Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PIJAT REFLEKSI KAKI UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH


DI RUANG ICVCURSUD dr. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA

Pokok Bahasan : Pijat Refleksi Kaki Untuk Menurunkan Tekanan Darah


Tempat : Ruang ICVCU RSUD dr. Doris Sylvanus
Sasaran : Keluarga Pasien di Ruang ICVCU
Hari/Tanggal :
Waktu :

A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan duharapkan keluarga mampu
memahami dan melakukan massage kaki untuk pasien sebagai upaya menurunkan
tekanan darah.
2. Tujuan Instruksional Khusus
a. Keluarga mampu menjelaskan pengertian pijat refleksi kaki
b. Keluarga mampu menjelaskan pemberian pijat refleksi kaki
c. Keluarga mampu mendemonstrasikan/mempraktikkan pijat refleksi kaki
B. Sasaran
Adapun sasaran dari pendidikan kesehatan ini adalah keluarga yang sedang
berada di Ruang ICVCU RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.
C. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Demonstrasi
D. Media
1. Materi (SAP)
2. Leaflet
3. Poster
E. Pelaksanaan Kegiatan
No Tahap/Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
1. Pra Interaksi Pembukaan : 1. Menjawab salam
(5 Menit) 1. Memberi Salam 2. Memerhatikan
2. Memperkenalkan diri dan dan
menjelaskan tujuan mendengarkan
3. Membuat kontrak waktu penyuluh
3. Menyetujui
kontrak waktu
yang ditetapkan
bersama.
2. Interaksi Pelaksanaan : 1. Memerhatikan
(35 Menit) 1. Penyampaian materi penjelasan
pendidikan kesehatan penyuluh tentang
tentang pijat refleksi pijat refleksi
kaki dan berdiskusi jika kaki
ada hal yang kurang 2. Memerhatikan
dipahami oleh keluarga demonstrasi pijat
pasien. refleksi kaki
3. Keluarga mampu
mendemonstrasi
kan kembali
secara mandiri
4. Bertanya kepada
penyuluh jika
ada hal yang
kurang
dipahami.
3. Terminasi 1. Mengucapkan 1. Memerhatikan
(10 Menit) terimakasih atas dan
partisipasi peserta mendengarkan
2. Mengucapkan salam. 2. Menjawab
salam.

F. Setting Tempat

Keterangan :
: Penyuluh
: Peserta

G. Kriteria Hasil
1. Evaluasi Struktur
a. Menyiapkan pre planning/SAP
b. Kontrak waktu dengan keluarga
c. Menyiapkan media
2. Evaluasi Proses
a. Kegiatan dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah disepakati
b. Keluarga dapat memerhatikan materi yang disampaikan penyuluh
c. Keluarga aktif bertanya terhadap hal yang belum dipahami
d. Diskusi berjalan dengan lancar.
3. Evaluasi Hasil
a. Keluarga mampu menjelaskan pengertian pijat refleksi kaki
b. Keluarga mampu menjelaskan pemberian pijat refleksi kaki
c. Keluarga mampu mendemonstrasikan/mempraktikkan pijat refleksi kaki

H. Materi
Terlampir
1. Pengertian
Pijat refleksi kaki adalah sentuhan yang dilakukan pada kaki dengan sadar
dan digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan sebagai upaya non
farmakologis dalam menurunkan tekanan darah.
Tahap Pertama: kaki bagian depan

Belakang lutut
Tahap Kedua:Massage pada telapak kaki

putar tumit kaki


Kemudian dengan menggunakan ibu jari, tekan urat-urat otot mulai dari jaringan
antara ibu jari dan telunjuk kaki. Tekan diantara urat-urat otot dengan ibu jari.
Ulangi gerakan ini pada tiap lekukan.
Pegang tumit kaki klien dengan tangan kanan, gunakan ibu jari dan telunjuk
tangan kiri pemijat untuk menarik kaki dan meremas jari kaki. Pertama, letakkan
ibu jari pemijat diatas ibu jari kaki dan telunjuk dibawahnya. Lalu pijat dan tarik
ujungnya, dengan gerakan yang sama pijat sisi-sisi jari. Lakukan gerakan ini pada
jari yang lain.
Hal-hal yang harus diperhatikan :
1. Kondisi klien jika terlalu lapar, terlalu kenyang.
2. Kondisi ruangan yang nyaman, suhu tidak terlau panas, tidak terlalu dingin,
pencahyaan yang cukup tidak remang-remang.
3. Posisi klien dalam keadaan berbaring yang mana bagian pinggang sampai
telapak kaki ditutup oleh handuk dan posisi pemijat dibelakang klien
Tujuan Pemberian pijat refleksi :
1. Menimbulkan relaksasi yang dalam
2. Memperbaiki sirkulasi darah pada otot sehingga mengurangi nyeri dan
inflamasi,
3. Memperbaiki secara langsung maupun tidak langsung fungsi setiap organ
internal,
4. Membantu memperbaiki mobilitas menurunkan tekanan darah