Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN HASIL KONSELING DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN

KABUPATEN MOJOKERTO DENGAN KASUS NARKOBA

DISUSUN OLEH

NAMA : AGUS SUYITNO


NIM : 201703018

PROGRAM PROFESI NERS

STIKES BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO

2017
FORMAT PENGKAJIAN

A. IDENTITAS
Tanggal pengkajian tanggal 18 juli 2017 jam 13.00 WIB
1. Nama : Tn “J”
2. Umur : 27 tahun
3. Pekerjaan : Buruh Pabrik
4. Pendidikan : SMA
5. Agama : Islam
6. Alamat : Mojosari
7. Hukuman : Belum sidang
8. Alasan : Pengedar dan pemakai narkoba

1. KASUS
Tn.J 27 tahun masuk kelapas Mojokerto karena kasus Narkoba, Tn.J belum
sidang. Pada saat pengkajian Tn.J menyesal atas perbuatannya. Tn.J juga mengatakan
sangat malu jika nanti kembali kelingkungan masyarakat. Dia di grebek di pos satpam
tempatnya bekerja. Dia ditangkap setelah memukul temannya sesama Bandar yang
menyuruhnya kembali berjualan narkoba tapi dia tidak mau karena sudah bekerja
sebagai buruh pabrik. Pertama mengenal narkoba Tn.J dari kakaknya yang seorang
Bandar narkoba kemudian dia menjadi pemakai. Setelah kakaknya insaf kemudian dia
meneruskan menjadi bandar menggantikan kakaknya. Dia mengatakan ketika
mendapat masalah selalu memakai narkoba agar bisa tertawa dengan temannya dan
melupakan masalahnya.
Tn.J sangat menyesal masuk lapas karena sudah mendapat pekerjaan yang
halal. Dia sudah lama bercerai dengan istrinya. Keluarganya sering menjenguknya satu
minggu sekali.

2. FAKTOR PENYEBAB
a. Faktor Predisposisi
Tn. J Alasan dia melakukannya adalah karena ikut teman- temannya dan saat
memakai narkoba dia merasa senang dan bisa tertawa melupakan masalahnya.
b. Faktor Presipitasi
Tn.J meneruskan kakaknya yang berhenti sebagai Bandar sekaligus pemakai.

3. PRIMARY APPRASIAL
Dia sangat menyesal dengan perbuatannya dan sudah berhenti memakai sekaligus
mengedar narkoba. Dia sangat menyesal karena tertangkap setelah mendapat pekerjaan
yang halal

4. SUMBER- SUMBER KOPING


- Keluarga terutama sang ibu
- Warga binaan lainnya

5. MEKANISME KOPING
 Tn. J mendapat dukungan dari keluarga. yang sering menjenguk dan memberikan
motivasi kepadanya.
 Jika mengingat masalahnya Tn. J biasanya bercanda dengan warga binaan lainnya
dan cara dia melupakan permasalahnya dengan mengikuti kegiatan di masjid.

6. PENCEGAHAN
a. Pencegahan Primer
 Promotif : Memberikan motivasi pada Tn. J agar tetap semangat untuk mencari
kerjaan yang halal.
 Preventif : Memberikan motivasi pada agar meningkatkan Kepercayaan
Dirinya bahwa dia mampu . memberi penyuluhan tentang bahaya narkoba.

b. Pencegahan Sekunder
 Memberikan motivasi atau dukungan social dengan bantuan Keluarga.
 Menyuruh agar selalu sholat dan selalu mendekatkan diri pada Allah SWT.
 Dilakukan pengobatan dan pembinaan agar tidak melakukan lagi.

c. Pencegahan Tersier
 Dilakukan pendampingan untuk membantu mengatasi masalah yang di alami
Tn. J.
 Mengikuti senam dan mengikuti kegiatan yang ada di lapas misal membuat
kapal.
 Rehabilitasi medis : konseling, olahraga secara teratur.

7. MODEL KEPERAWATAN
 Model perilaku : Mengajarkan pada klien tentang pendekatan perilaku,
mengembalikan tingkat perilaku dan menguatkan perilaku yang positif.
 Mode medical : Melakukan pendekatan terapiutik untuk membantu mengatasi
masalah yang dirasakan oleh klien.
 Model komunikasi :Mengajarkan prinsip cara berkomunikasi yang baik agar
bisa besosialisasi dengan orang sekitar.
-