Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH TEORI KEPRIBADIAN

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPRIBADIAN

Di Susun Oleh:

1. Anung Mirna Sari


2. Citra Madian Ramadhani
3. Wicahya Wahyu Rasendra
4. Yuni Fasca Hasana

Prodi : Bimbingan Konseling

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
2015
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-hidayah-
Nya. Sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul guna memenuhi tugas
kelompok mata kuliah teori kepribadian.
Dalam penulisan makalah ini, penulis tidak terlepas dari bantuan beberapa pihak. Oleh
karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Muda’im S.Pdi. M.Psi sebagai dosen pengampu mata kuliah teori kepribadian yang telah
memberikan pengarahan, penjelasan serta petunjuk dalam pembuatan makalah ini.
2. Kedua orang tua yang telah memberikan dukungan baik berupa materi maupun doa restu sehingga
penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu.
3. Teman-teman yang telah memberikan gambaran dan penjelasan tentang penyusunan makalah.
Semoga makalah ini bisa bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi para pembaca
sekalian. Kritik dan saran senantiasa penulis harapkan sebagai masukan positif guna perbaikan di
masa yang akan datang

Metro, September 2015

Penyusun
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL........................................................................................ i
KATA PENGANTAR..................................................................................... ii
DAFTAR ISI .................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang............................................................................ 1
1.2 Rumusan Masalah....................................................................... 1
1.3 Tujuan......................................................................................... 1

BAB IIPEMBAHASAN
2.1 Faktor Genetika (Pembawaan).................................................... 2
2.2 Faktor Lingkungan (environment).............................................. 3
2.3 Faktor Internal............................................................................ 5

BAB III KESIMPULAN


3.1 Kesimpulan................................................................................. 6

DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kepribadian merupakan kombinasi dari pikiran, emosi, dan perilaku yang membuat
seseorang unik berbeda satu sama lain dan juga bagaimana seseorang melihat diri sendiri. Karakter
kepribadian secara mencolok membedakan diri seseorang dengan diri orang lain. Sedangkan
gangguan kepribadian merupakan istilah umum untuk suatu jenis penyakit dimana cara berpikir,
memahami situasi dan berhubungan dengan orang lain tidak berfungsi dalam beberapa kasus
kemungkinan penderita tidak menyadari bahwa mereka memiliki gangguan kepribadian karena
cara berpikir dan perilaku tampak alami bagi si penderita, dan penderita mungkin menyalahkan
orang lain dan si penderita harus ditndak lanjuti dan diberi solusi dan penenganan oleh psikiater
atau psikolog.

1.2 Rumusan Masalah


Rumusan masalah dapat dijabarkan sebgai berikut :
1. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dijabarkan sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian

BAB II
PEMBAHASAN

Secara garis besar ada dua faktor utama yang mempengaruhi perkembangan kepribadian,
yaitu Faktor hereditas, fisiologis, bawaan (genetika)dan Faktor lingkungan (environment).
2.1 Faktor Genetika (Pembawaan)
Pada masa konsepsi, seluruh bawaan hereditas individu dibentuk dari 23 kromosom dari
ibu, dan 23 kromosom dari ayah. Dalam 46 kromosom tersebut terdapat beribu-ribu gen yang
mengandung sifat fisik dan psikis individu atau yang menentukan potensi-potensi hereditasnya.
Dalam hal ini, tidak ada seorang pun yang mampu menambah atau mengurangi potensi hereditas
tersebut.Pengaruh gen terhadap kepribadian, sebenarnya tidak secara langsung, karena yang
dipengaruhi gen secara tidak langsung adalah (1) kualitas sistem syaraf, (2) keseimbangan
biokoimia tubuh, dan (3) struktur tubuh. Faktor bawaan disebut juga faktor biologis (yang
berhubungan dengan jasmani / faktor fisiologis.
Unsur ini terdiri dari bawaan genetik yang menentukan diri fisik primer (warna, mata, kulit
selain itu juga kecenderungan-kecenderungan dasar misalnya kepekaan dan penyesuaian diri.
Contoh : rambut ikal seorang anak karena salah satu orang tua ada yang berambut ikal,
bakat anak menurun dari orang tua, dan potensi diri anak.
Faktor biologis merupakan faktor yang berhubungan dengan keadaan jasmani atau
seringkali pula disebut faktor fisiologis seperti keadaan genetik, pencernaan, pernafasan, peredaran
darah, kelenjar-kelenjar, saraf, tinggi badan, berat badan, dan sebagainya. Kita mengetahui bahwa
keadaan jasmani stiap orang itu berbeda-beda sejak dilahirkan. Ini menunjukkan bahwa sifat-sifat
jasmani yang ada pada setiap orangada yang berasal dari keturunan dan ada pula yang merupakan
pembawaan anak itu masing-masing. Keadaan fisik tersebut memainkan peranan yang penting
pada kepribadian seseorang.Untuk mengetahui bagaimana pengaruh hereditas terhadap
kepribadian, telah banyak para ahli yang melakukan penelitian dengan menggunakan metode-
metode sebagai berikut:
a. Metode Sejarah (Riwayat) Keluarga
b. Metode Selektivitas Keturunan
c. Penelitian terhadap Anak Kembar
d. Keragaman Konstitusi (Postur) Tubuh

Kretsvhmer telah mengklasifikasikan postur tubuh individu pada tiga tipe utama, dan satu
tipe campuran. Pengklasifikasian ini didasarkan pada penelitiannya terhadap 260 orang yang
dirawatnya. Berikut ini adalah tipe pengklasifian tubuh menurut Kretschmer.
1) Tipe Piknis (Stenis): pendek, gemuk, perut besar, dada dan bahunya bulat.
2) Tipe Asthenis (Leptoshom): tinggi dan ramping, perut kecil, dan bahu sempit.
3) Tipe Atletis: postur tubuhnya harmonis (tegap, bahu lebar, perut kuat, otot kuat).
4) Tipe Displastis: tipe penyimpangan dari tiga bentuk di atas.
Tipe-tipe ini berkaitan dengan: (1) gangguan mental, seperti tipe piknis berhubungan
dengan manik depresif, dan asthenis. (2) karaktritis individu yang normal, seperti tipe piknis
mempunyai sifat-sifat bersahabat dan tenang, sedangkan asthenis bersifat serius, tenang dan
senang menyendiri.

2.2 Faktor Lingkungan (environment)


Faktor lingkungan yang mempengaruhi kepribadian diantaranya :
1. Keluarga
Keluarga dipandang sebagai penentu utama dalam pembentukan kepribadian anak.
Baldwin dkk. (1945), telah melakukan penelitian tentang pengaruh pola asuh orang tua
terhadap kepribadian anak. Pola asuh orang tua itu ternyata ada yang demokratis dan juga
authoritarian. Anak yang dikembangkan dalam cara demokratis cenderung memiliki ciri-ciri
kepribadian: lebih aktif, lebih bersikap sosial, lebih memiliki harga diri, dan lebih konstruktif
dibandingkan dengan anakyang dikembangkan dalam iklim authoritarian. Alasannya adalah
(1) Keluarga merupakan kelompok sosial pertama yang menjadi pusat identifikasi anak.
(2) Anak banyak menghabiskan waktunya di lingkungan keluarga.
(3) Para anggota keluarga merupakan “significant people” bagi pembentukan kepribadian anak.
2. Lingkungan Fisik
Lingkungan fisik meliputi keadaan iklim, topografi, dan sumber daya alam. Ketiganya
dapat mempengaruhi perilaku masyarakat yang tinggal di dalamnya. Keadaan iklim dan geografi
suatu daerah mempengaruhi perilaku seseorang. Misalnya, tanah yang berada di suatu daerah dapat
mempengaruhi perilaku seseorang. Tanah yang subur mampu mendukung kehidupan penduduk
menjadi lebih baik. Kualitas hidup yang baik mempengaruhi perilaku seseorang juga. Sementara
itu, daerah yang tandus menyebabkan penduduknya miskin. Perilaku orang miskin tentu berbeda
dengan orang berkecukupan. Keadaan lingkungan fisik juga berpengaruh terhadap karakter
seseorang.
3. Lingkungan Sosial
Unsur-unsur pembentuk lingkungan sosial sebagai berikut: Kebudayaan, sekolah, sejarah,
pengalaman kelompok, pengalaman unik, dan pengetahuan. Faktor lingkungan sosial bersifat
dinamis yang artinya faktor tersebut tidak bersifat permanen dan akan terus mengalami perubahan.
Unsur-unsur tersebut memberi pengaruh terhadap individu yang terlibat dalam lingkungan
sosialnya. Hal seperti ini menyebabkan kepribadian yang muncul pada setiap individu juga
berbeda-beda. Di samping itu, juga dapat disebabkan oleh perbedaan cara yang dilakukan oleh
setiap individu dalam membentuk kepribadiannya masing-masing.
Bentuk kebudayaan yang berkembang dalam suatu kelompok masyarakat sangat
berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian anggota-anggotanya. Suatu kebudayaan tidak
secara langsung mempengaruhi suatu masyarakat akan tetapi, melalui proses kebiasaan yang
secara terus menerus. Dengan proses kebiasaan tersebut, angota-anggota masyarakat akan
mengalami perkembangan ke arahbentuk yang baru secara alamiah. Pengaruh ini dapat dilihat
dengan jelas, apabila salah satu anggota masyarakat tersebut berada di luar kelompok budayanya
dan bertemu dengan kelompok lain.
Lalu, tanpa pengalaman kelompok kepribadian seseorang tidak berkembang. Sejak
dilahirkan, seorang anak hidup dalam kelompok sosial yaitu keluarga. Dari pengalaman bergaul
dengan anggota keluarganya secara bertahap anak menerima berbagai pengalaman hidup.
Kemudian unsur pengalaman unik, walaupun anak-anak dibesarkan dalam satu keluarga
yang sama bukan berarti mereka selalu memperoleh perlakuan yang sama.
 Ada juga faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian seseorang, yaitu faktor internal dan
eksternal.

2.3 Faktor Internal


 Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri orang itu sendiri. Faktor internal ini
biasanya merupakan faktor genetis atau bawaan.
Faktor Eksternal
 Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar orang tersebut. Faktor eksternal ini biasanya
merupakan pengaruh yang berasal dari lingkungan.

BAB III
KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa kepribadian seseorang ditentukan dari dalam
diri sendiri dan dari pengaruh lingkungan. Setiap individu dapat berbeda-beda.

DAFTAR PUSTAKA

http://amamdesign.blogspot.co.id/2013/04/psikologi-faktor-yang-mempengaruhi.html diunduh pada 23


September 2015

Shal, Alinda, Apa itu kepribadian serta faktor pengaruhnya, 2014. http:
www.apapengertianahli.com/2014/09 diunduh pada 12 September 2015