Anda di halaman 1dari 10

STRATEGI PEMASARAN KEWIRAUSAHAAN DIBIDANG

KEPERAWATAN

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Kewirausahaan

Disusun Oleh:

ISRA EGA ADELLA


P07220117 1366
3A KEPERAWATAN

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN


POLTEKKES KEMENKES TANJUNGPINANG
KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
TAHUN 2020

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan
Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan
makalah “Strategi Pemasaran Kewirausahaan di bidang keperawatan” ini.
Adapun makalah tentang "Strategi Pemasaran Kewirausahaan di bidang
keperawatan " ini telah saya usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan
bantuan dari banyak pihak, sehingga dapat memperlancar proses pembuatan
makalah ini. Oleh sebab itu, saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam
pembuatan makalah ini.
Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari makalah konsep dasar
keperawatan tentang “Strategi Pemasaran Kewirausahaan di bidang keperawatan”
ini dapat diambil manfaatnya sehingga dapat memberikan inpirasi terhadap
pembaca.

Penulis

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..............................................................................................i
DAFTAR ISI...........................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang..........................................................................................1
1.2 Rumusan masalah......................................................................................1
1.3 Tujuan manfaat..........................................................................................1
BAB II TINJAUAN TEORI
2.1 Definisi......................................................................................................2
2.2 Strategi Pemasaran Kewirausahaan...........................................................2
2.3 Strategi pemasaran dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit yang
Digerakkan oleh Pelanggan atau klien.................................................................3
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan................................................................................................6
3.2 Saran..........................................................................................................6

ii
ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah kemampuan kreatif dan inovatif


yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju
sukses. Sesuatu yang baru dan berbeda adalah nilai tambah barang dan jasa
yang menjadi sumber keuanggulan untuk dijadikan peluang. Jadi,
kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah
di pasar melalui proses pengelolaan sumber daya dengan cara-cara baru dan
berbeda.
Di Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa
sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan
tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik
melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan
masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.
Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan.
Muncul pertanyaan mengapa seorang wirausahawan (entrepreneur)
mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka
mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait
dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul. Pada makalah
ini dijelaskan tentang pengertian, hakekat, ciri-ciri dan karakteristik dan peran
kewirausahaan dalam perekonomian nasional.

1.2 Rumusan masalah


1. apa saja strategi pemasaran di bidang kewirausahaan ?
2. Strategi pemasaran dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit yang
Digerakkan oleh Pelanggan atau klien?
1.3 Tujuan manfaat

Makalah ini bertujuan untuk mengethui apa saja strategi pemasaran


kewirausahaan di bidang keperawatan.

1
BAB II

TINJAUAN TEORI

2.1 Definisi
Strategi adalah rencana yang dibuat untuk meminimalisir suatu
kegiatan, baik itu kegiatan sehari-hari yang berhubungan dengan
kehidupan atau kerja. Dalam strategi juga kita sering menghadapi
kendala/ujian. Walaupun strategi kita sudah sangat baik dan penuh konsep,
tapi kendala itu datang secara tiba-tiba dan kita pun tidak tahu dari mana
asalnya.
Swastha dan Irawan (2008:29) menyatakan, bahwa “pemasaran
sebagai sebuah disiplin ilmu pengetahuan yang berupaya meletakkan
asumsi-asumsi yang dapat digunakan dalam menciptakan nilai optimal
bagi stakeholders dari waktu ke waktu”. Assauri, Sofjan (2007)
menyatakan bahwa “pemasaran akan lebih optimal apabila marketer perlu
memiliki dukungan yang kuat tentang pemahan dari cara yang paling
efektif dan efisien” dalam melaksanakan kegiatan pemasaran berdasarkan
pemikiran strategis yang disusun dalam rencana keseluruhan yang
menggambarkan semua aktivitas pemasaran akan dilakukan, ditentukan
dengan ukuran waktu tertentu meliputi: proyeksi produksi, harga, target
keuntungan, promosi, penjualan, dan anggaran pengeluaran untuk biaya
aktivitas pemasaran untuk mencapai sasaran dan tujuan pemasaran yang
diinginkan.
Pemasaran disini cakupannya luas, bisa pemasaran dalam dan luar
negeri sesuai para konsumen yang membutuhkannya. Dalam pemasarana
seorang manager/pimpinan haruslah turun dan terjun langsung ke
lapangan. Dengan terjun langsung ke lapangan tidak menutup
kemungkinan akan tahu tentang pasaran yang terbaru (up to date). Serta
bisa meninjau produk-produk yang dibuat oleh orang laian.

2.2 Strategi Pemasaran Kewirausahaan


Untuk menjual sebuah produk, sebaiknya memilih lokasi yang
strategis dan banyak calon pembelinya dengan cara menyewa sebuah
tempat. Selain tempatnya yang strategis juga harus sedikit persaingan dan

2
jumlah konsumen harus banyak, bukan hanya daerah itu saja diharuskan
untuk mengembangkan usaha didaerah terdekat.
Produk harus dipastikan berkualitas terbaik dan dalam
mengelolaan keuangan dipastikan dalam pembelian bahan harus yang
terbaik dan dengan modal yang cukup.
Pengelolaan keuangan di daftarkan secara terperinci dengan baik
sesuai dengan perhitungan yang ada. Dan hitung keuntungan dan kerugian
jika ada.Dalam strategi kewirausahaan diharapkan ada item berikut:
1. Karakteristik Produk
Berisi rincian produk akan akan dijual dengan bentuk dan kemasan,
dan dijamin mutu dan kualitasnya.
2. Harga jual
Berisi patokan harga sebuah produk yang akan dijual perbuah atau
perlusinnya.
3. Jalur penjualan
Strategi penjualan yang berdasarkan pengetahuan akan konsumen dan
daerah penjualan, biasanya berisi tentang dimana daerah untuk menjual
produk dan bagaimana perkembangan usaha agar sampai ke konsumen.
4. Promosi
Berisi berbagai kata-kata yang bisa membuat konsumen tertarik dengan
produk kita, dengan adanya promosi sebuah usaha bisa berkembang,
kalau tanpa promosi orang-orang tidak akan tahu apa usaha yang kita
kembangkan.

2.3 Strategi pemasaran dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit yang


Digerakkan oleh Pelanggan atau klien
Menurut Lesser Robert (1978), definisi strategi ialah suatu rencana
yang fundamental untuk mecapai tujuan perusahaan. Strategi pemasaran
menurut Tull dan Kotler, (1990) dalam Tjiptono, (1997) adalah alat
fundamental yang diciptakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan
mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui
pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk

3
melayani pasar sasaran tersebut. Beberapa strategi pemasaran
jasa pelayanan kesehatan yang dapat dilakukan yaitu :

1) Pemasaran intern.
Dalam bisnis jasa pelayanan kesehatan, kualitas jasa tidak dapat
dipisahkan dari mutu yang menyediakan jasa. Dengan demikian kontak
antara si penyedia jasa kesehatan dengan kliennya sangatlah diperlukan.
Pemasaran intern ialah menerapkan teori dan praktek pemasaran
terhadap orang yang melayani klien/langganannya, jadi harus dipekerjakan
dan dipelihara tenaga kerja yang terbaik serta mereka harus bekerja untuk
melayani sebaik mungkin
2) Memikat langganan.
Pada rumah sakit/perusahaan, jasa selera klien secara individual pada
kunjungan yang pertama sangat diperhatikan. Untuk itu, satu kunci strategi
bagi instansi rumah sakit/pengusaha-pengusaha jasa pelayanan adalah
menentukan situasi lingkungan dengan didasari oleh penyesuaian dengan
klien dan standarisasi harus dilakukan.
3) Mengelola bukti berarti mengelola peralatan yang menghasilkan jasa.
Jasa pelayanan biasanya sulit di nilai dibandingkan dengan barang yang
berwujud. Sifat tidak berwujud dari jasa, mendorong klien untuk
memperhatikan benda berwujud yaitu yang memberikan
layanan kesehaan (petugasnya) sebagai patokan terhadap kualitas jasa
tersebut. Untuk itu, perlu diupayakan sedemikian rupa agar
petugas kesehatan dapat memberikan jasa yang memuaskan bagi klien.
4) Membuat jasa berwujud.
Istilah berwujud mempunyai dua arti yaitu tidak dapat diraba dan tidak
dapat diamati.Dengan demikian keuntungan biasanya dapat diperoleh
dengan membuat jasa menjadi lebih berwujud. Misalnya, seorang petugas
rumah sakit membuat klien lebih mudah memahami apa yang diberikan
oleh pihak rumah sakit dengan direlevankan melalui kata-kata berwujud,
misalnya “anda berada dalam tangan yang tepat bersama kami”.
5) Menyeimbangkan permintaan dan penawaran.
Karena jasa adalah performan, maka jasa sifatnya tidak dapat disimpan
(digudangkan). Sehingga, salah satu masalah krusial yang sulit dihadapi
oleh kepala rumah sakit/pengusaha jasa ialah bagaimana menyeimbangkan
antara kebutuhan klien dan pelayanan klien. Untuk itu perlu dirubah pola

4
pikir dan paradigma jasanya dengan cara: memperbanyak jenis penawaran
dan pelathan, serta menjalani seleksi bagi pemberi jasa.

Strategi pemasaran dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit yang


digerakkan pelanggan atau klien, dimulai dengan memilih pelanggan atau
klien mana yang akan dilayani dan memutuskan proposisi nilai yang dapat
melayani pelanggan sasaran dengan sangat baik.

BAB III

PENUTUP

5
3.1 Kesimpulan
Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah kemampuan kreatif dan
inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari
peluang menuju sukses. Sesuatu yang baru dan berbeda adalah nilai
tambah barang dan jasa yang menjadi sumber keuanggulan untuk
dijadikan peluang. Jadi, kewirausahaan merupakan suatu kemampuan
dalam menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengelolaan
sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda.
3.2 Saran
Dengan adanya makalah ini dapat menambah pengetahuan akan
berwirausaha bagi mahasiswa dimasa yang akan datang, dan belajar
berdasarkan pengalaman kewirausahaan.