Anda di halaman 1dari 5

TATA TERTIB

SIDANG MUSYAWARAH BESAR (MUBES)


KELUARGA BESAR MAHASISWA PROGRAM PASCASARJANA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG
PERIODE 2018-2019

BAB I
NAMA, WAKTU DAN TEMPAT

Pasal 1
Nama
Forum ini bernama musyawarah besar Dewan Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa
Program Pascasarjana dan selanjutnya disingkat menjadi MUBES DEMA/HIMA.

Pasal 2
Waktu dan tempat
MUBES DEMA/HIMA di laksanakan pada hari kami, 18 April 2019 bertempat di Ruang
Teater Gedung Pascasarjana Poltekkes Kemenkes Semarang pukul 19.35 WIB.

BAB II
STATUS, TUGAS DAN WEWENANG

Pasal 1
Status
MUBES DEMA/HIMA merupakan forum untuk menetapkan berbagai kebijakan baik yang
menyangkut kebijakan internal maupun eksternal organisasi.

Pasal 2
Tugas
MUBES DEMA/HIMA bertugas untuk menetapkan kebijakan-kebijakan DEMA/HIMA

Pasal 3
Wewenang
MUBES DEMA/HIMA berwewenang untuk :
1. Merumuskan dan mengesahkan tata tertib sidang MUBES DEMA/HIMA
2. Membahas dan menetapkan rancangan Anggaran dasar dan Anggaran Rumah tangga
yang sesuai dengan kesepakatan Forum.
3. Mengesahkan hasil sidang MUBES DEMA/HIMA

BAB III
PESERTA

Pasal 4
Peserta sidang
Peserta MUBES DEMA/HIMA terdiri dari :
1. Peserta biasa : yaitu seluruh pengurus DEMA/HIMA Periode 2018/2019
2. Peserta luar biasa : yaitu pengelola bagian akademik dan administrasi umum program
Pascasarjana

Pasal 5
Hak peserta
1. Peserta persidangan MUBES DEMA/HIMA tahun 2019 mempunyai :
TATA TERTIB
SIDANG MUSYAWARAH BESAR (MUBES)
KELUARGA BESAR MAHASISWA PROGRAM PASCASARJANA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG
PERIODE 2018-2019
a. Hak bicara
b. Hak suara
2. Peserta biasa mempunyai hak bicara dan hak suara.
3. Peserta luar biasa mempunyai hak bicara akan tetapi tidak mempunyai hak suara

Pasal 6
Kewajiban peserta
Setiap peserta MUBES DEMA/HIMA berkewajiban :
1. Mentaati tata tertib MUBES DEMA/HIMA
2. Mengikuti seluruh rangkaian MUBES DEMA/HIMA.
3. Mensukseskan MUBES DEMA/HIMA tahun 2019
4. Meminta persetujuan dan izin dari pimpinan sidang apabila akan meninggalkan acara
persidangan.
5. Bertanggung jawab terhadap kelancaran persidangan.

BAB IV
PRESIDIUM SIDANG

Pasal 7
Pemilihan Presidium Sidang
Presidium sidang terdiri dari:
1. Presidium sidang sementara
2. Presidium sidang tetap

Pasal 8
Presidium sidang tetap merupakan satu kesatuan yang terdiri dari 1 orang ketua sidang dan
dua orang anggota.

Pasal 9
Mekanisme pemilihan presidium sidang tetap
1. Pemilihan presidium sidang tetap dipilih setelah tata tertib sidang MUBES
DEMA/HIMA disetujui
2. Presidium sidang tetap dipilih secara representatif melalui kesepakatan tiap-tiap
angkatan peserta penuh sidang MUBES DEMA/HIMA
3. Jika pimpinan presidium sidang tetap berhalangan hadir, maka pimpinan presidium
diambil alih oleh presidium sidang tetap lainnya
4. Jika salah satu presidium sidang tetap berhalangan hadir, maka dapat digantikan oleh
salah satu peserta penuh dengan kesepakatan angkatan atau presidiumnya tidak hadir
dalam siding

Pasal 10
Tugas Dan Wewenang Pimpinan Sidang
Tugas dan wewenang pimpinan sidang MUBES DEMA/HIMA adalah sebagai berikut:
1. Membuka dan menutup sidang MUBES DEMA/HIMA
2. Memimpin dan mengarahkan sidang MUBES DEMA/HIMA
3. Menjaga ketertiban, kesopanan, dan kelancaran sidang MUBES DEMA/HIMA
TATA TERTIB
SIDANG MUSYAWARAH BESAR (MUBES)
KELUARGA BESAR MAHASISWA PROGRAM PASCASARJANA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG
PERIODE 2018-2019
4. Memperingatkan peserta biasa, dan peserta luar biasa, yang melanggar tata tertib sidang
MUBES DEMA/HIMA.
5. Mengeluarkan peserta biasa dan peserta luar biasa, yang melanggar tata tertib sidang
MUBES DEMA/HIMA.
6. Memanggil kembali peserta biasa dan peserta luar biasa, yang dikeluarkan dari sidang
untuk keperluan tertentu dengan persetujuan forum
7. Menunda sidang atas persetujuan forum
8. Memastikan notulensi berjalan sesuai dengan jalannya sidang
9. Mengesahkan hasil sidang MUBES DEMA/HIMA
10. Menentukan peran di dalam internal presidium tetap sidang MUBES DEMA/HIMA
11. Mengizinkan peserta sidang MUBES DEMA/HIMA untuk berbicara

BAB V
PERSIDANGAN

Pasal 11
Macam-macam persidangan
MUBES DEMA/HIMA terdiri dari :
a. Sidang pendahuluan.
b. Sidang pleno 1.
c. Sidang pleno 2.

Pasal 12
Sidang pendahuluan
Sidang pendahuluan adalah sidang yang diikuti oleh peserta sidang yang dipimpin oleh
pimpinan sidang sementara yang bertugas :
1. Memilih pimpinan sidang tetap.

Pasal 13
Sidang pleno 1
Sidang pleno 1 adalah sidang yang diikuti oleh peserta MUBES DEMA/HIMA untuk
membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dewan Mahasiswa
Program Pascasarjana Periode 2018/2019

Pasal 14
Sidang pleno 2
Sidang pleno 2 adalah sidang yang diikuti oleh peserta MUBES DEMA/HIMA untuk
membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Himpunan
Mahasiswa Program Pascasarjana Periode 2018/2019

Pasal 15
Ketentuan forum
1. Persidangan dianggap sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 atau lebih dari
keseluruhan peserta sidang.
2. Apabila sampai waktu pelaksanaan persidangan yang telah disepakati belum mencapai
Forum maka persidangan dilanjutkan.
TATA TERTIB
SIDANG MUSYAWARAH BESAR (MUBES)
KELUARGA BESAR MAHASISWA PROGRAM PASCASARJANA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG
PERIODE 2018-2019
BAB V
PIMPINAN SIDANG

Pasal 16
Pimpinan sidang merupakan satu kesatuan yang terdiri dari 1 orang ketua sidang dan dua
orang anggota.

Pasal 17
Pimpinan sidang bertugas :
1. Memimpin sidang sesuai dengan tata tertib MUBES DEMA/HIMA
2. Menjaga ketertiban sidang sesuai dengan tata tertib.
3. Memberikan sanksi kepada peserta sidang yang melanggar tata tertib sidang.

BAB VI
PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 18
1. Pengambilan keputusan dalam sidang dilakukan dengan musyawarah dan mufakat.
2. Jika ketentuan ayat 1 pasal ini tidak terpenuhi maka pengambilan keputusan dilakukan
dengan cara lobi.

BAB VII
PELANGGARAN DAN SANKSI

Pasal 19
Sanksi
1. Sanksi berlaku untuk seluruh peserta sidang MUBES
2. Pelanggaran terdiri dari pelanggaran ringan dan berat
3. Pelanggaran ringan adalah
a. Tidak meminta izin kepada presidium sidang untuk berbicara
b. Tidak meminta izin kepada presidium sidang jika akan meninggalkan ruangan
c. Tidak menjaga ketertiban, kesopanan, dan kelancaran sidang pleno
4. Pelanggaran berat adalah:
a. Merusak properti
b. Merokok di dalam ruang sidang
c. Mengancam keselamatan jiwa peserta lainnya
d. Menyinggung suku, agama, ras, dan antar golongan
e. Melakukan pelanggaran ringan sebanyak tiga kali

Pasal 20
Ketentuan Sanksi
1. Sanksi untuk pelanggaran ringan adalah peringatan dalam bentuk lisan atau tulisan dari
presidium sidang
2. Sanksi untuk pelanggaran berat adalah dikeluarkan langsung dari sidang dan pelanggar
tidak diperkenankan untuk mengikuti sidang MUBES serta dicabut statusnya sebagai
peserta penuh sampai dia dipanggil kembali oleh forum
TATA TERTIB
SIDANG MUSYAWARAH BESAR (MUBES)
KELUARGA BESAR MAHASISWA PROGRAM PASCASARJANA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG
PERIODE 2018-2019
BAB VIII
PENUTUP

Pasal 25
Tata tertib ini berlaku sejak ditetapkan

Ditetapkan di Semarang, 18 April 2019


Pukul 19.45 WIB

Presidium I Presidium II Presidium III

NAMA NAMA NAMA


NIM NIM NIM