Anda di halaman 1dari 5

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Multimedia dan Audio

Visual

KODE UNIT : TIK.MM02.062.01

JUDUL UNIT : Menyiapkan Bahan dan Dokumen untuk Editing


DESKRIPSI UNIT : Unit ini menjelaskan keahlilan dan pengetahuan
yang dibutukan untuk menyiapkan materi dan
dokumen yang dibutuhkan selama proses editing
setiap produksi. materi dan dokumen disiapkan
apakah menggunakan film, video atau media digital
dalam proses editing.

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA

1 Menerima dan 1.1 Materi uncut, baik image maupun suara, diterima,
mendokumentasikan diidentifikasi dengan benar, dilabelisasi, dan
materi dikodekan

1.2 Format kompatibilitas semua materi uncut


dipastikan dan disiapkan bila perlu

1.3 Semua materi diarsip sesuai dengan prosedur


organisasi

1.4 Pengumpulan dan update semua dokumen yang


dibutuhkan secara akurat untuk melacak
persiapan

1.5 Semua aktifitas dilakukan sesuai dengan


prosedur kesehatan dan keselamatan kerja

2 Menciptakan image dan 2.1 Lembar logging untuk dokumen rekaman suara
lembar logging suara dibuat sesuai dengan prosedur organisasi

2.2 Lembar logging diselesaikan dan diperiksa


akurasinya sebelum dibagikan kepada para
personel

3 Mensinkronkan gambar 3.1 Metode yang tepat untuk mensejajarkan gambar


dan suara dan suara diidentifikasi

3.2 Image uncut dan suara disejajarkan secara


benar untuk keperluan evaluasi dan editing.

3.3 Keperluan edit suara dipersiapkan

4 Menyiapkan dan 4.1 Dokumentasi petunjuk editing yang akurat untuk


memberikan petunjuk digunakan oleh para personil yang terlibat dalam
editing semua tahapan pasca produksi dikumpulkan

4.2 Produksi telah diselesaikan dan dikembalikan

4.3 Berpartisipasi dalam evaluasi produk sepanjang

Menyiapkan Bahan dan Dokumen untuk Editing 108


Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Multimedia dan Audio
Visual

semua tahapan mulai dari proses editing,


kemudian di update dan dibagikan petunjuk lebih
lanjut

4.4 Kepastian terpenuhinya syarat teknis dan kreatif


dilakukan dengan berpartisipasi dalam evaluasi
produk editing akhir

4.5 Semua dokumentasi di-update secara akurat


sepanjang proses editing dan perekaman serta
dibuat arsipnya sesuai dengan kebutuhan tempat
kerja.

BATASAN VARIABEL

1. Image dan suara dapat diidentifikasi dari :


1.1 Clapperboard details
1.2. Kode waktu
1.3. Lembar kamera
1.4. Dokumentasi suara
2. Laporan :
2.1. Hasil komputer
2.2. Tulisan tangan
3. Media :
3.1 Film apa saja
3.2 Video format apa saja
3.3 Visi media digital, suara
3.4 Gambar diam
3.5 Grafik
3.6 Gambar hasil olah komputer
4. Media editing :
4.1 Film
4.2 Video
4.3 Data komputer
5. Metode editing :
5.1 Digital non-linear
5.2 Linear
5.3 On line
5.4 Off line
6. Metode menyatukan gambar dan suara :
6.1 Clapperboard
6.2 Tepukan tangan
6.3 Kode waktu
7. Dokumentasi
7.1 Hasil olah komputer
7.2 Tulisan tangan
7.3 Persetujuan kontrak
7.4 Memo petunjuk /perintah
7.5 Anggaran
7.6 Naskah
7.7 Jadwal produksi
7.8 Laporan kontinuitas

Menyiapkan Bahan dan Dokumen untuk Editing 109


Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Multimedia dan Audio
Visual

7.9 Laporan kamera


7.10 Laporan suara
7.11 Rencana operasional / proyek
7.12 Jadwal manufaktur
7.13 Spesifikasi / petunjuk manufaktur
7.14 Kontrak
7.15 Daftar keputusan edit
7.16 Laporan kesalahan
7.17 Daftar urutan dengan jumlah shot yang berhubungan
7.18 Urutan assembling
7.19 Penambahan naskah
7.20 Penambahan transkrip
7.21 Sheet suara termasuk timecode log sheet untuk lokasi rekaman suara
7.22 Lembar garis liar dan sound effect
8. Jenis film dan produksi televisi
8.1 Film feature
8.2 Dokumenter
8.3 Produksi animasi
8.4 Film pendek
8.5 Komersial / iklan
8.6 Peristiwa atau penampilan yang difilmkan
8.7 Video musik
8.8 Program televisi: musik, drama, komedi, variety show,dan olah raga
8.9 Produksi televisi pre-recorded
9. Personel yang terlibat :
9.1 Sutradara
9.2 Produser
9.3 Manager produksi
9.4 Pengarah fotografi
9.5 Editor
9.6 Asisten editor
9.7 Bagian editing gambar
9.8 Bagian editing suara
9.9 Komposer musik
9.10 Bagian sound effect
9.11 Bagian olah gambar komputer
9.12 Bagian fasilitas editing
9.13 Bagian laboratorium
9.14 Desainer produksi
9.15 Pengarah teknis
9.16 Staf teknis lainnya
9.17 Staf ahli lainnya
9.18 Desainer
10. Kebutuhan editing :
10.1 Voice over
10.2 Music
10.3 Additional Dialogue Recording (ADR) / rekaman dialog tambahan
10.4 Foley khusus
10.5 Sound effects
10.6 Kebutuhan atmosfir
10.7 Sound pre mix and final mix
10.8 Produksi judul
10.9 Produksi efek optikal
10.10 On line editing
10.11 Sound editing

Menyiapkan Bahan dan Dokumen untuk Editing 110


Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Multimedia dan Audio
Visual

10.12 Graphics
10.13 Pemberian judul
10.14 Animasi
10.15 Layanan laboratorium
10.16 Perkembangan film kamera ekspose
10.17 Produksi karya cetak
10.18 Pencocokan negatif
10.19 Transfer video ke film
10.20 Produksi optikal dan judul
10.21 Produksi cetak jawaban
11. Fasilitas editing
11.1 Fasilitas in house
11.2 Fasilitas komersial
12. Persiapan untuk editing suara
12.1 Transfer dan pemberian label suara ke bentuk magnetic tape
12.2 Pembuatan copy rekaman audio yang dibuat pada saat pembuatan film
12.3 Persiapan timecoded log sheets untuk rekaman audio
12.4 Persiapan dan pengecekan sumber dan bahan rekaman yang akan
digunakan
12.5 Produksi audio hanya EDL
12.6 File open media interchange (OMF file)

PANDUAN PENILAIAN

1. Ketrampilan dan Pengetahuan Pendukung


Penilaian harus meliputi pengetahuan dan keahlian berikut ini :
1.1 Pemahaman elemen produksi
1.2 Penjadwalan produksi
1.3 Pendokumentasian petunjuk yang jelas
1.4 Manajemen informasi
1.5 Komunikasi efektif dengan teman kerja
1.6 Pemahaman kapabilitas editor atau kontraktor
1.7 Pengetahuan akan metode editing gambar dan suara dan
perlengkapannya
1.8 Konvensi editing
1.9 Pemahaman kapabilitas personel pos produksi, fasiltas dan
peralatannya
1.10 Pengetahuan akan teknik / metode pos produksi dan peralatannya
1.11 Pengetahuan aplikasi metode editing yang berbeda
1.12 Bahasa film dan terminology lainnya
1.13 Syarat kesehatan dan keselamatan kerja organisasi

2. Konteks penilaian
2.1 Penilaian unit ini akan sangat efektif bila dilakukan on the job karena
adanya syarat lingkungan kerja yang spesifik. Namun, penilian dapat
dilakukan dalam simulasi lingkungan kerja yang akan menghasilkan
semua elemen dari suatu situasi produksi termasuk menjalankan
jadwal. Penilaian dalam simulasi lingkungan kerja harus melibatkan
penggunaan peralatan standar industri.
2.2 Penilaian dapat melibatkan sejumlah metode untuk menilai performa
Dan aplikasi pengetahuan dasar yang penting, dan meliputi :
2.2.1 Demo praktek (observasi langsung perlu dilkaukan lebih dari
satu kali agar konsistensi performa dapat tercapai )

Menyiapkan Bahan dan Dokumen untuk Editing 111


Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Multimedia dan Audio
Visual

2.2.2 Role play


2.2.3 Studi kasus
2.2.4 Sample kerja atau simulasi aktifitas kerja
2.2.5 Pertanyaan / wawancara lisan dengan tujuan evaluasi proses
yang digunakan dalam pengaembangan dan perealisasian
konsep kreatif.
2.2.6 Proyek / laporan / logbook
2.2.7 Laporan pihak ketiga dan hasil utama yang otentik
2.2.8 Portofolio bukti yang menjelaskan proses yang digunakan
dalam pengembangan dan perealisasian konsep kreatif
2.2.9 Bukti kompetensi akan paling baik tercapai dengan evaluasi
sejumlah editing dengan memastikan daya jangkau sejumlah
teknik.

3. Aspek penting penilaian


3.1 Unit kompetensi ini beraplikasi dengan metode editing dan medianya .
Akan diaplikasikan apakah proses editing melibatkan :
3.1.1 Film
3.1.2 Film yang ditranfer ke video
3.1.3 Video
3.1.4 Video yang ditranfer ke film apada saat selesainya editing
3.1.5 Media digital
3.2 Fokus penilaian akan tergantung pada media yang terlibat. Penilaian
harus sesuai dengan variabel yang ada dalam pernyataan variabel,
yang diaplikasikan pada konteks yang telah ditentukan.
3.3 Perlu ketelitian dalam mengembangkan training agar sesuai dengan
kebutuhan unit ini. Fokus spesifik training ini akan tergantung pada
media yang digunakan misalnya film, video, atau media digital. Untuk
pelatihan umum, organisasi harus mempertimbangkan pemberian
training yang akan memberi peserta keahlian editing, termasuk
sejumlah medianya.
3.4 Berikut ini adalah hal yang penting untuk penetapan kompetensi dalam
unit ini :
3.4.1 Perkembangan konsep editing kreatif yang memenuhi
kebutuhan praktis dalam batasan teknis dan sumber
komunikasi verbal dan tulis yang efektif dengan lingkup
individu / organisasi
3.4.2 Pengetahuan dan aplikasi metode dan peralatan editing

Kompetensi Kunci

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT


1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 2
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 2
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 2
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 3
5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 2
6 Memecahkan masalah 1
7 Menggunakan teknologi 3

Menyiapkan Bahan dan Dokumen untuk Editing 112