Anda di halaman 1dari 32

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Satuan Pendidikan : SMA Bina Negara 1 Baleendah


Mata Pelajaran : PPKn
Kelas / Semester : XI / Ganjil
Materi Pokok : Harmonisasi Hak dan Kewajiban Asasi Manusia dalam
Perspektif Pancasila
Alokasi Waktu : 4 X Pertemuan

A. Kompetensi Inti
KI 1 Menghayati dan mengamablkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab , peduli (
gotong oyong, kerja sama, toleran, damai ) santun, responsif, dan pro-aktif dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaluan dunia
KI 3 Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan , teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah .
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrakterkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metodis sesuai kaidah keilmuan .

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Kognitif Kompetensi Dasar Keterampilan


Menyaji hasil analisis kasus –
3.1 Menganalisis kasus – kasus pelanggaran 4.1
kasus pelanggaran hak asasi
hak asasi manusia dalam perspektif
manusia dalam perspektif
Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak
Pancasila untuk mewujudkan
dan kewajiban asasi manusia dalam
harmoni hak dan kewajiban asasi
kehidupan berbangsa dan bernegara
manusia dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara
IPK
IPK
3.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan konsep 4.1.1 Peserta didik dapat menemukan
berbagai macam contoh hak dan
dan pengertian hak asasi manusia dan
kewajiban yang dimiliki oleh
kewajiban manusia sebagai warga negara
setiap manusia sebagai warga
yang berpedoman pada nilai – nilai
negara Indonesia sesuai dengan
Pancasila .
pengamalan nilai – nilai Pancasila
di dalam kehidupan sehari – hari .
( Konseptual )
( Mandiri, Kolaboratif )

3.1.2 Peserta didik dapat membedakan antara 4.1.2 Peserta didik dapat mencontohkan
hak – hak apa saja yang diterima
substansi Hak dan Kewajiban Asasi
dan mencontohkan kewajiban apa
Manusia sesuai dengan pengamalan dari
saja yang dilakukan dalam
nilai- nilai Pancasila.
kehidupan sehari – hari sesuai
dengan pengamalan nilai –nilai
( Konseptual )
Pancasila.

(Mandiri , Kolaboratif )

3.1.3 Peserta didik dapat menemukan fenomena 4.1.3 Peserta didik dapat mencari tahu
faktor – faktor apa saja yang
sosial yang dimasukan ke dalam kasus –
menyebabkan terjadinya berbagai
kasus pelanggaran hak asasi manusia di
kasus pelanggaran hak asasi
dalam kehidupan sehari – hari .
manusia di dalam lingkungan
kehidupan sehari – hari .
( Faktual )
( Komunikatif, Kreatif, Kolaboratif )

3.1.4 Peserta didik dapat merumuskan 4.1.4 Peserta didik dapat menyajikan
hasil terkait dengan apa saja yang
bagaimana pemecahan kasus – kasus
harus dilakukan dalam mencegah
pelanggaran hak asasi manusia dalam
terjadinya pelanggaran hak asasi
upaya menegakan HAM sesuai janji
manusia dan upaya dalam
Pancasila dan UUD NRI 1945.
menanggulangi kasus pelanggaran
hak asasi manusia .
( Metagoknitif )
( Komunikatif, Kreatif, Kolaboratif )
C. Tujuan Pembalajaran

Melalui model pembelajaran Discovery Learning Siswa dapat Menganalisis kasus –


kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan
harmoni hak dan kewajiban asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara ( KD 3.1 ) dan Menyaji hasil analisis kasus – kasus pelanggaran hak asasi
manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak dan kewajiban
asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ( KD 4.1 ).
( Berfikir kritis,kreatif, mandiri, komunikatif kolaborasi )

D. Materi Pembelajaran

Dimensi Pegetahuan
Materi
Pembelajaran Faktual Konseptual Prosedural Metakognitif
Contoh – Pengertian Penjabaran
Kasus – kasus
contoh konsep terhadap faktor
pelanggaran
penerapan hak substansi hak – faktor
hak asasi
asasi manusia asasi manusia penyebab
manusia dalam
dan dan terjadinya
prespektif
pelaksanaan kewajiban kasus – kasus
Pancasila .
kewajiban asasi asasi manusia pelanggaran
manusia sesuai hak asasi
dengan nilai manusia .
Pancasila. Rumusan
terkait dengan
upaya yang
dilakukan
dalam
mencegah dan
menanggulangi
pelanggaran
HAM.

E. Metode Pembelajaran

Pendekatan : Saintifi
Metode : Picture dan picture, diskusi, studi kasus , rol
playing dan penugasan
Model Pembelajaran : Discovery Learning
F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran

a. Media : Gambar contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia


b. Alat / Bahan : White Board / papan flanel , LCD, CD, Laptop,
Audio
c. Sumber Belajar :
- UUD NKRI Tahun 1945,
- Buku PPKn SMA Kelas XI Kurikulum 2014
- Modul PPKn Kelas XI SMA
- www.wikipedia.com
- www.blogsopt

G. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran


Pertemuan ke- 1
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Waktu

(Penanaman Penguatan Pendidikan


Karakter )

 Orientasi
 Membuka pelajaran dengan salam
pembuka dan berdoa dalam
memulai pembelajaran
 Mmeriksa kehadiran peserta didik
sebagai sikap pembiasan disiplin
 Memulai dengan pemberian
motivasi dan semangat untuk
peserta didik .
 Apersepsi
 Pengulangan beberapa tayangan
di pembelajaran / di kelas 15’
Pedahuluan
sebelumnya terkait dengan materi
pembelajaran.
 Peserta didik diharapakn akan
memiliki rasa ingin tahu yang
lebih lagi terkait dengan materi
ajar berikutnya.
( Berfikir Kritis )
 Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran
sebelum proses pembelajaran
berlangsung.
 Menyampaikan standar
kompetensi , kompetensi dasar,
indikator, KKM, dan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai
pada proses pembelajaran
berlangsung.
 Menyampaikan kegiatan
pembelajaran, akan berlangsung
dengan menggunakan proses
diskusi terbuka, yang dilakukan
oleh asing – asing peserta didik
dalam merumuskan konsep dan
makna hak asasi manusia dan
kewajiban yang dilakukan oleh
manusia sebagai warga negera
Indonesia.
( Penguatan Karakter )
STIMULUS
 Disajikan video dan beberapa gambar
terkait dengan hak – hak yang dimiliki
oleh manusia, dan kewaiban yang harus
dilakukan oleh setiap warga negara
Indoensia sebagai warga negara yang
baik.
 Peserta didik mengamati dan
memberikan tanggapan terhadap
tayangan video dan tampilan gambar
yang disajikan.
 Memunculkan beberapa rumusan konsep
dan makna dari hak asasi manusia yang
harus dipenuhi, dan kewjiban manusia
yang harus dilakukan sebagai bagian dari
peruwjudan warga negara yang baik.
( Berfikir Kritis )

Inti IDENTIFIKASI MASALAH


 Peserta didik mengidentifikasi contoh –
contoh hak yang harus dipenuhi oleh
setiap manusia, dan kewajiban yang
harus dilakukan oleh warga negara
sebagai bentuk / wujud menjadi warga
negara yang baik.
 Mengidentfikasikan faktor – faktor
penyebab mengapa warga negara masih
mengedepankan hak, dan sementara
mengesampingkan kewajiban.
( Literasi )

PENGUMPULAN DATA
 Untuk mendapatkan informasi tambahan
tekait dengan konsep dan makna hak
asasi manusia dan kewajiban asasi
manusia , peserta didik diminta untuk
menceritakan apa saja yang menjadi
bagian dari hak – hak yang telah didapat ,
dan kewajiban yang telah dilakukan
dalam kehidupan sehari – hari.
 Peserta didik dibagi menjadi ke dalam 6
kelompok , yang asing – asing kelompok
akan menyebutkan contoh hak asasi
manusia yang diterima di lingkungan
keluarga, sekolah, dan masyarakat.
( Kolaborasi )

o Kelompok 1 mencari contoh hak


asasi manusia yang diterima di
lingkungan keluarga.
o Kelompok 2, mencari contoh hak
asasi manusia yang diterima d
lingkungan sekolah.
o Kelompok 3, mencari contoh hak
asasi manusia di lingkungan
masyarakat
o Kelompok 4, mencari contoh
kewajiban yang harus dilakukan
dilingkungan keluarga.
o Kelompok 5, mencari contoh
kewajiban yang harus dilakukan
dilingkungan sekolah.
o Kelompok 6. mencari contoh
kewajiban yang harus dilakukan
di lingkungan masyarakat.

( Kolaborasi )

 Masing – masing kelompok


menyebutkan sekurang – kurangnya 3
contoh dari setiap contoh hak asasi
manusia dan kewajiban asasi manusia.
( Kolaborasi )

 Masing – asing kelompok, mencari


jawaban terkait dengan mengapa masih
banyak warga negara yang belum
mengetahui bagian dari hak – haknya,
dan apa yang menjadi bagian dari
kewajibannya.
( Berfikir Kritis )
 Semua kelompok mencari sumber yang
dipercaya guna untuk melengkapi data
terkait dengan berapa banyak warga
negara yang melakukan pelanggaran
terhadap hak – hak orang lain, dan berapa
banyak warga negara yang masih lalai
dengan kewajibanya sebagai warga
negara Indonesia.
( Kolaborasi dan Literasi )

PEMBUKTIAN
 Masing – masing kelompok memaparkan
contoh pengakuan hak asasi manusia di
setiap lingkungan sosialnya, dan
memaparkan pelaksanaan kewajiban
yang dilakukan oleh setiap warga negara
dalam bentuk presentasi.
 Masing – masing kelompok menjabarkan
penjelasan terkait dengan contoh yang
dilakukan oleh warga negara , baik dalam
menyikapi hak – hak yang diterima,
ataupun kewajiban yang dilakukan.
 Masing – masing kelompok yang tidak
sedang melakukan penyajian, diharapkan
untuk memberikan masukan, ulasan,
pendapat, dan kritik yang membangun
terhadap kelompok yang sedang
melangsungkan penyajiannya.

KESIMPULAN
 Peserta didik menyimpulkan beberapa
pemaparan yang disajikan oleh masing –
masing kelompok terkait dengan konsep
hak asasi manusia dan kewajiban warga
negara.
( Komunikasi )

 Guru mengajak peserta didik untuk


memberikan evaluasi terhadap
pembelajaran, terutama hal – hal yang
berkenan berkaitan dengan proses
pembelajaran sebagai masukan untuk 15’
Penutup perbaikan dalam pertemuan berikutnya.
 Memberitahu peserta didik bahwa dalam
pertemuan berikutnya masih presentasi
kelompok 4, 5, dan 6.
 Doa
H. Penilaian
Pertemuan 1
1. Teknik Penilaian
Level Kognitif / Teknik Penilaian

Materi Pembelajaran Pengetahuan


dan Aplikasi Penalaran
Penguatan
Konsep Hak dan
Kewajiban Asasi
Manusia dan Substansi Tes Tertulis - Tes Tertulis
Hak dan Kewajiban
Asasi Mansuia dalam
Pancasila

Keterampilan
Menalar
Materi Pembelajaran Mengam Menan Mencob dan
Menyaji
ati ya a Mencipta

Kasus –kasus
pelanggaran HAM √ √ - √ √
dalam perspektif
Pancasila

2. Interumen Penilaian
a. Peniliaan Pengetahuan : Jawaban uraian / tanya jawab
b. Penilaian Keterampilan : Tabel aktivitas peserta didik dalam skala penilaian
Kuantitatif
c. Insturmen : Jurnal, observasi penilaian sikap individu sebagai
peniliaan pribadi, dan penilian teman sejawat .

3. Pembelajaran Remedial
a. Rencana Kegiatan
1) Peserta didik yang belum mencapai kemampuan minimal yang ditetapkan
dalam rencana pelaksanaan pembelajaran.
2) Pemberian program pembelajaran remedial didasarkan atas latar belakang
bahwa pendidik perlu memperhatikan perbedaan individu peserta didik.
b. Bentuk Pelaksanaan Remedial :
1) Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.
2) Pemberian bimbingan secara khsusu, misalnya bimbingan konseling.
3) Pemberian tugas – tugas latihan secara khusus.
4) Pemanfaatan tutor sebaya.
5) Dan lain – lain, yang semuanya diakhiri dengan ulangan .
c. Teknik Pembelajaran Remedial :
1) Penugasan individu diakhiri dengan De ( lisan / tertulis ) bila jumlah peserta
dik yang mengikuti remedial maksimal 20 %.
2) Penugasan kelompok diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedial kurang dari 50 % .
3) Pembelajaran ulang diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedial lebih dari 50%.
d. Nilai Remedial
Nilai remedial idelanya dapat lebih tinggi dari KKM. Apabila kebijakan ini
diberlkkan, maka setiap peserta didik ( termasuk yang sudah mencapai KKM )
berhak mengikuti remedial untuk memperbaiki nilai sehingga mencapai nilai
maksimal ( 100 ) .

Mengetahui, Jakarta 1 November 2017


Kepala SMAN 3 Bandung Guru Bidang Studi

Dr. Hj. Yeni Gantini, M.Pd. Dra. Oman Setiadi


NIP. 196106231981012002 NIP. 196105151988031006
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 3 Bandung


Mata Pelajaran : PPKn
Kelas / Semester : XI / Ganjil
Materi Pokok : Kasus – kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam
perspektif Pancasila
Alokasi Waktu : 4 X Pertemuan

A. Kompetensi Inti
KI 1 Menghayati dan mengamablkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab , peduli (
gotong oyong, kerja sama, toleran, damai ) santun, responsif, dan pro-aktif dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaluan dunia
KI 3 Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan , teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah .
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrakterkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metodis sesuai kaidah keilmuan .

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Kognitif Kompetensi Dasar Keterampilan


Menyaji hasil analisis kasus –
3.1 Menganalisis kasus – kasus pelanggaran 4.1
kasus pelanggaran hak asasi
hak asasi manusia dalam perspektif
manusia dalam perspektif
Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak
Pancasila untuk mewujudkan
dan kewajiban asasi manusia dalam
harmoni hak dan kewajiban asasi
kehidupan berbangsa dan bernegara
manusia dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara
IPK
IPK
3.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan konsep 4.1.1 Peserta didik dapat menemukan
berbagai macam contoh hak dan
dan pengertian hak asasi manusia dan
kewajiban yang dimiliki oleh
kewajiban manusia sebagai warga negara
setiap manusia sebagai warga
yang berpedoman pada nilai – nilai
negara Indonesia sesuai dengan
Pancasila .
pengamalan nilai – nilai Pancasila
di dalam kehidupan sehari – hari .
( Konseptual )
( Mandiri, Kolaboratif )

3.1.2 Peserta didik dapat membedakan antara 4.1.2 Peserta didik dapat mencontohkan
hak – hak apa saja yang diterima
substansi Hak dan Kewajiban Asasi
dan mencontohkan kewajiban apa
Manusia sesuai dengan pengamalan dari
saja yang dilakukan dalam
nilai- nilai Pancasila.
kehidupan sehari – hari sesuai
dengan pengamalan nilai –nilai
( Konseptual )
Pancasila.

(Mandiri , Kolaboratif )

3.1.3 Peserta didik dapat menemukan fenomena 4.1.3 Peserta didik dapat mencari tahu
faktor – faktor apa saja yang
sosial yang dimasukan ke dalam kasus –
menyebabkan terjadinya berbagai
kasus pelanggaran hak asasi manusia di
kasus pelanggaran hak asasi
dalam kehidupan sehari – hari .
manusia di dalam lingkungan
kehidupan sehari – hari .
( Faktual )
( Komunikatif, Kreatif, Kolaboratif )

3.1.4 Peserta didik dapat merumuskan 4.1.4 Peserta didik dapat menyajikan
hasil terkait dengan apa saja yang
bagaimana pemecahan kasus – kasus
harus dilakukan dalam mencegah
pelanggaran hak asasi manusia dalam
terjadinya pelanggaran hak asasi
upaya menegakan HAM sesuai janji
manusia dan upaya dalam
Pancasila dan UUD NRI 1945.
menanggulangi kasus pelanggaran
hak asasi manusia .
( Metagoknitif )
( Komunikatif, Kreatif, Kolaboratif )
C. Tujuan Pembalajaran

Melalui model pembelajaran Discovery Learning Siswa dapat Menganalisis kasus –


kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan
harmoni hak dan kewajiban asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara ( KD 3.1 ) dan Menyaji hasil analisis kasus – kasus pelanggaran hak asasi
manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak dan kewajiban
asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ( KD 4.1 ).
( Berfikir kritis,kreatif, mandiri, komunikatif kolaborasi )

D. Materi Pembelajaran

Dimensi Pegetahuan
Materi
Pembelajaran Faktual Konseptual Prosedural Metakognitif
Contoh – Pengertian Penjabaran
Kasus – kasus
contoh konsep terhadap faktor
pelanggaran
penerapan hak substansi hak – faktor
hak asasi
asasi manusia asasi manusia penyebab
manusia dalam
dan dan terjadinya
prespektif
pelaksanaan kewajiban kasus – kasus
Pancasila .
kewajiban asasi asasi manusia pelanggaran
manusia sesuai hak asasi
dengan nilai manusia .
Pancasila. Rumusan
terkait dengan
upaya yang
dilakukan
dalam
mencegah dan
menanggulangi
pelanggaran
HAM.

E. Metode Pembelajaran

Pendekatan : Saintifi
Metode : Picture dan picture, diskusi, studi kasus , rol
playing dan penugasan
Model Pembelajaran : Discovery Learning
F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran

a. Media : Gambar contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia


b. Alat / Bahan : White Board / papan flanel , LCD, CD, Laptop,
Audio
c. Sumber Belajar :
- UUD NKRI Tahun 1945,
- Buku PPKn SMA Kelas XI Kurikulum 2014
- Modul PPKn Kelas XI SMA
- www.wikipedia.com
- www.blogsopt
G. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke – 2

Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Waktu

( Penanaman Penguatan Pendidikan


Karakter )
 Orientasi
 Membuka pelajaran dengan salam
pembuka dan berdoa dalam
memulai pembelajaran
 Mmeriksa kehadiran peserta didik
sebagai sikap pembiasan disiplin
 Memulai dengan pemberian
motivasi dan semangat untuk
peserta didik .
 Apersepsi
 Guru menanyakan kepada peserta
didik hasil diskusi kelompok 1, 2
, dan 3 yang telah tampil pada
Pendahuluan pertemuan sebelumnya . 15’
( Berfikir Kritis )
 Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran
sebelum proses pembelajaran
berlangsung.
 Menyampaikan standar
kompetensi , kompetensi dasar,
indikator, KKM, dan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai
pada proses pembelajaran
berlangsung.
 Menyampaikan kegiatan
pembelajaran, akan berlangsung
dengan menggunakan proses
diskusi terbuka, yang dilakukan
oleh masing – masing peserta
didik dalam merumuskan
substansi terkait hak asasi
manusia dan kewajiban yang
dilakukan oleh manusia sebagai
warga negera Indonesia, sehingga
muncul kesadaran dari setiap
warga negara untuk menghargai
dan menjalankan Hak asasi
manusia sebagai kodrat Tuhan
YME, dan melaksanakan
kewajiban sebagai bagian dari
wujud menjadi warga negara
yang baik .

( Penguatan Karakter )

STIMULUS
 Melanjutkan diskusi kelompok pada
pertemuan sebelumnya, kemudian
peserta didik memberikan tanggapan
tekait hasil penyajian yang berlangsung.
PEMBUKTIAN
 Selama diskusi kelompok berlangsung,
peserta didik harus mampu memaparkan
Inti data – data yang ada tekait dengan isu – 60’
isu Ham dan penyelewengan kewajiban
yang dilakukan oleh warga negara
Indonesia.
( Komunikasi )
KESIMPULAN
 Peserta didik memberikan kesimpulan
terkait dengan hasil pembelajaran yang
sudah berlangsung.

 Guru mengajak peserta didik untuk


memberikan evaluasi terhadap
pembelajaran, terutama hal – hal yang
berkenan berkaitan dengan proses
Penutup pembelajaran sebagai masukan untuk 15’
perbaikan dalam pertemuan berikutnya.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk
memberikan kata mutiara pesan moral
dalam memotivasi pembelajaran untuk
sub materi yang baru di pertemuan
berikutnya .
 Doa

H. Penilaian
Pertemuan 2
4. Teknik Penilaian
Level Kognitif / Teknik Penilaian
Materi Pembelajaran Pengetahuan
dan Aplikasi Penalaran
Penguatan
Konsep Hak dan
Kewajiban Asasi
Manusia dan Substansi Tes Tertulis - Tes Tertulis
Hak dan Kewajiban
Asasi Mansuia dalam
Pancasila

Keterampilan
Menalar
Materi Pembelajaran Mengam Menan Mencob dan
Menyaji
ati ya a Mencipta

Kasus –kasus
pelanggaran HAM √ √ - √ √
dalam perspektif
Pancasila

5. Interumen Penilaian
d. Peniliaan Pengetahuan : Jawaban uraian / tanya jawab
e. Penilaian Keterampilan : Tabel aktivitas peserta didik dalam skala penilaian
Kuantitatif
f. Insturmen : Jurnal, observasi penilaian sikap individu sebagai
peniliaan pribadi, dan penilian teman sejawat .

6. Pembelajaran Remedial
e. Rencana Kegiatan
1) Peserta didik yang belum mencapai kemampuan minimal yang ditetapkan
dalam rencana pelaksanaan pembelajaran.
2) Pemberian program pembelajaran remedial didasarkan atas latar belakang
bahwa pendidik perlu memperhatikan perbedaan individu peserta didik.
f. Bentuk Pelaksanaan Remedial :
1) Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.
2) Pemberian bimbingan secara khsusu, misalnya bimbingan konseling.
3) Pemberian tugas – tugas latihan secara khusus.
4) Pemanfaatan tutor sebaya.
5) Dan lain – lain, yang semuanya diakhiri dengan ulangan .

g. Teknik Pembelajaran Remedial :


4) Penugasan individu diakhiri dengan De ( lisan / tertulis ) bila jumlah peserta
dik yang mengikuti remedial maksimal 20 %.
5) Penugasan kelompok diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedial kurang dari 50 % .
6) Pembelajaran ulang diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedial lebih dari 50%.
h. Nilai Remedial
Nilai remedial idelanya dapat lebih tinggi dari KKM. Apabila kebijakan ini
diberlkkan, maka setiap peserta didik ( termasuk yang sudah mencapai KKM )
berhak mengikuti remedial untuk memperbaiki nilai sehingga mencapai nilai
maksimal ( 100 ) .

Mengetahui, Jakarta 1 November 2017


Kepala SMAN 3 Bandung Guru Bidang Studi

Dr. Hj. Yeni Gantini, M.Pd. Dra. Oman Setiadi


NIP. 196106231981012002 NIP. 196105151988031006
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 3 Bandung


Mata Pelajaran : PPKn
Kelas / Semester : XI / Ganjil
Materi Pokok : Kasus – kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam
perspektif Pancasila
Alokasi Waktu : 4 X Pertemuan

A. Kompetensi Inti
KI 1 Menghayati dan mengamablkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab , peduli (
gotong oyong, kerja sama, toleran, damai ) santun, responsif, dan pro-aktif dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaluan dunia
KI 3 Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan , teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah .
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrakterkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metodis sesuai kaidah keilmuan .

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Kognitif Kompetensi Dasar Keterampilan
Menyaji hasil analisis kasus –
3.1 Menganalisis kasus – kasus pelanggaran 4.1
kasus pelanggaran hak asasi
hak asasi manusia dalam perspektif
manusia dalam perspektif
Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak
Pancasila untuk mewujudkan
dan kewajiban asasi manusia dalam
harmoni hak dan kewajiban asasi
kehidupan berbangsa dan bernegara
manusia dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara
IPK
IPK
3.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan konsep 4.1.1 Peserta didik dapat menemukan
berbagai macam contoh hak dan
dan pengertian hak asasi manusia dan
kewajiban manusia sebagai warga negara kewajiban yang dimiliki oleh
yang berpedoman pada nilai – nilai setiap manusia sebagai warga
Pancasila . negara Indonesia sesuai dengan
pengamalan nilai – nilai Pancasila
( Konseptual ) di dalam kehidupan sehari – hari .

( Mandiri, Kolaboratif )

3.1.2 Peserta didik dapat membedakan antara 4.1.2 Peserta didik dapat mencontohkan
hak – hak apa saja yang diterima
substansi Hak dan Kewajiban Asasi
dan mencontohkan kewajiban apa
Manusia sesuai dengan pengamalan dari
saja yang dilakukan dalam
nilai- nilai Pancasila.
kehidupan sehari – hari sesuai
dengan pengamalan nilai –nilai
( Konseptual )
Pancasila.

(Mandiri , Kolaboratif )

3.1.3 Peserta didik dapat menemukan fenomena 4.1.3 Peserta didik dapat mencari tahu
faktor – faktor apa saja yang
sosial yang dimasukan ke dalam kasus –
menyebabkan terjadinya berbagai
kasus pelanggaran hak asasi manusia di
kasus pelanggaran hak asasi
dalam kehidupan sehari – hari .
manusia di dalam lingkungan
kehidupan sehari – hari .
( Faktual )
( Komunikatif, Kreatif, Kolaboratif )

3.1.4 Peserta didik dapat merumuskan 4.1.4 Peserta didik dapat menyajikan
hasil terkait dengan apa saja yang
bagaimana pemecahan kasus – kasus
harus dilakukan dalam mencegah
pelanggaran hak asasi manusia dalam
terjadinya pelanggaran hak asasi
upaya menegakan HAM sesuai janji
manusia dan upaya dalam
Pancasila dan UUD NRI 1945.
menanggulangi kasus pelanggaran
hak asasi manusia .
( Metagoknitif )
( Komunikatif, Kreatif, Kolaboratif )
C. Tujuan Pembalajaran
Melalui model pembelajaran Discovery Learning Siswa dapat Menganalisis kasus –
kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan
harmoni hak dan kewajiban asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara ( KD 3.1 ) dan Menyaji hasil analisis kasus – kasus pelanggaran hak asasi
manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak dan kewajiban
asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ( KD 4.1 ).
( Berfikir kritis,kreatif, mandiri, komunikatif kolaborasi )

D. Materi Pembelajaran

Dimensi Pegetahuan
Materi
Pembelajaran Faktual Konseptual Prosedural Metakognitif
Contoh – Pengertian Penjabaran
Kasus – kasus
contoh konsep terhadap faktor
pelanggaran
penerapan hak substansi hak – faktor
hak asasi
asasi manusia asasi manusia penyebab
manusia dalam
dan dan terjadinya
prespektif
pelaksanaan kewajiban kasus – kasus
Pancasila .
kewajiban asasi asasi manusia pelanggaran
manusia sesuai hak asasi
dengan nilai manusia .
Pancasila. Rumusan
terkait dengan
upaya yang
dilakukan
dalam
mencegah dan
menanggulangi
pelanggaran
HAM.

E. Metode Pembelajaran

Pendekatan : Saintifi
Metode : Picture dan picture, diskusi, studi kasus , rol
playing dan penugasan
Model Pembelajaran : Discovery Learning
F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran

d. Media : Gambar contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia


e. Alat / Bahan : White Board / papan flanel , LCD, CD, Laptop,
Audio
f. Sumber Belajar :
- UUD NKRI Tahun 1945,
- Buku PPKn SMA Kelas XI Kurikulum 2014
- Modul PPKn Kelas XI SMA
- www.wikipedia.com
- www.blogsopt
G. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke – 3

Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Waktu

( Penanaman Penguatan Pendidikan


Karakter )
 Orientasi
 Membuka pelajaran dengan salam
pembuka dan berdoa dalam
memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta
didik sebagai sikap pembiasan
disiplin
 Memulai dengan pemberian
motivasi dan semangat untuk
peserta didik .
 Menyanyikan salah satu wajib
nasional Satu Nusa Satu Bangsa .
 Apersepsi
Pendahuluan  Memperlihatkan ulasan materi 15’
pada sub materi sebelumnya,
untuk mengingat kembali makna,
konsep dan substansi hak asasi
manusia dan kewajiaban asasi
manusia.
 Peserta didik diharapakn akan
memiliki rasa ingin tahu yang
lebih lagi terkait dengan materi
ajar berikutnya.
( Berfikir Kritis )
 Pemberian Acuan
 Memberitahukan sub materi ajar
yang akan dibahas pada proses
pembelajaran yang sedang
berlangsung
 Menyampaikan standar
kompetensi , kompetensi dasar,
indikator, KKM, dan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai
pada proses pembelajaran
berlangsung.
 Menyampaikan kegiatan
pembelajaran, akan berlangsung
dengan menggunakan studi kasus
, terkait dengan kasus – kasus
pelanggaran HAM yang marak
terjadi di lingkungan masyarakat ,
sehingga dengan mengetahui
pelanggaran HAM tersebut,
peserta didik paham apa yang
boleh secara hukum dilakukan,
dan apa yang menjadi sanksi saat
melakukan sesuatu dengan
melanggar aturan yang berlaku ,
( Penguatan Karakter )

STIMULUS
 Peserta didik diberikan berbagai contoh
kasus – kasus pelanggaran HAM, yang
kemudian dari contoh tersebut , peserta
didik merumuskan faktor penyebab
terjadinya pelanggaran tersebut.
 Peserta dik lain, saling memberikan
tanggapan terkait dengan contoh kasus
yang masing – masing terima
 Kemudian guru memberikan pertanyaan:
Kira – kira hal mendasar apa, sehingga
pelanggaran HAM di lingkungan masyarakat
Inti masih marak terjadi dan faktor utama penyebab 60’
terjadinya pelanggaran HAM tersebut.
( Berfikir Kritis )

IDENTIFIKASI MASALAH
 Peserta didik mengidentifikasi
permasalahan yang terjadi di Indonesia
yang diakibatkan dari masyarakat
memandang bebas makna dari HAM
tanpa didasari dengan rasa tanggung
jawab
 Mengidentifikasi faktor- faktor yang
menyebabkan masih terjadinya saling
tidak menghargai dan tidak menghormati
HAM antar sesama manusia .
( Berfikir Kritis )
PENGUMPULAN DATA
 Untuk mendapatkan informasi tambahan
terkait dengan kasus – kasus pelanggaran
HAM yang marak terjadi di lingkungan
masyarakat , peserta didik dibebaskan
untuk menggunakan alat komunikasi dan
laptop sebagai sarana untuk membantu
mencari tahu penyebab utama terjadinya
kasus pelanggaran HAM tersebut
 Masing – masing peserta didik saling
bertukar pikiran dan pendapat mengenai
hal apa saja yang bisa menambah banyak
terjadi kasus – kasus pelanggaran HAM
di masyarakat .
( Kolaborasi )
 Peserta didik membuat artikel bebas
terkait dengan, semakin banyak
munculnya fenomena masyarakat atas
pengakuan hak – haknya sendiri dengan
tanpa sadar sudah banyak menggangu
hak- hak orang lain.
( Literasi )

PEMBUKTIAN
 Masing – masing peserta didik saling
mendiskusikan hasil artikel yang dibuat,
kemudian saling memberikan masukan
dan memberikan saran penulisan yang
baik.
 Salah satu hasil penulisan artikel terkait
dengan marak terjadi kasus pelanggaran
HAM di masyarakat, kemudian di
paparkan di depan kelas.
( Komunikasi )
KESIMPULAN
 Peserta didik memberikan kesimpulan
terkait dengan materi kasus – kasus
pelanggaran HAM yang terjadi di
masyarakat .

Penutup  Guru mengajak peserta didik untuk 15’


memberikan evaluasi terhadap
pembelajaran, terutama hal – hal yang
berkenan berkaitan dengan proses
pembelajaran sebagai masukan untuk
perbaikan dalam pertemuan berikutnya.
 Memberitahu peserta didik bahwa dalam
pertemuan berikutnya akan dibahas
materi terkait dengan beberapa upaya
yang bisa dilakukan oleh pemerintah
ataupun masyarakat dalam mencegah
terjadinya pelanggaran HAM .
 Doa

H. Penilaian
Pertemuan 3
1. Teknik Penilaian
Level Kognitif / Teknik Penilaian
Materi Pembelajaran Pengetahuan
dan Aplikasi Penalaran
Penguatan
Kasus – kasus
pelanggaran hak asasi Tes Tertulis - Tes Tertulis
manusia dalam perspektif
Pancasila

Keterampilan
Menalar
Materi Pembelajaran Mengam Menany Menco
Menyaji dan
ati a ba Mencipta

Kasus –kasus
pelanggaran HAM √ √ - √ √
dalam perspektif
Pancasila

2. Interumen Penilaian
 Peniliaan Pengetahuan : Jawaban uraian / tanya jawab
 Penilaian Keterampilan : Tabel aktivitas peserta didik dalam skala penilaian
Kuantitatif
 Insturmen : Jurnal, observasi penilaian sikap individu
sebagai peniliaan pribadi, dan penilian teman sejawat .

3. Pembelajaran Remedial
 Rencana Kegiatan
 Peserta didik yang belum mencapai kemampuan minimal yang
ditetapkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran.
Pemberian program pembelajaran remedial didasarkan atas latar
belakang bahwa pendidik perlu memperhatikan perbedaan individu
peserta didik.
 Bentuk Pelaksanaan Remedial :
 Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang
berbeda.
 Pemberian bimbingan secara khsusu, misalnya bimbingan
konseling.
 Pemberian tugas – tugas latihan secara khusus.
 Pemanfaatan tutor sebaya.
 Dan lain – lain, yang semuanya diakhiri dengan ulangan .

 Teknik Pembelajaran Remedial :


1. Penugasan individu diakhiri dengan De ( lisan / tertulis ) bila jumlah peserta
dik yang mengikuti remedial maksimal 20 %.
2. Penugasan kelompok diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedial kurang dari 50 % .
3. Pembelajaran ulang diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedial lebih dari 50%.

 Nilai Remedial
Nilai remedial idelanya dapat lebih tinggi dari KKM. Apabila kebijakan ini
diberlkkan, maka setiap peserta didik ( termasuk yang sudah mencapai KKM ) berhak
mengikuti remedial untuk memperbaiki nilai sehingga mencapai nilai maksimal (100)
.

Mengetahui, Jakarta 1 November 2017


Kepala SMAN 3 Bandung Guru Bidang Studi

Dr. Hj. Yeni Gantini, M.Pd. Dra. Oman Setiadi


NIP. 196106231981012002 NIP. 196105151988031006
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 3 Bandung


Mata Pelajaran : PPKn
Kelas / Semester : XI / Ganjil
Materi Pokok : Kasus – kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam
perspektif Pancasila
Alokasi Waktu : 4 X Pertemuan
A. Kompetensi Inti
KI 1 Menghayati dan mengamablkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab , peduli (
gotong oyong, kerja sama, toleran, damai ) santun, responsif, dan pro-aktif dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaluan dunia
KI 3 Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan , teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah .
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrakterkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metodis sesuai kaidah keilmuan .

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Kognitif Kompetensi Dasar Keterampilan


4.1 Menyaji hasil analisis kasus –
3.1 Menganalisis kasus – kasus pelanggaran
kasus pelanggaran hak asasi
hak asasi manusia dalam perspektif
manusia dalam perspektif
Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak
Pancasila untuk mewujudkan
dan kewajiban asasi manusia dalam
harmoni hak dan kewajiban asasi
kehidupan berbangsa dan bernegara
manusia dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara
IPK
IPK
3.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan konsep 4.1.1 Peserta didik dapat menemukan
berbagai macam contoh hak dan
dan pengertian hak asasi manusia dan
kewajiban yang dimiliki oleh
kewajiban manusia sebagai warga negara setiap manusia sebagai warga
yang berpedoman pada nilai – nilai negara Indonesia sesuai dengan
Pancasila . pengamalan nilai – nilai Pancasila
di dalam kehidupan sehari – hari .
( Konseptual )
( Mandiri, Kolaboratif )

3.1.2 Peserta didik dapat membedakan antara 4.1.2 Peserta didik dapat mencontohkan
hak – hak apa saja yang diterima
substansi Hak dan Kewajiban Asasi
dan mencontohkan kewajiban apa
Manusia sesuai dengan pengamalan dari
saja yang dilakukan dalam
nilai- nilai Pancasila.
kehidupan sehari – hari sesuai
dengan pengamalan nilai –nilai
( Konseptual )
Pancasila.

(Mandiri , Kolaboratif )

3.1.3 Peserta didik dapat menemukan fenomena 4.1.3 Peserta didik dapat mencari tahu
faktor – faktor apa saja yang
sosial yang dimasukan ke dalam kasus –
menyebabkan terjadinya berbagai
kasus pelanggaran hak asasi manusia di
kasus pelanggaran hak asasi
dalam kehidupan sehari – hari .
manusia di dalam lingkungan
kehidupan sehari – hari .
( Faktual )
( Komunikatif, Kreatif, Kolaboratif )

3.1.4 Peserta didik dapat merumuskan 4.1.4 Peserta didik dapat menyajikan
hasil terkait dengan apa saja yang
bagaimana pemecahan kasus – kasus
harus dilakukan dalam mencegah
pelanggaran hak asasi manusia dalam
terjadinya pelanggaran hak asasi
upaya menegakan HAM sesuai janji
manusia dan upaya dalam
Pancasila dan UUD NRI 1945.
menanggulangi kasus pelanggaran
hak asasi manusia .
( Metagoknitif )
( Komunikatif, Kreatif, Kolaboratif )

C. Tujuan Pembalajaran
Melalui model pembelajaran Discovery Learning Siswa dapat Menganalisis kasus –
kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan
harmoni hak dan kewajiban asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara ( KD 3.1 ) dan Menyaji hasil analisis kasus – kasus pelanggaran hak asasi
manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak dan kewajiban
D. Materi Pembelajaran

Dimensi Pegetahuan
Materi
Pembelajaran Faktual Konseptual Prosedural Metakognitif
Contoh – Pengertian Penjabaran
Kasus – kasus
contoh konsep terhadap faktor
pelanggaran
penerapan hak substansi hak – faktor
hak asasi
asasi manusia asasi manusia penyebab
manusia dalam
dan dan terjadinya
prespektif
pelaksanaan kewajiban kasus – kasus
Pancasila .
kewajiban asasi asasi manusia pelanggaran
manusia sesuai hak asasi
dengan nilai manusia .
Pancasila. Rumusan
terkait dengan
upaya yang
dilakukan
dalam
mencegah dan
menanggulangi
pelanggaran
HAM.

E. Metode Pembelajaran

Pendekatan : Saintifi
Metode : Picture dan picture, diskusi, studi kasus , rol
playing dan penugasan
Model Pembelajaran : Discovery Learning
F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran

a. Media : Gambar contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia


b. Alat / Bahan : White Board / papan flanel , LCD, CD, Laptop,
Audio
c. Sumber Belajar :
- UUD NKRI Tahun 1945,
- Buku PPKn SMA Kelas XI Kurikulum 2014
- Modul PPKn Kelas XI SMA
- www.wikipedia.com
- www.blogsopt
G. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke – 4

Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Waktu

( Penanaman Penguatan Pendidikan


Karakter )
 Orientasi
 Membuka pelajaran dengan salam
pembuka dan berdoa dalam
memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta
didik sebagai sikap pembiasan
disiplin.
 Memulai dengan pemberian
motivasi dan semangat untuk
peserta didik .
 Menyanyikan salah satu lagu
wajib Nyiur hijau.
 Apersepsi
Pendahuluan 15’
 Guru menanyakan konsep,
makna, substansi terkait dengan
hak asasi manusia dan kewajiban
asasi manusia
 Guru meminta peserta didik untuk
menyebutkan contoh kasus
pelanggaran HAM .
( Berfikir Kritis )
 Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi ajar yang
akan dibahas pada pertemuan saat
itu .
 Menyampaikan standar
kompetensi , kompetensi dasar,
indikator, KKM, dan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai
pada proses pembelajaran
berlangsung.
 Memberitahukan kegiatan
pembelajaran berlangsung dengan
menggunakan metode Role of
Playing , setiap peserta
dikenalkan kepada lembaga /
badan untuk mengurus segala
urusan terkait dengan pencegahan
pengendalian kasus pelanggaran
HAM, hal ini berguna bagi
peserta didik agar bisa peduli
terhadap sesama manusia yang
telah / sedang mendapatkan
perlakuan yang tidak sesuai
dengan HAM .
( penguatan Karakter )

STIMULUS
 Kembali menayangkan video
terkait dengan kasus kasus
pelanggaran HAM.
 Menunjukan lembaga yang
berwenang untuk mengurus ,
baik pencegahan, pengendalian,
dan pengadilan terhadap kasus –
kasus HAM yang terjadi di
masyarakat .
 Kemudian guru mengajukan
pertanyaan
Apakah sejauh ini lembaga
pencegahan pengadilan HAM di
INTI Indonesia ,sudah berjalan 60’
dengan baik .
( Berfikir Kritis )

IDENTIFIKASI MASALAH
 Peserta didik mengidentifikasi lembaga –
lembaga pencegah / pelindung
pelanggaran HAM di Indonesia
 Peserta didik mengidentifikasi wewenang
, fungsi , dan tanggung jawab yang
dimiliki oleh lembaga perlindungan
HAM , diantaranya Komnas HAM,
KPAI, KPPI.
( Berfikir Kritis )
PENGUMPULAN DATA
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk
memenuhi data – data terkait dengan
lembaga – lembaga perlindungan HAM
di Indonesia, melalui sumber belajar
lainnya, baik melalui buku pelajaran,
koran, majalah, dan narasumber yang
dapat ditemukan selama proses
pembelajaran .
 Peserta didik dibagi ke dalam 3
kelompok:
o Kelompok 1 , mencari data terkait
dengan tugas , fungsi, dan
tanggung jawab Komnas HAM,
sekaligus memainkan peranan
sebagai bagian dari lembaga
Komnas HAM .
o Kelompok 2, mencari data terkait
dengan tugas, fungsi, dan
tanggung jawab KPAI , dan
memerankan peranannya.
o Kelompok 3, mencari data terkait
dengan tugas fungsi, dan
tanggung jawab KPPI , dan
memerankan peranannya.
( Kolaborasi )
 Masing – masing kelompok memberikan
masukan / saran yang baik kepada
beberapa lembaga perlindungan HAM di
Indonesia, sebagai bentuk partisipasi
mewujudkan adanya perlidnungan HAM
.
( Berfikir Kritis )
 Masing – masing kelompok mencari
tambahan informasi terkait dengan
lembaga – lembaga perlindungan HAM
lainnya yang ada di Indonesia ataupun
yang ada di negara – negara di dunia.
( Kolaborasi & Literasi )

PEMBUKTIAN
 Berdiskusi sesuai dengan kelompok
Noya untuk mendapatkan pendalaman
pemahaman materi , menganalisis dan
menyimpulkan informasi yang didapat ,
serta menyajikan dalam bentuk role
playing .
( komunikasi )

KESIMPULAN
 Peserta didik menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah berlangsung di
dalam kelas.

 Guru mengajak peserta didik untuk


memberikan evaluasi terhadap
pembelajaran, terutama hal – hal yang
berkenan berkaitan dengan proses
pembelajaran sebagai masukan untuk
perbaikan dalam pertemuan berikutnya.
 Guru memberikan motivasi dan
Penutup 15’
penguatan terhadap peserta didik,
sehingga selama proses pembelajaran
berlangsung , peserta didik akan
mengetahui makna dan pesan nilai yang
disampaikan, dan memberikan semangat
pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
 Doa

H. Penilaian
Pertemuan 4
1. Teknik Penilaian
Level Kognitif / Teknik Penilaian

Materi Pembelajaran Pengetahuan


dan Aplikasi Penalaran
Penguatan
Kasus – kasus
pelanggaran hak asasi Tes Tertulis - Tes Tertulis
manusia dalam
perspektif Pancasila
Keterampilan
Materi Menalar
Pembelajaran Mengamati Menanya Mencoba Menyaji dan
Mencipta

Kasus –kasus
pelanggaran HAM √ √ - √ √
dalam perspektif
Pancasila
2. Interumen Penilaian
 Peniliaan Pengetahuan : Jawaban uraian / tanya jawab
 Penilaian Keterampilan : Tabel aktivitas peserta didik dalam skala penilaian
Kuantitatif
 Insturmen : Jurnal, observasi penilaian sikap individu sebagai
peniliaan pribadi, dan penilian teman sejawat .

3. Pembelajaran Remedial
 Rencana Kegiatan
 Peserta didik yang belum mencapai kemampuan minimal yang ditetapkan dalam
rencana pelaksanaan pembelajaran.
 Pemberian program pembelajaran remedial didasarkan atas latar belakang bahwa
pendidik perlu memperhatikan perbedaan individu peserta didik.
 Bentuk Pelaksanaan Remedial :
 Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.
 Pemberian bimbingan secara khsusu, misalnya bimbingan konseling.
 Pemberian tugas – tugas latihan secara khusus.
 Pemanfaatan tutor sebaya.
 Dan lain – lain, yang semuanya diakhiri dengan ulangan .

 Teknik Pembelajaran Remedial :


 Penugasan individu diakhiri dengan De ( lisan / tertulis ) bila jumlah peserta dik
yang mengikuti remedial maksimal 20 %.
 Penugasan kelompok diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedial kurang dari 50 % .
 Pembelajaran ulang diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta didik
yang mengikuti remedial lebih dari 50%.

 Nilai Remedial
Nilai remedial idelanya dapat lebih tinggi dari KKM. Apabila kebijakan ini
diberlkkan, maka setiap peserta didik ( termasuk yang sudah mencapai KKM ) berhak
mengikuti remedial untuk memperbaiki nilai sehingga mencapai nilai maksimal (100 )
.

Mengetahui, Jakarta 1 November 2017


Kepala SMAN 3 Bandung Guru Bidang Studi

Dr. Hj. Yeni Gantini, M.Pd. Dra. Oman Setiadi


NIP. 196106231981012002 NIP. 196105151988031006

Anda mungkin juga menyukai