Anda di halaman 1dari 2

Pemeriksaan diagnostik: Necrotizing Entero Colitis (NEC)

 Pemeriksaan Laboratorium Etiologi: Faktor resiko:


- Darah Lengkap 1. Kelahirn premature
NEC adalah Suatu kondisi abdomen akut yang umum erlihat pada 1. Belum dapat dipastikan. 2. Pemberian makan enteral dini
- Kultur periode neonatal. Necrotizing berarti kematian jaringan entero mengacu
- Elektrolit 2. Faktor koloni bakteri. 3. Adanya luka di mukosa mulut
kepada usus kecil colo dan itis peradangan. 3. Faktor makanan. 4. Adanya bakteri pada usus.
- Analisa gas darah
 Foto polos abdomen
Faktor
- Asfiksia
- makanan energi
- premature

Invasi kuman Klasifikasi:


Merangsang tubuh untuk melepas
zat pirogen oleh leukosit 1. Stadium 1 (suspek NEC)
- Kelainan sistemik
Menempel pada Tidak spesifik, apneu, bradikardi,
Laring latergi, suhu tidak stabil.
Hidung:sinus Hipotalamus ke
Rinitis; Faringitis Laringitis - Kelainan abdominal
Faring bagian termoreguler
Sinusitis Intoleransi makanan, distensi
Kuman melepas
Menginvasi sel Edema plika abdomen
Peradangan endotoksin
Aktivasi sistem vokalis Suhu tubuh 
2. Stadium 2 (terbukti NEC)
Penyempitan - kelainan sistemik
imun jalan nafas
Respon nyeri tekan abdomen,
pertahanan sel Suara serak trombositopenia
Hipertermi
Limfadenopati - kelainan abdominal
regional (tonsil) distensi abdomen, edema dinding
Maserasi mukosa  Produksi Perubahan status usus, pendarahan perrektal.
hidung mukus kesehatan anak Manifestasi klinis: - Kelainan radiologik
Adanya pneumotosis intestinal. Hipertermi b/d invansi mikroorganisme
Menyumbat  Distensi perut / adanya nyeri tekan NOC: Thermoregulatin
3. Stadium 3 (NEC lanjut)
makanan Cemas berhubungan  Toleransi minum yang buruk NIC:
Ulserasi Kongesti - Kelainan sistemik
 Muntah kehijauan 1. Fever treatmen : kompres pada lipat paha dan
membran mukosa hidung dengan penyakit yang Asidosis, respiratorik atau
 Darah pada feses
Nyeri saat dialami oleh anak, metabolik, penurunan jumlah urin aksila, tingkatkan sirkulasi udara, kolaborasi
 Tanda tanda gangguan sistemik (apneu, - Kelainan abdominal
menelan (disfagia) hospitalisasi pada anak demam, terus mengantuk / tak sadar)
pemberian cairan intravena, obat untuk mencegah
Rentan infeksi Kesulitan saat Distensi abdomen dengan edema. terjadinya menggigil dan obat untuk mengatasi
sekunder - Kelainan radiologi demam.
bernafas
Komplikasi Menyebar Adanya pneumoperitonium.
 Bronkhitis
Tonsilitis 2. Temperatur regulation : monitor suhu setiap 2 jam,
ke tonsil tingkatkan intake cairan.
 Pneumonia infeksi Bersihan jalan nafas
 Otitis media Ketidakseimbangan
3. Vital sign monitoring : pantau TD, RR dan nadi,
tidak efektif
 Sinusitis Selulitis nutrisi kurang dari
monitor sianotik perifer.
 Gagal nafas Peritonsilar kebutuhan tubuh
 Syok Kriteria hasil:
 TD, suhu tubuh, nadi dan RR dalam rentang
Abses peritonsilar Masalah keperawatan: bersihan jalan nafas tidak normal
efektif b/d penuruan ekspansi paru.  Tidak ada perubahan warna kulit
NOC: Ventilation Respiratory
Anoreksia
Intake  NIC:
1. Vital sign monitoring : pantau tanda-tanda vital Cemas berhubungan dengan penyakit yang dialami
sebelum dan sesudah beraktivitas. Asuhan Keperawatan pada oleh anak, hospitalisasi pada anak
Daftar pustaka: 2. Airway managemen : posisikan pasien, buka anak dengan ISPA
Marni. 2014. Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Gangguan Pernafasan. Gosyen Publishing : Yogyakarta. jalan nafas dan suction bila perlu. NOC : Menurunnya kecemasan yang dialami oleh
Hayati, Sri. 2014. Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. II. http://ejournal.bsi.ac.id/assets/files/Jurnal-Keperawatan- 3. Terapi oksigen : berikan oksigen jika perlu. orang tua
Volume-II-No-1-April-2014-Sri-Hayati-62-67.pdf
Kreteria hasil: Kriteria hasil :
 Mendemonstrasikan batuk efektif dan suara
 keluarga sudah tidak sering bertanya kepada
nafas yang bersih.
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh petugas dan mau terlibat secara aktif dalam
 Menunjukkan jalan nafas yang paten.
b/d ketidakmampuan dalam memasukkan dan mencerna merawat anaknya.
 Tanda-tanda vital dalam rentang normal.
makanan
NOC: Makanan dan cairan  Nebulizer kalaua perlu. NIC :
NIC:
1. Nutrision management : kaji adanya alergi makanan, 1. Gunakan pendekatan yang menenangkan
kemampuan menelan, dan kolaborasi dengan ahli gizi 2. Berikan informasi secukupnya kepada orang
untuk menentukan jumlah kalori dan nutrisi yang di tua (perawatan dan pengobatan yang
butuhkan. diberikan).
2. Nutrision monitoring : monitor penurunan BB, turgor 3. Jelaskan terapi yang diberikan dan respon
kulit, mual, muntah. anak terhadap terapi yang diberikan.
4. Anjurkan kepada keluarga agar bertanya jika
Wahyu Nugraha (214119014) melihat hal-hal yang kurang dimengerti/ tidak
Kriteria hasil :
 Adanya peningkatan BB. jelas.
Profesi Ners 5. Anjurkan kepada keluarga agar terlibat secara
 Berat badan ideal sesuai dengan tinggi badan
langsung dan aktif dalam perawatan anaknya.
 Tidak ada tanda-tanda malnutrisi