Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH MANAJEMEN PEMASARAN

“STRATEGI PEMASARAN OVO”

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK III
SYLVI FEBIOLA (173304020411)
WIWIN (173304020412)
HENGKI CANDRA KETAREN (172204020421)
ANASTASIA (
KANGGA (173304020403)
FELIX (173304020410)
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kami
dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “STRATEGI
PEMASARAN OVO”. Makalah ini disusun sebagai salah
satu tugas mata kuliah manajemen pemasaran dan kami
berterima kasih kepada Bpk. Kennedy Kansaki yang telah
memberikan tugas ini kepada kami.
Kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan
informasi dan manfaat bagi pembacanya.
Daalam menyusun makalah ini, kami tahu masih banyak
kekurangan, disebabkan keterbatasan pengalaman dan
pengetahuan. Oleh karena itu kami mengharapkan segala
saran dan kritik untuk memperbaiki makalah ini.

Medan, 3 Juni 2018

Penyusun
(Kelompok III)
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR………………………………………………………….
………1
DAFTAR ISI ……………...……………………………………………………2
BAB I. PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah………………………….…………..3-6
A.Rumusan Masalah………………………………………….……6
BAB II. PEMBAHASAN
A.Pengertian OVO…………………………………………….…….7
B. Kelebihan dan Kekurangan OVO………………..…….7-8
C. Strategi Pemasaran yang diterapkan oleh
OVO………………………………………………………………...8-9
Strategi segmentasi, targeting, positioning…..10-11
BAB III. PENUTUP
KESIMPULAN…………………………………………………………12
BAB I
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Meluncur di bawah naungan LippoX (bisnis digital
payment milik grup Lippo), OVO kiat memantapkan diri
sebagai aplikasi finansial pengumpul poin. Sebagai
platform cross-coalition loyalty program, OVO
berkomitmen untuk memberikan pengalaman berbelanja
yang lebih menguntungkan kepada para pelanggannya.
Terhitung baru mulai mematangkan debutnya awal tahun
ini, OVO mengklaim telah memiliki ratusan rekanan
merchant, di antaranya Hypermart, Agoda, First Media,
Maxx Coffe, MatahariMall.com dan hampir semua gerai
bisnis Lippo.
“Saat ini aplikasi OVO tidak hanya dapat digunakan pada
wilayah Jabodetabek saja. Namun, OVO juga telah
diperkenalkan di beberapa kota di Indonesia seperti
Bandung, Yogyakarta, Palembang dan Medan.
Ke depannya, kami berharap dapat memperluas jaringan
dari pengguna OVO ke seluruh wilayah Indonesia,”
ungkap Sales and Marketing Director OVO Johnny
Widodo kepada DailySocial.

Secara sederhana aplikasi OVO digunakan untuk


mengumpulkan poin sehabis berbelanja di merchant
rekanan OVO. Ketika ingin mengklaim poin, pengguna di
OVO Zone dapat menunjukkan OVO ID ke kasir, atau
menunjukkan kartu keanggotaan (saat ini ada OVO-
Hicard dan Matahari Rewards-OVO). Secara otomatis
poin akan ditambahkan sesuai ketentuan.

Sedangkan untuk melakukan redeem, pengguna


dapat membelanjakannya di OVO Zone dengan
memasukkan nomor ponsel yang terdaftar di perangkat
EDC OVO, atau menggunakan scan QR-Code/Barcode di
kasir dengan aplikasi. Poin OVO secara otomatis akan
dikonversi dengan nominal tertentu untuk kebutuhan
belanja dan digunakan untuk melakukan pembayaran.
Untuk menjadi member OVO, pengguna cukup
mendaftarkan nomor ponsel untuk registrasi awal.
Beberapa informasi seperti One Time Password (OTP)
akan dikirimkan untuk melakukan validasi pada saat
melakukan operasi atau transaksi. Ketika sudah terdaftar,
pengguna akan memiliki sebuah OVO ID, merupakan
nomor identifikasi khusus yang dibuat berdasarkan
permintaan saat pendaftaran.

“OVO juga telah bekerja sama untuk


mengintegrasikan loyalty program dengan Hypermart
dan Matahari Department Store dengan menghadirkan
OVO-Hicard dan Matahari Rewards-OVO untuk
menyempurnakan loyalty program yang sudah ada
sebelumnya, yakni Hicard dan Matahari Club Card (MCC).
Kerja sama ini akan menjadikan OVO sebagai loyalty
program terbesar di Indonesia dengan potensi puluhan
juta pengguna,” lanjut Johnny.
Hadir sepenuhnya sebagai platform cross-coalition
loyalty program, OVO ingin memberikan mengakomodasi
loyalitas pengguna dengan cara baru. Pengguna tidak
dibatasi hanya dapat mengumpulkan dan menukarkan di
satu merchant rekanan saja. Pengguna dapat
mengumpulkan dan menukarkan di semua merchant
rekanan OVO.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa itu OVO?
2. Apa Kelebihan dan Kekurangan OVO?
3. Apa strategi pemasaran yang diterapkan OVO?
BAB II
PEMBAHASAN
A.PENEGERTIAN OVO
OVO adalah aplikasi smart yang memberikan Anda
kemudahan dalam bertransaksi (OVO Cash) dan
juga kesempatan yang lebih besar untuk
mengumpulkan poin di banyak tempat (OVO
Points).

B. KELEBIHAN dan KEKURANGAN OVO


1. Kelebihan OVO
- Terdapat banyak mercanht
- Mendapatkan point setiap kali berbelanja
diberbagai mercanht
- Atur keuangan dengan tepat, pengguna bisa
mengelola dan memonitor pengeluaran.
- Banyak promo
2. Kekurangan OVO
- Antrian yang sangat panjang ketika diadakan
promo
- Sinyal yang tidak mendukung ketika ingin top
up
- OVO hanya berlaku ditempat tertentu

C. STRATEGI PEMASARAN YANG DITERAPKAN OLEH


OVO
Strategi yang dipakai oleh OVO adalah Marketing Mix
atau Bauran Pemasaran yang dimana terdapat 4P yaitu
sebagai berikut :
1. Product
Product yang diberikan oleh OVO adalah Memberikan
kemudahan dalam pembayaran dalam bentuk E-Money.
E-money ini dapat dipakai di banyak gerai/merchant dan
pembayaran lainnya yang ada, termasuk biaya parkir
kendaraan yang ada di mall. Ini sangat memudahkan
pengguna dikarenakan banyak orang sangat sering tidak
memiliki uang kecil atau uang pas dalam hal membayar
biaya parkir.
2. Promotion
Produk yang ditawarkan juga diberikan promosi yang
sangat menggiurkan berupa parkir 1 rupiah dan cash
back sebanyak 30%. Hal ini sangat menguntungkan pihak
konsumen/pemakai.
3. Place
Untuk tempat, OVO sangat mudah ditemukan di mall
yang ada dimedan contohnya salah satunya dapat
ditemukan di thamrin plaza. Untuk top up sendiri pun
anda tidak harus pergi ke gerai OVO namun anda bisa
mengisinya dari ATM atau mobile banking.
4. Price
Untuk harga pada produk yang diberikan oleh merchant
merchant yang ada pun tidak ada bedanya dengan harga
yang tidak memakai OVO. Jadi OVO tidak mengutip biaya
apapun ketika anda melakukan transaksi melalui OVO.
Anda hanya dikenakan biaya top up sebesar Rp. 1500
untuk persekali top up melalui mobile banking.
OVO juga menerapkan Segmentasi, Targeting, dan
Positioning agar bisnis yang dilakukan tidak keluar dari
jalur dan mencapai tujuan dengan tepat.
1. Segmentasi
Segmentasi adalah tindakan membagi suatu pasar
menjadi kelompok- kelompok pembeli yang berbeda-
beda yang mungkin membutuhkan produk-produk dan
atau kombinasi pemasaran yang terpisah. So untuk
segmentasi OVO sendiri adalah setiap masyarakat yang
memakai smartphone dan tinggal di perkotaan.
2. Targeting
Targeting adalah suatu tindakan mengevaluasi keaktifan
daya tarik setiap segmen pasar dan memilih salah satu
atau lebih dari segmen pasar tersebut untuk dimasuki.
Setelah segmentasi telah dilakukan maka selanjutnya
tinggal membuat target mana yang lebih berpontensial
untuk memakai produk yang ditawarkan, hal ini lebih
tepatnya di target pada orang yang sudah memiliki
penghasilan dan memiliki daya beli atau tingkat konsumsi
yang tinggi.
3. Positioning
Positioning adalah suatu strategi dalam kegiatan
pemasaran yang bertujuan untuk menciptakan
perbedaan, keuntungan, manfaat. Dalam hal ini OVO
memberikan dua jenis produk yaitu OVO Club dan OVO
Premier. Dalam hal ini juga memiliki fitur fitur yang
berbeda seperti untuk OVO Premier memiliki fitur budget
untuk memantau pengeluaran harian maupun bulanan
Anda.
Kesimpulan
Ovo merupakan aplikasi yang membantu kita agar
transaksi yang kita lakukan mudah dan tidak ribet
dikarenakan ovo merupakan aplikasi yang melalkuakn
pembayaran dengan E-Money .