas 16,27 Milyar m3
Suplai Irigasi 1,2 Juta Ha
Suplay Air Baku 54,13 m3/dtk
Listrik 6.100 MW

CAPAIAN 2015 – 2019

5 BENDUNGAN
SELESAI 2015
2 BENDUNGAN
SELESAI 2016
2 BENDUNGAN
SELESAI 2017
3 BENDUNGAN
SELESAI 2018
4 BENDUNGAN
SELESAI 2019

BENDUNGAN ROTIKLOT, NTT


BENDUNGAN LOGUNG, JAWA TENGAH
D.I KOMERING, SUMATERA SELATAN
CAPAIAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR 2015 – 2019
BIDANG SUMBER DAYA AIR

1.212 1 Juta Ha 3 Juta Ha 1.485 Km 330 Unit


Pembangunan Rehabilitasi Pengendali Banjir & Pengendali
Embung
Daerah Irigasi Jaringan Irigasi Pengaman Pantai Sedimen & Lahar

DAERAH IRIGASI RENTANG, JAWA BARAT


15 DANAU PRIORITAS DI INDONESIA
Toba Tondano
Semayang, Melintang, Jempang
Sumut Sulut
Kaltim

Sentarum
Kerinci Limboto
Kalbar
Jambi Gorontalo

Sentani
Papua

Maninjau
Sumbar

Poso
Sulteng

Rawa Danau Tempe


Banten Sulsel Matano
Sulsel
Singkarak
Sumbar

Rawa Pening
Jateng Batur
Bali
21
SANDINGAN CAPAIAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PUPR

IRIGASI BARU EMBUNG


Rata-rata Rata-rata
1832-2014 7,2 Juta Ha 39,5 ribu 2005-2014 1.775 buah 177 buah/th
Ha/th
Rata-rata Rata-rata
1.005.402 Ha 2015-2019 1.212 buah
2015-2019 201 ribu 242 buah/th
Ha/th

REHABILITASI IRIGASI PENGENDALI BANJIR & PENGAMAN PANTAI


Rata-rata
2005-2014 5,2 Juta Ha 500 ribu 2.888 km
Rata-rata
2005-2014
Ha/th 288 km/th
Rata-rata
Rata-rata
2015-2019 3.021.105 Ha 604 ribu 2015-2019 1.485 km
297 km/th
Ha/th

AIR BAKU PENGENDALI SEDIMEN & LAHAR


Rata-rata Rata-rata
1945-2014 169 m3/dtk 180 buah
2,4 m3/th 2010-2014 36 buah/th
Rata-rata Rata-rata
2015-2019 30 m3/dtk
6 m3/th 2015-2019 330 buah
60 buah/th

22
PROGRAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR 2020 – 2024
BIDANG SUMBER DAYA AIR

45 15 Unit 1.000 500.000 Ha 2.500.000 Ha 2.100 Km


Penyelesaian Pembangunan Pembangunan Rehabilitasi Pengendali Banjir dan
Embung
Bendungan Bendungan Baru Daerah Irigasi Jaringan Irigasi Pengaman Pantai

EMBUNG LOKOJANGE, KAB. SUMBA TENGAH, NTT 23


KOLAM RETENSI CIEUNTEUNG

LUAS
4,75 Ha

VOLUME
190.000 m3

MASA PELAKSANAAN
2015 – 2018

24
INLET TEROWONGAN NANJUNG, JAWA BARAT

BIAYA
Rp. 316 M

MASA PELAKSANAAN
NOV 2017 – DES 2019

MANFAAT
• Meningkatkan kapasitas sungai Q20 = 669 m3/detik,
• Mengurangi lama & luas genangan seluas 700 Ha di daerah
Dayeuhkolot, Baleendah, Andir & sekitarnya,
• Satu sistem dengan normalisasi upstream Citarum, Embung
Gedebage, Kolam Retensi Cieunteung & Floodway Cisangkuy
• Jumlah Kepala Keluarga yang terbebas dari banjir 14.000 KK

25
DOKUMENTASI BANJIR BALEENDAH

AKUMULASI CURAH HUJAN AKUMULASI CURAH HUJAN


NOVEMBER 2017 DESEMBER 2019
332 mm 434 mm

SEBELUM ADA TEROWONGAN NANJUNG SETELAH ADA TEROWONGAN NANJUNG

26
PEMBANGUNAN FLOODWAY CISANGKUY, JAWA BARAT

PANJANG
1,7 Km
LEBAR
34 M

MASA PELAKSANAAN
2015 – 2019

NORMALISASI S. CIRANJENG
3,75 Km
NORMALISASI S. CISANGKUY
8,7 Km
27
Laut Jawa Laut Jawa

SKEMA PENGENDALIAN BANJIR


CITARUM HULU

Bekasi Bd. Leuweung Seureuh

Bd. Walahar
Qe: 915,8
Qd: 1.133,8 Bd. Curug

Saluran Tarum Barat Bendungan Cikao

S. Cikao
Qe: 598,4
250 Qd: 707,5
Bendungan

S. Cikapundung
Jatiluhur

S. Cilember

S. Cibeureum
S. Cipamingkis

Bendungan Terowongan
Bendungan Cirata
Nanjung
S. Cibeet

Cibeet

Bendungan 500
Saguling Kota
Cianjur Bandung

Qe : Qeksisting
Qd : Qdesain 60
Kolam Retensi
KETERANGAN Cieunteung
Anak Sungai
Kab./Kota Sungai Citarum

S. Cisangkuy
Bendungan Cileunca

Bendungan telah dibangun Tanggul yang sudah dibangun Situ Cisanti


Bendungan sedang dibangun Saluran Tarum Bendungan Cipanunjang
Sodetan yang telah dibangun

S. Citarum
Rencana Bendungan

Hulu
Rencana Perbaikan Tanggul
Bendungan Santosa
Bendung telah dibangun Reservoir/Polder telah dibangun
28
CITARUM HARUM
PERPRES NOMOR 15 TAHUN 2018 TENTANG PERCEPATAN
PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN DAS CITARUM

Ditargetkan selesai dalam 7 tahun. Saat ini


telah diidentifikasi lokasi & sumber-sumber
pencemar, disertai cara pengendaliannya

29
INDIKATOR PENCAPAIAN SMART WATER MANAGEMENT

100% air limbah


dapat di daur ulang
01

Peningkatan efektivitas
penggunaan air
02 hingga 20%

Penurunan luas daerah


“kedap” air hingga di
03
bawah 15%

Efisiensi waktu
administrasi hingga 20
04 jam/pekerja/tahun

DAERAH IRIGASI BALIASE, SULAWESI SELATAN


30
5 STRATEGI

PROGRAMMING

DECISION MAKING

PELAKSANAAN

PENGAWASAN

KEAMANAN BANGUNAN

BENDUNG KAMIJORO, YOGYAKARTA 31


PROGRAMMING
SIKLUS PROYEK
SURVEY, LAND
INVESTIGATION, & DESIGN ACQUISITION

Socio engineering

Aspek Hukum

Komunikasi

• Bermanfaat bagi masyarakat


• Inovasi litbang
• SID harus benar. Perencanaan yang salah adalah
SIDLACOM
awal dari kegagalan konstruksi

OPERATION & MAINTENANCE


• Memenuhi standar SPM
• Umur konstruksi sesuai rencana
• O&M yang benar akan menjaga life
time sesuai umur ekonomis. O&M
yang salah akan berpotensi
kegagalan konstruksi
• Metode pelaksanaan K3
• Keselamatan konstruksi

32
PROGRAMMING
SKEMA MASTER PLAN PENGENDALIAN BANJIR JAKARTA
MASTERPLAN I = 1973 (NEDECO) U
REVIEW MASTERPLAN = 1997 (JICA) & 2007 (JIFMP*)

LAUT

Qd: 125 m3/s POMPA WADUK POMPA


Qe: 100 m3/s WADUK WADUK POMPA SUNTER
Cengkareng
PLUIT ANCOL Qd: 390 m3/s
K. Mookervart (tambahan 60 m3/s
Drain dari sudetan)
Qe: 330 m3/s
WADUK Daerah Rencana
SETIABUDI Pengaliran Dengan Mekanisme
(Sistem Folder)

WADUK
MELATI
Qd: 290 m3/s PA. Karet Main Drain WADUK
Qe: 60 m3/s 4 pintu: 500 m3/s Daerah Cukup Tinggi RAWA BADAK
5 pintu: 734 m3/s
Pengaliran dengan Grafitasi
K. Pesanggrahan
PA. Manggarai
2 pintu: 330 m3/s Qd: 84 m3/s
Qd: 290 m3/s
K. Krukut

3 pintu: 507 m3/s Qe:20 m3/s


Qe: 60 m3/s
Sudetan
K. Baru Barat

K. Baru Timur
K. Grogol

K. Cipinang
Qd: 85 m3/s Qd: 60 m3/s
Qd: 73 m3/s
Qd: 95 m3/s Qe: 20 m3/s
Qe: 20 m3/s
Qd: 135 m3/s
Qe: 50 m3/s
Qd: 570 m3/s Qd: 110 m3/s
KETERANGAN: Qe: 200 m3/s Qe: 35 m3/s
BENDUNGAN
Qd : Qdesain SUKAMAHI Qd: 85 m3/s
Qe : Qeksisting BENDUNGAN Qe: 25 m3/s
CIAWI
*JIFMP Jakarta Integrated Flood Management Programme
33
PROGRAMMING

SISTEM

FOKUS

BENDUNGAN SUKAMAHI, JAWA BARAT


34
DECISION MAKING

PASCA BANJIR 2007,


BANJIR KANAL TIMUR DIBANGUN

CEPAT

BERANI AMBIL RESIKO


BANJIR KANAL TIMUR 35
DECISION MAKING

CEPAT

BERANI AMBIL RESIKO


TEROWONGAN NANJUNG
36
DECISION MAKING
7 BENDUNGAN DI NTT

SISTEM

FOKUS
BENDUNGAN RAKNAMO, NTT
37
DECISION MAKING
7 BENDUNGAN DI NTT

BENDUNGAN NAPUNGETE, NTT 38


DECISION MAKING
7 BENDUNGAN DI NTT

BENDUNGAN NAPUNGETE, NTT 39


PELAKSANAAN

TEAM WORK

ROCK N ROLL

40
PELAKSANAAN
3 SHIFT, 24/7

TEAM WORK

ROCK N ROLL

BENDUNGAN CIAWI, JAWA BARAT 41


PELAKSANAAN

TEAM WORK

ROCK N ROLL

42
PELAKSANAAN

TEAM WORK

ROCK N ROLL

FOTO: AGUS SUPRAPTO TOL PALEMBANG-INDRALAYA43


PENGAWASAN

44
PENGAWASAN

POMPA KALI SRINGIN SEMARANG45


PENGAWASAN

WORKSHOP POMPA KALI SRINGIN SEMARANG


46
PENGAWASAN

BENDUNGAN PASSELORENG,
SULAWESI SELATAN
47
PENGAWASAN

BENDUNGAN BILI-BILI,
SULAWESI SELATAN 48
BENDUNGAN RAKNAMO, NTT
KEAMANAN BANGUNAN

Untuk memastikan & menjamin infrastruktur


yang dibangun di Indonesia didesain, dibangun,
dioperasikan dan dipelihara sesuai standar

KOMISI KEAMANAN KOMITE


KOMISI KEAMANAN KOMITE KESELAMATAN
JEMBATAN PANJANG KESELAMATAN
BENDUNGAN BESAR BANGUNAN GEDUNG
& TEROWONGAN JALAN KONSTRUKSI
KOORDINASI ANTAR LEMBAGA
DALAM PENANGANAN GEMPA

PETA GEMPA
DAHULU DI BENGKULU ...
ADA“DANAU DENDAM TAK SUDAH”
KINI DI BANDUNG …
“DENDAM ITB TERBALAS SUDAH”

TERIMA KASIH
51