Anda di halaman 1dari 8

BAB II

DESKRIPSI ORGANISASI

A. Sejarah

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (atau biasa disingkat TNI Angkatan
Darat atau TNI-AD) adalah salah satu cabang angkatan perang dan merupakan
bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertanggung jawab atas operasi
pertahanan negara Republik Indonesia di darat. TNI Angkatan Darat dibentuk pada
tanggal 5 Oktober 1945 bersamaan dengan dibentuknya TNI yang pada awal
berdirinya bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

TNI Angkatan Darat dipimpin oleh seorang Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD)
yang menjadi pemimpin tertinggi di Markas Besar Angkatan Darat (MABESAD).
KASAD saat ini dijabat oleh Jenderal TNI Andika Perkasa. Kekuatan TNI-AD saat
ini terdiri dari 2 komando utama (kotama) tempur yaitu Kostrad, dan Kopassus. Di
wilayah TNI-AD memiliki 15 Komando Daerah Militer, dan 46 Komando Resor
Militer masing-masing wilayah memiliki satuan tempur tersendiri. Selain komando
utama tempur, TNI-AD juga memiliki komando utama pendidikan yang mendidik
para perwira dan calon perwira di Akademi Militer, Secapa, Seskoad dan komando
utama pengembangan dan doktrin yaitu Kodiklat.

Cikal bakal lahirnya TNI pada awal kemerdekaan Indonesia dimulai dari
penggabungan kekuatan bersenjata yang berasal dari para tokoh pejuang
bersenjata, baik dari hasil didikan Jepang (PETA), Belanda (KNIL), maupun
mereka yang berasal dari laskar rakyat. Hasil penggabungan ini menghasilkan
sebuah lembaga yang bermana Badan Keamanan Rakyat (BKR), yang kemudian
berturut-turut berganti nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Tentara
Keselamatan Rakyat (TKR), Tentara Republik Indonesia (TRI) dan Tentara
Nasional Indonesia (TNI). Pada masa Orde Baru, Tentara Nasional Indonesia (TNI)
digabung dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Penggabungan ini
membentuk sebuah badan dengan nama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
(ABRI). Berdasarkan Ketetapan MPR No. VI/MPR/2000 kembali menggunakan
nama Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah pemisahan peran
antara TNI dan Polri.

Sejak kelahirannya, TNI menghadapi berbagai tugas dalam rangka menegakkan


kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Kesatuan Republik
Indonesia tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah
darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan
negara. Sebagai bagian dari TNI, sesuai dengan pasal 7 ayat (1) UU nomor 34
tahun 2004, tugas pokok TNI AD adalah menegakkan kedaulatan negara,
mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang
berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah
Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Markas Besar TNI-AD berada di bawah koodinasi dengan Markas Besar TNI.
Perwira tersenior Angkatan Darat, Kepala Staf TNI Angkatan Darat, adalah perwira
tinggi berbintang empat dengan pangkat Jenderal mengepalai Angkatan Darat di
bawah Panglima TNI. Jabatan tertinggi di TNI Angkatan Darat adalah Kepala Staf
TNI Angkatan Darat, yang biasanya dijabat oleh Jenderal berbintang empat. Saat
ini TNI Angkatan Darat dipimpin oleh Jenderal TNI Andika Perkasa.

Pada TNI AD tingkat kotama daerah pertama adalah Komando Daerah


Militer (KODAM) yang wilayah pertahanannya biasanya meliputi satu Provinsi atau
lebih, Kodam dipimpin pewira berpangkat Mayor Jenderal, di bawah Kodam
ada Komando Resor Militer (KOREM) yang wilayahnya biasanya meliputi wilayah
luas atau karesidenan, Korem dipimpin perwira berpangkat Brigadir
Jenderal/Kolonel, di bawah Korem ada Komando Distrik Militer (KODIM) yang
daerahnya meliputi wilayah satu Kabupaten/Kota atau lebih, Kodim dipimpin oleh
perwira berpangkat Letnan Kolonel, sedangkan ada beberapa Kodim yang berdiri
sendiri (tidak menginduk kepada Korem tetapi langsung pada Kodam) maka
pimpinannya berpangkat Kolonel. Dibawah Kodim ada Komando Rayon
Militer (KORAMIL) yang wilayahnya biasanya terdiri dari satu Kecamatan atau
lebih, koramil dipimpin oleh perwira berpangkat Kapten atau Mayor (untuk Kodim
berdiri sendiri).
Komando Daerah Militer (disingkat Kodam) adalah komando utama pembinaan
dan operasional kewilayahan TNI Angkatan Darat. Kodam merupakan
kompartemen strategis yang memiliki tugas pokok menyelenggarakan pembinaan
kesiapan operasional atas segenap komandonya dan operasi pertahanan aktif di
darat sesuai kebijakan Panglima TNI. Sebuah Kodam dipimpin oleh
seorang Panglima Kodam atau disingkat Pangdam yang berpangkat Mayor
Jenderal (Mayjen TNI).

Kekuatan Kodam terdiri dari Komando Resor Militer (Korem), yang


membawahi Komando Distrik Militer (Kodim), yang membawahi Komando Rayon
Militer (Koramil), yang membawahi Bintara Pembina Desa (Babinsa). Kodam juga
mengemban tugas dalam penyelenggaraan pendidikan pembentukan dan
pengembangan untuk tingkat Tamtama dan Bintara yang operasionalnya
dilaksanakan oleh Resimen Induk Daerah Militer.

Terdapat 15 Komando Kewilayahan sekarang ini yang terdiri dari:

Wilayah
No Nama Logo Markas Situs Resmi
Pertahanan

Kodam Iskandar Banda kodamim-


1. Aceh
Muda Aceh tniad.mil.id

Sumatra
Utara
Sumatra kodam1-
Kodam I/Bukit Barat
2. Medan bukitbarisan.mil.i
Barisan
d
Riau
Kepulaua
n Riau
Jambi
Bengkulu
Sumatra
Kodam Selatan kodam-ii-
3. Palembang
II/Sriwijaya sriwijaya.mil.id
Kepulaua
n Bangka
Belitung

Lampung

Daerah
Khusus
Ibukota kodamjaya-
4. Kodam Jaya Jakarta Jakarta
tniad.mil.id
Tangerang da
n
Bekasi

Banten
kecuali Tange
rang
Kodam
5. Bandung siliwangi.mil.id
III/Siliwangi Jawa
Barat
kecuali Bekas
i

Jawa
Tengah
Kodam
6. Semarang kodam4.mil.id
IV/Diponegoro Daerah
Istimewa
Yogyakarta

Kodam Jawa kodam5-


7. Surabaya
V/Brawijaya Timur brawijaya.mil.id
Pulau Madura
Kalimanta
n Selatan
kodam-
Kodam Kalimanta Balikpapan mulawarman.mil
8.
VI/Mulawarman n Timur .id
Kalimanta
n Utara

Bali

Nusa
Kodam Tenggara kodam-
9. Barat Denpasar
IX/Udayana udayana.mil.id
Nusa
Tenggara
Timur

Kalimanta
Kodam n Barat kodamtanjungpu
10. Pontianak
XII/Tanjungpura ra-tniad.mil.id
Kalimanta
n Tengah

Sulawesi
Utara
Kodam Gorontalo kodam13-
11. Manado
XIII/Merdeka tniad.mil.id
Sulawesi
Tengah

Sulawesi
Barat
Kodam Sulawesi kodam14hasanu
12. Makassar
XIV/Hasanuddin Selatan ddin-tniad.mil.id
Sulawesi
Tenggara
Maluku
Kodam kodam16pattimu
13. Utara Ambon
XVI/Pattimura ra.mil.id
Maluku

Kodam kodam17cender
14. XVII/Cenderawa Jayapura awasih-
Papua
sih tniad.mil.id

Kodam kasuari18-
15. Papua Manokwari
XVIII/Kasuari tniad.mil.id
Barat

Saat ini peserta latsar CPNS berdinas di Kodam XVI Pattimura terkhusus di
Kesdam XVI Pattimura. Komando Daerah Militer XVI/Pattimura (atau
disingkat Kodam XVI/Pattimura) merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan
yang meliputi Provinsi Maluku Utara dan Maluku. Wilayah teritorial Kodam
XVI/Pattimura meliputi 2 (dua) Provinsi, yaitu Provinsi Maluku Utara dan Provinsi
Maluku serta 20 (dua puluh) wilayah Kabupaten/Kota, yaitu 9 Kabupaten/Kota di
Provinsi Maluku Utara dan 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku dan 171 wilayah
Kecamatan, yaitu 111 Kecamatan di Provinsi Maluku Utara dan 60 Kecamatan di
Provinsi Maluku. Kodam XVI/Pattimura memiliki 2 (dua) Komando Resor
Militer (Korem) yaitu Korem 151/Binaiya terdiri dari 5 Kodim mencakup
wilayah Provinsi Maluku serta Korem 152/Babullah terdiri dari 6 Kodim mencakup
wilayah Provinsi Maluku Utara. Pangdam XVI/Pattimura yang sekarang menjabat
adalah Mayjen TNI Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H. Mantan Panglima Divif 2/Kostrad.

Sebagai Kotama Pembinaan, Kotama Operasi dan Komando kewilayahan, maka


Kodam XVI/pattimura mengemban tugas-tugas, sebagai berikut:1) Melaksanakan
tugas-tugas TNI matra darat di wilayah Maluku Utara dan Maluku, 2)Melaksanakan
pengamanan wilayah Maluku Utara dan Maluku yang berbatasan dengan Negara
lain, 3) Melaksanakan pembangunan dan pembinaan kekuatan TNI matra darat di
wilayah Maluku Utara dan Maluku, 4) Melaksanakan pemberdayaan wilayah
pertahanan darat sesuai peran dan wewenangnya serta mewujudkan
kemanunggalan TNI Rakyat, 5) Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai dengan
peraturan perundang-undangan.

Satuan Pelaksana Pusat Kodam XVI Pattimura Yaitu :


 Zidam XVI/Pattimura
 Paldam XVI/Pattimura
 Hubdam XVI/Pattimura
 Bekangdam XVI/Pattimura
 Infolahtadam XVI/Pattimura
 Pomdam XVI/Pattimura
 Kesdam XVI/Pattimura
 Kumdam XVI/Pattimura
 Sandidam XVI/Pattimura
 Itdam XVI/Pattimura
 Topdam XVI/Pattimura
 Kudam XVI/Pattimura
 Setumdam XVI/Pattimura
 Deninteldam XVI/Pattimura
 Babinminvetcatdam XVI/Pattimura
 Puskodaldam XVI/Pattimura
 Denmadam XVI/Pattimura

Dan saat ini peserta latsar CPNS berdinas di Kesdam XVI Pattimura. Peserta latsar
CPNS melakukan habituasi di Kodam II Sriwijaya terkhusus di Kesdam II Sriwijaya
Poliklinik Gatam Kedaton Bandar Lampung. Komando Daerah Militer
II/Sriwijaya (atau sering disingkat Kodam II/Sriwijaya), dulunya bernama Komando
Daerah Militer IV/Sriwijaya, merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang
meliputi Provinsi Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka
Belitung dan Lampung. Pangdam II/Sriwijaya yang sekarang menjabat
adalah Mayor Jenderal TNI Irwan. Peserta Latsar melaksanakan Habituasi di
Kesdam II Sriwijaya terkhusus di Poliklinik Gatam Kedaton Bandar lampung .
B. Struktur Organisasi

C. Visi dan Misi Kesdam II Sriwijaya Poliklinik Gatam Kedaton

Visi :
Menjadi klinik kebanggan yang memberikan pelayanan yang berkualitas,
profesional dan berorientasi pasien dijajaran TNI, ASN, keluarga dan masyarakat
di wilayah Kota Bandar Lampung.

Misi :
1. Memberikan pelayanan kesehatan prima.
2. Mengutamakan kepercayaan dan kepuasan pasien dengan pelayanan
kesehatan prima.
3. Melaksanaan pekerjaan dalam tim yang profesional, dinams, inovatif,
berdedikasi tinggi dan terpercaya.
4. Mengutamakan kepercayaan dan kepuasan pasien dengan memberikan
pelayanan kesehatan yang berkualitas dan profesional.
5. Menyediakan jaya layanan yang terjangkau.

D. Nilai-Nilai Organisasi

E. Tugas dan Fungsi