Anda di halaman 1dari 39

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMA Negeri 102 Jakarta

Mata Pelajaran : Kimia

Peminatan : MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)

Kelas/ Semester : 11/ Genap

Materi Pokok : Kesetimbangan ion dalam larutan

Alokasi Waktu : 4 × 12 JP

A. KOMPETENSI INTI (KI)

K-I : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya*)

K-2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja
sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

K-3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,


prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan,teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

K-4 : Mengolah, menalar,menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

KOMPETENSI

KD 3.10 : Menjelaskan Konsep asam dan basa serta kekuatannya dan kesetimbangan
pengionannya dalam larutan

KD 3.11 : Menganalisis kesetimbangan ion dalam larutan garam dan menentukan pH-nya

KD 3.12 : Menjelaskan prinsip kerja, perhitungan pH dan peran larutan penyangga dalam
tubuh makhluk hidup

KD 3.13 : Menganalisis data hasil berbagai jenis titrasi asam-basa

KD 4.9 : Menganalisis trayek perubahan pH beberapa indikator yang diekstrak dari bahan
alam melalui percobaan

KD 4.11 : Melaporkan percobaan tentang sifat asam basa berbagai larutan garam

KD 4.12 : Membuat larutan penyangga dengan pH tertentu

KD 4.13 : Menyimpulkan hasil analisis dan percobaan titrasi asam basa

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

3.10.1 : Mengamati zat-zat yang bersifat asam atau basa dalam kehidupan sehari-hari

3.10.2 : Menyimak penjelasan tentang berbagai konsep asam basa

3.10.3 : Membandingkan konsep asam basa menurut Arrhenius, Bronsted-Lowry dan Lewis
serta menyimpulkannya

3.10.4 : Merancang dan melakukan percobaan membuat indikator asam basa dari bahan alam
dan melaporkannya

3.10.5 : Mengamati perubahan warna indikator dalam berbagai larutan

4.9.1 : Memprediksi pH larutan dengan menggunakan beberapa indikator

4.9.2 : Menghitung pH larutan asam kuat dan basa kuat

4.9.3 : Menghitung nilai Ka larutan asam lemah atau Kb larutan basa lemah yang diketahui
konsentrasi dan pHnya

4.9.4 : Mengukur pH berbagai asam lemah, asam kuat, basa lemah dan basa kuat yang
konsentrasinya sama dengan menggunakan indikator universal atau pH meter
4.9.5 : Menyimpulkan perbedaan asam kuat dengan asam lemah serta basa kuat dengan basa
lemah

3.11.1 : Menyimak penjelasan tentang reaksi netralisasi

3.11.2 : Melalukan percobaan pencapuran beberapa larutan asam dengan larutan basa
dengan volum yang sama

3.11.3 : Mengamati perubahan warna indikator lakmus merah dan biru dalam beberapa
larutan garam

4.11.1 : Menyimak penjelasan tentang kesetimbangan ion dalam larutan garam

4.11.2 : Merancang dan melakukan percobaan untuk memprediksi pH larutan garam


dengan menggunkan kertas lakmus atau indikator universal atau pH meter dan
melaporkan hasilnya

4.11.3 : Menuliskan reaksi kesetimbangan ion dalam larutan garam

4.11.4 : Menyimpulkan sifat asam-basa dari suatu larutan garam

4.11.5 : Menentukan pH larutan garam

3.12.1 : Membandingkan pH larutan penyangga dan larutan bukan penyangga dengan


menambah sedikit asam atau basa atau diencerkan

3.12.2 : Mengamati pH larutan penyangga ketika diencerkan, ditambah sedikit asam


atau ditambh sedikit basa

3.12.3 : Menganalisa mekanisme larutan penyangga dalam mempertahankan pHnya


terhadap penambahan sedikit asam atau sedikit basa atau pengenceran

4.12.1 : Menyimak penjelasan tentang cara membuat larutan penyangga dengan pH


tertentu

4.12.2 : Merancang dan melakukan percobaan untuk membuat larutan penyangga dengan pH
tertentu dan melaporkannya

4.12.3 : Menentukan pH larutan penyangga

4.12.4 : Mendiskusikan peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup dan
industri

3.13.1 : Mengamati cara melakukan titrasi asam basa dapat melalui media(video),
gambar atau demonstrasi

3.13.2 : Menyimak penjelasan titik akhir dan titik ekivalen titrasi asam basa

4.13.1 : Menganalisis kurva titrasi


4.13.2 : Menghitung dan menentukan titik ekivalen titrasi, membuat kurva titrasi serta
memilih indikator yang tepat

4.13.3 : Merancang dan melakukan percobaan titrasi asam basa dan melaporkan hasil
percobaan

4.13.4 : Menentukan konsentrasi peniter atau zat yang dititrasi dari hasil percobaan

C. MATERI PEMBELAJARAN

1. Asam dan Basa

1.1 Perkembangan konsep asam dan basa

1.2 Indikator asam basa

1.3 pH asam kuat, basa kuat, asam lemah dan basa lemah

2. Kesetimbangan Ion dan pH Larutan Garam

2.1 Reaksi Netralisasi

2.2 Garam yang bersifat netral, bersifat asam dan bersifat basa

2.3 pH Larutan Garam

3. Kesetimbangan Ion dan pH Larutan Penyangga

3.1 Sifat Larutan Penyangga

3.2 pH Larutan Penyangga

3.3 Peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup dan industri (Farmasi,
komestika)

4. Titrasi

4.1 Titrasi Asam Basa

4.2 Kurva Titrasi

D. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

PERTEMUAN PERTAMA

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menganalisis konsep asam basa menurut Arrhenius.


b. Peserta didik dapat menganalisis konsep asam basa menurut Bronsted-Lowry.
c. Peserta didik dapat menganalisis konsep asam basa menurut Lewis.
d. Peserta didik dapat menganalisis tentang indikator asam basa.

2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Media: LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


Sudarmo, Unggul. 2013. Kimia Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga
Sutresna, Nana. 2016. Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Kimia.Bandung: Grafindo
 Lembar Kerja Peserta Didik
 Sumber lain yang relevan
http://ir.chem.cmu.edu/irproject/applets/stoich/Applet.asp
http://www.chem-toddler.com/acids-and-bases/universal-indicator.html

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik dan
mental untuk memulai pelajaran kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
menanamkan semangat Nasionalisme.
Pendahuluan  Guru mengingatkan kembali peserta didik tentang 5 menit
larutan asam basa yang pernah dipelajari di SMP.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran tentang Konsep Asam Basa dan
Indikator Asam Basa
Guru meminta peserta didik mengobservasi
Kegiatan Inti Mengamati 5 menit
(mengamati) dengan
 Mengamati pemutaran video oleh guru tentang
larutan asam basa dan bahan/zat yang termasuk
asam atau basa yang sering ditemukan dalam
kehidupan sehari-hari.
 Kegiatan Literasi dengan membaca artikel tentang
Konsep Asam Basa menurut Arrhenius, Bronsted-
Lowry, dan Lewis, serta tentang Indikator Asam
Basa.
 Mengamati Gambar 5.1 pada halaman 178 Buku
Siswa.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan
hal-hal yang tidak atau kurang dipahami dari artikel
yang telah dibaca.
Menanya  Bagaimana peran asam dan basa dalam kehidupan? 5 menit
 Bagaimana perbedaan asam dengan basa?

Guru meminta peserta didik untuk menggali


informasi dengan membaca sumber-sumber lain
tentang Konsep Asam Basa dan Indikator Asam
Basa. Peserta didik diminta untuk membuat catatan-
Menggali Informasi 10 menit
catatan dari berbagai informasi tersebut yang akan
didiskusi dalam kelas bersama guru. Catatan dapat
berbentuk tabel, deskripsi, gambar, atau bentuk lain
yang paling mudah dipahami oleh peserta didik.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan
diskusi untuk mengolah informasi yang didapat dari
membaca sumber-sumber tentang Konsep Asam
Basa dan Indikator Asam Basa.
 Peserta didik dapat menganalisis asam dengan basa
menurut Arrhenius serta kelemahan masing-masing
konsep tersebut.
Mengola Informasi  Peserta didik dapat menganalisis asam dengan basa 10 menit
menurut Bronsted-Lowry serta kelemahan masing-
masing konsep tersebut.
 Peserta didik dapat menganalisis asam dengan basa
menurut Lewis serta kelemahan masing-masing
konsep tersebut.
 Peserta didik dapat menjelaskan isndikator asam
basa.

Peserta didik mengomunikasikan/menyampaikan


Mengkomunikasikan kesimpulan dari pengamatan dan informasi dari 5 menit
sumber-sumber lainnya tentang Konsep Asam Basa
dan Indikator Asam Basa. Guru memberikan
penilaian terhadap kesimpulan yang diberikan oleh
peserta didik dan memberikan penguatan. Dalam
memberikan penguatan Guru harus memerhatikan
perbedaan pendapat dari peserta didik.
 Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan
pembelajaran atau posttest.
 Guru menugaskan peserta didik mengerjakan Tugas
5.1 halaman 184 Buku Siswa.
Penutup  Guru menyampaikan materi untuk pertemuan 5 menit
berikutnya tentang Indikator Alami serta Kekuatan
Larutan Asam dan Larutan Basa dan meminta
peserta didik membacanya. Guru meminta peserta
didik membawa bahan-bahan alam untuk
percobaan indikator alami.

6. Penilaian

Penilaian mulai dilakukan dari awal pembelajaran, proses pembelajaran, dan pada akhir
pembelajaran.
 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui tugas dan ulangan harian dalam bentuk
uraian.
 Penilaian sikap waktu presentasi dan mengerjakan tugas

PERTEMUAN KEDUA

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menentukan bahan-bahan alam yang dapat digunakan sebagai
indikator.
b. Peserta didik dapat merancang percobaan untuk pembuatan indikator alami.
c. Peserta didik dapat mempresentasikan hasil rancangan.
d. Peserta didik dapat melakukan percobaan.
e. Peserta didik dapat mengolah dan menganalisis data hasil percobaan dan
menyimpulkannya.
f. Peserta didik dapat menyajikan laporan hasil percobaan.
g. Peserta didik dapat menentukan kekuatan larutan asam dan larutan basa.

2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Alat dan bahan: cawan poreslen dan mortal, corong, pengaduk, tabung reaksi, pipet
tetes, erlenmeyer, air suling, larutan cuka, kertas saring, air kapur, bahan-bahan alami
(kembang sepatu dan bunga hydrangea)
 Media: V lab, LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Lembar kerja
 Sumber lain yang relevan
http://ir.chem.cmu.edu/irproject/applets/stoich/Applet.asp
http://www.chem-toddler.com/acids-and-bases/universal-indicator.html

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik dan
mental untuk memulai pelajaran kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
menanamkan semangat Nasionalisme.
 Guru mengingatkan kembali peserta didik tentang
larutan asam basa.
Pendahuluan  Guru membagi peserta didik dalam beberapa 5 menit
kelompok dengan peserta didik yang heterogen.
 Guru menekankan pentingnya bekerja dalam tim,
saling berdiskusi, menghargai pendapat, dan saling
respect dalam proses pembelajaran.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran tentang membuat indikator alami
dengan memerhatikan metode ilmiah dan
keselamatan kerja.
Guru meminta peserta didik mengobservasi
(mengamati) dengan
 Mengamati pemutaran video oleh guru tentang
Kegiatan Inti Mengamati indikator asam basa 5 menit
 Kegiatan Literasi dengan membaca artikel tentang
Indikator Alami serta Kekuatan Larutan Asam
dan Larutan Basa.
 Mengamati Gambar 5.3 halaman 185 Buku Siswa.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan
hal-hal yang tidak atau kurang dipahami dari artikel
yang telah dibaca dengan memberikan contoh
pertanyaan.
Menanya 5 menit
 Bagaimana cara kerja indikator membedakan larutan
asam dan larutan basa?
 Bagaimana cara pembuatan indikator dari bahan-
bahan alam?
Guru meminta peserta didik untuk menggali
informasi dengan melakukan percobaan. Sebelum
melakukan percobaan siswa diminta untuk
merancang percobaan seperti pada Kegiatan 5.1
halaman 186 Buku Siswa. Salah satu anggota
kelompok mempresentasikan rancangan percobaan
tersebut terlebih dahulu atau mengomunikasikan
dengan guru. Setiap kelompok dapat menggunakan
bahan-bahan alam yang berbeda-beda.
Guru dapat memberikan rancangan percobaan lain
untuk dilakukan siswa. Hal tersebut guna melihat
dan membandingkan keakuratan percobaan yang
dilakukan dengan tujuan hasil yang sama. Dalam
merancang percobaan, guru harus memerhatikan hal-
hal sebagai berikut.
Menggali Informasi 10 menit
(a) Percobaan mendukung ditemukannya konsep kimia.
(b) Proses kimia secara praktis memang dapat
dilaksanakan atau diambil dari sumber buku
percobaan kimia yang valid.
(c) Guru sudah mencoba percobaan dan memang layak
dilakukan peserta didik.
(d) Di laboratorium/sekolah tersedia alat dan bahan yang
diperlukan.
(e) Tidak berbahaya bagi peserta didik.
Dalam melakukan percobaan harus dengan
mengikuti tahapan metode ilmiah, yaitu (a)
merumuskan masalah, (b) mengumpulkan
keterangan, (c) membuat hipotesis, (d) melakukan
percobaan, (e) menarik kesimpulan, (f) menguji
kembali kesimpulan, dan (g) pelaporan.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan
Mengola Informasi diskusi untuk mengolah informasi yang didapat dari 10 menit
percobahan yang dilakukan.
Salah satu kelompok peserta didik
mengomunikasikan/menyampaikan kesimpulan dari
pengamatan percobaan yang telah dilakukan tentang
indikator alam. Guru memberikan penilaian terhadap
Mengkomunikasikan 5 menit
kesimpulan yang disampaikan oleh salah satu
kelompok peserta didik dan memberikan penguatan.
Dalam memberikan penguatan Guru harus
memerhatikan perbedaan pendapat dari peserta didik.
o Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan
pembelajaran atau posttest.
o Guru menugaskan peserta didik mengerjakan
Tugas 5.2 halaman 187.
Penutup 5 menit
o Guru menyampaikan materi untuk pertemuan
berikutnya tentang Penentuan pH Larutan Asam
dan Larutan Basa dan meminta peserta didik
membacanya.

6. Penilaian

 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.


 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.
 Penilaian keterampilan pada saat melakukan percobaan.

PERTEMUAN KETIGA

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat merancang percobaan untuk mengukur pH larutan asam kuat dan
asam lemah serta basa kuat dan basa lemah yang konsentrasinya sama dengan
indikator universal.
b. Peserta didik dapat mempresentasikan hasil rancangan.
c. Peserta didik dapat melakukan percobaan.
d. Peserta didik dapat mengolah dan menganalisis data hasil percobaan dan
menyimpulkannya.
e. Peserta didik dapat menyajikan laporan hasil percobaan.
f. Menghubungkan pH asam lemah/basa lemah dengan pH asam kuat/basa kuat dari
hasil percobaan untuk mendapatkan derajat ionisasi (α ) atau tetapan ionisasi
asam/basa ( Ka/Kb ).
g. Menghitung pH larutan asam kuat dan basa kuat serta asam lemah dan basa lemah
dari data konsentrasinya.

2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.
3. Alat, Bahan dan Media

 Alat dan bahan: Pita indikator universal, larutan HCl, larutan CH3COOH, air suling,
larutan, larutan NH4OH
 Media: V lab, LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Lembar kerja
 Sumber lain yang relevan
http://ir.chem.cmu.edu/irproject/applets/stoich/Applet.asp
http://www.chem-toddler.com/acids-and-bases/universal-indicator.html

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara
fisik dan mental untuk memulai pelajaran
kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
menanamkan semangat Nasionalisme.
 Guru mengingatkan kembali peserta didik
tentang indikator larutan asam basa.
 Guru membagi peserta didik dalam beberapa
kelompok dengan peserta didik yang
Pendahuluan 5 menit
heterogen.
 Guru menekankan pentingnya bekerja dalam
tim, saling berdiskusi, menghargai pendapat,
dan saling respect dalam proses
pembelajaran.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran mengetahui Penentuan pH
Larutan Asam dan Larutan Basa dengan
memerhatikan metode ilmiah dan
keselamatan kerja.
Guru meminta peserta didik mengobservasi
(mengamati) dengan
o Mengamati pemutaran video oleh guru tentang
Mengamati penentuan pH larutan asam dan larutan basa. 5 menit
Kegiatan Inti o Kegiatan Literasi dengan Membaca artikel
tentang Penentuan pH Larutan Asam dan Larutan
Basa.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan
Menanya 5 menit
hal-hal yang tidak atau kurang dipahami dari artikel
yang telah dibaca dengan memberikan contohnya.
Bagaimana pH larutan asam dan larutan basa?
Guru meminta peserta didik untuk menggali
informasi dengan melakukan percobaan. Sebelum
melakukan percobaan siswa diminta untuk
merancang percobaan seperti pada Kegiatan 5.2
halaman 197 Buku Siswa. Salah satu anggota
kelompok mempresentasikan rancangan percobaan
tersebut terlebih dahulu atau mengomunikasikan
dengan guru.
Guru dapat memberikan rancangan percobaan
lain untuk dilakukan siswa. Hal tersebut guna
melihat dan membandingkan keakuratan percobaan
yang dilakukan dengan tujuan hasil yang sama.
Dalam merancang percobaan, guru harus
memerhatikan hal-hal sebagai berikut.
(a) Percobaan mendukung ditemukannya konsep
Menggali Informasi 10 menit
kimia.
(b) Proses kimia secara praktis memang dapat
dilaksanakan atau diambil dari sumber buku
percobaan kimia yang valid.
(c) Guru sudah mencoba percobaan dan memang
layak dilakukan peserta didik.
(d) Di laboratorium/sekolah tersedia alat dan
bahan yang diperlukan.
(e) Tidak berbahaya bagi peserta didik.
Dalam melakukan percobaan harus dengan
mengikuti tahapan metode ilmiah, yaitu (a)
merumuskan masalah, (b) mengumpulkan
keterangan, (c) membuat hipotesis, (d) melakukan
percobaan, (e) menarik kesimpulan, (f) menguji
kembali kesimpulan, dan (g) pelaporan.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan
diskusi untuk mengolah informasi yang didapat dari
percobahan yang dilakukan.
Mengola Informasi 10 menit
 Peserta didik dapat menentukan kekuatan larutan
asam dan larutan basa, seperti pada Contoh Soal
halaman 191, 193, 199, dan 201 Buku Siswa.
Salah satu kelompok peserta didik
mengomunikasikan/menyampaikan kesimpulan dari
pengamatan percobaan yang telah dilakukan tentang
pengukuran pH larutan. Guru memberikan penilaian
Mengkomunikasikan 5 menit
terhadap kesimpulan yang disampaikan oleh salah
satu kelompok peserta didik dan memberikan
penguatan. Guru harus memerhatikan perbedaan
pendapat dari peserta didik.
o Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan
pembelajaran atau posttest.
Penutup 5 menit
o Guru menugaskan peserta didik mengerjakan
Tugas 5.3 halaman 203 dan Tantangan halaman
211 Buku Siswa.
o Guru menyampaikan materi untuk pertemuan
berikutnya tentang titrasi asam basa dan
meminta peserta didik membacanya di rumah.

6. Penilaian

 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.


 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.
 Penilaian keterampilan pada saat melakukan percobaan.

PERTEMUAN KEEMAPAT

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat merancang percobaan untuk mengetahui sifat larutan penyangga.
b. Peserta didik dapat mempresentasikan hasil rancangan.
c. Peserta didik dapat melakukan percobaan.
d. Peserta didik dapat mengolah dan menganalisis data hasil percobaan dan
menyimpulkannya.
e. Peserta didik dapat menyajikan laporan hasil percobaan
2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Alat dan bahan: tabung reaksi, pipet tetes, indikator universal atau larutan indikator
universal, rak tabung reaksi, kuades (air murni), larutan NaOH, larutan HCl, larutan
CH3COOH, , larutan CH3COONa
 Media: V lab. LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Lembar kerja
 Sumber lain yang relevan
http://ir.chem.cmu.edu/irproject/applets/stoich/Applet.asp
http://www.mhhe.com/physsci/chemistry/essentialchemistry/flash/buffer12.swf

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik dan
mental untuk memulai pelajaran kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
menanamkan semangat Nasionalisme.
 Guru mengingatkan kembali peserta didik tentang
larutan.
 Guru membagi peserta didik dalam beberapa
kelompok dengan peserta didik yang heterogen.
Pendahuluan  Guru menekankan pentingnya bekerja dalam tim, 5 menit
saling berdiskusi, menghargai pendapat, dan saling
respect dalam proses pembelajaran.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran mengetahui sifat larutan penyangga
dengan memerhatikan metode ilmiah dan
keselamatan kerja.
Guru dan peserta didik melakukan tanya-jawab
tentang Larutan Penyangga yang telah dibaca
peserta didik sebagai tugas pekerjaan rumah
Guru meminta peserta didik mengobservasi
(mengamati) dengan
 Mengamati pemutaran video oleh guru tentang
larutan penyangga yang ditemukan dalam
Mengamati 5 menit
kehidupan sehari-hari.
 Kegiatan Literasi dengan embaca artikel tentang
Larutan Penyangga.
 Mengamati Gmabar 6.1 halaman 273 Buku Siswa.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan
Kegiatan Inti
hal-hal yang tidak atau kurang dipahami dari artikel
Menanya 5 menit
yang telah dibaca.
 Bagaimana sifat larutan penyangga?
Guru meminta peserta didik untuk menggali
informasi dengan melakukan percobaan. Sebelum
melakukan percobaan siswa diminta untuk
Menggali Informasi 10 menit
merancang percobaan seperti pada Kegiatan 6.1
halaman 238 Buku Siswa. Salah satu anggota
kelompok mempresentasikan rancangan percobaan
tersebut terlebih dahulu atau mengomunikasikan
dengan guru.
Guru dapat memberikan rancangan percobaan lain
untuk dilakukan siswa. Hal tersebut guna melihat dan
membandingkan keakuratan percobaan yang
dilakukan dengan tujuan hasil yang sama. Dalam
merancang percobaan, guru harus memerhatikan hal-
hal sebagai berikut.
(a) Percobaan mendukung ditemukannya konsep kimia.
(b) Proses kimia secara praktis memang dapat
dilaksanakan atau diambil dari sumber buku
percobaan kimia yang valid.
(c) Guru sudah mencoba percobaan dan memang layak
dilakukan peserta didik.
(d) Di laboratorium/sekolah tersedia alat dan bahan
yang diperlukan.
(e) Tidak berbahaya bagi peserta didik.
Dalam melakukan percobaan harus dengan
mengikuti tahapan metode ilmiah, yaitu (a)
merumuskan masalah, (b) mengumpulkan
keterangan, (c) membuat hipotesis, (d) melakukan
percobaan, (e) menarik kesimpulan, (f) menguji
kembali kesimpulan, dan (g) pelaporan.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan
Mengolah Informasi diskusi untuk mengolah informasi yang didapat dari 10 menit
percobahan yang dilakukan.
Salah satu kelompok peserta didik
mengomunikasikan/menyampaikan kesimpulan dari
pengamatan percobaan yang telah dilakukan sifat
larutan penyangga. Guru memberikan penilaian
Mengkomunikasikan terhadap kesimpulan yang disampaikan oleh salah 5 menit
satu kelompok peserta didik dan memberikan
penguatan. Dalam memberikan penguatan Guru
harus memerhatikan perbedaan pendapat dari peserta
didik.
 Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan
pembelajaran atau posttest.
Penutup  Guru menyampaikan materi untuk pertemuan 5 menit
berikutnya tentang Menentukan pH Larutan
Penyangga dan meminta peserta didik
membacanya

6. Penilaian

Penilaian mulai dilakukan dari awal pembelajaran, proses pembelajaran, dan pada akhir
pembelajaran.
 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.
 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.
 Penilaian keterampilan pada saat melakukan percobaan

PERTEMUAN KELIMA

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menganalisis sifat larutan penyangga.


b. Peserta didik dapat menentukan pH larutan penyangga melalui perhitungan.
c. Peserta didik dapat memprediksi bahwa suatu larutan adalah larutan penyangga.

2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai
akhir menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran yang
lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Alat: kalkulator saintifik atau daftar logaritma, kertas grafik


 Media: LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Sumber lain yang relevan
http://ir.chem.cmu.edu/irproject/applets/stoich/Applet.asp
http://www.mhhe.com/physsci/chemistry/essentialchemistry/flash/buffer12.swf

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara
fisik dan mental untuk memulai pelajaran
kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
Pendahuluan memberikan penguatan tentang pentingnya 5 menit
menanamkan semangat Nasionalisme.
 Guru mengingatkan kembali peserta didik
tentang sifat larutan penyangga.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran Menentukan pH Larutan
Penyangga.
Guru meminta peserta didik mengobservasi
(mengamati) dengan
 Mengamati pemutaran video oleh guru tentang
Mengamati larutan penyangga. 5 menit
 Kegiatan Literasi dengan membaca artikel
tentang Menentukan pH Larutan Penyangga.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan
hal-hal yang tidak atau kurang dipahami dari
Menanya pengamatan, dengan memberikan contoh pertanyaan. 5 menit
Bagaimana perbedaan pH larutan penyangga asam
dengan larutan penyangga basa?
Guru meminta peserta didik untuk menggali
informasi dengan membaca sumber-sumber lain
tentang Menentukan pH Larutan Penyangga. Peserta
didik diminta untuk membuat catatan-catatan dari
Menggali Informasi 10 menit
berbagai informasi tersebut yang akan didiskusi
Kegiatan Inti dalam kelas bersama guru. Catatan dapat berbentuk
tabel, deskripsi, gambar, atau bentuk lain yang paling
mudah dipahami oleh peserta didik.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan
diskusi untuk mengolah informasi yang didapat dari
membaca sumber-sumber tentang Menentukan pH
Mengolah Informasi Larutan Penyangga. 10 menit
 Peserta didik dapat menentukan pH larutan
penyangga asam dengan pH larutan penyangga basa,
seperti Contoh Soal halaman 198 Buku Siswa.
Peserta didik mengomunikasikan/menyampaikan
kesimpulan dari pengamatan dan informasi dari
sumber-sumber lainnya tentang penentuan pH larutan
penyangga. Guru memberikan penilaian terhadap
Mengkomunikasikan 5 menit
kesimpulan yang diberikan oleh peserta didik dan
memberikan penguatan. Dalam memberikan
penguatan Guru harus memerhatikan perbedaan
pendapat dari peserta didik.
o Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan
pembelajaran atau posttest.
o Guru menugaskan peserta didik mengerjakan
Tugas 6.1 halaman 243 Buku Siswa.
Penutup 5 menit
o Guru menyampaikan materi untuk pertemuan
berikutnya tentang lanjutan pH larutan penyangga
serta fungsi larutan penyangga dan meminta
peserta didik membacanya.
6. Penilaian

Penilaian mulai dilakukan dari awal pembelajaran, proses pembelajaran, dan pada akhir
pembelajaran.
 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.
 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.

PERTEMUAN KEENAM

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat merancang percobaan untuk mengetahui sifat larutan garam.
b. Peserta didik dapat mempresentasikan hasil rancangan.
c. Peserta didik dapat melakukan percobaan.
d. Peserta didik dapat mengolah dan menganalisis data hasil percobaan dan
menyimpulkannya.
e. Peserta didik dapat menyajikan laporan hasil percobaan.

2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Alat dan bahan: plat tetes atau kaca arloji, pipet tetes, kertas lakmus merah dan biru,
larutan CH3COONa, larutan Na2CO3, larutan Al2(SO4)3, larutan NaCl, larutan
CH3COONH4, larutan NH4C, larutan NH4CN
 Media: V lab. LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Sumber lain yang relevan
http://www.mhhe.com/physsci/chemistry/essentialchemistry/flash/molvie1.swf
5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik
dan mental untuk memulai pelajaran kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
menanamkan semangat Nasionalisme.
 Guru membagi peserta didik dalam beberapa
kelompok dengan peserta didik yang heterogen.
 Guru menekankan pentingnya bekerja dalam tim,
Pendahuluan saling berdiskusi, menghargai pendapat, dan 5 menit
saling respect dalam proses pembelajaran.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran mengetahui sifat larutan garam
dengan memerhatikan metode ilmiah dan
keselamatan kerja.
 Guru dan peserta didik melakukan tanya-jawab
tentang Sifat Larutan Garam yang telah dibaca
peserta didik sebagai tugas pekerjaan rumah.
Guru meminta peserta didik mengobservasi
(mengamati) dengan
 Mengamati pemutaran video oleh guru tentang larutan
Mengamati 5 menit
penyangga dalam kehidupan sehari-hari.
 Kegiatan Literasi dnegan membaca artikel
tentang Sifat Larutan Garam.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan
hal-hal yang tidak atau kurang dipahami dari artikel
Menanya 5 menit
yang telah dibaca.
Apakah yang memengaruhi sifat suatu garam?”
Guru meminta peserta didik untuk menggali
informasi dengan melakukan percobaan. Sebelum
melakukan percobaan siswa diminta untuk
merancang percobaan seperti pada Kegiatan 6.2
halaman 251 Buku Siswa. Salah satu anggota
Kegiatan Inti
kelompok mempresentasikan rancangan percobaan
tersebut terlebih dahulu atau mengomunikasikan
dengan guru.
Guru dapat memberikan rancangan percobaan lain
untuk dilakukan siswa. Hal tersebut guna melihat
Menggali Informasi 10 menit
dan membandingkan keakuratan percobaan yang
dilakukan dengan tujuan hasil yang sama. Dalam
merancang percobaan, guru harus memerhatikan hal-
hal sebagai berikut.
(a) Percobaan mendukung ditemukannya konsep
kimia.
(b) Proses kimia secara praktis memang dapat
dilaksanakan atau diambil dari sumber buku
percobaan kimia yang valid.
(c) Guru sudah mencoba percobaan dan memang
layak dilakukan peserta didik.
(d) Di laboratorium/sekolah tersedia alat dan bahan
yang diperlukan.
(e) Tidak berbahaya bagi peserta didik.
Dalam melakukan percobaan harus dengan
mengikuti tahapan metode ilmiah, yaitu (a)
merumuskan masalah, (b) mengumpulkan
keterangan, (c) membuat hipotesis, (d) melakukan
percobaan, (e) menarik kesimpulan, (f) menguji
kembali kesimpulan, dan (g) pelaporan.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan
Mengolah Informasi diskusi untuk mengolah informasi yang didapat dari 10 menit
percobahan yang dilakukan.
Salah satu kelompok peserta didik
mengomunikasikan/menyampaikan kesimpulan dari
pengamatan percobaan yang telah dilakukan tentang
sifat larutan garam. Guru memberikan penilaian
Mengkomunikasikan 5 menit
terhadap kesimpulan yang disampaikan oleh salah
satu kelompok peserta didik. Dalam memberikan
penguatan Guru harus memerhatikan perbedaan
pendapat dari peserta didik.
 Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan
pembelajaran atau post test.
Penutup  Guru menyampaikan materi untuk pertemuan 5 menit
berikutnya tentang Hidrolisis Garam dan meminta
peserta didik membacanya.

6. Penilaian

Penilaian mulai dilakukan dari awal pembelajaran, proses pembelajaran, dan pada akhir
pembelajaran.
 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.
 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.
 Penilaian keterampilan pada saat melakukan percobaan.

PERTEMUAN KETUJUH

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menganalisis sifat garam yang terhidrolisis.


b. Peserta didik dapat menentukan tetapan hidrolisis (Kh) garam.
c. Peserta didik dapat menentukan pH garam yang terhidrolisis (garam yang berasal dari
asam kuat dan basa lemah).

2. Metode Pembelajaran
a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Alat dan bahan: kalkulator saintifik atau daftar logaritma dan kertas grafik
 Media: LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Sumber lain yang relevan
http://www.mhhe.com/physsci/chemistry/essentialchemistry/flash/molvie1.swf

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik dan
mental untuk memulai pelajaran kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
menanamkan semangat Nasionalisme.
Pendahuluan  Guru mengingatkan kembali peserta didik tentang sifat 5 menit
larutan garam.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran tentang Hidrolisis Garam serta
Penentuan Tetapan Hidrolisis (Kh) Garam dan pH
Garam Terhidrolisis.
Kegiatan Literasi dengan Guru meminta peserta
didik mengobservasi (mengamati) dengan membaca
Mengamati artikel tentang Hidrolisis Garam serta Penentuan 5 menit
Tetapan Hidrolisis (Kh) Garam dan pH Garam
Terhidrolisis.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan
Kegiatan Inti
hal-hal yang tidak atau kurang dipahami dari
Menanya 5 menit
pengamatan, dengan memberikan contoh pertanyaan.
Bagaimana apakah semua garam dapat terhidrolisis?
Guru meminta peserta didik untuk menggali
Menggali Informasi informasi dengan membaca sumber-sumber lain 10 menit
tentang Hidrolisis Garam serta Penentuan Tetapan
Hidrolisis (K ) Garam dan pH Garam Terhidrolisis.
h

Peserta didik diminta untuk membuat catatan-catatan


dari berbagai informasi tersebut yang akan didiskusi
dalam kelas bersama guru. Catatan dapat berbentuk
tabel, deskripsi, gambar, atau bentuk lain yang paling
mudah dipahami oleh peserta didik.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan
diskusi untuk mengolah informasi yang didapat dari
membaca sumber-sumber tentang Hidrolisis Garam
serta Penentuan Tetapan Hidrolisis (Kh) Garam dan
Mengolah Informasi 10 menit
pH Garam Terhidrolisis. Peserta didik dapat
membuat grafik pH larutan garam terhidrolisis.
Peserta didik dapat menentukan pH hidrolisis, seperti
Contoh Soal halaman 211 Buku Siswa.
Peserta didik mengomunikasikan/menyampaikan
kesimpulan dari pengamatan dan informasi dari
sumber-sumber lainnya tentang Hidrolisis Garam
serta Penentuan Tetapan Hidrolisis (Kh) Garam dan
Mengkomunikasikan pH Garam Terhidrolisis. Guru memberikan penilaian 5 menit
terhadap kesimpulan yang diberikan oleh peserta
didik dan memberikan penguatan. Dalam
memberikan penguatan Guru harus memerhatikan
perbedaan pendapat dari peserta didik.
 Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan
pembelajaran atau posttest.
 Guru menugaskan peserta didik mengerjakan
Tugas 6.3 halaman 250 Buku Siswa.
Penutup  Guru menyampaikan materi untuk pertemuan 5 menit
berikutnya tentang Penentuan Tetapan Hidrolisis
(Kh) Garam dan pH Garam Terhidrolisis
(lanjutan) dan meminta peserta didik
membacanya.

6. Penilaian

Penilaian mulai dilakukan dari awal pembelajaran, proses pembelajaran, dan pada akhir
pembelajaran.
 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.
 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.

PERTEMUAN KEDELAPAN

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menentukan grafik perubahan harga pH garam yang terhidrolisis.
b. Peserta didik dapat menghitung pH garam yang terhidrolisis (garam yang berasal dari
asam lemah dan basa kuat serta garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah)
2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Alat dan bahan: kalkulator saintifik atau daftar logaritma dan kertas grafik
 Media: LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Sumber lain yang relevan
http://www.mhhe.com/physsci/chemistry/essentialchemistry/flash/molvie1.swf

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara
fisik dan mental untuk memulai pelajaran
kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
Pendahuluan menanamkan semangat Nasionalisme. 5 menit
 Guru mengingatkan kembali peserta didik tentang
penentuan pH garam yang terhidrolisis.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran tentang pH Garam yang
Terhidrolisis.
Kegiatan Literasi Guru meminta peserta didik
Mengamati mengobservasi (mengamati) dengan membaca artikel 5 menit
tentang pH Garam yang Terhidrolisis dan Grafiknya.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan
hal-hal yang tidak atau kurang dipahami dari
Kegiatan Inti Menanya pengamatan, dengan memberikan contoh pertanyaan. 5 menit
Bagaimana grafik perubahan pH garam yang
terhidrolisis?
Guru meminta peserta didik untuk menggali
Menggali Informasi informasi dengan membaca sumber-sumber lain 10 menit
tentang pH garam yang terhidrolisis dan grafiknya.
Peserta didik diminta untuk membuat catatan-catatan
dari berbagai informasi tersebut yang akan didiskusi
dalam kelas bersama guru. Catatan dapat berbentuk
tabel, deskripsi, gambar, atau bentuk lain yang paling
mudah dipahami oleh peserta didik.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan
diskusi untuk mengolah informasi yang didapat dari
membaca sumber-sumber tentang pH Garam yang
Terhidrolisis dan Grafiknya. Peserta didik dapat
Mengolah Informasi 10 menit
membuat grafik perubahan pH garam yang
terhidrolisis. Peserta didik dapat menentukan pH
hidrolisis, seperti Contoh Soal halaman 261-264
Buku Siswa.
Peserta didik mengomunikasikan/menyampaikan
kesimpulan dari pengamatan dan informasi dari sumber-
sumber lainnya tentang pH Garam yang Ter hidrolisis dan
Grafiknya. Guru memberikan penilaian terhadap
Mengkomunikasikan kesimpulan yang diberikan oleh peserta didik dan 5 menit
memberikan penguatan. Dalam memberikan penguatan
Guru harus memerhatikan perbedaan pendapat dari
peserta didik.
 Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan
pembelajaran atau posttest.
 Guru menugaskan peserta didik mengerjakan
Tantangan halaman 264 Buku Siswa.
Penutup 5 menit
 Guru mengingatkan peserta didik untuk
menghadapi ulangan harian tentang Larutan
Penyangga dan Hidrolisis Garam dengan
mengerjakan Soal Latihan 278-284 Buku Siswa.

6. Penilaian

Penilaian mulai dilakukan dari awal pembelajaran, proses pembelajaran, dan pada akhir
pembelajaran.
 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.
 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.

PERTEMUAN KESEMBILAN

Untuk 2 JP pertama Guru mengadakan ulangan harian yang mencakup Larutan


Penyangga dan Hidrolisis Garam. Guru mengadakan ulangan untuk melihat pemahaman
peserta didik terhadap materi yang sudah diajarkan. Untuk soal-soal tertulis dapat dibuat soal
baru atau diambil dari Soal Latihan halaman 278-284
Buku Siswa. Guru dapat mengembangkan soal-soal yang ada menjadi soal yang lebih
bervariasi, supaya peserta didik mempunyai pemahaman yang kompleks terhadap materi
pokok yang sudah dibahas.
Setelah ujian selesai, dilanjutkan dengan pembahasan kelarutan.

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menentukan kelarutan suatu zat.


b. Peserta didik dapat membedakan larutan berdasarkan kelarutan zat yang terlarut,
menjadi larutan tidak jenuh, larutan jenuh, dan larutan lewat jenuh.

2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Media: LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Sumber lain yang relevan
http://www.chem-toddler.com/solutions-and-solubility/chemical-stalagmite.html
http://phet.colorado.edu/en/simulation/soluble-salts

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik dan
mental untuk memulai pelajaran kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
Pendahuluan menanamkan semangat Nasionalisme. 5 menit
 Guru mengingatkan kembali peserta didik tentang larutan
yang sudah pernah dipelajari.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat pembelajaran
tentang Kelarutan.
Guru meminta peserta didik mengobservasi (mengamati)
Kegiatan dengan
Mengamati 5 menit
Inti
 Mengamati pemutaran video oleh guru tentang
kelarutan dan hasil kali kelarutann dalam kehidupan
sehari-hari.
 Kegiatan Literasi Membaca artikel tentang Kelarutan.
 Mengamati Gambar 6.16 halaman 264 dan Gambar 6.17
halaman 265 Buku Siswa.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan hal-hal
yang tidak atau kurang dipahami dari pengamatan dengan
Menanya 5 menit
memberikan contoh pertanyaan.
Apakah kelarutan setiap zat itu sama?
Guru meminta peserta didik untuk menggali informasi
dengan
 Membaca sumber-sumber lain tentang Kelarutan.
Peserta didik diminta untuk membuat catatan-catatan
Menggali Informasi 10 menit
dari berbagai informasi tersebut yang akan didiskusi
dalam kelas bersama guru. Catatan dapat berbentuk tael,
deskripsi, gambar, atau bentuk lain yang paling mudah
dipahami oleh peserta didik.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan diskusi
Mengolah Informasi untuk mengolah informasi yang didapat dari membaca 10 menit
sumber-sumber tentang kelarutan.
Peserta didik mengomunikasikan/menyampaikan
kesimpulan dari pengamatan dan informasi dari sumber-
sumber lainnya tentang Kelarutan. Guru memberikan
Mengkomunikasikan penilaian terhadap kesimpulan yang diberikan oleh peserta 5 menit
didik dan memberikan penguatan. Dalam memberikan
penguatan Guru harus memerhatikan perbedaan pendapat
dari peserta didik.
o Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan pembelajaran
atau posttest.
Penutup o Guru menyampaikan materi untuk pertemuan 5 menit
berikutnya tentang Hasil Kali Kelarutan dan meminta
peserta didik membacanya.

6. Penilaian

Penilaian mulai dilakukan dari awal pembelajaran, proses pembelajaran, dan pada akhir
pembelajaran.
 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.
 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.
PERTEMUAN KESEPULUH

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menentukan kelarutan dan hasil kali kelarutan berdasarkan
perhitungan.
b. Peserta didik dapat menjelaskan pengaruh ion senama terhadap kelarutan zat elektrolit
yang sukar larut dalam air.

2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Media: LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Sumber lain yang relevan
http://www.chem-toddler.com/solutions-and-solubility/chemical-stalagmite.html
http://phet.colorado.edu/en/simulation/soluble-salts

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik dan
mental untuk memulai pelajaran kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
menanamkan semangat Nasionalisme.
Pendahuluan  Guru mengingatkan kembali peserta didik tentang 5 menit
kelarutan.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat pembelajaran
tentang Hasil Kali Kelarutan dan Pengaruh Ion
Senama terhadap Kelarutan.

Kegiatan Guru meminta peserta didik mengobservasi (mengamati)


Mengamati 5 menit
Inti dengan
 Mengamati pemutaran video oleh guru tentang hasil
kali kelarutan dan pengaruh ion senama terhadap
kelarutan.
 Kegiatan Literasi dnegan membaca artikel Hasil Kali
Kelarutan dan Pengaruh Ion Senama terhadap
Kelarutan.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan hal-hal
yang tidak atau kurang dipahami dari pengamatan, dengan
Menanya memberikan contoh pertanyaanBagaimana pengaruh 5 menit
penambahan ion senama terhadap kelarutan suatu zat?

Guru meminta peserta didik untuk menggali informasi


dengan membaca sumber-sumber lain tentang Hasil Kali
Kelarutan dan Pengaruh Ion Senama terhadap Kelarutan.
Peserta didik diminta untuk membuat catatan-catatan dari
Menggali Informasi berbagai informasi tersebut yang akan didiskusi dalam 10 menit
kelas bersama guru. Catatan dapat berbentuk tabel,
deskripsi, gambar, atau bentuk lain yang paling mudah
dipahami oleh peserta didik.

Guru bersama dengan peserta didik melakukan diskusi


untuk mengolah informasi yang didapat dari membaca
sumber-sumber tentang Hasil Kali Kelarutan dan Pengaruh
Ion Senama terhadap Kelarutan. Peserta didik dapat
Mengolah Informasi 10 menit
menentukan kelarutan, hasil kali kelarutan, dan pengaruh
ion senama terhadap kelarutan seperti pada Contoh Soal
halaman 216 dan halaman 218 Buku Siswa.

Peserta didik mengomunikasikan/menyampaikan


kesimpulan dari pengamatan dan informasi dari sumber-
sumber lainnya tentang kelarutan, hasil kali kelarutan, dan
pengaruh ion senama terhadap kelarutan. Guru
Mengkomunikasikan memberikan penilaian terhadap kesimpulan yang diberikan 5 menit
oleh peserta didik dan memberikan penguatan. Dalam
memberikan penguatan Guru harus memerhatikan
perbedaan pendapat dari peserta didik.

o Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan pembelajaran


atau post test.
o Guru menugaskan peserta didik mengerjakan Tugas 6.5
halaman 216 Buku Siswa
Penutup 5 menit
o Guru menyampaikan materi untuk pertemuan
berikutnya tentang Hubungan antara Kelarutan dengan
Hasil Kali Kelarutan dan meminta peserta didik
membacanya.
6. Penilaian

Penilaian mulai dilakukan dari awal pembelajaran, proses pembelajaran, dan pada akhir
pembelajaran.
 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.
 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.

PERTEMUAN KESEBELAS

1. Tujuan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menentukan konsentrasi larutan dengan titrasi asam basa.
b. Peserta didik dapat merancang percobaan untuk titrasi asam basa untuk menentukan
konsentasi asam asetat pada larutan cuka.
c. Peserta didik dapat mempresentasikan hasil rancangan.
d. Peserta didik dapat melakukan percobaan.
e. Peserta didik dapat mengolah dan menganalisis data hasil percobaan dan
menyimpulkannya.
f. Peserta didik dapat menyajikan laporan hasil percobaan.

2. Metode Pembelajaran

a. Langsung
b. Konstektual
c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir
menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta
didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran
yang lain.

3. Alat, Bahan dan Media

 Alat dan bahan: seperangkat perlatan buret, gelas ukur, pipet tetes, erlenmeye, gelas
kimia, cuka dapur, NaOH, air distilasi, indikator fenolftalein
 Media: V lab LCD, komputer berakses internet

4. Sumber Pembelajaran

 Buku Kimia SMA/MA kelas XI


 Sumber lain yang relevan
http://phet.colorado.edu/en/simulation/acid-base-solutions
http://phet.colorado.edu/en/simulation/ph-scale
http://group.chem.iastate.edu/Greenbowe/sections/projectfolder/simDownload/index4.
html#thermoChem
5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah kegiatan Waktu


 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik
dan mental untuk memulai pelajaran kimia.
 Menyanyikan Lagu wajib nasional. Guru
memberikan penguatan tentang pentingnya
menanamkan semangat Nasionalisme.
 Guru mengingatkan kembali peserta didik
tentang indikator larutan asam basa.
 Guru membagi peserta didik dalam beberapa
Pendahuluan kelompok dengan peserta didik yang heterogen. 5 menit
 Guru menekankan pentingnya bekerja dalam
tim, saling berdiskusi, menghargai pendapat,
dan saling respect dalam proses pembelajaran.
 Guru menjelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran menentukan konsentrasi larutan
dengan titrasi asam basa dengan memerhatikan
metode ilmiah dan keselamatan kerja dan
tentang Pencemaran Air.
Guru meminta peserta didik mengobservasi
(mengamati) dengan
o Mengamati pemutaran video oleh guru tentang titrasi
asam basa.
Mengamati 5 menit
o Kegiatan Literasi dengan Membaca artikel tentang
Penentuan Konsentrasi Larutan dengan Titrasi Asam
Basa.
o Membaca artikel tentang Pencemaran Air.
Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan hal-
hal yang tidak atau kurang dipahami dari artikel yang
telah dibaca.
Menanya 5 menit
 Bagaimana menentukan konsentrasi larutan dengan
Kegiatan titrasi asam basa?
Inti  Bagaimana terjadinya pencemaran air?
Guru meminta peserta didik untuk menggali informasi
dengan
Melakukan percobaan. seperti pada Kegiatan 5.3
halaman 217 Buku Siswa. Salah satu anggota
kelompok mempresentasikan rancangan percobaan
tersebut terlebih dahulu atau mengomunikasikan
Menggali Informasi dengan guru. 10 menit
Guru dapat memberikan rancangan percobaan lain
untuk dilakukan siswa. Hal tersebut guna melihat dan
membandingkan keakuratan percobaan yang
dilakukan dengan tujuan hasil yang sama. Dalam
merancang percobaan, guru harus memerhatikan hal-
hal sebagai berikut.
(a) Percobaan mendukung ditemukannya konsep
kimia.
(b) Proses kimia secara praktis memang dapat
dilaksanakan atau diambil dari sumber buku
percobaan kimia yang valid.
(c) Guru sudah mencoba percobaan dan memang
layak dilakukan peserta didik.
(d) Di laboratorium/sekolah tersedia alat dan bahan
yang diperlukan.
(e) Tidak berbahaya bagi peserta didik.
Dalam melakukan percobaan harus dengan mengikuti
tahapan metode ilmiah, yaitu (a) merumuskan
masalah, (b) mengumpulkan keterangan, (c) membuat
hipotesis, (d) melakukan percobaan, (e) menarik
kesimpulan, (f) menguji kembali kesimpulan, dan (g)
pelaporan.
Guru bersama dengan peserta didik melakukan diskusi
Mengolah Informasi untuk mengolah informasi yang didapat dari 10 menit
percobahan yang dilakukan
Salah satu kelompok peserta didik
mengomunikasikan/menyampaikan kesimpulan dari
pengamatan percobaan yang telah dilakukan sifat
Mengkomunikasikan 5 menit
larutan penyangga. Guru memberikan penilaian
terhadap kesimpulan yang disampaikan oleh salah satu
kelompok peserta didik dan memberikan penguatan.
o Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan
pembelajaran atau posttest.
o Guru menugaskan peserta didik mengerjakan
Tantangan halaman 221, Tugas 5.6 dan Tugas 5.7
Penutup halaman 224 Buku Siswa. 5 menit
o Guru mengingatkan peserta didik untuk
menghadapi ulangan harian tentang Larutan Asam
Basa dan Titrasi Asam Basa dengan mengerjakan
Soal Latihan 226-234 Buku Siswa.

6. Penilaian

Penilaian mulai dilakukan dari awal pembelajaran, proses pembelajaran, dan pada akhir
pembelajaran.
 Penilaian kompetensi pengetahuan melalui ulangan harian dalam bentuk uraian.
 Penilaian sikap pada saat presentasi dan hasil mengerjakan tugas.
 Penilaian keterampilan pada saat melakukan percobaan.
PERTEMUAN KEDUABELAS

Sebelum Guru mengadakan ulangan harian, guru mereview pelajaran tentang Kelarutan
dan Hasil Kali Kelarutan. Fokuskan pembahasan pada bagian-bagian yang menjadi pertanyan
atau kelemahan dari peserta didik.
Guru mengadakan ulangan harian untuk melihat pemahaman peserta didik terhadap
materi yang sudah diajarkan. Untuk soal-soal tertulis dapat dibuat soal baru atau diambil dari
Soal Latihan halaman 278-284 Buku Siswa. Guru dapat mengembangkan soal-soal yang ada
menjadi soal yang lebih bervariasi, supaya peserta didik mempunyai pemahaman yang
kompleks terhadap materi pokok yang sudah dibahas. Setelah ulangan harian, Guru
menugaskan peserta didik secara berkelompok mengerjakan Proyek yang ada pada halaman
230 Buku Siswa.
E. Penilaian

Penilaian yang dilakukan:


1. Penilaian Pengetahuan
2. Penilaian Sikap (Diskusi dan Proyek)
3. Penilaian Keterampilan (Praktikum)

Untuk kriteria penilaian pengetahuan, ketrampilan dan sikap mengacu pada rentang nilai
seperti berikut.

Nilai Kompetensi

Rank Predikat Pengetahuan (K3) Keterampilan (K4) Sikap (K1 dan K2)
96 – 100 A 4.00 4.00
SB
91 – 95 A─ 3.67 3.67
86 – 90 B+ 3.33 3.33
81 – 85 B 3.00 3.00 B
75 – 80 B─ 2.67 2.67
70 – 74 C + 2.33 2.33
65 – 69 C 2.00 2.00 C
60 – 64 C─ 1.67 1.67
55 – 59 D+ 1.33 1.33
K
< 55 D 1.00 1.00

1. Penialailan Pengetahuan

Teknik
No. KD Indikator Esensial Keterangan
Penilaian
1 KD pada KI-1 Observasi Lembar
perilaku observasi
2 KD pada KI-2 Observasi Lembar
perilaku obseravsi
3 KD pada KI-3 Peserta didik dapat menjelaskan
konsep asam basa menurut
Arrhenius.
Peserta didik dapat menjelaskan
konsep asam basa menurut Lembar tes
Tes Tertulis
tertulis
Bronsted-Lowry.
Peserta didik dapat menjelaskan
konsep asam basa menurut Lewis.
Peserta didik dapat menjelaskan
tentang indikator asam basa.
Teknik
No. KD Indikator Esensial Keterangan
Penilaian
Peserta didik dapat menentukan
bahan-bahan alam yang dapat
digunakan sebagai indikator.
Peserta didik dapat menentukan
kekuatan larutan asam dan larutan
basa.
Menghubungkan pH asam
lemah/basa lemah dengan pH
asam kuat/basa kuat dari hasil
percobaan untuk mendapatkan
derajat ionisasi (α ) atau tetapan
ionisasi asam/basa ( Ka/Kb ).
Menghitung pH larutan asam kuat
dan basa kuat serta asam lemah
dan basa lemah dari data
konsentrasinya.
Peserta didik dapat menjelaskan
tentang titik ekivalen dan titik
akhir titrasi.
Peserta didik dapat membuat
kurva titrasi dari data titrasi
percobaan. Lembar tes
Tes Tertulis
Perserta didik dapat menentukan tertulis
indikator yang sesuai untuk titrasi
asam basa.
Peserta didik dapat menghitung
konsentrasi larutan berdasarkan
data titrasi asam basa.
4 KD pada KI-4 Peserta didik merancang perocbaan
mengenai:
 Pembuatan indilator alami Penilaian Lembar
 Menentukan pH larutan asam produk penilaian
basa dengan indikator universal
 Titrasi asam basa
Peserta didik mempresentasikan hasil Penilaian Lembar
rancangan. Sikap penilaian
Peserta didik melakukan percobaan. Penilaian Lembar
sikap penilaian
Peserta didik mengolah dan
menganalisis data hasil percobaan Lembar
Laporan
penilaian
dan menyimpulkannya.
Peserta didik menyajikan laporan Penilaian Lembar
sikap penilaian
Teknik
No. KD Indikator Esensial Keterangan
Penilaian
hasil percobaan.

2. Penilaian Keterampilan

Contoh Format Penilaian Keterampilan (Praktikum)


Penilaian

Menganalisis data
pengamatan dan
Merangkai alat
hipotesis, dan

menyimpulkan
Merumuskan

mencatat data
merancang
percobaan

Melakukan
masalah,

Kelompok/ Jumlah Keterangan


Nilai

dan
Nama skor

A 2 3 3 3 10 83

B 2 2 3 2 9 75

II

*Perangkat tes ini diisi oleh guru/asisten lab

Rubrik Penilaian Kinerja

No Aspek yang dinilai Penilaian


1 2 3
1. Merumuskan masalah, Tidak mampu Dilakukan dengan Dilakukan secara
hipotesis, dan merumuskan masalah, bantuan guru mandiri (individual
merancang percobaan hipotesis, dan atau kelompok)
merancang percobaan
2. Merangkai alat Rangkaian alat tidak Rangkaian alat Rangkaian alat benar
benar benar tetapi tidak dan memerhatikan
memerhatikan keselamatan kerja
keselamatan kerja
atau tidak rapi
3. Melakukan Pengamatan tidak Pengamatan telit / Pengamatan teliti/
pengamatan dan teliti/ jujur jujur tetapi jujur dan tidak
pencatatan data mengandung mengandung
interpretasi interpretasi
4. Menganalisis data dan Tidak mampu Dilakukan dengan Dilakukan secara
menyimpulkan bantuan guru mandiri (individual
atau kelompok)

Jumlah skor maksimum 12

Jumlah skor
Nilai = -------------------------- x 100
Jumlah skor maksimum

3. Contoh Penilaian Diskusi dan Presentasi

N Aspek yang Keaktifan Presentasi Presenter


o dinilai kelompok
Mengemuka kan

Predikat
Penyajian nya
Penyajiannya
Tepat Waktu

Percaya Diri

Dimengerti
Terstruktur
Kerjasama

b
Pendapat

Rerata Skor
Menarik

Relevan
Isinya

Dapat
s
e Nama
n Kelompok

I The science
3 Dilla 3 4 3 4 4 3 4 3 3,5 B
9 Hanna
3 Satria
0
3 Vio
8

Petunjuk pengisian :
Kriteria penilaian sebagai berikut.
4 = SB : Sangat Baik
3 = B : Baik
2 = C : Cukup
1 = K : Kurang

4. Contoh Format Penilaian Project

Kelompok
No. Kriteria
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Kreativitas
2 Kejelasan atau keterangan jawaban
lengkap
3 Kebenaran jawaban
4 Kerjasama dengan sesama anggota
kelompok
5 Keakuratan interpretasi jawaban/gambar
6 Penggunaan strategi benar dan tepat
7 Kerapian atau keindahan
Jumlah

Tabel : Rubrik Penilaian Proyek


Nilai Kriteria
4 Menunjukkan kreatifitas yang tinggi dalam pemecahan masalah, kejelasan atau
keterangan jawaban sangat lengkap, kebenaran jawaban masalah sangat tepat, kerjasama
kelompok sangat baik, interpretasi jawaban masalah/gambar sangat akurat, penggunaan
strategi benar dan tepat, kerapian atau keindahan sangat baik, tersedia laporan kerja dan
disajikan dengan baik di depan kelas.
3 Menunjukkan kreatifitas yang cukup dalam pemecahan masalah, kejelasan atau
keterangan jawaban cukup lengkap, kebenaran jawaban masalah cukup tepat, kerjasama
kelompok cukup baik, interpretasi jawaban masalah/gambar cukup akurat, penggunaan
strategi benar dan tepat, kerapian atau keindahan cukup baik, tersedia laporan kerja dan
disajikan dengan cukup baik di kelas.
2 Menunjukkan kreatifitas yang rendah dalam pemecahan masalah, kejelasan atau
keterangan jawaban cukup lengkap, kebenaran jawaban masalah cukup tepat, kerjasama
kelompok cukup baik, interpretasi jawaban masalah/gambar kurang akurat, penggunaan
strategi benar dan tepat, kerapian atau keindahan kurang baik, tersedia laporan kerja
tetapi tidak disajikan di kelas.
1 Menunjukkan kreatifitas yang rendah dalam pemecahan masalah, kejelasan atau
keterangan jawaban tidak lengkap, kebenaran jawaban tidak tepat, kerjasama kelompok
kurang baik, interpretasi jawaban masalah/gambar tidak akurat, penggunaan strategi
benar dan tepat, kerapian atau keindahan tidak baik, tidak tersedia laporan kerja dan tidak
disajikan di depan kelas.
0 Tidak melakukan tugas proyek

5. Contoh Format Pengamatan Sikap

KI -1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya


KI-2: Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin,tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
Rerat predi
Nama Tanggung
Jujur Disiplin Peduli Kerja Keras a kat
No Peserta Jawab
Skor
Didik
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1.

2.

3.

4.

5.

Ds
t.

Petunjuk penilaian:
4 = SB (sangat baik)
3= B (baik)
2= C (cukup)
1 = K (kurang)

Contoh Indikator KI-1 dan KI-2

1. Jujur
a. Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya
b. Tidak menutupi kesalahan yang terjadi

2. Disiplin
a. Selalu hadir di kelas tepat waktu
b. Mengerjakan LKS sesuai petunjuk dan tepat waktu
c. Mentaati aturan main dalam kerja mandiri dan kelompok
3. Tanggung jawab
a. Berusaha menyelesaikan tugas dengan sungguh-sungguh
b. Bertanya kepada teman/guru bila menjumpai masalah
c. Menyelesaikan permasalahan yang menjadi tanggung jawabnya
d. Partisipasi dalam kelompok
4. Peduli
a. Menjaga kebersihan kelas, membantu teman yang membutuhkan
b. Menunjukkan rasa empati dan simpati untuk ikut menyelesaikan masalah
c. Mampu memberikan ide/gagasan terhadap suatu masalah yang ada di sekitarnya
d. Memberikan bantuan sesuai dengan kemampuannya
5. Kerja keras
a. Mengerjakan LKS dengan sungguh-sungguh
b. Menunjukkan sikap pantang menyerah
c. Berusaha menemukan solusi permasalahan yang diberikan

Mengetahui, Jakarta, September 2017


Kepala SMAN 102 Jakarta Guru Mata Pelajaran

Ridoan, M.M Isti Apriastuti Sudiro, S. Pd


NIP/NRK. 196409211988031002

Catatan Kepala Sekolah:


................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
..........................................................................................