Anda di halaman 1dari 3

Addition of 2 input numbers using BCD to 7

segment
Andreas Simorangkir (14S16060), Gomgom Silalahi (14S16048), Holong Sihombing
(14S16055)
Tanggal Proyek: 15/01/2019
NWS3102 – Arsitektur Sistem Komputer
Teknik Elektro - Institut Teknologi Del

-
Abstrak— Pada proyek ini akan menunjukkan penggunaan BCD (binary coded decimal). Untuk proyek ini akan menggunakan
Bahasa pemograman VHDL dan menggunakan papan boar FPGA Altera DE1 dengan filter yang sudah ditentukan. Software yang
digunakan adalah Quartus II versi 13.0. Diharapakan Output dari implementasi ini berupa keluaran pa

Keywords Altera DE1, BCD, FPGA.

I. PENDAHULUAN

Seven Segment Display (7 Segment Display) dalam bahasa Indonesia disebut dengan Layar Tujuh Segmen adalah komponen
Elektronika yang dapat menampilkan angka desimal melalui kombinasi-kombinasi segmennya. Seven Segment Display pada
umumnya dipakai pada Jam Digital, Kalkulator, Penghitung atau Counter Digital, Multimeter Digital dan juga Panel Display
Digital seperti pada Microwave Oven ataupun Pengatur Suhu Digital . Seven Segment Display pertama diperkenalkan dan
dipatenkan pada tahun 1908 oleh Frank. W. Wood dan mulai dikenal luas pada tahun 1970-an setelah aplikasinya pada LED (Light
Emitting Diode).
Seven Segment Display memiliki 7 Segmen dimana setiap segmen dikendalikan secara ON dan OFF untuk menampilkan angka
yang diinginkan. Angka-angka dari 0 (nol) sampai 9 (Sembilan) dapat ditampilkan dengan menggunakan beberapa kombinasi
Segmen. Selain 0 – 9, Seven Segment Displayjuga dapat menampilkan Huruf Hexadecimal dari A sampai F. Segmen atau elemen-
elemen pada Seven Segment Display diatur menjadi bentuk angka “8” yang agak miring ke kanan dengan tujuan untuk
mempermudah pembacaannya. Pada beberapa jenis Seven Segment Display, terdapat juga penambahan “titik” yang menunjukan
angka koma decimal. Terdapat beberapa jenis Seven Segment Display, diantaranya adalah Incandescent bulbs, Fluorescent lamps
(FL), Liquid Crystal Display (LCD) dan Light Emitting Diode (LED).

Pada proyek ini tujuan yang ingin dicapai antara lain :

Agar Sirkuit kombinasional dapat melakukan konversi bilangan ke decimal dan penambahan BCD (binary code decimal), juga
melakukan operasi aritmatika *khususnya operasi untuk melakukan penjumlahan bilangan denganbatasan tertentu.

Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang, rumusan masalah yang didapat adalah sebagai berikut :
Bagaimana mengubah inputan switch menjadi keluaran pada BCD to 7 segment ?
Bagaimana hasil keluaran dapan melakukan operasi penjumlahan ?

II. LANDASAN TEORETIS


BCD-TO-7-SEGMENT CODE CONVERTER
Rangkaian ini digunakan untuk mengkonversikan suatu nilai desimal terkode biner(BCD) ke pola segmen yang sesuai pada display
7-segmen. Karena nilai BCD adalah angka 4-bit pada jangkauan 0-9, bagaimana kita memperlakukan nilai 10-15(don’t care atau
tidak) akan berpengaruh pada desain kita. 7- segmen biasanya diidentifikasi dalam industri menggunakan huruf a-g seperti pada
Gambar 3 berikut ini:
III. ALAT DAN BAHAN

Alat dan Fungsinya Adapun alat yang digunakan untuk membuat lampu otomatis ini adalah sebagai berikut :

1. PC/laptop
2. Altera DE1

IV. PROSES KERJA


Adapun proses nya adalah sebagai berikut :

• menggunakan rangkaian adder four-bit untuk menghasilkan penjumlahan empat-bit dan melaksanakan operasi A + B.
Sebuah sirkuit yang mengubah hasil lima bit ini, yang memiliki nilai maksimum 19, menjadi dua BCD digit S1S0
• Digunakan switch SW7−4 dan SW3−0 untuk input A dan B, masingmasing
• Karena rangkaian Anda hanya menangani digit BCD, periksa kasus ketika input A atau B lebih besar dari sembilan. Jika
ini terjadi, tunjukkan kesalahan dengan menyalakan lampu hijau LEDG7

V. HASIL DAN ANALISIS

Hasil yang didapat berupa keluaran BCD to 7 segment yang menunjukan nilai inputan dari A dan B, dah hasil penjumlahan dari
kedua inputan itu.
VI. SIMPULAN
Adapun kesimpulan dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Melalui proyek ini kami memahami penggunaan BCD to 7 segment
2. Mengerti juga penjumlahan 2 inputs numbers dengan BCD to 7 segment