Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

PERBEDAAN KUALITAS HIDUP ANTARA PENDERITA RINITIS


ALERGI DAN BUKAN PENDERITA RINITIS ALERGI PADA USIA 13-14
TAHUN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 KOTA
BENGKULU
Meicilia bahari1, Afif Rahmawan2, Wahyu Sudarsono3
1
Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas
Bengkulu, 2Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kota Bengkulu

Latar Belakang: Rinitis alergi adalah suatu peradangan pada mukosa hidung
setelah terpapar alergen yang diperantarai oleh IgE, ditandai dengan gejala-gejala
pada hidung yaitu rinore (hidung beringus yang encer dan banyak), bersin-bersin,
hidung tersumbat dan hidung gatal. Rinitis alergi merupakan masalah kesehatan
global dengan prevalensi yang terus meningkat. Rinitis alergi dapat berdampak
pada penurunan kualitas hidup, berkurangnya produktivitas kerja dan prestasi
sekolah, serta dapat mengganggu aktivitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan kualitas hidup penderita rinitis alergi dan bukan penderita
rinitis alergi pada usia 13-14 tahun di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kota
Bengkulu.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik.
Penelitian ini menggunakan studi potong lintang atau cross-sectional untuk
mengetahui perbedaan kualitas hidup penderita rinitis alergi dan bukan penderita
rinitis alergi pada usia 13-14 tahun di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 kota
Bengkulu. Data yang telah dikumpulkan diolah dan ditabulasi serta dilakukan
uji statistik Mann-whitney dengan SPSS Windows ver. 23.
Hasil: Subjek penelitian terbanyak berjenis kelamin perempuan. Subjek penelitian
yang mengalami rinitis alergi dengan kualitas hidup baik didapatkan sebanyak 16
orang (13,8%) dan subjek penelitian dengan kualitas hidup buruk yang mengalami
rinitis alergi didapatkan 42 orang (36,2%). Diperoleh hasil uji Mann-whitney p =
0,001 (p<0,05) dengan rerata hasil pengukuran skor SF-36 pada penderita rinitis
alergi diperoleh 56,50 (46-77) sedangkan pada bukan penderita rinitis alergi sebesar
107 (93-120).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara kualitas hidup penderita rinitis alergi dan
bukan penderita rinitis alergi pada usia 13-14 tahun di Sekolah Menengah Pertama
Negeri 1 Kota Bengkulu.
Kata Kunci: Kualitas Hidup, Rinitis Alergi, SF-36, SFAR.
ABSTRACT

THE DIFFERENCES IN QUALITY OF LIFE PATIENT


ALLERGIC RHINITIS AND NON PATIENT ALLERGIC
RHINITIS AT AGE 13-14 YEARS OLD IN JUNIOR HIGH
SCHOOL 1 BENGKULU

Meicilia Bahari1, Afif Rahmawan2, Wahyu Sudarsono3


1
Faculty of Medicine And Health Science, Bengkulu University, 2Junior High School 1
Bengkulu.

Background: Allergic rhinitis is an inflammation of the nasal mucosa after


exposure of IgE-mediated allergens, with symptoms of the nasal rhinorrhea,
nasal congestion, and itchy nose. Allergic rhinitis is a global health problem with
prevalence getting higher . Allergic rhinitis can have an impact on decreasing
quality of life, decreased work productivity and school performance, and also
disrupt social activities. This study aims to determine the difference in quality of
life of allergic rhinitis patients at age 13-14 years in State Junior High School 1
Bengkulu.
Method: The research design used descriptive analytic research. This study used
cross-sectional study to determine the difference in quality of life of allergic
rhinitis patients and not patients of allergic rhinitis at age 13-14 years in State
Junior High School 1 city of Bengkulu
This research use analytical descriptive with Cross Sectional study approach to
determine the difference in quality of life of allergic rhinitis patients and not patients
of allergic rhinitis at age 13-14 years in State Junior High School 1 city of Bengkulu.
The collected data processed, tabulated and do analitical Mann-whitney test with
SPSS Windows ver. 23.
Result: Most subjects are female. Subjects who have allergic rhinitis with good
quality of life is 16 subject (13.8%) and subjects with poor quality of life with
allergic rhinitis is 42 people (36,2%). The results of the test of Mann-whitney p =
0,001 (p <0,05) with the mean result of SF-36 score in allergy rhinitis patients is
56,50 (46-77), while the non-allergic rhinitis patients is 107 (93-120).
Conclusion: There is difference between the quality of life of allergic rhinitis
patients and not allergic rhinitis patients at 13-14 years old at State Junior High
School 1 Kota Bengkulu.
Keywords: Quality of Life, Allergic Rhinitis, SF-36, SFAR.