Anda di halaman 1dari 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : SMP Negeri 71 Jakarta


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VII/1
Materi Pokok : Bilangan
Pertemuan ke :5
Alokasi Waktu : 3  40 menit
A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator

3.3 Menjelaskan dan menentukan 3.3.1 Menjelaskan representasi bilangan


representasi bilangan dalam bentuk dalam bentuk bilangan berpangkat
bilangan berpangkat bulat positif dan bulat positif
negative 3.3.2 Menentukan representasi bilangan
dalam bentuk bilangan berpangkat
bulat positif
4.3 Menyelesaikan masalah yang 4.3.1 Mengidentifikasi masalah yang
berkaitan dengan bilangan dalam berkaitan dengan bilangan berpangkat
bentuk bilangan berpangkat bulat bulat positif
positif dan negatif

C. Tujuan pembelajaran

1. Peserta didik dapat menjelaskan representasi bilangan dalam bentuk bilangan


berpangkat bulat positif
2. Peserta didik dapat menentukan representasi bilangan dalam bentuk bilangan
berpangkat bulat positif
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan bilangan
berpangkat bulat positif
D. Materi Pembelajaran
a. Pengertian Pengertian pemangkatan bilangan bulat

Pemangkatan pada bilangan bulat berasal dari perkalian berulang dengan bilangan
yang sama

a n  a  a  a  ...a
Sebanyak n faktor

a  bilangan pokok

n  pangkat

a n  bilangan berpangkat

Contoh :

1. 4 2  4  4  16
2. (4) 3  (4)  (4)  (4)  64
1. Bilangan berpangkat dan sifatnya
 Perkalian bilangan berpangkat

Hasil kali dua bilangan berpangkat dengan bilangan pokok sama adalah bilangan
pokok itu pangkat jumlah kedua pangkat.

Berlaku : a p  a q  a p  q

Contoh : 5 2  53  55

 55555
 3125

2. Bilangan negatif pangkat bulat positif


 Bilangan negatif pangkat Bilangan ganjil: hasilnya bilangan negatif
Bilangan genap: hasilnya bilangan positif
Contoh : a. (3) 3  (3)  (3)  (3)

 27

b. (3) 4  (3)  (3)  (3)  (3)

 81

3. Pembagian bilangan berpangkat


 Hasil bagi dua bilangan berpangkat dengan bilangan pokok sama adalah
bilangan pokok itu dipangkatkan selisih pangkat keduanya.
Berlaku : a p : a q  a p q
Contoh : a. 2 6 : 2 5  2 65
26
2
25
b. 10 7 : 10 5  10 75
 10 2
 100
4. Pangkat bilangan berpangkat
 Hasil pemangkatan bilangan berpangkat adalah bilangan pokok dipangkatkan
hasil kali pangkatnya.
Berlaku : (a p ) q  a pq

Contoh : (32 ) 3  323

 36
 3 3 3 3 3 3
 729
5. Sifat distributif bilangan berpangkat
 Jika a,b ∈ 𝛽 berpangkat c maka:
Berlaku : (a  b) c  a c  b c

Contoh : (2  3) 2  2 2  32
 (2  2)  (3  3)
 49
 36
6. Bilangan berpangkat nol (0)
 Jika a ∈ 𝛽 , 𝑎 ≠ 0
Berlaku: a 0  1
7. Pangkat negatif
 Jika a,p ∈ 𝛽,
p
1 1
Berlaku : a  p   
ap a
2
1 1 1 1
Contoh : 32     
3
2
3 3 3
1

9
b. Kelipatan dan faktor
1. Kelipatan dan kelipatan persekutuan

Kelipatan suatu bilangan a pada system bilangan asli diperoleh dengan cara
mengalikan a dengan setiap bilangan asli.

 Kelipatan 2 adalah 2  1 , 2 × 2, 2 × 3, . . . , yaitu 2,4,6,8,10, . . .


 Kelipatan 3 adalah 3×1, 3 × 2, 3 × 3, . . . , yaitu 3,6,9,12,15, . . .
 Kelipatan 4 adalah 4×1, 4 × 2, 4 × 3, . . . , yaitu 4,8,12,16,20, . . .

Berdasarkan kelipatan dua bilangan atau lebih, dapat ditentukan anggota-


anggota persekutuannya disebut kelipatan persekutuab. Anggota terkecil pada
kelipatan persekutuan disebut kelipatan persekutuan terkecil atau KPK
Contoh :

Tentukan KPK dari bilangan-bilangan berikut !

1. 3 dan 4
2. 3,6, dan 8

Jawab :

1. Kelipatan 3 adalah 3,6,9,12, 15, 18, 24, 27, 30, 33, 36,… .
Kelipatan 4 adalah 4,8,12,16,20, 24, 28, 32, 36,40, 44,… .
Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari 3 dan 4 adalah 12
2. Kelipatan 3 adalah 3,6,9,12, 15, 18, 24, 27, 30, 33, 36,… .
Kelipatan 6 adalah 6,12,18,24,30,36,42,48,54,… .
Kelipatan 8 adalah 8,16,24,32,40,48,56,64,… .
Kelipatan persekutuan dari 3,6, dan 8 adalah 24,48,72,96,… .
KPK dari 3,6, dan 8 adalah 24

2. Faktor dan faktor persekutuan

Bilangan asli dapat dinyatakan sebagai hasil kali dua bilagan atau lebih, misalnya:

5 =1×5

6 =1×2×3

24 = 1 × 2 × 3 × 4

Masing- masing bilangan dalam bentuk perkalian di atas disebut faktor.

Faktor-faktor dari suatu bilangan dapat diperoleh dengan cara menyatakan bilangan
tersebut sebagai hasil kali dua bilangan atau lebih. Untuk itu, perhatikan uraian
berikut!

 12 = 1 × 12
=2×6
=3×4
Faktor dari 12 adalah 1,2,3,4,6, dan 12
 70 = 1 × 70
= 2 × 35
= 5 × 14
= 7 × 10
Faktor dari 70 adalah 1,2,5,7,10,14,35, dan 70

Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa mencari faktor suatu


bilangan sama artinya dengan mencari semua pembagi yang habis membagi
bilangan itu. Dari dua bilangan atau lebih, dapat ditentukan anggota-anggota
persekutuannya yang disebut factor persekutuan. Anggota terbesar pada factor
persekutuan disebut factor persekutuan terbesar atau FPB.

Contoh :

Tentukan FPB dari bilangan-bilangan berikut !

1. 12 dan 18
2. 24,48, dan 72

Jawab :

1. Faktor dari 12 adalah 1,2,3,4,6, dan 12


faktor dari 18 adalah 1,2,3,6,9, dan 18
faktor persekutuan dari 12 dan 18 adalah 1,2,3, dan 6
faktor persekutuan terbesar (FPB) dari 12 dan 18 adalah 6
2. Faktor dari 24 adalah 1,2,3,4,6,8,12, dan 24
Faktor dari 48 adalah 1,2,3,4,6,8,12,16,24, dan 48
Faktor dari 72 adalah 1,2,3,4,6,8,9,12,18,24,36, dan 72
Faktor persekutuan dari 24,48, dan 72 adalah 1,2,3,4,6,8,12, dan 24
FPB dari 24,48, dan 72 adalah 24.
E. Model/Metode/Pendekatan
1. Model Pembelajaran : Problem Based Learning
2. Metode Pembelajaran : Diskusi, presentasi, tanya jawab dan penugasan
3. Pendekatan : Scientific
F. Media Pembelajaran
1. Perangkat komputer dan LCD
2. Papan tulis dan spidol
3. Power Point
G. Sumber Belajar
1. Buku BSE kelas VII revisi 2017
2. Matematika untuk SMP Kelas VII, M. Cholik Adinawan

H. Langkah-langkah pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu

Pendahuluan 1. Pembelajaran dibuka dengan salam, 15 menit


dilanjutkan dengan berdoa serta
menanyai kabar.
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
3. Guru menginformasikan topik, manfaat
dan tujuan pembelajaran.
4. Guru memberikan apersepsi dengan
menanyakan :
a. Apa yang dimaksud dengan
bilangan berpangkat ?
Jawab :
Bilangan berpangkat adalah
perkalian berulang dengan
bilangan yang sama
b. Sebutkan minimal 3 sifat-sifat
bilangan berpangkat!
Jawab :
a. Perkalian bilangan berpangkat
b. Pembagian bilangan
berpangkat
c. Bilangan negative pangkat
bilangan bulat positif

Inti 5. Guru menjelaskan materi tentang 90 menit


bilangan berpangkat, sifat-sifat bilangan
berpangkat serta contohnya dan faktor
dan kelipatan
6. Mempersilahkan peserta didik untuk
menanyakan hal-hal yang belum
dipahami terkait dengan materi yang
diberikan.
7. Guru memberikan evaaluasi
8. Peserta didik yang telah selesai maju ke
depan kelas untuk mengomunikasikan
hasil pekerjaannya.
9. Guru menanyakan apakah ada jawaban
yang berbeda, apabila terdapat jawaban
yang berbeda guru membimbing ke arah
jawaban yang tepat.
Penutup 10. Mempersilahkan peserta didik untuk 15 menit
memberikan kesimpulan dari rangkaian
pembelajaran hari ini
11. Salah satu peserta didik memberikan
kesimpulan, apabila ada yang memiliki
kesimpulan yang berbeda dapat
mengacungkan tangan dan
menyampaikan kesimpulan tersebut.
Apabila terdapat perbedaan kesimpulan,
guru memberikan arahan ke kesimpulan
yang tepat.
12. Guru memberikan tugas yang berkaitan
dengan bilangan berpangkat serta
permasalahannya dalam kehidupan
sehari-hari dikerjakan dibuku tugas, guru
meminta peserta didik untuk mengerjakan
tugas dengan baik agar peserta didik
dapat mengomunikasikan tugasnya di
depan kelas.
13. Peserta didik bersama guru mengakhiri
pelajaran dengan berdoa.
I. Evaluasi
1. Jelaskan, bilangan manakah yang nilainya terbesar 2100 atau 3 75 ?
2. Tentukan hasil pemangkatan bilangan-bilangan berikut!
a. 102
b. (-8)3
c. (-9 + 6)4
3. Tentukan nilai x, jika x adalah bilangan bulat!
a. x3 = 216
b. x2 = 16

4. Jika k mewakili suatu bilangan negatif, pilihlah k 2 atau 2k yang hasilnya adalah
bilangan positif? Jelaskan jawaban Anda!

J. Penilaian
Kompetensi Pengetahuan
1. Teknik Penilaian : tes tertulis
2. Bentuk instrumen : uraian singkat
3. Kisi- kisi:
No. Indikator Soal Soal Skor
1. Menjelaskan representasi 1. Jelaskan, bilangan manakah
100
bilangan dalam bentuk yang nilainya terbesar 2 atau
3 75 ?
bilangan berpangkat bulat
positif

2. Menentukan representasi 2. Tentukan hasil pemangkatan


bilangan dalam bentuk bilangan-bilangan berikut!
bilangan berpangkat bulat a. 102

positif b. (-8)3
c. (-9 + 6)4
3.Tentukan nilai x, jika x
adalah bilangan bulat!
c. x3 = 216
d. x2 = 16

3. Mengidentifikasi masalah 4. Jika k mewakili suatu


yang berkaitan dengan bilangan negatif, pilihlah (k ) 2
bilangan berpangkat bulat atau 2k yang hasilnya adalah
positif bilangan positif? Jelaskan
jawaban Anda!

K. Pedoman Penskoran :
1. Soal nomor 1

Deskripsi Jawaban yang diharapkan Skor

Tidak ada jawaban 0


Diketahui :
10
Bilangan 2100 dan 3 75
Ditanya : Bilangan mana yang lebih besar?
Penyelesaian :
20
2100 dan 3 75 ubah menjadi bilangan berpangkat dengan pangkat yang sama.

2100 = 24×25
= (24)25
= 1625
375 = 33×25
= (33)25
= 2725
Karena 27 > 16, sedangkan pangkat kedua bilangan tersebut sama, yaitu 25 maka
bilangan yang nilainya terbesar adalah 3 75 .

Jumlah skor maksimum 30

2. Soal nomor 2

Deskripsi Jawaban yang diharapkan Skor

Tidak ada jawaban 0


Tentukan hasil pemangkatan bilangan-bilangan berikut!
a. 102
b. (-8)3
c. (-9 + 6)4

Penyelesaian : 25

a. 10 × 10 = 100

b. (-8) × (-8) × (-8) = -512

c. (-9 + 6)4 = (-3)4 = 81

Jumlah Skor Maksimum 25


3. Soal Nomor 3

Deskripsi Jawaban yang diharapkan Skor


Tidak ada jawaban 0
Tentukan nilai x, jika x adalah bilangan bulat!
e. x3 = 216
f. x2 = 16

Penyelesaian : 50

a. x3 = 216
x3 = 63
x =6
Jadi, nilai x = 6
b. x2 = 16
x2 = 42 atau x2 = (-4)2
x = 4 atau x = -4
Jadi, nilai x = 4 atau x = -4

Jumlah Skor Maksimum 50


4. Soal Nomor 4

Deskripsi Jawaban yang diharapkan Skor


Tidak ada jawaban 0
Diketahui :
Jika k mewakili suatu bilangan negatif
Ditanya :
Pilihlah (k ) 2 atau 2k yang hasilnya adalah bilangan positif? Jelaskan !

Penyelesaian : 25
Perhatikan :
 Karena k mewakili suatu bilangan negatif, jika memilih 2k maka hasilnya
adalah bilangan negatif, karena bilangan positif dikali dengan bilangan
negatif hasilnya adalah bilangan negatif

 Karena k mewakili suatu bilangan negatif, jika memilih (k ) 2 maka


hasilnya adalah bilangan positif.

Jadi, pilih (k ) 2 agar hasilnya adalah bilangan positif.

Jumlah Skor Maksimum

Mengetahui Jakarta, 13 Agustus 2018


Guru Pamong SMP Negeri 71 Jakarta Guru Mata Pelajaran

Mirhamah, S.Pd Media Zahrah


NIP 196903052008012028
Daftar Pustaka

Rahman, Tohir, dkk. 2017. Matematika. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan


Kebudayaan
Adinawan, Cholik. 2016. Matematika Untuk SMP/MTS Kelas VII Semester 1. Jakarta:
Erlangga
Nugroho, Sulesno, dkk. 2007. Kuasai Tuntas Matematika SMP. Jakarta: Limas