Anda di halaman 1dari 14

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : SMP Negeri 71 Jakarta


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VII/1
Materi Pokok : Bilangan
Pertemuan ke :4
Alokasi Waktu : 2  40 menit
A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator

3.1 Menjelaskan dan menentukan urutan 3.1.1 Mengurutkan bilangan pecahan dari
pada bilangan bulat (positif dan yang terbesar hingga yang terkecil
negatif) dan pecahan (biasa, 3.1.2 Mengurutkan bilangan bulat dari yang
campuran, desimal, persen) terkecil hingga yang terbesar
3.1.3 Membandingkan dua bilangan
pecahan
3.1.4 Membandingkan dua bilangan bulat

3.2 Menjelaskan dan melakukan operasi 3.2.1 Menentukan hasil operasi


hitung bilangan bulat dan pecahan penjumlahan dan pengurangan
dengan memanfaatkan berbagai sifat bilangan pecahan
operasi 3.2.2 Menentukan hasil operasi
penjumlahan dan pengurangan
bilangan bulat
3.2.3 Menentukan hasil operasi
penjumlahan,pengurang perkalian dan
3.2.4 pembagian bilangan pecahan
Menentukan hasil operasi perkalian
bilangan pecahan
Menentukan hasil pembagian bilangan
pecahan
4.1 Menyelesaikan masalah yang 4.1.1 Mengidentifikasi masalah dalam
berkaitan dengan urutan beberapa kehidupan sehari-hari yang berkaitan
bilangan bulat dan pecahan dengan urutan bilangan pecahan
(biasa,campuran, desimal,persen)
4.2 Menyelesaikan masalah yang 4.2.1 Mengubah masalah dalam kehidupan
berkaitan dengan operasi hitung sehari-hari yang berkaitan dengan
bilangan bulat dan pecahan bilangan pecahan ke dalam model
matematika
Mengidentifikasi masalah dalam
4.2.2 kehidupan sehari-hari yang berkaitan
dengan bilangan pecahan dengan
memanfaatkan berbagai sifat operasi

C. Tujuan pembelajaran

1. Peserta didik dapat menjelaskan urutan pada bilangan pecahan


2. Peserta didik dapat menentukan urutan pada bilangan pecahan
3. Peserta didik dapat menjelaskan cara menjumlahkan bilangan pecahan
4. Peserta didik dapat menjelaskan cara mengurangkan bilangan pecahan
5. Peserta didik dapat menentukan hasil penjumlahan bilangan pecahan
6. Peserta didik dapat menentukan hasil pengurangan bilangan pecahan
7. Peserta didik dapat menentukan hasil perkalian bilangan pecahan
8. Peserta didik dapat menentukan hasil pembagian bilangan pecahan
9. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dalam kehidupan sehari-hari
yang berkaitan dengan urutan bilangan pecahan
10. Peserta didik dapat mengubah masalah dalam kehidupan sehari-hari yang
berkaitan dengan bilangan pecahan ke dalam model matematika
11. Mengidentifikasi masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan
bilangan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi
D. Materi Pembelajaran
1. Membandingkan bilangan pecahan
𝑎 𝑝
Di antara dua pecahan 𝑏 dan 𝑞 dengan b,q ≠ 0, akan terdapat salah satu hubungan

berikut.
𝑎 𝑝 𝑎 𝑝
a. lebih dari , ditulis sebagai 𝑏 > , atau
𝑏 𝑞 𝑞
𝑎 𝑝 𝑎 𝑝
b. kurang dari , ditulis sebagai 𝑏 < , atau
𝑏 𝑞 𝑞
𝑎 𝑝 𝑎 𝑝
c. sama dengan , ditulis sebagai =
𝑏 𝑞 𝑏 𝑞
𝑎
2. Bilangan yang dinyatakan dengan bentuk 𝑏 di mana b ≠ 0 disebut pecahan.
𝑎
a. Jika a < b, maka 𝑏 disebut pecahan murni

b
b. Bentuk a dengan c ≠ 0 disebut pecahan campuran atau bilangan
c
campuran. Pecahan campuran dapat diubah menjadi pecahan biasa
dengan rumus:
b ca b
a 
c c
𝑎
c. Jika a dan b tidak memiliki faktor persekutuan selain 1, maka disebut
𝑏
2 4
pecahan sederhana; 3 pecahan sederhana, 6 bukan pecahan sederhana.

d. Pecahan dapat disederhanakan dengan membagi pembilang dan


penyebut dengan FPB-nya
2 4
e. Pecahan yang bernilai sama disebut pecahan senilai; misalnya 3 dan 6
2 4
adalah pecahan senilai karena 3 = 6

3. Bilangan yang memuat tanda koma desimal “,” disebut pecahan desimal.
Tanda koma memisahkan bagian bulat dengan bagian desimal.
Contoh : 3,14 dan 78,123
4. Penjumlahan dan pengurangan pecahan
a c ac a c ac
  dan  
b d b b b b
Sifat komutatif dan asosiatif berlaku pada penjumlahan pecahan.
5. Perkalian pecahan
a c ac
 
b d bd
Sifat komutatif, asosiatif, dan distributif perkalian terhadap
penjumlahan/pengurangan berlaku pada perkalian pecahan.
6. Pembagian pecahan

𝑎 𝑐 𝑎 𝑑 𝑎𝑑
: = × =
𝑏 𝑑 𝑏 𝑐 𝑏𝑐

Membagi dengan pecahan sama artinya mengalikan dengan kebalikan pecahan

7. Pemangkatan pecahan

n
a
Jika n adalah bilangan bulat positif dan b ≠ 0, maka   didefinisikan:
b

n
a a a a
     ...  dengan b ≠ 0, dan n bilangan bulat positif.
b b b b

8. Operasi hitung pada pecahan desimal


a. Penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal dapat dilakukan
dengan cara bersusun. Nilai tempat yang sama diletakkan satu lajur.
b. Banyak tempat desimal dari hasil perkalian pecahan desimal diperoleh
dengan menjumlahkan tempat desimal bilangan-bilangan pengalinya
c. Pembagian dengan pecahan desimal lebih mudah jika pembaginya
diubah menjadi bilangan bulat dan bilangan yang dibagi disesuaikan.

E. Model/Metode/Pendekatan
1. Model Pembelajaran : Problem Based Learning
2. Metode Pembelajaran : Diskusi, presentasi, tanya jawab dan penugasan
3. Pendekatan : Scientific
F. Media Pembelajaran
1. Perangkat komputer dan LCD
2. Papan tulis dan spidol
G. Sumber Belajar
1. Buku BSE kelas VII revisi 2017
2. Matematika untuk SMP Kelas VII, M. Cholik Adinawan

H. Langkah-langkah pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu

Pendahuluan 1. Pembelajaran dibuka dengan salam, 10 menit


dilanjutkan dengan berdoa serta
menanyai kabar.
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
3. Guru menginformasikan topik, manfaat
dan tujuan pembelajaran
4. Memberikan apersepsi tentang materi
pembelajaran sebelumnya. Guru bertanya
kepada peserta didik :
a. Sebutkan sifat-sifat bilangan pecahan
pada operasi penjumlahan ?
Jawab:
Pada bilangan pecahan berlaku sifat
komutatif dan asosiatif
b. Jelaskan apa yang dimaksud dengan
pecahan sejati dan berikan contohnya!
Jawab :
Pecahan sejati adalah pecahan yang
pembilangnya kurang dari penyebut
dan FPB dari pembilang dan
4
penyebutnya adalah 1. Contoh :
7

Inti 5. Guru mempersilahkan peserta didik untuk 50 menit


mengumpulkan tugas sebelumnya ke
depan meja masing-masing.
6. Peserta didik yang tidak mengerjakan
tugas, diberikan teguran dan diberikan
motivasi agar tidak mengulangi
kesalahannya
7. Guru mempersilahkan peserta didik
mengkomunikasikan tugas yang
diberikan pada pembelajaran sebelumnya
yaitu halaman 45 No. 1-10, halaman 63
No. 5, No. 7 dan No. 12, halaman 75 No.
1a, halaman 76 No. 2c, No. 3b dan No. 5,
halaman 77 No. 10, No.11 dan Halaman
80 No. 28
8. Guru mempersilahkan peserta didik untuk
bertanya terkait masalah yang diberikan
apabila ada yang kurang mengerrti.
9. Apabila ada jawaban dan atau cara yang
berbeda, guru membimbing peserta didik
ke jawaban yang tepat
Penutup 10. Guru memberikan evaluasi kepada 20 menit
peserta didik
11. Setelah evaluasi berakhir, guru
mempersilahkan peserta didik untuk
memberikan kesimpulan dari rangkaian
pembelajaran hari ini
12. Salah satu peserta didik memberikan
kesimpulan, apabila ada yang memiliki
kesimpulan yang berbeda dapat
mengacungkan tangan dan
menyampaikan kesimpulan tersebut.
Apabila terdapat perbedaan kesimpulan,
guru memberikan arahan ke kesimpulan
yang tepat.
13. Peserta didik bersama guru mengakhiri
pelajaran dengan berdoa.

I. Evaluasi
2 5
1. Tentukan bilangan yang lebih besar antara dan !
3 4
3
2. Pada suatu seminar, pesertanya adalah perempuan. Jika dinyatakan dalam
25
persen adalah…
3. Seorang apoteker ingin membagi satu gelas cairan kimia menjadi masing-masing
1
gelas. Ada berapa bagian yang didapatkan?
3
4. Santi mempunyai 2 roti. Tiga perempat bagian dari dua roti itu diberi kepada
adiknya. Berapa bagian sisa roti pada Santi?
J. Penilaian
Kompetensi Pengetahuan
1. Teknik Penilaian : tes tertulis
2. Bentuk instrumen : uraian singkat
3. Kisi- kisi:

No Indikator Soal Soal Skor


1. Menentukan urutan pada Tentukan bilangan yang lebih 20
2 5
bilangan pecahan besar antara dan !
3 4
2. Menentukan hasil 3 25
Pada suatu seminar,
perkalian bilangan pecahan 25
pesertanya adalah perempuan.
Jika dinyatakan dalam persen
adalah…

3. Mengidentifikasi masalah Seorang apoteker ingin 25


dalam kehidupan sehari- membagi satu gelas cairan
kimia menjadi masing-masing
hari yang berkaitan dengan 1
gelas. Ada berapa bagian
bilangan pecahan dengan 3
yang didapatkan?
memanfaatkan berbagai
sifat operasi
4. Mengubah masalah dalam Santi mempunyai 2 roti. Tiga 30
kehidupan sehari-hari perempat bagian dari dua roti
itu diberi kepada adiknya.
yang berkaitan dengan Berapa bagian sisa roti pada
bilangan pecahan ke dalam Santi?
model matematika

Jumlah skor maksimal 100


Perhitungan Nilai:
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
Nilai = × 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙

K. Pedoman Penskoran :
1. Soal nomor 1

Deskripsi Jawaban yang diharapkan Skor

Tidak ada jawaban 0


2 5
 Diketahui : Bilangan dan
3 4 5
Ditanya : Tentukan bilangan yang lebih besar!

Penyelesaian : 15

Penyebut kedua bilangan masing-masing adalah 3 dan 4. Kedua bilangan tersebut


2 5
mempunyai KPK yaitu 12, sehingga pecahan dan secara berturut-turut senilai
3 4
8 15
dengan 𝑑𝑎𝑛 . Setelah kedua penyebut sama, bandingkan diantara keduanya
12 12
15 5
yang memiliki pembilang paling besar yaitu , dengan kata lain lebih besar dari
12 4
2
.
3

Jumlah skor maksimum 20


2. Soal nomor 2

Deskripsi Jawaban yang diharapkan Skor

Tidak ada jawaban 0


Diketahui:
3 5
peserta seminar perempuan
25
Ditanya: Nyatakan dalam persen!

Penyelesaian : 20

3
 100%  12%
25
Jadi, peserta seminar perempuan sebanyak 12%.

Jumlah Skor Maksimum 25


3. Soal Nomor 3

Deskripsi Jawaban yang diharapkan Skor


Tidak ada jawaban 0
Diketahui :
1 5
Apoteker membagi 1 gelas cairan menjadi gelas
3

Ditanya : Ada berapa bagian yang didapatkan?

Penyelesaian : 20
1 3
S  1  3
1 1
3
J Jadi, bagian gelas yang didapatkan ada 3.

Jumlah Skor Maksimum 25


4. Soal Nomor 4
Deskripsi Jawaban yang diharapkan Skor
Tidak ada jawaban 0
Diketahui : 5
 Santi mempunyai 2 roti
3
 bagian roti diberikan kepada adik
4
Ditanya : Berapa bagian sisa roti pada Santi?
Penyelesaian : 25
3 1 1 1
 2  1 diberikan kepada Adik, maka sisa rotinya adalah 2  1  .
4 2 2 2
1
Jadi, sisa roti yang dimiliki oleh Santi adalah .
2
Jumlah Skor Maksimum 20

Mengetahui Jakarta, 10 Agustus 2018


Guru Pamong SMP Negeri 71 Jakarta Guru Mata Pelajaran

Mirhamah, S.Pd Media Zahrah


NIP 196903052008012028
Daftar Pustaka

Rahman, Tohir, dkk. 2017. Matematika. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan


Kebudayaan
Adinawan, Cholik. 2016. Matematika Untuk SMP/MTS Kelas VII Semester 1. Jakarta:
Erlangga