Anda di halaman 1dari 1

ANALISA JURNAL

Judul: Hubungan Antara Pola Konsumsi Pangan dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian
Osteoporosis pada Lansia di Panti Werdha Bogor.

P I C O T
Mengetahui hubungan - - Hasil penelitian yaitu tidak adanya hubungan Penelitian
antara pola konsumsi yang signifikan antara status gizi, tingkat dilaksanakan
pangan dan aktivitas fisik kecukupan energi, protein dan fosfor dengan di Panti
dengan kejadian kejadian osteoporosis. Namun terdapat Werdha
osteoporosis pada lansia. hubungan yang signifikan antara tingkat Tresna Bogor
Jumlah subjek pada kecukupan kalsium dan tingkat aktivitas fisik pada bulan
penelitian ini adalah 37 yang kurang dengan risiko terhadap kejadian Maret-April
orang lansia yang mana osteoporosis. 2013.
75,7% berada pada kisaran Subjek yang tidak osteoporosis (75%) sudah
umur lebih atau sama terbiasa minum susu sejak balita. Sedangkan
dengan 65 tahun dan subjek yang osteoporosis (34,9%) minum
24,3% berada pada rentang susu dalam waktu baru-baru ini.
umur 55-64 tahun. Dalam aktivitas fisik, lebih banyak subjek
Penelitian dengan cara yang osteoporosis (89,7%) memiliki aktivitas
wawancara menggunakan ringan daripada subjek yang tidak
kuesioner. osteoporosis (50,0%)

Dalam jurnal tersebut, dijelaskan bahwa tingkat kecukupan kalsium dan aktivitas fisik
yang kurang merupakan faktor risiko terhadap kejadian osteoporosis. Maka kami mengambil
intervensi untuk mencegah kejadian osteoporosis dengan meningkatkan kecukupan kalsium
dan aktivitas fisik pada lansia. Yang mana kami membuat SAP mengenai Pencegahan
Osteoporosis pada lansia.