Anda di halaman 1dari 8

Profil Perahu Kertas

Judul Film Perahu Kertas 1 (diangkat dari novel dengan judul yang sama)
Sutradara Film ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo
Penulis Naskah Dewi ‘Dee’ Lestari yang sekaligus menjadi penulis novel
Produser Chand Parwez Servia dan Putut Widjanarko
Pemain Film

Durasi : 107 menit


Produksi : Starvision Plus, Bentang Pictures, dan Dapur Film Indonesia

A. Contoh Lengkap Teks Ulasan Film Perahu Kertas beserta Strukturnya


1. Contoh teks ulasan bagian Orientasi :
Perahu Kertas adalah film yang diangkat dari judul novel yang sama karya dari
Dewi Lestari. Kisah ini menceritakan tentang kejujuran hati, adanya perasaan
yang terhalang oleh perasaan lain. Film ini dibintangi oleh artis remaja seperti
Maudy Ayunda dan Adipati Dolken. Kisah di dalam film ini memang lebih
banyak mengisahkan tentang cerita cinta anak remaja.
2. Contoh teks ulasan bagian Tafsiran :
Perahu Kertas adalah kisah yang menceritakan pasang surutnya hubungan antara
Kugy dan Keenan. Kugy dikenalkan kepada Keenan oleh Novi dan Eko yang
menajdi sahabat Kugy. Perkenalan itu terjadi saat mereka menjemput Keenan dari
kepulangannya menimba ilmu di Belanda. Kisah cinta Keenan dan Kugy tidak
berjalan mulus, karena saat pertama kali Kugy berkenalan dengan Keenan, ia
tengah menjalin kisah asmara dengan Ojos. Keenan sendiri juga sedang dekat
dengan sosok gadis cantik bernama Wanda. Kendati Keenan dan Kugy saling
menyukai satu sama lain, mereka tidak pernah menyatakan perasaannya satu sama
lain. Kisah mereka bermula saat mereka kuliah di Bandung.
Kugy ialah sosok gadis tomboy, ceria, dan memiliki keyakinan bahwa ia adalah
agen Dewa Neptunus. Bahkan ia selalu memiliki tradisi untuk untuk menulis
curhatannya di atas selembar kertas yang akan dibentuk menjadi perahu dan
dihanyutkan ke atas air. Meskipun sekilas ia tampak seperti gadis ceria dan
ceroboh, sebenarnya ia adalah sosok dengan pemikiran dewasa. Dementara itu,
keenan adalah pelukis muda berbakat yang dipaksa untuk melanjutkan kuliah di
Fakultas Ekonomi oleh sang ayah. Ia bersama dengan Kugy, Noni, dan Eko
menjadi geng yang kompak. Kebersamaan mereka akhirnya membuat Keenan dan
Kugy saling mencintai diam-diam. Namun rintangan selalu datang silih berganti,
seperti saat persahabatan Kugy dan Noni yang terancam bubar karena
ketidakhadiran Kugy di pesta ulang tahun Noni yang diadakan di rumah Wanda.
Keenan yang kehilangan motivasi akhinya pergi ker rumah Pak Wayan dan
menjadi guru baginya untuk melukis. Pada akhirnya ia dipertemukan oleh
kolektor langganan Pak Wayan yang bernama Remi. Kugy yang sudah lulus dari
kuliahnya ditempatkan sebagai anak magang di biro iklan milik teman kakaknya
yang bernama Remi.
Tahun 2004, ibu Keenan ke Bali untuk memberitahukan keadaan ayah Keenan
yang sedang kritis. Keenan pun kembali ke Jakarta dan berkata pada Luhde akan
segera kembali ke Bali jika ayahnya sudah sembuh. Sementara itu di Bandung,
Noni dan Eko yang sedang berkemas menemukan kotak yang berisi buku dan
surat. Ternyata isi surat tersebut adalah curahan hati perasaan Kugy terhadap
Keenan dan alasan dibalik ketidakhadirannya di pesta ulang tahun Noni.
Kemudian merekapun segera menyusul Keenan di Jakarta. Takdir berkata lain,
saat Kugy dan Keenan akhirnya dipertemukan lagi secara tidak sengaja di pesta
pernikahan Noni dan Eko. Mereka kembali dekat, namun sekali lagi ada
penghalang yaitu Remi dan Luhde. Kisah yang menceritakan tentang kisah cinta
dewasa yang saling membutuhkan namun tak bisa bersama karena telah memilih
orang lain. Pilihan yang diambil tersebut akhirnya harus dipertanggung jawabkan
dan dijalankan dengan sepenuh hati.
3. Contoh teks ulasan bagian Evaluasi :
Ada beberapa kelebihan yang terdapat di film ini misalnya (1) karakter yang
digambarkan dengan kuat dan apik, (2) hikmah atau pesan yang disampaikan
dengan baik di dalam cerita, (3) serta penjiwaan maksimal oleh para pemain, dan
(4) alur cerita dan konflik yang bagus digambarkan sepanjang cerita.
Sementara itu, adapula kekurangan film misalnya eksploitasi kehidupan pribadi
masing-masing tokoh yang akhirnya memecah perhatian dari penonoton dan juga
akhir cerita yang terkesan menggantung.

B. Rangkuman Film Perahu Kertas :


Film Perahu Kertas memberikan pesan tentang takdir kehidupan manusia dan
buah perjuangan dari usaha kerja keras. Alurnya yang apik dan baru ini juga
cocok untuk menyebutkan Perahu Kertas sebagai film remaja yang bagus dan
tidak menye-menye. ini memberi pelajaran kepada kita bahwa setiap manusia
memiliki takdir hidupnya masing-masing dan usaha keraslah yang mengantar
takdir itu ke tangan kita. Oleh karena itu, film ini cocok untuk dijadikan pilihan
tayangan bagi anak muda ataupun keluarga.
A. Identitas Buku
 Judul: Koala Kumal
 Oleh: Raditya Dika
 Penerbit: GagasMedia
 Tahun cetak: 2014
 Cetakan: Kedua
 Tebal buku: 250 halaman
 Ukuran buku: 13 x 20 cm

B. Isi Buku
Koala Kumal adalah kumpulan cerita dari kisah nyata yang Raditya Dika, alami
sendiri. Ada 12 cerita di dalamnya. Rata-rata berkisah tentang patah hati saat dia
masih kecil sampai sekarang. Tapi ada juga pengalaman Dika mengenai proyek-
proyek lain selain menulis buku yang dia kerjakan beberapa tahun ke belakang.
Cerita-ceritanya adalah :
 Ada Jangwe Di Kepalaku: Dika kecil bermain petasan dengan dua temannya,
Bahri dan Dodo.
 Ingatlah Ini Sebelum Bikin Film: Dika mencari inspirasi untuk adegan lucu
untuk film Cinta Brontosaurus.
 Balada Lelaki Tomboi: Dika mendekati cewek tomboi bernama Deska.
 Panduan Cowok dalam Menghadapi Penolakan: Dika menceritakan cara
mengatasi tujuh macam penolakan cewek.
 Kucing Story: terinspirasi dari mantan, Dika mencari binatang peliharaan.
 LB: Dika mencoba aplikasi kencan saat sedang berada di Bangkok, Thailand.
 Perempuan Tanpa Nama: Dika terbayang-bayang tiga cewek yang dia tidak
tahu namanya.
 Menciptakan Miko: alasan Dika menciptakan Miko dan proses produksi
Malam Minggu Miko.
 Lebih Seram dari Jurit Malam: pengalaman Dika masa SMP dan temannya
Nikolas saat pelantikan PMR.
 Patah Hati Terhebat: pengalaman patah hati terhebat dari teman Dika.
 Aku Ketemu Orang Lain: kegalauan Dika remaja tentang hubungan jarak
jauh dan
 Koala Kumal: proses saat Dika menulis dan mencari judul untuk buku ini.

C. Sinopsis
Selain main perang-perangan, gue, Dodo, dan Bahri juga suka berjemur di
atas mobil tua warna merah yang sering diparkir di pinggir sungai samping
kompleks. Formasinya selalu sama: Bahri dan gue tiduran di atap mobil,
sedangkan Dodo, seperti biasa, agak terbuang, di atas bagasi. Kadang kami
tiduran selama setengah jam. Kadang, kalau cuaca lagi sangat terik, bisa
sampai dua jam. Kalau cuacanya lagi sejuk dan tidak terlalu terik, kami
biasanya sama-sama menatap ke arah matahari, memandangi langit sambil
tiduran. Kalau sudah begini, Bahri menaruh kedua tangannya di belakang
kepala, sambil tiduran dia berkata, ‘Rasanya kayak di Miami, ya?’ ‘Iya,’
jawab gue. ‘Iya,’ jawab Dodo. Kami bertiga gak ada yang pernah ke Miami.
Koala Kumal adalah buku komedi yang menceritakan pengalaman Raditya
Dika dari mulai jurit malam SMP yang berakhir dengan kekacauan sampai
bertemu perempuan yang mahir bermain tombak.

D. Tanggapan
Secara pribadi, menurut saya, Koala Kumal ini adalah buku yang bukan
dikhususkan untuk pembaca baru. Iya, ini bukan buku yang sepertinya bisa
dinikmati oleh orang-orang yang baru pertama kali baca karyanya Raditya
Dika. Ini buku komedi yang tidak terlalu kental lagi mengenai unsur
komedinya. Cerita-ceritanya masih menarik, gaya tulisannya khas Raditya
Dika banget. Saya merasa buku ini tidak menawarkan sesuatu yang ‘wah’,
tidak seperti buku-buku sebelumnya. Terasa agak membosankan. Ya,
ceritanya lebih condong ke galau-galau daripada komedi. Ada beberapa cerita
yang komedinya asyik tiba-tiba menjadi serius sekali bahkan hilang rasa
‘kelucuannya’. Typo-nya yang lumayan banyak. Tidak hanya kesalahan tanda
baca, salah ketik nama dan sampai tertukar juga ada. Di Ada Jangwe Di
Kepalaku dan Balada Lelaki Tomboi nama tokohnya tertukar. Dodo jadi
Bahri, Deska jadi Astra. Ini membuat feel patah hati yang seharusnya terasa
di bagian tersebut, gagal total. Saya menduga ini karena bukunya dicetak
terburu-buru untuk memenuhi pesanan pre-order. Semoga di cetakan
selanjutnya semuanya sudah diperbaiki.

E. Biodata Penulis
Raditya Dika (lahir di Jakarta, 28 Desember 1984; umur 30 tahun), akrab
dipanggil Radith, adalah seorang penulis asal Indonesia. Di Indonesia,
Raditya Dika dikenal sebagai penulis buku-buku jenaka. Tulisan-tulisan itu
berasal dari blog pribadinya yang kemudian dibukukan. Buku pertamanya
berjudul Kambing Jantan masuk kategori best seller. Buku tersebut
menampilkan kehidupan Dikung (Raditya Dika) saat kuliah di Australia.
Tulisan Radith bisa digolongkan sebagai genre baru.[butuh rujukan] Kala ia
merilis buku pertamanya tersebut, memang belum banyak yang masuk ke
dunia tulisan komedi. Apalagi bergaya diari pribadi (personal essay).

F. Kesimpulan
Sepanjang cerita kita diajak untuk turut merasakan hal-hal yang lazim terjadi
dalam kehidupan sehari hari dan dalam sebuah hubungan. Buku ini secara
tidak langsung mengajak pembaca untuk menyadari bahwa proses yang tidak
mengenakkan tersebut bisa menjadikan seseorang menjadi sosok yang
dewasa dari sebelumnya. Hal inilah yang diangkat Raditya Dika kepada
pembaca untuk membedakan buku ini dengan karya-karya sebelumnya. Koala
kumal memiliki penceritaan yang memikat dan menghanyutkan pembaca.
Meskipun sedikit melodrama namun kegelisahan yang ingin diungkapkan
Raditya Dika lewat karya terbarunya ini dapat tersampaikan dan membuat
pembaca berani untuk menghadapinya di dalam kehidupan nyata.
A. Deskripsi buku
 Judul Resensi : Manusia Jadi-jadian
 Judul Novel : Manusia Setengah Salmon
 Penulis : Raditya Dika
 Penerbit : GagasMedia
 Kota : Jakarta Selatan
 Tanggal Terbit : Cetakan pertama, 2011
 Jumlah Halaman : 264 halaman

B. Sinopsis
Di dalam novel ini Raditya Dika menceritakan kebiasaan papanya yang setiap
pagi melakukan senam kentut. Pada suatu hari Raditya Dika mengalami sakit
perut, dengan sigap papa Radit mengajak Radit untuk bangun pagi pada
keesokan harinya. Pada keesokan paginya ternyata papa Radit mengajak
senam kentut. Setelah melakukan senam kentut perut Radit tidak sakit lagi.
Di novel ini Radit juga juga memberikan nasihat yang lucu kepada follower
yang ada di twitternya. Radit juga menceritakan tentang kisah pindah
rumahnya yang diwarnai dengan cerita horor dari mamanya Radit. Radit juga
memberikan tips kencan pertama untuk para cowok dan cewek. Radit
memilih sakit hati daripada giginya harus dicabut dan diberi pagar warna-
warni.
Banyak pesan moral yang diberikan Radit, Radit juga menceritakan tentang
kasih sayang mamanya sewaktu Radit berada di Belanda, sebelum Radit
berangkat ke Belanda mamanya berpesan untuk selalu membawa stok kolor
yang banyak. Disini juga menceritakan tentang wawancara Radit terhadap
para hantu yang lagi terkenal di Indonesia. Radit juga mempunyai penemuan
baru dalam bidang ilmu untuk orang-orang jomblo. Akhirnya, radit dapat
memaknai kehidupannya dengan cara berpindah-pindah seperti ikan salmon
yang selalu berpindah-pindah untuk meneruskan kehidupannya.
C. Jenis
Jenis dari novel ini adalah non fiksi dan komedi. Dalam novelnya Radit yang
terakhir ini, Radit juga menambahkan potongan-potongan cerita dari novel-
novel sebelumnya yang ada kaitannya dengan novel ini. Radit selalu
memberikan judul yang aneh dan berkaitan dengan hewan dalam setiap
novel-novelnya, karena judulnya yang aneh tersebut banyak orang yang
terpikat dan dibuat penasaran serta ingin segera membaca isi novelnya.
Resensi novel Manusia Setengah Salmon ini, saya fokuskan pada unsur
instrinsiknya. Karena isi atau ceritanya sangat bagus dan lebi menarik dari
unsur ekstrinsiknya. Dalam novel ini banyak potongan-potongan cerita dari
novel-novel radit sebelumnya. Novel ini merupakan novel yang paling
berbeda dengan novel sebelumnya, karena dalam novel ini terdapat tips-tips
dan bab-bab pendek yang berisi ulasan dari twitternya Raditya Dika.

D. Penilaian
Kekurangan
Kekurangan dalam novel ini adalah banyak cerita yang tidak nyambung dan
terkesan tidak masuk akal. Misalnya, “Kita benar-benar tua di jalan. Saking
tuanya gue di jalan gara-gara macet, bukan tidak mungkin beberapa tahun
lagi, saat gue pergi dari rumah ke mal pas pulang ke rumah, gue udah punya
istri lengkap dengan tiga orang anak. Dan, salah satu dari anak gue lagi hamil
muda”. ( Bakar saja keteknya, halaman 45 ).

Kelebihan
Kelebihan dari novel ini, Raditya Dika banyak memberikan pesan-pesan
moral yang baik. Misalnya, “ Kalau mau dipikir-pikir, terkadang terlalu baik
bisa membuat pacar kita takut. Kadang, kalau terlalu cuek, juga bikin dia
marah. Masing-masing cewek/cowok punya kebiasaannya sendiri. Salah satu
cara untuk meluluhkan seorang cewek/cowok adalah dengan meluluhkan
keluarganya. Dan cara untuk meluluhkan keluarga seseorang adalah
menerima dan mengikuti kebiasaan mereka”. ( Pesan Moral dari sepiring
makanan, halaman 104 ).
Bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari anak jaman sekarang. Jadi,
kalau kita membaca novel ini, kita langsung bisa memahami kata-kata yang
disampaikan oleh Raditya Dika. Kemudian, dalam novel ini Raditya Dika
memberikan simbol-simbol atau emoticon untuk kita, ini dimaksudkan untuk
mewakili ekspresi wajah kita di handphone.
Novel terakhir karya Raditya ini memang sangat berbeda dengan novel
sebelumnya. Novel ini mempunyai bab-bab pendek yang berisi ulasan dari
twitternya Raditya Dika. Kemudian, di novel ini Radit memberikan banyak
pesan moral dan tips-tips yang aneh tetapi nyata. Novel Manusia Setengah
Salmon ini akan saya bandingkan dengan novel Radit yang pertama yaitu,
Kambing Jantan.
Pada novel Kambing jantan, Radit membuat konsep novel tersebut seperti
buku harian. Jadi, cerita-cerita dalam novel Kambing Jantan saling
berhubungan antara bab satu dengan bab seterusnya. Sedangkan, novel
Manusia Setengah Salmon antara bab satu dengan bab yang lain sudah tidak
saling berhubungan. Karena, pada novel Manusia Setengah Salmon Radit
memberikan satu judul dalam satu bab. Dalam novel Manusia Setengah
Salmon ini terdiri dari 18 judul jadi, di dalam novel ini juga terdiri 18 bab,
dengan cerita yang berbeda beda.

E. Kesimpulan
Dari resensi novel Manusia Setengah Salmon yang saya buat ini, bahwa novel
Manusia Setengah Salmon layak untuk dibaca kalangan remaja maupun
dewasa.