Anda di halaman 1dari 46

Borang IGD 18 JUNI -17 OKT

TELITI DOSIS OBAT DAN PEMERIKSAAN FISIK

No. Data Dasar Px Dx Tindakan Medis Tx Ringkasan Penyakit


1. Ny. A/ 40th G5P3A1 uk 40-41mg Infus - observasi 2 jam Pasien datang dengan keluhan kenceng-
T/H obs. Inpartu + Kateter - 11.30 ketuban pecah kenceng. Pasien sedang hamil anak ke 5. Riw
primitua sekunder jahit - Partus SptB jam 11.46 abortus 1 kali.
partus - Bayi laki-laki BB 3200gr
PB 49cm AS 7-8 Anak 1 17 th laki-laki lahir aterm BBL 3000
bidan - HC gr 2 perdarahan 300cc Anak 2 14 th laki-laki lahir aterm BBL 3500
- Injeksi oxyla Anak 3 abortus uk 10 minggu dan dikuretase
- Infus RD5 Anak 4 3th perempuan lahir aterm BBL 2900
Anak 5 hamil ini
Advis dr. Santi SpOG
- maintenance MgSO4 skor poeji rohyati 14
40% 17tpm hingga 24 His 4.10.35”
jam post partum dalam DJJ 112-115 x/mnt
RD5 VT pembukaan 8-9cm eff 75%, ketuban -, Hodge
- Nifedipine 3x10mg II
- pasang DC
- Lanjutkan hecting KU: cukup, GCS 456
Tax: 36°C
TD: 120/80mmHg
N: 89x/mnt
RR 20x/mnt

UL protein 3+ leukosit 3+ blood 3+


DL Hb 10.9
Hct 32.9
Eritrosit 3.74
Neutrofil 77.4
Limfosit 15.9
2. Ny. P/34th G3 P1001 A100 dengan Infus Konsul SPOG Pasien datang dengan keluhan merasa janin
blighted ovum Pro MRS tidak berkembang. Nyeri (-)
bidan Cytotec
Infus RL 20tpm Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 36°C
TD: 120/80mmHg
N: 81x/mnt
RR 24x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

Status Obstetrik:
TFU: belum teraba ballottement
HPHT 18/4/2019
HPL 25/1/2020
Menikah sudah 12 tahun
Anak 1: 11 tahun, laki-laki, SptB, KB suntik, 2008
Anak 2: kuret uk 3 bulan
BB 45kg, TB150cm

VT: tidak ada pembukaan


USG: blighted ovum
3. Ny. W/24th G1P0000A000 uk 8-9 Infus Infus cernevit dalam PZ 100cc Pasien datang dengan keluhan mual muntah
minggu dengan Injeksi omeprazole sejak kemarin, badan terasa lemas dan napsu
hyperemesis Injeksi ondansetron makan menurun. Pasien sedang hamil anak
gravidarum bidan pertama. Pasien belum minum obat apapun
Pro MRS karena takut mempengaruhi kehamilannya.
Konsul dr. Mon SpOG
Infus Futrolit:D5 = 2:2 Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 36°C
TD: 120/80mmHg
N: 90x/mnt
RR 21x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

Status Obstetrik:
TFU: belum teraba ballottement
HPHT 15/7/2019
HPL 22/4/2020
Menikah awal tahun 2019

4. Ny. H/34th General weakness+ Infus O2 nasal canul 3lpm Pasien datang rujukan dari bidan dengan
anemia+ susp TB paru+ Infus RL 500cc/jam keluhan lemas dan kedinginan sejak malam ini.
post kuretase bidan Inj lansoprazole Pasien post kuretase. Riw. Batuk lama (+) dan
belum pernah periksa dahak. Batuk lebih 2 bulan
Konsul dr.Santi SpOG: dan batuk darah 2 kali kemarin.
Cek ulang plano Pasien post abortus dan kuretase 2 kali. Yang
Pro transfusi PRC 2 bag pertama sekitar bulan puasa tahun ini, yang
Infus RL guyur 1000cc kedua tanggal 12/6/2019

Pemeriksaan fisik:
KU: lemas, GCS 456
Tax: 37,7°C
TD: 80/50mmHg
N: 63x/mnt
RR 26x/mnt
Kepala Leher: Anemis(+) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler menurun/menurun Rhonki (-)
Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri tekan +
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

VT: tidak ada pembukaan, fluxus (+)


Lab:
Hb: 5
Leukosit 40.74
Hct: 17.2
Trombosit 867
Eritrosit 1.98
Diff: 0.7/0.2/81.7/16.6/0.8
UL:
Blood +3
Protein +1
Lekosit +2
Eritrosit >40/lpb
Lekosit 22-25/lpb
Bakteri positif
5. An. M/ 2th / OF H-2 + ISPA gawat - Propiretik 160mg sup Pasien datang dengan keluhan demam 1 hari 2
15kg - Nebul pz 2cc malam setiap demam 40,1. Batuk tidak disertai
- PO Pimtrakol syr 3x1 ½ muntah. Imunisasi lengkap kurang campak.
cth Napsu makan dan minum baik. BAB dan BAK
normal.

Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 39°C
N: 98x/mnt
RR 22x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (+) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

6. An. B/4th/ 15kg TF gawat Propiretik 160mg supp Pasien datang dengan keluhan demam sejak 4
PO Paracetamol syr 3x1 1/2cth hari lalu. Demam naik turun. Napsu makan anak
PO Thiamphenicol syr 4x1cth menurun. Pasien juga mengatakan nyeri perut.
Mual(-) muntah (-) BAB dan BAK normal batuk
pilek (-)
RPO: puyer
KU: cukup, GCS 456
Tax: 38.7°C
N: 102x/mnt
RR 23x/mnt
PF abnormal:
Nyeri epigastrik (+)
Lab:
Leukosit 15.210
Widal: 1/80, 1/160, 1/160, 1/160
7. An. A/ 10th / OF medik PO paracetamol 3 dd 2 cth Demam sejak tadi malam. Demam tinggi suhu
20kg Elkana syr 1 dd 1 39.5. batuk pilek (-) mual muntah (-) napsu
makan anak menurun akhir-akhir ini. BAB dan
BAK normal
RPO: -
KU: cukup, GCS 456
Tax: 37°C
N: 99x/mnt
RR 24x/mnt

8. By.S/ 2hari/ 3kg OF Medic KIE ASI Bayi demam sejak pagi, batuk pilek, ibu pasien
Perbaikan kondisi ibu dengan batuk pilek juga, susu ibu “kental” sehingga ibu
makan makanan bergizi takut untuk menyusui bayinya.
KU baik
GCS 456
Tax: 36.6°C
N: 121x/mnt
RR 25x/mnt

9. An. P/1th/10kg OFH-3+ Candidiasis oral medik Bioticol syr 3xcth1 Pasien datang dengan keluhan demam sejak 3
Sanmol syr 3xcth1 hari lalu, naik turun, pilek (+) sariawan (+) sejak
Imunos syr 1x1 pagi ini makan dan minum pasien menurun. BAB
Ketricin in ora base 2ddue dan BAK normal
KU: cukup, GCS 456
Tax: 36.6°C
N: 90x/mnt
RR 20x/mnt
PF abnormal:
Candidiasis oral+
10. An.E/5th OFH4 Gawat Proris supp 1 Pasien datang dengan keluhan demam sejak 4
hari lalu. Disertai batuk berdahak dan sariawan.
Paracetamol syr 3x1 1/2cth BAB dan BAK normal. Napsu makan menurun.
Nistatin drop 2ddue KU: cukup, GCS 456
Sanadryl exp syr 3x1cth Tax: 38°C
N: 90x/mnt
RR 20x/mnt
PF abnormal:
Candidiasis oral (+)
11. An. R/10th/ 30kg OF H-3 Medic Infus D5 ½ NS 1000cc/24jam Demam 3 hari ini, nyeri perut, mual muntah.
Inj santagesik 300mg
Inj Faring hiperemi +
T2-T2
Riw. Obat sanmag dan sanmol
12. An. A/4th /15kg Vomiting+ OFH-1 medik PO domperidon syr 3xcth1 Pasien datang dengan keluhan muntah-muntah
PO L-bio 1x1 sejak tadi malam. Demam (+), nyeri perut (+)
PO sanmol syr 3x 1 ¼ cth
13. Nn. C/23th Cephalgia+ tonsillitis Inj. Antrain Pasien datang dengan keluhan nyeri kepala sejak
akut Inj. Ranitidine kemarin.
Drip cernevit+ PZ 100cc
PO sanmol tab 3x1
PO cefadroxil tab 2x1
PO cortidex tab 3x1
14. Tn. A/22th OF H-2 + ISPA medik Injeksi santagesik Pasien datang dengan keluhan demam sejak 5
Injeksi ranitidine hari lalu. Batuk (+) pilek (+) pusing (+) napsu
PO Cefadroxil tab 2x1 makan dan minum normal. BAB dan BAK
PO Tuzalos tab 3x1 normal. Pasien belum berobat sebelumnya
karena demam hilang timbul dan tidak terlalu
tinggi dan sudah meminum obat yang dibeli
sendiri di warung. Mual (-) muntah (-)
RPD:-
RPO: bodrex

Pemeriksaan fisik:
KU: tampak sakit sedang, GCS 456
Tax: 37,8°C
TD: 120/70mmHg
N: 98x/mnt
RR 20x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik
Hasil lab:
Leukosit 15.240
15. GEA Infus Injeksi pantoprazole
Injeksi gitas
Infus RL 500cc fls
PO Diagit 3 dd 2 tab prn diare
Dexanta 3 dd 1
Becom C 1 dd 1
16. GEA Infus Injeksi pumpisel
Injeksi gitas
PO Diagit 3 dd 2 tab prn diare
Lodia 2 dd 1 tab
Lanvell 2 dd 1 ac
Infus RL 500cc fls
17. GEA Inj. Santagesik
Inj. Ranitidine
Inj. Ondansetron
Inj. Gitas
18. Ny. U/57th GEA+ dehidrasi ringan Infus Injeksi santagesik 500mg Pasien datang dengan keluhan pusing cekot-
sedang+ dyspepsia Injeksi ranitidine 50mg cekot dan ngliyeng sejak semalam. Pasien juga
gawat Infus RL loading 500cc merasa lemas. BAB cair >5kali sejak semalam,
Diagit 2 tab PO disertai nyeri ulu hati. Makan dan minum
berkurang. BAK normal
RPD: -

Pemeriksaan fisik:
KU: tampak sakit sedang, GCS 456
Tax: 36,6°C
TD: 120/80mmHg
N: 86x/mnt
RR 18x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) meningkat,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik
19. GEA + dehidrasi ringan
sedang
20. Tn. H/53th Dispepsia+ Obs. Infus Infus cernevit dalam PZ 100cc Pasien datang dengan keluhan demam sejak
Vomiting +OF Injeksi santagesik kemarin, mual muntah 3 kali sejak kemarin
gawat Injeksi pumpisel disertai nyeri ulu hati. Pasien terasa badan
Injeksi invomit meriang dan tidak enak badan.
PO Vometa tab 3x1 RPD: -
PO Sanmol tab 3x1 RPO: -
PO Omeprazole tab 2x1
Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 37°C
TD: 130/80mmHg
N: 81x/mnt
RR 20x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (+)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

21. Ny. M/29th Abdominal pain ec. infus Infus RL drip NSB 1 vial Pasien datang dengan keluhan nyeri ulu hati
Gastritis akut Injeksi santagesik disertai mual muntah sejak kemarin. Hari ini
Injeksi omeprazole muntah 2 kali. Pusing(-), lemas(+), BAB dan BAK
Injeksi ondansetron normal. Napsu makan dan minum menurun.
RPD: -

Pemeriksaan fisik:
KU: tampak sakit sedang, GCS 456
Tax: 36,8°C
TD: 110/70mmHg
N: 88x/mnt
RR 19x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (+)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

22. Tn. M/40th Colic abdomen infus Infus RL 14tpm Nyeri perut sejak malam ini, mendadak, mual (+)
Inj ranitidine 50mg muntah (-) terakhir buang angina jam 21.00 dan
medik Inj. Santagesik 1 amp terakhir BAB pukul 23.00, nyeri ulu hati (+)
Inj gitas 1 amp demam (-) BAK dbn

Konsul dr. SpPD:


Inj. Pantoprazole 1x1 Bising usus meningkat NT+
23. Asma Bronkiale Gawat Nebul ventolin
24. Asma attack Gawat Nebul ventolin Batuk pilek 2 hari ini
PO GG tab 3 dd 1
Tremenza tab 3 dd 1
25. An. B/ 13th / Asma gawat Nebul ventolin Sesak sejak 3 hari, batuk pilek, bersin di pagi hari
48kg PO tremenza
Ambroxol
salbutamol
26. Vertigo Injeksi diphenhydramine
Injeksi ondansetron
Injeksi ranitidine
PO betahistin mesilat 3 dd 1
Domperidone 3 dd 1
27. Vertigo Infus Inj. Diphenhydramine
gawat Inj. Ranitidine
Inj. Ondansetron 4mg
Infus RL 500cc fls
Pro MRS
28. Ny. E/ 55th Obs. Cephalgia+ infus Infus RL drip cernefit 1 vial Pasien datang dengan keluhan lemas sejak pagi
Gastritis erosiva inj pantoprazole 40mg tadi. Pusing (+) seperti mau jatuh, mual(+)
inj diphenhidramin 1 g muntah (-) perut terasa nyeri dan sebah (+)
BAB dan BAK normal
RPD: Gastritis (+)

Pemeriksaan fisik:
KU: tampak sakit sedang, GCS 456
Tax: 36,6°C
TD: 150/90mmHg
N: 98x/mnt
RR 20x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

29. Ny. S/57th HT urgency+ Cephalgia+ gawat Inj. Santagesik 220/100  160/90
vomiting Inj. Ranitidine
Inj. Ondansetron 4mg
Captopril 25mg sublingual
Observasi TD
30. Ny. S/44th Epistaksis+ HT gawat Tampon hidung Pasien datang dengan keluhan mimisan dari
urgency/emergency? Captopril 25mg sublingual hidung kanan dan kiri sejak hari ini. Mual (-)
Inj. Asam traneksamant muntah (-) nyeri kepala (-) demam (-)
500mg pandangan kabur (-)
Inj. Vit K RPD HT

212/125
31. Odinofagia PO metilprednisolone 4 mg 2
dd 1 tab
Tuzalos 3 dd 1
Cetirizine 1 dd 1
32. TTH Inj. Santagesik
Inj. Acran
PO Analsik 3 dd 1
33. Tn. M/20th Stomatitis Aptausa PO neurosanbe tab 1x1 Pasien datang dengan keluhan bibir sariawan
Ketricin salep 3xue sejak 2 hari lalu, napsu makan menurun karena
Dexametason 0,5mg tab 3x1 sakit saat makan. Terkadang badan terasa
Sanmol tab 3x1 meriang saat malam. Mual (-) muntah (-) BAB
dan BAK normal.
RPD:-
RPO:-

Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 36°C
TD: 120/80mmHg
N: 90x/mnt
RR 19x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

34. Ny. N/25th Hordeolum KIE kompres hangat Pasien datang dengan keluhan benjolan di mata
Gentamisin EO 3xue kiri sejak 5 hari lalu, terasa panas dan gatal
Lyters ED 4xgtt 2 OS sehingga kadang pasien mengucek matanya.
Demam (-) batuk pilek (-) mual muntah (-) BAB
dan BAK normal.

Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 36°C
TD: 120/80mmHg
N: 78x/mnt
RR 20x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

35. Tn. M/25th Trauma oculi dextra ec gawat Ekstraksi gram Pasien datang dengan keluhan mata kanan
gram Drainase dengan PZ 500cc terkena gram saat bekerja, terasa mengganjal
Cendo xytrol 3ddgtt2 OD dan sedikit perih/gatal.

Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 37°C
TD: 120/80mmHg
N: 88x/mnt
RR 18x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

36. Tn. M/35th Corpal orbita S gawat Ekstraksi corpal gram Mata kiri terasa mengganjal sejak pukul 01.00 di
Tarivid 4dd gtt II OS tempat kerja. Nyeri (-)
37. OMA Otopain eardrop 3 dd gtt 1 AD Nyeri telinga kanan sejak 3 hari ini, pendengaran
Codikaf 10mg 2 dd 1 menurun, setelah sebelumnya naik pesawat.
Forumen eardrop 4 dd gtt 1 AS Batuk pilek 6 hari ini, nyeri setiap habis batuk
menjalar ke kepala
Riw. Obat cataflam dan obat flu
38. Cephalgia+ vomiting Inj. Santagesik Nyeri sejak tadi siang, cekot-cekot, minum obaat
Inj. Diphenhydramine yang dibeli di warung malah mual muntah
Inj. Ranitidine
Inj. Ondansetron
39. BB 46kg CF 1/3 distal OS radius Bedah Pasang armsling
sinistra PO Paracetamol tab 3 dd 1
40. Ny.E/53th CF clavicula D bedah Actimove clavicula Pasien datang dengan keluhan nyeri bahu kanan
Inj remopain setelah terjatuh di rumah.
Inj acran Pemeriksaan fisik:
PO Celebrex 3x1 pc KU: cukup, GCS 456
Tax: 37°C
TD: 130/80mmHg
N: 98x/mnt
RR 20x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik
L: hematom (+), edema (+)
F: hangat
M:ROM terbatas 3-5-5-5
41. Vulnus abratio bedah Rawat luka Jatuh saat naik sepeda motor karena
Elastic bandage menghindari jalan yang berlubang
Injeksi remopain Nyeri di lutut kiri (+)
Injeksi ranitidine Pemeriksaan fisik:
PO Celebrex 3x1 KU: tampak sakit sedang, GCS 456
Voltaren 3 dd ue prn nyeri Tax: 36,6°C
N: 102x/mnt
RR 20x/mnt
Status lokalis kaki:
Vulnus (+), nyeri (+), ROM normal
42. Vulnus laceratum bedah jahit luka Pasien post trauma menabrak truk sekitar 30
-suntik ATS 1500 iu im menit yang lalu. Pusing (-) mual muntah (-)
-amoxicilin 3x500mg Pemeriksaan fisik:
-paracetamol 3x500mg KU: tampak sakit sedang, GCS 456
Tax: 36°C
N: 89x/mnt
RR 20x/mnt
Status lokalis tangan dan kaki:
Vulnus (+) nyeri (+) NVD normal, ROM normal
43. An. A/5th BB Vulnus appertum region Jahit jahit luka Kaki kanan terjepit gear sepeda maghrib tadi
dorsal pedis dekstra Bedah -suntik ATS 1500 iu im sekitar pukul 18.00hingga robek. Nyeri (+)
-amoxicilin 3x500mg
-paracetamol 3x500mg Pemeriksaan fisik:
KU: tampak sakit sedang, GCS 456
Tax: 36,6°C
N: 112x/mnt
RR 23x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

Status lokalis:
L: vulnus appertum (+)
F: NVD (+)
M: ROM normal
44. An.M/2th/11kg Vulnus appertum Jahit Hecting+rawat luka
Buffet syr 3xcth1
bedah Cefadroxil 2xcth1
45. M/ 16th Apendisitis Akut dd ISK Infus Injeksi pumpicel 40mg Pasien datang dengan keluhan nyeri perut
Injeksi diphenhidramin 10 mg sebelah kanan bawah sejak 1 hari yang lalu,
gawat Infus sanmol 1 gram  RL drip awalnya nyeri di ulu hati lalu pindah ke kanan.
cernevit 18 tpm demam(+) mual (+) muntah(+) pusing(+) batuk (-
) pilek(-) perut terasa kram (+) makan minum
berkurang sejak kemarin.
RPD: Gastritis

Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 38,8°C
TD: 100/70mmHg
N: 106x/mnt
RR 20x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: defans(+) nyeri tekan mc burney (+)
rovsing sign (+) psoas sign (-) obturator sign (-)
nyeri tekan abdomen - + -
---
+--
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

Alvorado score: (10)


Migration pain (+)
Anorexia (+)
Nausea Vomiting (+)
Tenderness in right iliac region (+)
Rebound tenderness (+)
Elevated temperature (+)
Leukocytosis (+)
Shift to the left (+)
46. Tn. F/73th Total AV blok+ PJK Infus Infus PZ Pasien datang dengan keluhan nyeri dada sejak
O2 nasal 4lpm jam 01.00 pagi tadi (3 jam SMRS) terasa berat
Drip cedocard 2mg/jam dan sesak hingga timbul keringat dingin. Pasien
gawat PO aspilet 300mg lalu berobat ke klinik satelit dan kemudian
PO CPG 300mg dirujuk ke RSPG
PO cardioaspirin 1x1 RPD: DM, Jantung
Inj. Antrain 1 amp RPO: ISDN, Bisoprolol, furosemide, galvus met,
Konsul SpJP (+) metformin

KU: tampak sakit sedang, GCS 456


Tax: 36°C
TD: 90/60mmHg
N: 43x/mnt
RR 20x/mnt
SpO2 95%
EKG: Total AV blok
PF lain dbn
EKG: Total AV blok
47. Ny. I/33th Abses perianal + Infus Injeksi santagesik 500mg Pasien datang dengan keluhan nyeri pada
skizophrenia Injeksi ranitidine 50mg bokong sejak sekitar 4 hari lalu hingga sulit
bedah Infus RL 20tpm untuk duduk. Terdapat benjolan di dekat anus
Konsul bedah dan mengeluarkan cairan berwarna kekuningan
cukup banyak. Menurut keluarga pasien yang
mendampingi, pasien memang kurang menjaga
kebersihannya dan rutin control ke poli jiwa
sejak sekitar 10 tahun lalu
RPD: skizophrenia

Pemeriksaan fisik:
KU: tampak sakit sedang, GCS 456
Tax: 37,8°C
TD: 120/80mmHg
N: 89x/mnt
RR 19x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

Status Lokalis:
nodul hiperemi ukuran sekitar 3cmx3cm
berjumlah 1 buah, konsistensi padat kenyal
dengan pus (+) lokasi di perianal, mobile (-),
nyeri (+)
48. Nn.Y/22th Psikosomatis jiwa O2 nasal canule 4lpm Pasien datang dengan keluhan sesak dan nyeri
PO Magalat syr 3xC1 ulu hati mendadak malam ini. Pasien sedang ada
masalah dengan pacarnya.
49. Tn.N/45th Spondilosis lumbalis Injeksi ketorolac Pasien datang dengan keluhan nyeri di
punggung belakang hiding timbul sejak sekitar
PO Analsik tab 3x1 lebih dari 1 bulan yang lalu. Nyeri dirasakan
Pro kontrol poli spesialis membaik saat pasien minum obat anti nyeri.
Demam (-) BAK normal

Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 36°C
TD: 120/80mmHg
N: 81x/mnt
RR 24x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-) Wheezing (-)
Abdomen: Flat, soefl, bising usus (+) normal,
nyeri epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

Ro Lumbosacral: spondilosis dengan skoliosis


50. Tn. D/25th Urtikaria akut (allergic gawat Injeksi cortidex 5mg Pasien datang dengan keluhan bentol-bentol
reaction) Injeksi diphenhidramin 10mg dan gatal di seluruh badan setelah makan
seafood bersama teman-temannya. Sesak (-)
PO: demam (-) mual muntah (-)
Cerini 2x1 tab
Lameson 3x4mg
Formuno 1x1
51. Ny.W/67th Obs. Dyspnea+ efusi Infus O2 NRBM 10lpm Pasien datang dengan keluhan napas sesak sejak
pleura dextra+ susp. Injeksi pantoprazole 40mg 15 hari lalu, badan terasa lemas. Tidak
Pneumonia+ DM gawat Infus PZ 7tpm didapatkan nyeri dada. Pasien post MRS di RS
Fatma Medika dengan DM. saat ini pasien
Pro MRS merasa lebih nyaman saat tidur/berbaring
miring ke kanan.

RPD: DM
RPO: pasien tidak membawa obat dan lupa
nama obat

Pemeriksaan fisik:
KU: cukup, GCS 456
Tax: 36°C
TD: 100/70mmHg
N: 105x/mnt
RR 24x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(+) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler menurun/+ Rhonki (+/-)
Wheezing (-)
Abdomen: soefl, bising usus (+) normal, nyeri
epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

Lab:
Hb 12
Leu 18.000
Trom 622.000
Na 129
K 3.1
Cl 82
Ur/Cr 18/0.48
GDA 266
52. Tn. M/76th Hipoglikemia+ DM Infus Inj. D40% 2 fls Pasien datang dengan keluhan lemas sejak
Infus D10% kemarin. Makan dan minum normal kata
gawat keluarga pasien. BAB cair kemarin >5x, BAK dbn,
mual (-) muntah (-)

RPD DM
RPO obat DM

Pemeriksaan fisik:
KU: tampak lemas, GCS 426
Tax: 36°C
TD: 160/90mmHg
N: 71x/mnt
RR 20x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-/-) Wheezing (-)
Abdomen: soefl, bising usus (+) normal, nyeri
epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

GDA: 38
53. Tn. M/35th Penurunan kesadaran+ Infus O2 nasal canule 4lpm Pasien datang dengan keluhan kelemahan
hemiparese D susp CVA NGT Infus NS 14 tpm anggota badan sebelah kanan mendadak sejak
ICH Kateter Inj. Piracetam 3g tadi sehabis maghrib (sekitar 5 jam lalu) disertai
Inj. Citicholin 500mg bicara yang tidak jelas, susah diajak mengobrol,
gawat Inj. Pantoprazole 40mg muntah (+) tersedak (-) sebelumnya 1 hari yang
lalu pasien mengeluh sakit kepala
Konsul dr. Olivia SpS via telp:
MRS ICU RPD: -
Loading manitol 200mg, RPO: -
maintenance 6x100mg
IV Citicholin 2x500mg Pemeriksaan fisik:
IV Pantoprazole 1x40mg KU: tampak sakit sedang, GCS 3X6
IV Santagesik 3x1 Tax: 36°C
IV Kalnex 3x1 TD: 158/60mmHg
PO tensivask 10mg 0-0-1 N: 71x/mnt
Pasang NGT, kateter RR 20x/mnt
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-/-) Wheezing (-)
Abdomen: soefl, bising usus (+) normal, nyeri
epigastrium (-)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

GCS 3X6 (afasia motorik)


Meningeal sign (-)
Parese nervus IX (+)
R. fisiologis dbn
R. patologis: Babinski (+)
Motoric : sde
54. Ny. S/64th Obs. Dyspnea + AF Infus O2 nasal 3lpm Pasien datang dari poli jantung dengan keluhan
Rapid+ CHF Kateter sesak napas sejak beberapahari ini, nyeri dada
Konsul dr. Nia SpJP (+), badan terasa sakit semua, mual muntah (+)
gawat MRS ICU pasien 2 minggu lalu post KRS dari RS
IV Lasix 1-0-0 Muhammadiyah dengan keluhan lambung
PO spironolactone 25mg 1-0-0
PO Digoxin 3x1 RPD Ginjal dan jantung
PO lansoprazole 0-0-1
Pemeriksaan fisik:
KU: tampak sakit sedang, GCS 456
Tax: 36°C
TD: 120/86mmHg
N: 127x/mnt
RR 20x/mnt
SpO2 99% dengan NC 4lpm
Gizi: kesan baik
Kepala Leher: Anemis(-) Ikterik (-) pembesaran
KGB (-)
Thorax: Jantung S1,S2 tunggal, bising (-)
Paru: vesikuler +/+ Rhonki (-/-) Wheezing (-)
Abdomen: soefl, bising usus (+) normal, nyeri
epigastrium (+)
Ekstremitas: Akral hangat, edema tungkai -/-,
CRT <2detik

55. Nn. M/25th Varicella medik Inj. Santagesik Pasien datang dengan keluhan demam sejak 4
In. ranitidine hari lalu. Muncul ruam kulit sejak 2 hari lalu di
Inj. Ondansetron 4mg seluruh tubuh. Mual muntah 4 kali hari ini.
Badan terasa lemas
PO Acyclovir 5x800mg
PO Cerini 1x1
PO sanmol tab 3x1
PO imunos tab 1x1
Salep acyclovir 3ddue
Ny. M; 23 th; G2P1A0 H-41 mg, Kala Infus Konsul SpOG Pasien rujukan dari Puskesmas dengan kala II
56. 55 kg; 146 cm II Lama - Inf D5% 500 cc lanjut Inf RL lama, sudah 1 jam dipimpin persalinan tapi
bidan 20 tpm bayi belum keluar. Saat ini ibu lemas (+).
- Inj. Dexamethasome 1 amp Keneng-kenceng (+)
- Induksi oksitosin dalam RL
20 tpm, evaluasi KU lemah, CM
TD: 130/80
RR: 25x/m
HR: 80x/m
T: 36.5

Mata: CA (-/-); SI (-/-)


Thorax: SDV (+/+); Rh (-/-); Wh (-/-); S1-S2
reg
Abd: TFU 31 cm; preskep; puki
DJJ 119x/m
His 2x; 20-25"
GDS:168 g/dl

VT: dinding vagin licin, pembukaan 10 cm; KK


(-), kepala hodge-1

57. Ny. F, 31 tahun G2P1001 UK 37-38 Infus Konsul Sp.OG Pasien hamil anak kedua, kenceng- kenceng
minggu/T/H/ KPP - Pro SC sejak tadi malam namun masih jarang- jarang.
bidan Pukul 24.00 ketuban pecah, kemudian dibawa
ke PKM  rujuk
Riwayat Obstetri:
I: 2012/ spontan/ 2600 gr/ aterm
II: hamil ini

Pemeriksaan Fisik:
KU: baik
TD: 100/70, N: 90x/menit, RR: 24x/menit,
Suhu: 36.6 derajat celcius
TFU: 32 cm, Preskep, Puki
DJJ: 149x/menit
His Jarang
VT (1 cm), selket (-), lakmus (+), oue tampak
cairan ketuban

58. Ny. S/ 42 thn G4P3A0, UK 38-39 Infus Konsul Sp. OG: Pasien mulai kenceng-kenceng sejak kemaren
minggu/ T/H/ inpartu -MRS sore dan keluar lendir dari jalan lahir. 8 jam
kala I fase aktif + Ht bidan -Nifedipin 2x10 mg SMRS, perut terasa makin kenceng- kenceng,
Kronis -Obs his, jika tidak adekuat keluar lendir darah dari jalan lahir. Kemudian
 induksi persalinan (drip pasien dibawa ke PKM, TD: 170/100. Karena
oksitosin 5 unit) TD yang meningkat, pasien di rujuk ke RS.
Sebelum di rujuk, pasien sudah dapat MgSO4
dan obat anti HT untuk menurunkan TD
Riw Obstetri:
I: 19 thn/ Spontan/ Laki- laki/ 2900 gr
II: 13 thn/ Spontan/ Laki- laki/ 3100 gr
III: 6.5 thn/ Spontan/ Perempuan/ 3100 gr
IV: Hamil ini
RPD: riw HT (+)

Pemeriksaan Fisik
KU: CM, GCS: 4-5-6
TFU: 33 cm, preskep, Puki
DJJ: 148x/menit regular
HIS 1x10’ (20”)
VT: 8 cm, ket (+(, kepala di hodge 1, STLD (+)

Pemeriksaan Penunjang:
Protein urin (-)

59. Ny. I, 34 thn G4P2A1 UK 38-39 Infus Konsul Sp. OG: Hamil anak ke-4, ketuban pecah pukul 12.15,
minggu/ T/ H dengan -MRS kenceng- kenceng. Riw Obstetri:
KPP bidan -Infus RL 14 tpm I: 2008/ 11 thn/ aterm/ SC/ laki- laki/ 2.400
-Observasi persalinan gr
II: abortus/ 2 bln/ tidak di curratage
III: 2013/ 5 thn/ aterm/ spontan/ 2.500 gr/
Laki-laki
IV: Hamil ini
Pemeriksaan Fisik:
Ku: baik
TD: 110/80, Nadi: 90x/menit, Suhu: 37,1
derajat celcius, RR: 23x/menit
DJJ: 139x/menit
His: -
VT (1 cm), selket (-), kepala di hodge I
Lakmus (+)

60. Ny. TP, Usia 35 G5P4A0 UK 35-36 Infus -Konsul Sp. OG Pasien mengatakan kenceng- kenceng sejak
tahun minggu, T/H/ PPI -Inf RL tadi malam. Pada pagi harinya baru periksa ke
bidan -Drip bricasma 2 amp Bidan dan akhirnya dirujuk ke RS karena UK
-Inj dexa 2x16 mg/24 jam masih kategori premature
Riw Obsteri:
I: 11 thn/ aterm/ spontan/ bidan/ Laki- laki/
3000 gr/ Hidup/ ASI
II: 8 thn/ aterm/ spontan/ bidan/
perempuan/ 3000 gr/ Hidup/ ASI
III: 6 thn/ aterm/ spontan/ bidan/
perempuan/ 3500 gr/ Hidup/ ASI
IV: 3 thn/ aterm/ spontan/ bidan/ Laki- laki/
2580 gr/ Hidup/ ASI
V: hamil ini

Pemeriksaan Fisik:
KU: CM, TD: 90/60, N: 96x/menit, suhu: 36.8 ,
RR: 21x/menit
TFU: 28 cm, preskep, puki
VT (1 cm), selket (+), Kepala di H-1, His:
1x10’(15-20”

61. Tn. M/21th OF H-3+ abdominal Infus Inf asering 20tpm Pasien datang dengan keluhan nyeri perut
pain dd Dengue Fever Inj santagesik 1g sejak 3 hari ini disertai demam dan lemas.
medik Inj ranitidine 50mg Mual (-) muntah (-) pusing (-)
O2 nasal 3lpm
TD: 120/80mmHg
PO sanmol 500mg HR: 80x/menit
PO biotichol 4x1 RR: 18x/menit
PO elkana 1x1 S: 37.7C
PF Abnormal:
Nyeri tekan abdomen (+)
62 An. OFH4+ GEA+ low Infus Prosis sup I Pasien datang dengan keluhan demam sejak 4
B/2th/11kg intake Inf kAEn 3B 700cc/jam hari lalu disertai diare sehari BAB cair >5kali
Inj santagesik 100mg tidak disertai lendir dan darah. Napsu makan
gawat Inj ranitidine 10mg anak menurun.

HR: 102x/menit
RR: 24x/menit
S: 39C
PF Abnormal
KU lemas (+) mata cekung (+)
63 Tn. F/ 62th Unspecified pain regio Infus Inf NSB dalam RL 500cc Pasien mengeluh nyeri di bahu kanan setelah
clavicula D susp CRS Inj pantoprazole 1 vial tidur dengan bantal tinggi sekitar 3 hari lalu.
Inj remopain 1 amp Nyeri menjalar hingga ke kepala dan
medik terasanyeri kepala (+)mual muntah (-)
TD: 138/87mmHg
HR: 87x/menit
RR: 20x/menit
S: 36C
PF Abnormal
Nyeri tekan bahu kanan (+) oedema (-)
64 Ny. S/70th Vulnus punctum digiti bedah Cross insisi + rawat luka Pasien datang dengan keluhan jari jempol
1 phalange sinistra Inj santagesik 1g tangan kirinya terkena kayu beberapa saat
PO amoxicillin 3x1 lalu hingga terasa nyeri saat dipegang. Demam
PO asam mefenamat 3x1 (-)

TD: 130/80mmHg
HR: 88x/menit
RR: 20x/menit
S: 36.6C
PF Abnormal
Vulnus (+)
65 Tn.S/ 45th Open fraktur digiti 3 Infus Pro operasi cito Pasien datang dengan luka terbuka di jari
phalange distal manus Inj remopain 3x1 tangan ke3 nyeri setelah terjepit mesin saat di
D gawat Inj terfacef 1g tempat kerja
Inj tetagam
Inf. RL 80cc/jam TD: 110/80mmHg
Inj. Pumpicell 40mg HR: 80x/menit
Inj granon 1 amp RR: 20x/menit
Puasakan sekarang S: 36.6C
Status lokalis:
L: vulnus app (+)
F: nyeri (+)
M: ROM terbatas

66 Tn. R/ 43th Open fraktur digiti 1 Infus Pro operasi cito Pasien datang dengan luka terbuka di jari 1
phalange distal manus Inj remopain 3x1 tangan kanan setelah terkena gerinda saat di
D gawat Inj terfacef 1g tempat kerja
Inj tetagam
Inf. RL 80cc/jam TD: 110/80mmHg
Inj. Pumpicell 40mg HR: 80x/menit
Inj granon 1 amp RR: 20x/menit
Puasakan sekarang S: 36.6C
Status lokalis:
L: vulnus app (+)
F: nyeri (+)
M: ROM terbatas

67 Ny. N/21th Reaksi alergi Infus Inj. Diphenhydramine Pasien datang dengan keluhan sesak dan
urtika Inj cortidex muncul bentol-bentol di tubuh setelah makan
Infus RL 20tpm seafood siang tadi.
gawat O2 nasal 3lpm RPD Asma

PO TD: 130/80mmHg
Histin 10mg 1x1 HR: 110x/menit
Salbuven4mg 2x1 prn RR: 25x/menit
Degrium 10mg 3x1 S: 36.6C
PF Abnormal
Nodul eritema tersebar di seluruh tubuh
Wh +/+
68 Tn. S/ 60th Corpus alienum OD ec gawat Ekstraksi gram Pasien datang dengan keluhan mata kanan
gram Irigasi Nacl 0.9% 500cc OD terkena gram saat di tempat kerja. Terasa
Tobroson ed 4ddgtt 2 mengganjal. Nyeri (-)
TD: 120/80mmHg
HR: 82x/menit
RR: 20x/menit
S: 36C
PF Abnormal
Corpal (+)
69 Tn. F/64th Reaksi alergi gawat Inj diphenhydramine Pasien datang dengan keluhan muncul bentol-
Inj cortidex bentol di tubuh setelah makan makanan yang
didapatkan saat makan siang
PO
Cetirizine 2x1 TD: 130/80mmHg
Colergis 3x1 HR: 101x/menit
RR: 22x/menit
S: 36.6C
PF Abnormal
Nodul eritema tersebar di seluruh tubuh
70 Tn. A/27th Finger tip injury digiti Infus Operasi pagi ini Tangan pasien terkena mesin pemotong kayu
2 dan 3 manus sinistra Inf RL 14tpm saat bekerja. Keluhan sekarang didapatkan
gawat Inj. Terfacef 1 g nyeri di jari (+)
Inj tetagam IM TD: 110/80mmHg
puasakan HR: 84x/menit
RR: 18x/menit
S: 36.7C
Status lokalis:
L: vulnus app (+)
F: nyeri (+)
M: ROM terbatas

71 Ny. R/58th CHF/ CLBBB Infus Pro MRS icu Pasien datang dengan keluhan nyeri ulu hati
kateter O2 nasal 4lpm sejak 2 hari ini disertai mual dan dada
Inj gitas 1 amp berdebar hilang timbul sejak semalam dan
gawat Inj ranitidine 1 amp sesak napas. Riwayat sakit jantung disangkal
CPG 75mg
Cardioaspirin 100mg TD: 130/80mmHg
Drip ISDN 2mg/jam HR: 101x/menit
Inj. Lasix 3x1 RR: 20x/menit
Cek CKMB-LDH S: 37C
PF Abnormal
Nyeri ulu hati (+)
EKG: CLBBB
72 Ny. S/36th G4 P20002 A100 uk Bidan Pro rujuk Pasien datang hamil anak ke-4 dengan
32-33 minggu dengan Inj MgSO4 20% 20cc IV pelan keluhan pusing (+) nyeri perut tembus ke
PEB + susp HELLP infus Inf RD5 punggung, kaki bengkak (+)kulit lebam dan
syndrome Inj Dexa 6mg IM dirasa gerakan janin menurun sejak tadi
PO Nifedipine 10mg malam.
O2 nasal 4lpm RPD: pre eklamsia saat kehamilan pertama
KU cukup GCS 456
TD: 200/100mmHg
HR: 98x/menit
RR: 20x/menit
S: 37C

Pemeriksaan fisik
TFU 26cm
TBJ 1661 gram
DJJ (+) 13.14.14 his (-)
VT tidak ada pembukaan, keputihan (+)
Lab:
HB 11.3
Leukosit 10.42
Hct 33.8
Trombosit 93
GDA 96
OT/PT 63/40
UR/Cr 24/0.92
Kalium 2.4
UL:
Blood +2
Protein +3
Eritrosit 18-20/lpb
Leukosit 4-6/lpb
Eritrosit 8-10/lpb
73 Tn. A/29th intoksikasi alkohol Gawat Inj. Furosemide 1 amp Menurut keluarga pasien sempat minum
Masker NRM 10lpm alcohol berlebihan pada hari jumat malam,
Infus Konsul dr. Eka SpPD: hari sabtu pasien tidak minum namun terasa
kateter CITO HD sesak saat bernapas dan memberat sore ini
Drip Na bicarbonate 100
meq/24jam TD: 170/107mmHg
Bolus Na bicarbonate 25 meq HR: 142x/menit
IV pelan diencerkan RR: 32x/menit tidak teratur
IV ceftriaxone 2x1g S: 37C
IV Ca glukonas 3x1 PF Abnormal
Drip Neurobion 5000 1x1 Ku lemah GCS 323
Post HD evaluasi kondisi K/L: anemis (+) napas cuping hidung (+)
jika baik masuk ruangan mulut sianosis
biasa, jika masih sesak Tho: vesikuler menurun
masuk ICU Abd: distensi
KIE prognosa buruk
Lab:
Hb 19.7
Leukosit 20.21
Hct 60.4
Trombosit 331
GDA 178
OT/PT 38/30
Ur/Cr 13/0.74
Na 137
K5
Cl 98

Kondisi post HD
S: penglihatan membaik, sesak berkurang
O: tampak sakit sedang
TD: 140/80mmHg
HR: 90x/menit
RR: 20x/menit
S: 37C
SpO2 99% dengan nc 4lpm
Pro MRS ruangan biasa

74 Ny. A/ 36th G5 P3003 A100 uk 39- Infus Konsul dr. Edika SpOG Pasien datang dengan keluhan pusing dan
40 minggu dengan Pro SC mulai kenceng-kenceng. Riwayat abortus (+)
oligohidramnion pro bidan Infus RL 20tpm pasien rujukan dari RSIA Pinatih.
sc
Anak 1 12 th laki-laki lahir aterm BBL 2700
Anak 2 10 th perempuan lahir aterm BBL 2700
Anak 3 abortus tahun 2013 dan tidak dikuretase
Anak 4 4th perempuan lahir aterm BBL 3000
Anak 5 hamil ini
skor poeji rohyati 26
TFU 34cm
TBJ 3400g
His 2.10.10
DJJ 140x/mnt
VT pembukaan 1cm eff 10%, ketuban +, Hodge I,
blood -, lakmus -

KU: cukup, GCS 456


Tax: 36°C
TD: 120/80mmHg
N: 76x/mnt
RR 20x/mnt

Lab:
Hb 9.8
HbsAg –
HIV -
75 Ny. S/ 41th G5 P4004 A0 uk 35-36 Infus Konsul dr.Santi SpOG Pasien datang dengan keluhan keluar flek
minggu dengan PPI Drip D5 + bricasma 1 amp darah segar sejak tadi sore. Pasien sedang
bidan 12tpm hamil anak ke 5

Anak 1 22 th perempuan lahir aterm BBL 3100


Anak 2 21 th perempuan lahir aterm BBL 2900
Anak 3 14 th perempuan lahir aterm BBL 3000
Anak 4 2th perempuan lahir aterm BBL 3100
Anak 5 hamil ini

skor poeji rohyati 26


TFU 26cm
TBJ 2400g
His +
DJJ 140x/mnt
VT pembukaan 1cm eff 10%, ketuban +, Hodge I,
blood -, lakmus -

KU: cukup, GCS 456


Tax: 36°C
TD: 100/70mmHg
N: 76x/mnt
RR 20x/mnt

Lab:
Hb 10
HbsAg –
HIV -
76 Tn. S/57th Syok hipovolemi dd Infus Inf RL loading 500cc Pasien datang dengan keluhan nyeri ulu hati
kardiogenik+ kateter Inj santagesik ig disertai mual sejak makan yogurt, pasien rutin
anemia+transaminitis+ Inj ranitidine 50mg kemoterapi setiap 3 bulan selama 3 tahun ini
multiple myeloma gawat Inj ondansetron 4mg
Konsul SpPD tidak KU: cukup, GCS 456
menyambung Tax: 36°C
Konsul anestesi: TD: 80/50mmHg
Pro transfuse PRC 1 bag N: 80x/mnt
Loading HES 250cc/30 RR 20x/mnt
menitlanjut 250cc/30 menit RPD multiple myeloma
jika TD tetap tidak naik,
tambahkan drip dopamine 3 Lab:
meq/kgbb/mnt Hb 7.5
Drip vascon Leukosit 1.55
50nano/kgbb/mnt Hct 22
PRO ICU Trombosit 15
Eri 2.42
GDA 122
OT/PT 128/207
Ur/Cr 62/1.23
77 Ny. H/36th Obs penurunan Infus Inf RL loading 500cc Pasien datang dengan penurunan kesadaran
kesadaran susp Inf sanmol 1 fls disertai demam menggigil sejak semalam,
meningoencephalitis + Gawat O2 masker 6lpm riwayat sebelumnya mengeluh pusing dan
G2P1001A000 uk 34- penurunan berat badan. Pasien saat ini sedang
35 minggu hamil 8 bulan

KU: lemah, GCS 225


Tax: 38,5°C
TD: 120/80mmHg
N: 120x/mnt
RR 30x/mnt
PF abnormal:
Pupil miosis (+) RC menurun
Lateralisasi sinistra(+)
Kaku kuduk (+)
Reflek patologis Babinski -/+

Lab:
Hb 8.5
UL:
Urobilinogen +1
Bilirubin +1
Keton +3
Protein +3
Bakteri +
78 An. N/ 7bulan Obs seizure susp Infus Konsul dr. Erica SpA Pasien datang dengan keluhan kejang (kaku
epilepsi Pro MRS ruangan seluruh tubuh) saat di rumah <10 menit,
gawat Inf D5 ¼ NS 500cc/24 jam berbusa (+) demam (-) tampak biru (+)
Inj metilprednisolon 2x8mg setelah kejang pasien menangis. 2 hari lalu
Inj ranitidine 2x8mg pasien ke IGD karena tampak biru, bapil (-)
PO lacto B 1x1 RPD kejang disangkal
Minum ASi ad lib
KU cukup GCS 456
N 154x/mnt
RR 24x/mnt
Tax 33.9C
79 Tn W/60th IMA high lateral Infus O2 nasal 4lpm Pasien mengeluh sesak sejak 2 hari lalu,
Inj santagesik 1g disertai nyeri dada dan pusing 1 minggu ini
gawat Inj pantoprazole 40mg terutama bagian tengkuk terasa kaku dan
Inf Nacl 0.9% 500cc 20tpm nyeri. Terakhir control dengan dr. Amin SpJP
PO sekitar 2 tahun lalu kemudian pasien berhenti
Aspilet 300mg minum obat HT dan jantung. pasien baru
CGP 300mg control lagi ke klinik satelit sekitar 2 minggu
ISDN 5mg lalu dan diberi tensivast

Konsul dr. Amin SpJP KU: tampak sakit sedang, GCS 456
PRO MRS ICU Tax: 36°C
Drip cedocard 3mg/jam TD: 158/112mmHg
Inf RL 14tpm N: 109x/mnt irreguler
Inj Lasix 1 amp ekstra RR 20x/mnt
PO EKG: IMA high lateral
Cardio aspirin 1x1
CPG 1x1
Captopril 3x25mg ac
Bisoprolol 2,5mg 1-0-0
Alprazolam 0,5mg 0-0-1
Cek CKMB+ LDH
80 Ny. E/33th Abdominal pain ec Infus Konsul dr. Anwar SpB Pasien datang dengan keluhan nyeri abdomen
susp peritonitis dd NGT Puasakan sejak tadi pagi, muntah (+) BAB tadi pagi
ileus obstruktif partial Kateter Inf futrolit 24tpm normal, masih bias kentut. Pasien post operasi
ec post op myoma Pasang NGT dibuka myoma 1 minggu lalu
gawat Pasang kateter
Inj cefoperazone 2x1g KU tampak sakit sedang GCS 456
Inj alinamin 3x1 amp Tax: 37°C
Inj santagesik 3x1 amp TD: 129/80mmHg
Inj omeprazole 2x1 amp N: 99x/mnt
observasi RR 18x/mnt
PF abnormal
NT (+)
Distensi abdomen (+)
81 Tn. M/77th STEMI anterolateral + Infus O2 masker 6lpm Pasien datang dengan keluhan nyeri dada
frequent PVC kateter Inj santagesik 1g sejak pagi tadi. RPD TB paru dan sudah
Inj omeprazole 1 amp berobat 9 bulan ini. Riwayat sakit jantung
gawat disangkal.
Konsul dr. Amin SpJP
Inf RL 14tpm Tax: 36°C
Drip cedocard 3mg/jam TD: 120/80mmHg
Drip amiodaron 2 amp/2 jam N: 92x/mnt
lanjut 4 amp dalam 24 jam RR 20x/mnt
Cardioaspirin 1x1 PF abnormal
CPG 1x75mg Akral dingin (+)
Concor 2,5mg 1-0-0 EKG: ST elevasi v3-v6 + PVC
Alprazolam 3x0,5mg
MRS ICU Lab:
Cek CKMB LDH Hb 13.2
Leukosit 15.32
Hct 40.2
GDA 167
CKMB 41
LDH 220
Na 141
K 3.5
Cl 109
82 By Ny F/ 4 hari Neonatus+ Infus Inj sanmol 40mg Bayi lahir spontan usia 4 hari dengan panas
hiperpireksia tinggi, diare (-)
Konsul dr. Erica SpA
bidan Pro MRS BB lahir 3300 g
Inf D10 0,18NS 150cc/6jam BB sekarang 3000 g
dilanjutkan 200cc/24 jam Tax 38C
ASI 8x30ml
Sanmol drop 3x0,3 k/p
Cek DL, CRP, Bilirubin

1 Ny B, 60 th COR + Obs Cephalgia Infus Inf: PZ Pasien datang dengan keluhan lemas dan
Jahit Inj: Santagesik 1 g pusing berputar sejak siang tadi. Pasien post
Ranitidine 50mg KLL, terjatuh dari motor dengan kepala
bedah Diphenhydramine sebelah kanan menghantam jalanan. Tidak
Ondansetron 4mg menggunakan helm. Sempat mimisan sedikit
Pro Ro Thorax pasca trauma.
CT scan kepala Saat ini mengeluhkan pusing berputar
terutama saat berjalan, terkadang amnesia.
Terasa nyeri terus menerus pada area-area
lebam (wajah mata, bahu)
RPD: Hipertensi
TTV
TD: 130/80mmHg
HR: 86x/menit
RR: 22x/menit
S: 37.6C
PF Abnormal:
Kepala: vulnus apertum pada r frontalis D
Mata: Hematome palpebra D
Ext: Lebam + Ekskoriasi pada bahu kanan,
ROM terbatas

2 Ny N, 61 th GGK + ALO Infus O2 10 LPM Simple Mask Pasien rujukan dari PKM. Sesak sejak 2 jam
Kateter Inf: PZ sebelum tiba di PKM. Sempat penurunan
Inj: Omeprazole 40mg kesadaran di Puskesmas. Tiga hari SMRS
gawat Ceftriaxone 1g sempat berobat dan mendapat obat untuk
Furosemide 20mg membantu BAK.
Posisi Semi-Fowler Riwayat penyakit jantung (+)
TTV
TD: 100/60mmHg
HR: 120x/menit
RR: 54x/menit
S: 36.2C
PF Abnormal:
Kesadaran: Agitasi
Hidung: Nafas Cuping Hidung (+)
Paru: Rhonki +/+
Ext: Akral dingin, nadi lemah, respon sensorik
(-)
Lab:
Hb: 12.2g/dL
Leuko: 18.030/mm3
Trom: 134.000/mm3
Ht: 35.9%
GDA: 198mg/dL
Ur: 97mg/dL
Cr: 1.63mg/dL
SGOT: 62U/L
SGPT: 19U/L
Elektrolit: Tidak ada reagen
3 An. MS, 8 bln, GEA+ dehidrasi ringan Infus Inf: KaEn 3B 400cc/3jam, Pasien datang dengan keluhan BAB ada cairan
9kg sedang lanjut maintenance merah seperti darah sebanyak 1x pada 2 jam
gawat 900cc/hari SMRS. Sebelumnya muntah 4x sejak siang.
Inj: Santagesic 100mg Anak cenderung lemas. Nafsu makan &
Ranitidine 10mg minum menurun.
Ondansetron 1mg TTV
PO: Zinc syr 1xcth ¼ HR: 140x/menit
Pro periksa DL & FL RR: 40x/menit
S: 37.3C
PF Abnormal
Kesadaran: Apatis
4 Tn J, 55 th Ileus Obstruktif Infus Inf: PZ 20tpm Pasien datang dengan keluhan perut nyeri
NGT Inj: Ceftriaxone 1g sejak 2 hari SMRS. Mual (+) Muntah (+) Intake
Kateter Ranitidine 50mg sulit. Perut terasa kembung, buang angin (-)
Ondansetron 8mg BAB (+) terakhir tadi siang sedikit-sedikit.
Santagesic 1g Riwayat op 3 tahun lalu ec perforasi gaster
Bedah Konsul Sp.B
Evaluasi di ruangan. Pro TTV
laparatomi bila belum BAB + TD: 150/90mmHg
tambah kembung HR: 78x/menit
RR: 24x/menit
S: 37.3C
PF Abnormal
Abd: Bekas operasi laparatomi (+), NT (+)
seluruh lapang perut, BU (+)
Hepar/lien: Sulit dinilai ec pasien nyeri
5 Ny SO, 54 th Hematemesis Melena Infus Inf: PZ grojok 500cc Pasien datang dengan keluhan muntah darah
NGT Inj: Omeprazole 40mg +- 30 menit SMRS. Muntah 1x sebanyak 200cc,
Ondansetron 4mg merah segar, tidak disertai mual sebelumnya.
gawat As Tranexamat 500mg BAB ada darah merah segar, sedikit, sejak 1
Vit K 500mg hari SMRS. Diare (-). Memiliki riwayat opname
4 bulan lalu karena gangguan fungsi hati.
TD: 90/60mmHg
HR: 116x/menit
RR: 22x/menit
S: 36.2C
PF Abnormal
Abd: Nyeri tekan (+)
Hepar: Teraba 2jbac, permukaan licin,
konsistensi kenyal
6 Tn P, 76 th Dispepsia, Bisacodyl supp 1 Pasien mengeluh kembung & sulit BAB sejak 1
Meteorismus, Colic Inj: Ketorolac 30mg hari SMRS. Riwayat konsumsi minuman
Abdomen Ranitidin 50mg bersoda banyak dan sering. Sudah diberi obat
Inf PZ pencahar Laxadine tapi masih belum bisa
Pro konsul SpB BAB.
TTV
TD: 120/90mmHg
HR: 110x/menit
RR: 20x/menit
S: 36.8C
PF Abnormal
Abd: Membuncit, BU (+) meningkat
Ext: Pitting Edema +/+
7 Tn. N, 37th Vulnus apertum region Jahit Inj: ATS 1500U Tangan kanan pasien terkena mesin pabrik 30
palmar manus D PO: Asam Mefenamat menit SMRS. Pingsan (-) Mual (-) Muntah (-)
Bedah/gawat? 3x500mg TTV
Cefixime 2x100mg TD: 130/90mmHg
Neurodex 1x1tab HR: 88x/menit
RR: 20x/menit
S: 36.6C
PF Abnormal
tangan: Vulnus appertum di telapak tangan
kanan, ukuran 3x0,5cm
8 Ny T, 80 th STEMI Inferior Infus O2 2-4lpm Nyeri dada sebelah kiri sejak 6 jam SMRS.
Inf: PZ 1000cc/24 jam Nyeri awalnya dirasakan dari punggung,
Inj: Santagesic 1g menjalar ke dada. Tidak menjalar ke lengan
gawat Ranitidin 50mg kiri. Mual (+) muntah (+) 1x malam SMRS.
Arixtra 2,5mg SC Nyeri menjalar ke dada sebelah kanan hingga
PO: Aspilet 320mg -> lengan kanan. Terasa kesemutan pada lengan
1x80mg kanan.
Clopidogrel 300mg -> TTV
1x75mg TD: 130/80mmHg
RCI 2x4IU IV HR: 78x/menit
Konsul SpJP (+) RR: 20x/menit
S: 37.2C
PF Abnormal
(-)
EKG: ACUTE MI/STEMI
Lab:
Hb: 14.5g/dL
Leuko: 11.900/mm3
Trom: 330.000/mm3
Ht: 41.3%
GDA: 300mg/dL
Cr: 0.75mg/dL
Ur: 25mg/dL
SGOT: 61U/L
SGPT: 29U/L
Koles: 182mg/dL
TG: 61mg/dL

9 Ny S, 57 th Anemia + Susp Massa infus Inf: PZ Pasien batuk berdahak sejak 20 hari SMRS.
Pulmo Dextra Inj: Santagesic 1g Dahak (+) putih. Sejak 7 hari SMRS terdapat
Ceftriaxone 1g darah yang bercampur pada dahak. Darah
Belum ini aja As Tranexamat 500mg yang muncul hanya sedikit, dan hilang timbul.
Ranitidin 50mg Panas sejak 3 hari SMRS. Mual (+) Muntah (-)
PO: Kodein 3x20mg Nafsu makan/minum berkurang. Saat periksa
Konsul SpP di PKM, Hb 5.0g/dL
Pro Transfusi TTV
TD: 110/60mmHg
HR: 100x/menit
RR: 22x/menit
S: 37.4C
PF Abnormal:
Mata: Konjungtiva Anemis
Mulut: Lidah putih
Paru: Rhonki +/+
Abd: Terlihat venektasi pada sekitar pusat
Ext: Pucat
Lab
Hb: 5.5g/dL
Leuko: 9.880/mm3
Trom: 790.000/mm3
Ht: 18.1%
GDA: 83mg/dL
Cr: 0,70mg/dL
Ur: 33mg/dL
SGOT: 13U/L
SGPT: 10U/L
10 Tn RR, 29 th Trauma Tumpul Oculi gawat Gentamycin Eye Ointment Terjatuh dari sepeda motor 2 jam SMRS.
D 3x1 Pelipis kanan terbentur. Saat ini pelipis kanan
Cendo Lyters Drop 6x1 tidak terdapat luka maupun bengkak. Kelopak
mata bengkak (+) Hematome (+). Sulit dibuka
karena nyeri. Pasien merasa pada mata kanan
ada yang mengganjal.
TTV
TD: 110/80mmHg
HR: 78x/menit
RR: 20x/menit
S: 36.7C
PF Abnormal
Mata: VOD 6/60, VOS 6/60, Palpebra Dextra
Superior: Edema, hematom. Tunika
Konungtiva (dekat caruncle) terdapat laserasi

11 Ny HM, 60 th Snake Bite gr 1 gawat Inf: D5 Pasien mengatakan terpatuk ular pukul 10
Inj: SABU 1x1 pagi, pada jari telunjuk tangan kanan. Tidak
ATS 1x1 berdarah, tidak ada mual/muntah, pusing (-),
PO: Cefixime 2x100mg kejang (-), nyeri (-). Setelah terpatuk, Opasien
Mefinal 3x500mg mengikat lengan bawah.
Dexamethasone 3x1tab TTV
TD: 130/90mmHg
HR: 78x/menit
RR: 20x/menit
S: 37.8C
PF Abnormal
Ext: Manus D Edema (+), Hematome pada
digiti 2 manus D, ukuran 2x1cm

12 Tn BR, 47 th GE dengan Dehidrasi Inf: RL grojok 1000cc Pasien datang sendiri dengan keluhan diare
Berat Inj: gitas 1 amp sejak 3 hari lalu, disertai mual & muntah.
Ranitidin 50mg Konsistensi cair, ampas minimal, lendir dan
PO: Attapulgite 2 tab setiap darah disangkal. Mual-muntah terus menerus,
diare nafsu makan tidak ada. Mengaku sempat
Pro konsul SpPD berobat ke puskesmas, tapi tidak ada
perbaikan.
TTV
TD: 90/palpasi
HR: 96x/menit
RR: 18x/menit
S: 37.4C
SpO2: 98%
PF Abnormal
Keadaan Umum: Nampak lemah
Nadi: Tidak kuat angkat
Abdomen: Nyeri tekan (+) umbilicus. BU (+)
meningkat, turgor menurun
13 Tn MBS, 19 th Hematemesis Melena Infus Inf: RL Pasien kiriman PKM dengan keluhan muntah
ec susp Gastritis NGT Inj:Omeprazole 40mg kehitaman 2x dan BAB mencret kehitaman 1x
Erosiva Ondansetron 4mg sejak 1 hari SMRS. Riwayat konsumsi jamu-
Asam Tranexamat 500mg jamuan.
gawat Vit K 500mg Di PKM:
Ceftriaxon 1g Lab: Hb 7.1g/dL
PO: Attapulgite 2 tab setiap Leu 10.700/mm3
diare Trom 146.000/mm3
Pro Transfusi 2 kolf/hari Eri 3.4juta/mm3
NGT Ht 25%
Konsul SpPD (+) Tx: Inf RL
Inj Cefotaxim, Ranitidin, As. Tranexamat,
Ondansetron
PO Attapulgite, Vit K
TTV
TD: 110/70mmHg
HR: 92x/menit
RR: 20x/menit
S: 37.2C
PF Abnormal
Abd: NT (+) Minimal
14 Ny SW, 79 th Decomp cordis, Shock Infus O2 4lpm Pasien datang dengan keluhan sesak dan
Cardiogenic Kateter Inf: PZ 500cc/24jam lemas sejak pagi SMRS. Keluhan dirasakan
Inj: Vascon 1 amp : PZ 100cc memberat. Pasien lebih nyaman dalam posisi
gawat 10 tpm mikro duduk dibanding tiduran. Batuk (+) dahak (+)
Omeprazole 40mg putih.
Digoxin 1/2amp TTV
Konsul SpJP (+) TD: (Tidak teraba)
HR: 140x/menit
RR: 22x/menit
S: 36.8C
PF Abnormal
Leher & Dada: Retraksi berat, Ictus cordis
Nampak jelas
Ext: Edema tungkai, Akral dingin
EKG
Atrial fibrilasi dengan Rapid Ventricular
Response
Lab
Hb: 14.9g/dL
Leu: 6.800/mm3
Trom: 166.000/mm3
Ht: 47.2%
LED: 16mm/jam
GDA: 183mg/dL
Ur: 116mg/dL
Cr: 3.0mg/dL
15 Tn MAJ, 53 th Hernia Skrotalis Infus O2 2lpm Pasien datang dengan keluhan sejak 1,5 tahun
Inkaserata D Kateter Inf: PZ 1000cc/24jam lalu sudah ada riwayat hernia skrotalis kanan,
NGT Inj: Ketorolac 3x30mg sering keluar-masuk. Sejak pagi SMRS
Diazepam 1x1amp benjolan tidak dapat masuk, nyeri hebat yang
bedah Ceftriaxone 2x1gr semakin memburuk. BAB/BAK (+) pagi SMRS.
Ranitidin 2x50mg TTD
Ondansetron 2x4mg TD: 160/90mmHg
Pro Ro Thorax, Ro Abdomen HR: 78x/menit
2 posisi RR: 60x/menit
S: 37.4C
PF Abnormal
Kelamin: Skrotum membengkak, diameter
15cm
16 Tn. R, 43th Efusi pleura S+ Bula Infus O2 2lpm Pasien datang dengan keluhan sesak sejak 4
paru bilateral+ TB Inf: PZ 1000cc/24jam hari SMRS. Batuk (+) Dahak (+) putih. Panas
paru Inj: Ceftriaxone 1g sejam 3 hari SMRS.
gawat Ranitidin 50mg TTV
Santagesic 1g TD: 140/90mmHg
Metronidazole 500mg HR: 100x/menit
Pro Evaluasi cairan pleura di RR: 24x/menit
ruangan S: 39.1C
PF Abnormal
Mata: KA (+)
Thorax: Perkusi redup +/+
Pulmo: Rhonki +/+
Abd: NT (+) Epigastrium
Penunjang
Ro Thorax: Kesan bullae bilateral; Efusi pleura
kiri yang sebagian organisasi

17 Ny. R/53th Acute miokard infarct Infus O2 2lpm Ps datang sendiri. Mengeluh nyeri dada yang
Inf: PZ 500cc menembus hingga punggung sejak malam
gawat Inj: Santagesic 1g SMRS. Nyeri tidak menjalar ke tangan
PO: ISDN 3x5mg kanan/kiri/ Mual (-) Muntah (-) Nafsu makan
Aspilet 3x80mg menurun.
CPG 1x75mg TTV
TD: 170/100mmHg
HR: 94x/menit
RR: 22x/menit
S: 36.8C

18 Tn. S/65th Hernia scrotalis Infus O2 2lpm Ps datang sendiri. Memiliki riwayat hernia
inkaserata D Kateter Inf: Asering 1500cc/24jam sejak 3 bulan SMRS pada kantung pelir
NGT Inj: Ranitidin 2x50mg sebelah kanan. Masih bisa keluar masuk. Sejak
Ceftriaxone 2x1g 2 jam SMRS mendadak turun dan tidak dapat
bedah Ondansetron 3x4mg kembali. Nyeri hebat, mual/muntah disangkal,
Ketorolac 3x30mg BAB (+) terakhir malam SMRS, keras, kecil-
Diazepam 10mg (extra) kecil, BAK dbn.
Pro Ro Thorax & Abdomen 2 TTV
posisi TD: 150/90mmHg
HR: 98x/menit
RR: 20x/menit
S: 37.6C
PF Abnormal
Abd: Membuncit, supel, BU (+) meningkat
Kemaluan: Scrotum kanan membengkak d
10cm
19 Tn. F/39th STEMI infus O2 2lpm Ps datang sendiri. Mengeluh nyeri dada sejak
Inf: PZ 1000cc/24jam 1 jam SMRS. Nyeri muncul mendadak saat
PO: ISDN 3x5mg sedang beraktivitas (bersih-bersih toko).
Aspilet 320mg -> 3x80mg Nyeri menjalar ke lengan kiri. Sesak,
Clopidogrel 300mg -> mual/muntah disangkal. Riwayat merokok 3-
3x75mg 5 batang/hari.
TTV
TD: 110/70mmHg
HR: 86x/menit
RR: 22x/menit
S: 37.1C
Penunjang
EKG: NSR dengan Arrhytmia
20