Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH KOMUNIKASI

“ROLEPLAY PADA PASIEN BATUK”

Oleh :

Shafira Izzati (183110273)

Weri Widiyanto (183110277)

Dosen Pembimbing :

Reflita, S.Kp, M.Kes

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES RI PADANG

D-III KEPERAWATAN PADANG

TA 2018/2019
Prolog :

Pada suatu hari ada seorang yang dirawat di salah satu rumas sakit di kora Padang,
tepatnya di ruang melati, pasien bernama Weri Widiyanto. Ia mengeluh sesak nafas karena
susah mengeluarkan dahak.tindakan yang dilakukan perawat adalah batuk efektif.

Pra Interaksi :

A. Biodata Klien
a. Nama : Weri Widiyanto
b. TTL : Payakumbuh, 1 Janauari 2000
c. Usia : 19 tahun
d. Alamat : simpang Haru, kota Padang

B. Persiapan Perawat
a. Penampilan diri
b. Mempersiapkan diri dan mencuci tangan
c. Mempersiapkan alat yang akan digunakan
d. Membaca status pasien
e. Membaca SOP
f. Evaluasi diri

ANALISIS :

1. Menerapkan prinsip Beneficience, dengan cara melakukan yang terbaik bagi pasien, dan
mencegah timbulnya bahaya pada pasien.
2. Menerapkan nilai Akuntabilitas, yaitu tanggung jawab dan tanggung gugat perawat,
dengan memikirkan tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan SOP.
3. Menerapkan nilai Truth, yaitu kebenaran, dengan cara melakukan tindakan sesuai
dengan SOP
4. Menerapkan nilai Alturisme, yaitu peduli dengan membaca tentang keadaan pasien,
memeriksa kembali alat alat yang berhubungan dengan tindakan.

Orientasi :

( Pada pagi hari, perawat datang ke ruangan Tn.W untuk melakukan implementasi
keperawatan )

Perawat : Selamat pagi, pak.

( sambil mengetuk pintu kamar pasien dan tersenyum )( human Dignity :


menyapa pasien)

Pasien : Selamat pagi, Sus.

Perawat : Pak, saya perawat Shafira Izzati, panggil saja perawat Fira, apa benar ini
dengan bapak Weri?
( sambil tersenyum dan menyentuh pasien agar pasien merasa senang dan
merasa dihargai)

( Beneficience : memperlakukan pasien dengan baik )

Pasien : iya sus, saya Weri.

Perawat : biasanya bapak dipanggil siapa pak?

( sambil menatap mata pasien dan tersenyum agar memberikan kesan yang
ramah)

(nilai : Human Dignity : Memperlakukan pasien sesuai yang ia inginkan

Pasien : saya senang di panggil Wewe, buk.

Perawat : baiklah bapak Wewe, disini saya perawat yang betanggung jawab untuk
merawat bapak, kebetulan saya yang bertugas dari pukul 08.00-14.00 siang
nanti pak. Sambil menatap psien dan tersenyum supaya pasien merasa senang

( Kebenaran : memberikan informasi yang benar kepada pasien )

Pasien : Iya buk, terimakasi sus

Perawat : maaf sebelumnya pak, permisi ya pak, saya lihat gelangnya dulu pak

(melihat gelangngnya) (nilai : Akuntabilitas : memastikan tepat pasiennya )

Perawat : baik pak Weri, bagaimana kabar bapak hari ini ?

(sambil meneatap mata pasien supaya pasien merasa di pedulikan dan hargai)
( Auturism dan caring : Peduli dengan pasien )

Pasien : untuk sekarang saya merasakan sesak nafas buk, karena saya kesulitan untuk
mengeluarkan dahak.

Perawat : sejak kapan bapak merasakan hal itu?

(Sambil tersenyum, menatap pasien dan menyentuh pasien agar pasien merasa
dekat dan mau terbuka dengan perawat)

(caring : peduli dengan pasien )

Pasien : sudah tiga hari buk.

Perawat : baik pak, saya akan melakukan tindakan keperawatan pada bapak, yaitu
latihan batuk efektif ya pak, tujuannya untuk mengeluarkan dahak yang berada
pada jalur pernapasan bapak supaya bapak tidak sulit lagi bernapas. Waktunya
kira kira 5 menit pak, apakah bapak sudah siap?
( nilai kebenaran dan nilai kebebasan : memberikan kebebasan memilih
kepada pasien )

Pasien : saya sudah siap buk.

Perawat : mohon kerjasamanya ya pak.

( bersiap melakukan tindakan)

Fase Kerja

(perawat mencuci tangan dan memakai handscoon)

Perawat : bapak, permisi saya akan mengatur posisi bapak senyaman mungkin ya pak.
Sambil mengatur pasien jadi semi fowler

( aesthetic:memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien)

Pasien : iya buk.

Perawat : Apakah bapak sudah nyaman? Sambil menatap pasien

( nilai caring : peduli dengan pasien)

Pasien : sudah buk

Perawat : sekarang bapak letakkan tangan kanan ke arah bahu, kemudian tangan kiri di
perut seperti yang saya contohkan ini ya pak (sambil mencontohnkannya)

( Akuntabilutas : bekerja secara profesional )

Pasien : iya sus

Perawat : lalu ibu tarik nafas dalam sebanyak tiga kali. Hirup nafas dari hidung dan
keluarkan dari mulut ya pak. Yang ketiga nya bapak batukkan yapak ( sambil
mencontohkan tindakan agar pasien mudah mengerti)

Pasien : iya buk. ( melakukan tindakan )

Fase terminasi

Perawat : apakah nafas bapak sudah lega dan tidak sesak lagi ?

( sambil menatap dan menyentuh pasien )

nilai auturisme : peduli dengan keejahteraan pasien )

Pasien : sudah buk, alhamdulillah sudah lega.

Perawat : Alhamdulillah kalau begitu baiklah pak saya akan keruangan pasien lain,
nanti kalau bapak butuh sesuatu atau bantuan ibu bisa menekan tombol ini ya
bu ( sambil menunjukkan tombolnya ) atau keluarga bapak bisa mencari saya
atau perawat lainnya di ruangan perawat ya pak.

Pasien : baik sus

Perawat : baiklah pak, Saya permisi dulu ya pak. Selamat Pagi

Pasien : selamat pagi, sus. Terimakasih.

Perawat : sama-sama pak.