Anda di halaman 1dari 7

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK

GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI : PENDENGARAN


DI RUMAH SAKIT JIWA Dr. SOEHARTO HEERDJAN JAKARTA

Dosen Pembimbing : Ns. Duma L. Tobing, M.Kep, Sp.Kep J

Disusun Oleh:
Novitasari 1710711006
Gita Ekawati 1710711007
Rizka Yusriyah 1710711143
Mugia Saida Daruini 1710711145
Refany Salsabila 1710711146

PROGRAM STUDI S-1 ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA
2019
RENCANA TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK

GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI PENDENGARAN

A. Topik
Terapi aktivitas kelompok pada pasien dengan Gangguan persepsi Sensori Halusinasi
Pendengaran: Mengontrol Halusinasi dengan Menghardik.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Klien dapat meningkatkan kemampuan diri dalam mengontrol halusinasi dalam kelompok
secara bertahap.
2. Tujuan Khusus
a. Klien dapat mengenal halusinasi.
b. Klien dapat mengontrol halusinasi dengan cara menghardik.

C. Landasan Teoritis
Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) stimulasi persepsi adalah terapi yang menggunakan
aktivitas yang menggunakan aktivitas mempersepsikan berbagai stimulasi yang terkait dengan
pengalaman dengan kehidupan untuk didiskusikan dalam kelompok. Hasil diskusi kelompok
dapat berupa kesepakatan persepsi atau alternatif penyelesaian masalah.
Dalam terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi halusinasi dibagi dalam 5 sesi, yaitu:
1. Sesi I : Klien mengenal halusinasi
2. Sesi II : Mengontrol halusinasi dengan cara menghardik
3. Sesi III : Mengontrol halusinasi dengan cara bercakap-cakap dengan orang lain
4. Sesi IV : Mengontrol halusinasi dengan cara melakukan aktivitas terjadwal
5. Sesi V :Mengontrol halusinasi dengan cara patuh minum obat

D. Klien
1. Kriteria
a. Klien gangguan orientasi realita yang mulai terkontrol.
b. Klien yang mengalami perubahan persepsi

2. Proses Seleksi
a. Mengobservasi klien yang masuk kriteria.
b. Mengidentifikasi klien yang masuk kriteria.
c. Mengumpulkan klien yang masuk kriteria.
d. Membuat kontrak dengan klien yang setuju ikut TAK, meliputi: menjelaskan tujuan
TAK pada klien, rencana kegiatan kelompok dan aturan main dalam kelompok

E. Pengorganisasian
1. Terapi Aktivitas Kelompok ini dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal : Jumat, 20 Desember 2019
Waktu : 10:00-10:30 WIB
Tempat : Ruang Cempaka
2. Tim Terapis
Yang bertugas dalam TAK kali ini disesuaikan dengan petugas setiap Sesi yang telah
disepakati.Sebagai berikut:
a. Leader : Refany Salsabila
Uraian Tugas Pelaksana
 Memimpin jalannya terapi aktivitas kelompok.
 Merencanakan, mengontrol, dan mengatur jalannya terapi.
 Menyampaikan materi sesuai tujuan TAK.
 Memimpin diskusi kelompok.
 Membuka acara.
b. Co. Leader : Gita Ekawati
Uraian Tugas Pelaksana
 Mendampingi Leader
 Mengambilalih posisi leader jika leader bloking.
 Menyerahkan kembali posisi kepada leader.
 Menutup acara diskusi.
c. Fasilitator : Rizka Yusriyah
Mugia Saida Daruini
Uraian Tugas Pelaksana
 Ikut serta dalam kegiatan kelompok.
 Memberikan stimulus dan motivator pada anggota kelompok untuk aktif
mengikuti jalannya terapi.
d. Observer : Novitasari
Uraian Tugas Pelaksana
 Mencatat serta mengamati respon klien (dicatat pada format yang tersedia).
 Mengawasi jalannya aktivitas kelompok dari mulai persiapan, proses, hingga
penutupan.
3. a. Metode
 Diskusi dan tanya jawab
 Bermain peran/simulasi

b. Media
 Spidol dan Papan tulis/whiteboard/flipchart
 Jadwal kegiatan klien.

c. Proses Pelaksanaan
1. Persiapan
a. Mengingatkan kontrak kepada klien yang telah mengikuti sesi 1
b. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan.
2. Orientasi
a. Salam terapeutik
1) Salam terapis kepada klien
2) Klien dan terapis pakai papan nama.
b. Evaluasi/validasi
1) Menanyakan perasaan klien saat ini
2) Terapis menanyakan pengalaman halusinasi yang terjadi: isi, waktu, situasi, dan
perasaan.
c. Kontrak
1) Terapis menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu mencegah terjadinya halusinasi
dengan melakukan kegiatan
2) Terapis menjelaskan aturan main, yaitu:
a) Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus minta ijin kepada
terapis
b) Lamanya kegiatan 30-45 menit
c) Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.
3. Tahap Kerja
a. Terapis meminta klien untuk menceritakan apa yang dilakukan pada saat mengalami
halusinasi, dan bagaimana hasilnya. Ulangi sampai semua klien mendapat giliran.
b. Beri pujian setiap klien selesai bercerita.
c. Terapis menjelaskan cara mengatasi halusinasi dengan menghardik halusinasi saat
halusinasi muncul.
d. Terapis memperagakan cara menghardik halusinasi, yaitu: “Pergi jangan ganggu
saya”, “Saya mau bercakap-cakap dengan. ”.
e. Terapis meminta masing-masing klien untuk memperagakan cara
menghardik halusinasi dimulai dari klien di sebelah kiri terapis
berurutan searah jarum jam sampai semua klien mendapat giliran
f. Terapis memberikan pujian dan mengajak semua klien bertepuk
tangan saat setiap klien selesai mempergakan cara menghardik
halusinasi.
4. Tahap Terminasi
a. Evaluasi
1) Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK.
2) Terapis memberi pujian atas keberhasilan kelompok.
b. Tindak Lanjut
1) Terapis menganjurkan klien untuk menerapkan cara yang telah
dipelajari jika halusinasi muncul
2) Memasukkan kegiatan menghardik dalam jadwal kegiatan
harian klien
c. Kontrak yang akan datang
1) Terapis menyepakati TAK yang akan datang, yaitu belajar
mengontrol halusinasi dengan melakukan kegiatan.
2) Terapis membuat kesepakatan waktu dan tempat.

F. Evaluasi dan Dokumentasi


a) Evaluasi
Evaluasi dilakukan saat proses TAK berlangsung, khususnya pada tahap kerja.
Aspek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK.
Untuk TAK stimulasi persepsi halusinasi sesi 2, kemampuan yang diharapkan
adalah mengatasi halusinasi dengan menghardik dan masukkan ke dalam
formulir evaluasi pada tabel 2.
b) Dokumentasi
Dokumentasikan kemampuan yang dimiliki klien saat TAK pada catatan
proses keperawatan tiap klien. Contoh: klien mengikuti TAK stimulasi
persepsi: halusinasi sesi 2. Klien mampu memperagakan cara menghardik
halusinasi. Anjurkan klien menggunakan cara tersebut, jika halusinasi muncul,
khusus pada malam hari (buat jadwal).
TABEL 2: FORMULIR EVALUASI TAK STIMULASI PERSEPSI:
HALUSINASI SESI 2:
MENGHARDIK HALUSINASI

Nama klien
N Aspek yang dinilai
o
1 Menyebutkan cara yang selama
. ini digunakan mengatasi
halusinasi
2 Menyebutkan efektifitas cara
. tersebut
3 Menyebutkan cara mengaasi
. halusinasi dengan
menghardik
4 Memperagakan menghardik
. halusinasi

Petunjuk pengisian:
1. Tulis nama panggilan klien yang ikut TAK pada kolom nama klien.
2. Untuk tiap klien, beri penilaian kemampuan menyebutkan cara yang
biasa digunakan untuk mengatsi halusinasi, keefektifannya, cara
mengatasi halusinasi dengan menghardik, dan memperagakannya.
a. Jika klien mampu beri tanda √

b. Jika klien tidak mampu beri tanda X