Anda di halaman 1dari 13

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) TUMBUH KEMBANG ANAK

DI POSYANDU MELATI 2 KOTA BATAM.

DISUSUN OLEH :

CINDHY DWI SASTIKA 616080716005

STIKES MITRA BUNDA PERSADA BATAM

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI


NERS

TAHUN AJARAN 2019/2020


Pokok Bahasan : Tumbuh kembang anak usia pra sekolah

Sub pokok bahasan : Rancangan belajar pada anak usia pra sekolah

Hari/Tanggal : Selasa, 13 Januari 2020

Waktu : 10.00 – 11.00

Tempat : Kampung bukit batu sekupang

Penyuluh : Cindhy dwi S.K

A. Latar Belakang

Masa tumbuh kembang anak adalah masa yang sangat beresiko bagi setiap

kehidupan anak, maka sangat penting untuk memperhatikan semua aspek yang

mendukung dan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

Pertumbuhan dan perkembangan, dua peristiwa yang berbeda namun saling

berkaitan dan saling mempengaruhi. Pertumbuhan (growth) itu sendiri

mempunyai pengertian yaitu berkaitan dengan masalah perubahan ukuran, besar,

jumlah, atau dimensi pada tingkat sel, organ maupun individu. Pertumbuhan

bersifat kuantitatif sehingga dapat diukur dengan satuan berat (gram,kilogram),

satuan panjang (cm, m), umur tulang, dan keseimbangan metabolik (retensi

kalsium dan nitrogen dalam tubuh).

Perkembangan (development) adalah pertambahan kemampuan struktur

dan fungsi tubuh yang lebih kompleks. Perkembangan menyangkut adanya proses

deferensiasi sel-sel, jaringan organ, dan sistem organ yang berkembang

sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya

(Tanuwijaya, 2003). Perkembangan masa awal meliputi beberapa aspek

kemampuan fungsional yaitu kognitif, motorik, emosi, sosial dan bahasa.

Perkembangan pada fase awal ini akan menentukan perkembangan fase

selanjutnya
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah mendapatkan penyuluhan tentang tumbuh kembang anak, ibu
dapat memahami tunbuh kembang anak

2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan Tumbuh Kembang Anak,
diharapkan ibu mampu:
1. Menjelaskan pengertian Pertumbuhan dan perkembangan
anak
2. Menjelaskan factor yang mempengaruhi tumbuh kembang
anak
3. Menjelaskan kebutuhan dasar anak
4. Menjelaskan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan anak
5. Menjelaskan fungsi bermain anak
C. Sasaran
Ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di posyandu melati II

D. Pembahasan Materi
1. Pengertian pertumbuhan dan perkembangan anak
2. Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak
3. Kebutuhan dasar anak
4. Ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan anak
5. Fungsi bermain pada anak

E. Metode
1. Ceramah
Metode ini digunakan untuk menyampaikan informasi.
2. Tanya Jawab

F. Media
Lembar balik

G. Kegiatan Penyuluhan

No Waktu Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta Media dan Metode


1. 5 Menit Pembukaan  Menjawab salam Media
 Menyimak,
 Salam pembuka  Lisan
 Menyampaikan tujuan mendengarkan
Metode
penyuluhan dan menjawab
 Ceramah
 Kontrak waktu pertanyaan
penyuluhan
2. 15 Menit Pelaksanaan  Mendengarkan Media
 Menjelaskan  Leaflet
dengan penuh
pengertian Metode
perhatian
Pertumbuhan dan  Menanyakan hal-  Ceramah
Perkembangan hal yang belum  Diskusi
 Menjelaskan factor  Tanya jawab
jelas
yang  Memperhatikan
mempengaruhi jawaban dari
tumbuh kembang penceramah
anak
 Menjelaskan
kebutuhan dasar
anak
 Menjelaskan ciri-
ciri pertumbuhan
dan perkembangan
 Menjelaskan
fungsi bermain
pada anak

3. 5 menit Penutup  Mendengarka Media


 Menyimpulkan  Lisan
n
 Salam penutup
 Menjawab Metode
 Kontrak waktu
salam  Ceramah
penyuluhan
berikutnya

H. Setting Tempat

Penyaji Notulen

Dokumentasi
Moderator
Ibu-ibu posyandu melati II

Fasilitator Dokumentasi Observer


I. Struktur Peran Organisasi
1. Penyaji : Cindhy Dwi
2. Moderator : Cindhy Dwi
3. Notulen : Cindhy Dwi
4. Observer : Cindhy Dwi
5. Fasilitator : Cindhy Dwi

J. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Materi sudah siap dan dipelajari 1 hari sebelum penyuluhan
b. Media sudah siap 1 hari sebelum penyuluhan
c. Tempat sudah siap 2 jam sebelum penyuluhan
d. SAP sudah siap 1 hari sebelum penyuluhan
2. Evaluasi Proses
a. Peserta datang tepat waktu
b. Peserta memperhatikan penjelasan perawat
c. Peserta aktif bertanya atau memberikan pendapat
d. Media dapat digunakan secara efektif
3. Evaluasi Hasil
a. Ibu dapat menjelaskan pengertian pertumbuhan dan
perkembangan anak
b. Ibu dapat menyebutkan faktor yang menyebabkan tumbuh
kembang anak
c. Ibudapat menyebutkan kebutuhan dasar anak
d. Ibu dapat menjelaskan ciri-ciri pertumbuhan dan
perkembangan anak
e. Ibu dapat menyebutkan fungsi bermain pada anak
K. Materi
1. Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
a. Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan
dalam besar, jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel, organ
maupun induvidu, yang bisa diukur dengan ukuran berat
(gram, kilogram), ukuran panjang (cm, meter).
b. Perkembangan (development) adalah bertambahnya
kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih
kompleks dalam pola yang teratur sebagai hasil dari proses
pematangan. Menyangkut perkembangan emosi, intelektual
dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya.

2. Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang


a. Faktor genetik
Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapai hasil
akhir proses tumbuh kembang anak. Faktor genetik antara lain
adalah berbagai faktor bawaan yang normal dan patologik,
jenis kelamin, suku dan bangsa.
b. Faktor lingkungan
Lingkungan adalah merupakan faktor yang sangat menentukan
tercapai atau tidaknya potensi bawaan. Lingkungan ini
merupakan “bio-fisiko-psiko-sosial” yang mempengaruhi
individu setiap hari, mulai dari konsepsi sampai akhir
hayatnya.

3. Kebutuhan dasar anak


Secara umum digolongkan menjadi 3 kebutuhan dasar :
a. Kebutuhan fisik-bio-medis (ASUH) Meliputi :
- Pangan / gizi merupakan kebutuhan terpenting.
- Perwatan kesehatan dasar, antara lain imunisasi,
pemberian ASI, penimbangan bayi / anak yang teratur,
pengobatan kalau sakit, dll
- Pemukiman yang layak
- Higiene perorangan, sanitasi lingkungan
- Sandang
- Kesegaran jasmani, rekreasi
b. Kebutuhan emosi / kasih sayang (ASIH)
Pada tahun-tahun pertama kehidupan, hubungan yang
erat, mesra dan selaras antara ibu atau pengganti ibu dengan
anak merupakan syarat mutlak untuk menjamin tumbuh
kembang yang selaras baik fisik, mental maupun psikososial.
Kekurangan kasih sayang ibu pada tahun-tahun pertama
kehidupan mempunyai dampak negatif pada tumbuh kembang
anak baik fisik, mental maupun sosial emosi. Kasih sayang dari
orang tuanya (ayah, ibu) akan menciptakan ikatan yang erat
(bonding) dan kepercayaan dasar (basic trust)
c. Kebutuhan akan stimulasi mental (ASAH)
Stimulasi mental merupakan cikal bakal dalam proses
belajar (pendidikan dan pelatihan) pada anak. Stimulasi mental
(ASAH) ini mengembangkan perkembangan mental
psikososial : kecerdasan, keterampilan, kemandirian, kretivitas,
agama, kepribadian, moral-etika, produktivitas.

4. Ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan


a. Tumbuh kembang adalah proses yang kotinu sejak dari
konsepsi sampai maturitas atau dewasa, yang dipengaruhi oleh
faktor bawaan dan lingkungan.
b. Pola perkembangan anak adalah sama pada semua anak, tetapi
kecepatannya berbeda antara anak yang satu dengan yang lain
berbeda.
c. Perkembangan erat hubungannya dengan maturasi sistem
susunan saraf.
d. Aktivitas seluruh tubuh diganti respon individu yang khas
e. Arah perkembangan anak adalah sefalokaudal.
f. Refleks primitif seperti refleks memegang dan berjalan akan
menghilang sebelum gerakan volunter tercapai

5. Fungsi bermain pada anak


Dunia anak tidak dapat dipisahkan dengan dunia
bermain.Keduanya bersifat universal di semua bangsa dan
budaya.Diharapkan dengan bermain,anak akan mendapatkan stimulus
yang mencukupi agar dapat berkembang secara optimal.Ada beberapa
fungsi bermain pada anak yaitu sebagai berikut.
a. Perkembangan Sensorik
Aktivitas motor merupakan bagian yang
berkembang pada masa bayi. Perkembangan sensorik
motor ini didukung oleh keterampilan motorik kasar
dan halus seperti stimulus visual,stimulus
pendengaran,stimulus taktil (sentuhan),dan stimulasi
kinetik.Stimulus sensorik yang diberikan oleh
lingkungan anak akan direspon dengan memperlihatkan
aktivitas-aktivitas motoriknya.
Stimulasi visual merupakan stimulasi awal yang
penting pada tahap permulaan perkembangan
anak.Anak akan meningkatkan perhatiannya pada
lingkungan sekitar melalui penglihatanny.Oleh karena
itu,orang tua disarankan untuk memberikan mainan
warna-warni pada usia 3 bulan pertama.
Stimulasi pendengaran (stimulasi auditif) adalah
sangat penting untuk perkembangan bahasanya
(verbaal),terutama pada tahun pertama
kehidupannya.Memberikan sentuhan (stimulus taktil)
yang mencukupi pada anak berarti memberikan
perhatian dan kasih sayng yang diperlukan oleh
anak.Stimulus semacam ini akan menimbulkan rasa
aman dan percaya diri pada anak sehingga anak lebiih
responsif dan berkembang.Stimulasdi kinetik akan
membantu anak untuk mengenal lingkungan yang
berberda.
b. Pekembangan Intelektual
Memberikan sumber-sumber yang beraneka
ragam untuk pembelajaran : Eksplorasi dan manipulasi
bentuk,ukuran,tekstur,warna pengalaman dengan
angka, hubungan yang renggang konsep
abstrak.Kesempatan untuk mempraktikkan dan
memperluas keterampilan berbahasa.Memberikan
kesempatan untuk melatih pengalaman masa lalu dalam
upaya mengasimulasinya kedalam persepsi dan
hubungan baru.Membantu anak memahami dunia
dimana mereka hidup dan membedakan antara fantasi
dan realita.
c. Perkembangan Sosialisasi dan Moral
Sejak awal masa anak-anak bayi telah
menunjukkan ketertarikan dan kesenangan terhadap
orang lain terutama terhgadap ibu.Dengan
bermain,anak akan mengembangkan dan memperluas
sosialisasi,belajar untuk mengatasi persoalan yang
timbul,mengenal nilai-niali moral dan etika,belajar
mengenai apa yang salah dan benar,serta bertanggung
jawab terhadap sesuatu yang diperbuatnya.
Pada tahun pertama,anak hanya mengamati
objek di sekitarnya.Pada usia 2-3 tahun,biasanya anak
suka bermaian peran seperti peran sebagai ayah,ibu dan
lain-lain. Pada usia pra sekolah anak lebih banyak
bergabung dengan kelompok sebayanya (peer group)
mempunyai teman favorit.
d. Kreativitas
Situasi yang lebih menyenangkan untuk
berkreasi dari pada bermain. Anak-anak dapat
bereksperimen dan mencoba ide-idenya. Sekali anak
merasa puas untuk mencoba sesuatu yang baru dan
berbeda, ia akan memindahkan kreasinya kesituasi yang
lain. Memungkinkan fantasi dan imajinasi dan
meningkatkan perkembangan bakat dan minat
khusus.Untuk mengembangkan kreasi anak diperlukan
lingkunagan yang mendukung
e. Kesadaran Diri
Dengan aktivitas bermain,anak akan menyadari
bahwa dirinya berbeda dengan yang lain dan
memahami dirinya sendiri.Anak belajar untuk
memahami kelemahan dan kemampuannya
dibandingkan dengan anak yang lain.anak juga mulai
melepaskan diri dari orang tuanya.
f. Nilai Terapeutik
Bermain dapat mengurangi tekanan atau stres
dari lingkungan.Dengan bermain,anak dapat
mengekspresikan emosi dan ketik puasan atas situsi
sosial serta rasa takutnya yang tidak dapat
diekspresikan di dunia nyata.Dengan bermain dapat
memudahkan komunikasi verbal dan ninverbal tentang
kebutuhan,rasa takut dan keinginan.
DOKUMENTASI KEGIATAN
DAFTAR PUSTAKA

Julian br sembiring, 2019, Buku Ajar Neonatus, Bayi, Balita, dan Pra
Sekolah. Penerbit Deepublish : Yogyakarta
Noordiati 2017. Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita dan Pra
Sekolah. Penerbit Wineka Media : Malang.