Anda di halaman 1dari 8

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya
sehingga saya dapat menyelesaikan tugas Prakarya membuat Kliping Pengolahan Hasil
Peternakan ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan kliping ini adalah untuk memenuhi tugas Mata
Pelajaran prakarya serta menambah wawasan tentang Pengolahan Hasil Peternakan
bagi para pembaca dan juga bagi penulis.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Bu Hariyati, selaku guru bidang studi
prakarya yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan
wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi
sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan kliping ini.

Saya menyadari, kliping yang saya buat ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh
karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan
kliping ini.

Magetan, Januari 2020


Penulis
Daftar Isi

Kata Pengantar ............................................................................................


Daftar Isi .......................................................................................................
Materi Pengolahan ......................................................................................
Ayam Kampung ............................................................................................
Daging Kambing ...........................................................................................
Daging Sapi ..................................................................................................
Kesimpulan ...................................................................................................
Penutup ........................................................................................................
Daftar Pustaka ..............................................................................................
MATERI PENGOLAHAN

MANFAAT AYAM KAMPUNG


1. Daging ayam kampung mengandung sedikit lemak
Ayam organik cenderung sedikit mengandung lemak daripada ayam yang dipelihara
secara komersial. Jadi Anda bisa menambahkan sedikit lemak ke dalam panci jika Anda
ingin memasak ayam yang organik. Memasak dengan memotong daging secara tipis-
tipis akan mempercepat dalam waktu memasak dan mendapatkan protein yang
berkualitas baik.
2. Kaldu ayam lebih sehat
Kaldu dari tulang ayam yang diproduksi secara organik lebih tinggi kandungan gizinya.
Kaldu dari ayam yang dipelihara secara organik lebih aman dan bebas dari macam obat-
obatan. Kaldu ayam kampung organik bisa ditambahkan untuk membuat sup agar lebih
lezat dan sehat.
3. Lebih tinggi kandungan gizinya
Ayam Kampung yang dipelihara dengan tidak dikandangkan akan memperoleh pakan
yang alami seperti serangga dan daun-daunan. Selain itu ayam yang dipelihara akan
lebih banyak mendapat cahaya sinar matahari secara langsung. Dengan begitu, selain
dagingnya lebih lembut, gurih dan mengandung nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan
dengan ayam yang dipelihara secara komersial.
4. Sedikit mengandung toksin
Hanya beberapa orang yang peduli dengan kandungan toksin yang terkandung di dalam
makanan yang mereka makan. Unggas yang mengandung antibiotik, pestisida dan hal
yang bisa membahayakan kesehatan apabila Anda memakannya, walaupun dampaknya
akan terasa dalam jangka yang panjang. Antibiotik yang digunakan untuk membesarkan
ayam komersial kemungkinan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kuman
pada beberapa orang. Bahkan kuman yang kecil saja bisa menyebabkan efek yang
sangat besar pada tubuh kita, seperti kanker dan pubertas lebih awal pada anak-anak.
Biasanya ayam potong juga terkontaminasi dengan logam berat yang terdapat dalam
makanan ayam pabrikan.
5. Protein yang terkandung berkualitas baik
Daging ayam merupakan salah satu penghasil protein terbanyak setelah daging sapi.
Protein ini sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Tingginya kandungan protein serta asam
amino yang terkandung dalam daging ayam jawa sangat baik untuk tubuh kita.
6. Daging ayamnya kenyal
Salah satu yang menjadi alasan banyak orang menyukasi daging ayam jawa adalah
daging yang dihasilkan lebih kenyal daripada ayam potong. Struktur daging ayam jawa
berisi dan tidak lembek, sehingga saat ayam diolah dalam masakan daging ayam tidak
hancur.
7. Daging ayam jawa baik untuk penderita anemia (kekurangan darah)
Bagi Anda yang menderita penyakit anemia, memakan daging ayam yang dipelihara
secara organik di rasa sangat membantu. Kandungan di dalam ayam jawa terdapat zat
besi yang cukup tinggi, zat besi inilah yang akan meningkatkan produksi sel darah merah.
8. Memperkokoh tulang
Tulang yang kuat disebabkan karena kebutuhan akan protein terpenuhi. Mengkonsumsi
daging ayam jawa bisa menambah berat badan dan menguatkan tulang Anda.
MANFAAT DAGING KAMBING
1. Mengandung sel anti kanker
Biasanya banyak para pria mengalami kanker prostat. Kanker ini terbilang cukup
berbahaya.
Oleh karenanya disarankan untuk mengonsumsi daging kambing yang mengandung
asam linoleat dan selenium maupun kolin yang bermanfaat untuk mencegah
terbentuknya kanker dan peradangan lainnya.
Apabila mengonsumsi daging kambing dalam jumlah yang tepat, maka tidak akan
menjadi masalah.
2. Mengandung banyak protein
Manfaat mengonsumsi daging kambing selanjutnya ialah mengandung lebih dari 50 gram
protein per 100 gram daging mentah yang baik bagi tubuh.
Dengan menyantap dalam jumlah yang pas, maka akan mendapatkan asupan protein
alami dan mengandung asam amino yang baik untuk tubuh.
Jadi kamu dapat mengonsumsi porsi daging kambing sebanyak 3 ons kambing untuk
memenuhi 46 persen dari nilai protein harianmu.
3. Sumber energi
Kamu suka memakan sate kambing? Konsumsilah dengan porsi yang pas, ya.
Untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan lancar, tubuh pasti akan membutuhkan
energi. Nah, kamu bisa memakan daging kambing sebagai sumber energi yang baik
untuk tubuh.
Kandungan lemak, protein, dan kalorinya bisa memberi energi yang cukup, sehingga
tubuh kamu tetap fit.

4. Mengatasi anemia
Ternyata daging kambing memiliki kandungan zat besi dan mineral yang memiliki fungsi
dalam pembentukkan hemoglobin dalam darah, lho
Kamu yang suka mengonsumsi daging kambing, manfaat baik berikutnya yaitu bisa
meningkatkan kadar darah merah dalam tubuh. Jadi dapat mencegah kamu dari pusing,
kelelahan, hingga anemia.
Di mana daging kambing salah satu kategori daging yang termasuk dalam kelas daging
merah, seperti yang kita ketahui daging merah sangat penting untuk dikonsumsi ketika
sering mengalami anemia.
5. Mencegah inflamasi pembuluh darah
Melihat nilai gizi daging kambing yang ternyata cukup baik untuk tubuh, kamu bisa
memakannya dengan porsi yang tepat agar memberikan manfaat bagi tubuh.
Khasiat dari daging kambing itu sendiri bisa membantu pria m mengatasi gangguan
inflamasi pada pembuluh darahnya.
Dengan begitu penis bisa ereksi dengan sempurna dan meminimalisir disfungsi ereksi
pada pria.
MANFAAT DAGING SAPI
Tidak dapat dipungkiri bahwa daging sapi merupakan bahan makanan dengan sumber
nutrisi yang sangat baik bagi tubuh. Jika melihat dari berbagai kandungan daging sapi,
berikut adalah berbagai manfaat makan daging sapi yang bisa kita dapatkan:
1. Mempertahankan massa otot
Konsumsi daging sapi secara rutin dipercaya dapat membantu mempertahankan massa
otot.
Seiring dengan bertambahnya usia, perubahan bentuk tubuh sulit untuk dihindari. Salah
satu yang mungkin akan Anda alami adalah sarkopenia atau hilangnya massa otot.
Kondisi ini pada dasarnya dapat dicegah dengan cara latihan kekuatan dan
meningkatkan asupan protein. Daging sapi dapat menjadi salah satu pilihan sumber
protein untuk mencegah kondisi ini.
2. Meningkatkan kinerja otot
Daging sapi mengandung senyawa carnosine yang sangat penting bagi fungsi otot.
Carnosine dibentuk dalam tubuh dari beta-alanine, asam amino yang banyak ditemukan
pada ikan dan daging seperti daging sapi. Memenuhi kebutuhan beta-alanine dengan
konsumsi daging sapi dapat meningkatkan kadar carnosine dalam otot. Sebaliknya, diet
vegetarian dapat menyebabkan kadar carnosine rendah.
Kadar carnosine tinggi dalam otot sering dikaitkan dengan meningkatkan kinerja otot
selama latihan dan menurunnya risiko kelelahan.
3. Mencegah anemia
Salah satu manfaat daging sapi yang paling banyak dipercaya masyarakat adalah
mencegah anemia, hal ini memang benar adanya.
Anemia defisiensi besi merupakan jenis anemia yang paling umum. Daging sapi tidak
hanya menyediakan sumber zat besi bagi tubuh, tapi diketahui juga dapat membantu
penyerapan zat besi yang berasal dari sumber nabati. Maka dari itu, makan daging
dianggap efektif dalam mencegah anemia defisiensi besi.
4. Meningkatkan sensitivitas insulin
Daging sapi juga dipercaya dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan
risiko diabetes.
Kandungan asam linoleat terkonjugasi dalam daging sapi dapat membantu
meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, daging sapi juga mengandung senyawa
yang disebut L-carnitine. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan L-carnitine
dapat membantu memperbaiki kadar glukosa puasa dan profil kolesterol keseluruhan
pada pasien diabetes tipe 2.
5. Membantu menjaga berat tubuh ideal
Siapa bilang makan daging sapi justru akan meingkatkan berat tubuh? Daging sapi justru
dapat membantu Anda menjaga berat tubuh ideal.
Manfaat daging sapi untuk menjaga berat tubuh ideal juga didapatkan dari kandungan
senyawa asam linoleat terkonjugasi dan juga L-carnitine. Sebuah studi menunjukkan
bahwa konsumsi suplemen L-carnitine dapat memberikan penurunan berat tubuh yang
lebih signifikan dari kelompok yang tidak mengonsumsi. Sedangkan kandungan asam
linoleat terkonjugasi dipercaya dapat membantu penurunan lemak.
Namun jika ingin menjaga berat tubuh, tentunya daging sapi tidak boleh dikonsumsi
secara berlebihan dan harus diperhatikan juga pengolahannya.
6. Menjaga kesehatan jantung
Hasil dari penelitian tentang manfaat daging sapi untuk kesehatan jantung memang
sangat beragam.
Beberapa menyebutkan bahwa daging sapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Bagian dari daging sapi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung adalah
kandungan lemak jenuhnya. Maka dari itu, Anda dapat mempertimbangkan untuk
mengonsumsi daging sapi tanpa lemak yang lebih sehat.
Di sisi lain, daging sapi justru memiliki berbagai kandungan nutrisi yang dapat membantu
menurunkan risiko penyakit jantung seperti vitamin B kompleks dan antioksidan yang
terkandung di dalamnya.
7. Sumber vitamin B kompleks
Tubuh membutuhkan berbagai jenis vitamin B kompleks untuk dapat bekerja sesuai
dengan fungsinya.
Daging dapat menjadi salah satu sumber vitamin B kompleks yang baik. Daging sapi
memiliki kandungan vitamin B12 yang dibutuhkan oleh sistem saraf, vitamin B3 yang
dapat mendukung sistem pencernaan, dan vitamin B2 yang baik untuk kesehatan kulit
dan juga mata.
8. Sumber antioksidan
Manfaat daging sapi sebagai sumber antioksidan juga tentunya tidak boleh ketinggalan.
Daging sapi memiliki kandungan glutathione, senyawa ini sering disebut sebagai ‘master
antioksidan’. Berbagai penelitian telah menunjukkan manfaat glutathione sebagai
antioksidan mulia dari mencegah penuaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh,
mengurangi risiko penyakit kronis, hingga meningkatkan umur panjang.