Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

GARAM YODIUM

Disusun Oleh

ULIL AINI ROHMAH


2015.02.102

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BANYUWANGI


PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN
BANYUWANGI
2018
GARAM YODIUM

A. Pengertian
Suatu zat yodium yang berguna serta bermanfaat untuk mencegah penyakit
gondok
Suatu zat yodium yang tidak dapat dihasilkan secara alamiah dari tubuh
kita

B. Persyaratan Garam Sehat


1. Garam sehat adalah garam konsumsi yang telah dikonfirmasikan dengan
yodium yang cukup untuk kebutuhan tubuh, yaitu mengandung kadar
yodium 30 – 40 ppm dan kandungan air < 52
2. Garam yodium diharuskan dikonsumsi seluruh penduduk baik di daerah
endemik maupun di daerah bukan endemik
3. Konsumsi garam yodium rata-rata perorang per hari 10 gr, dan kebutuhan
ion yodium sebesar 150 – 200 mikrogram per orang per hari bila
dikonsumsi rata-rata
4. Batas maksimal konsumsi ion yodium yang dapat ditolerir oleh tubuh
adalah 2.000 mikrogram per orang / hari
5. Bila dikonsumsi rata-rata 25 – 60 g, seorang sehari akan terdapat kasus
goiter, tetapi tidak banyak terlihat kasus creatinin (kerdil)

C. Pengelolaan Garam Sehat


1. Penyimpanan
Garam yodium perlu disimpan
a. Di bejana atau wadah tertutup
b. Tidak kena cahaya
c. Tidak dekat dengan tempat lembab air
2. Penggunaan garam yodium
Cara penggunaan garam yodium
a. Tidak dibumbukan pada sayuran mendidih, tetapi dimasukkan setelah
sayuran diangkat dari tungku / kompor, kadar K103 dalam makanan
akan terjadi penurunan setelah dididihkan 10 menit
b. Kadar yodium juga akan menurun pada makanan yang asam, makin
asam makanan makin mudah menghilangkan K103 dari makanan
tersebut.
Proses perusak terhadap kandungan yodium :
1) Merebus (terbuka) kadar yodium hilang + 50%
2) Menggoreng kadar yodium hilang + 35%
3) Memanggang kadar yodium hilang + 25 %
4) Brengkesan atau pepesan kadar yodium hilang + 10%

D. Ciri-ciri Garam Yang Baik


1. Berlabel mengandung yodium
2. Berwarna putih bersih
3. Kering
4. Kemasan baik / tertutup rapat

E. Cara Mengatasi Kadar Yodium Dalam Garam


1. Dengan yodida / test kit
Caranya :
a. Ambil 1 sendok teh garam, lalu tetesi dengan cairan yodida
b. Tunggu beberapa menit sampai terjadi perubahan warna pada garam
dari putih menjadi biru keungguan (pada garam beryodium)
c. Bandingkan dengan warna yang ada pada kit yang tertera pada
kemasan
2. Dengan parutan singkong
Caranya :
a. Kupas singkong yang masih segar, kemudian parut dan peras tanpa air
b. Tuang satu sendok perasan singkong parut tanpa ditambah air ke dalam
tempat yang bersih
c. Tambahkan 4 – 6 sendok teh munjung garam yang akan diperiksa
d. Tambahkan 2 sendok teh cuka, aduk sampai rata biarkan beberapa
menit. Bila timbul biru keunguan berarti garam tersebut mengandung
yodium.

F. Gangguan Akibat Kurang Yodium


Penggunaan garam yodium akan membantu tubuh untuk memperoleh
yodium karena tidak dapat diproduksi oleh tubuh secara alamiah, salah stu
manifestasi gambaran penyakit akibat kekurangan zat yodium yang menonjol
adalah pembesaran kelenjar tyroid yang disebut penyakit gondok (sama
simplex).
SATUAN ACARA PENYULUHAN
( SAP)

Tema : Garam Yodium


Sasaran : Ibu rumah tangga
Hari / Tanggal : 15 agustus 2018
Tempat : gardu dusun
Waktu : 30 menit

A. ANALISA SITUASI

Penyuluhan dilakukan pada warga telemungsari, dikarenakan


banyaknya para warga yang kurang memahami akibat dari tidak
menggunakannya garam beryodium. Oleh karena itu, perlu kiranya mereka
mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya penggunaan garam yodium dan
manfaat garam yodium.

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan diharapkan warga dapat lebih jauh
mengetahui tentang garam yodium.
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan siswa-siswi dapat:
a. Mengetahui definisi garam yodium
b. Mengetahui dan memahami cara penggunaan garam yodium yang baik
dan benar.
c. Mengetahui dan memahami ciri-ciri garam yodium yang baik
d. Mengetahui dan memahami penyimpanan garam yodium yang baik /
benar
e. Mengetahui dan memahami gangguan akibat kekurangan yodium
f. Mengetahui dan memahami kadar yodium dalam garam
C. POKOK BAHASAN
1. Pengertian
2. Persyaratan garam sehat
3. Pengelolaan garam yang baik
4. Ciri-ciri garam yang baik
5. Cara mengetahui yodium dalam garam
6. Gangguan akibat kurangnya yodium

D. METODE
1. Ceramah
2. Tanya jawab

E. ALAT BANTU
1. Garam yodium (halus)
2. Garam kasar

F. KEGIATAN

No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Audien


1 Pembukaan  Mengucapkan salam Menjawab salam
 Memperkenalkan diri Mendengarkan &
memperhatikan
 Menyampaikan maksud dan Mendengarkan
tujuan dan menjelaskan

2 Isi 20 menit Menjelaskan :


 Pengertian garam yodium Memperhatikan
 Pengelolaan garam sehat dan mendengar-
kan
 Memberi pertanyaan kepada Menjawab per-
audien tentang pengertian garam tanyaan
yang yodium
 Memberi pertanyaan kepada Menjawab per-
audien tentang pengelolaan tanyaan
garam sehat
 Menjelaskan ciri-ciri garam Mendengarkan
yang baik
 Menjelaskan cara mengetahui Mendengarkan
yodium dalam garam
 Memberi pertanyaan kepada Menjawab per-
audien tentang bagaimana tanyaan
mengenal ciri-ciri garam yang
baik
 Memberi pertanyaan kepada Menjawab per-
audien bagaimana mengetahui tanyaan
yodium dalam garam
 Menjelaskan akibat kekurangan Mendengarkan
garam yodium
 Memberi pertanyaan kepada Menjawab per-
audien apa akibat kekurangan tanyaan
garam yodium

3 Penutup  Kesimpulan Mendengarkan


 Meminta maaf Memaafkan
 Mengucapkan salam Menjawab salam

G. EVALUASI
Peserta penyuluhan mampu menjelaskan tentang
1. Definisi garam yodium ?
2. Mengetahui dan memahami cara penggunaan garam yodium dengan baik
dan benar
3. Mengetahui dan memahami ciri-ciri garam yodium yang baik
4. Mengetahui dan memahami penyimpanan garam yodium dengan benar
5. Mengetahui dan memahami gangguan kekurangan yodium dengan benar

H. LAMPIRAN

1. Materi
2. Leaflet