Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN

MOBILISASI POST CAESAREA (POST SC)

Topik : Mobilisasi dini post SC


Waktu : 30 menit
Hari/Tanggal : Sabtu/ 21 September 2019
Tempat: Ruang Kebindanan RS Zainal Abidin Pagar Alam
Sasaran : Pasien post SC

1. Definisi Mobilisasi Dini


Mobilisasi dini adalah kebijaksanaan untuk selekas mungkin membimbing penderita
keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya selekas mungkin berjalan(Soelaiman,1993).
Menurut Carpenito (2000), Mobilisasi dini merupakan suatu aspek yang terpenting pada fungsi
fisiologis karena hal itu esensial untuk mempertahankan kemandirian. Dari Kedua definisi
tersebut dapat disimpulkan bahwa mobilisasi dini adalah suatu upaya mempertahankan
kemandirian sedini mungkin dengan cara membimbing penderita untuk mempertahankan fungsi
fisiologis.

2. Rentang Gerak Dalam Mobilisasi


Menurut Carpenito (2000) dalam mobilisasi terdapat tiga rentang gerak yaitu :

a. Rentang gerak pasif. Rentang gerak pasif ini berguna untuk menjaga kelenturan otot-otot
dan persendian dengan menggerakkan otot orang lain secara pasif misalnya perawat
mengangkat dan menggerakkan kaki pasien

b. Rentang gerak aktif. Hal ini untuk melatih kelenturan dan kekuatan otot serta sendi
dengan cara menggunakan otot-ototnya secara aktif misalnya berbaring pasien
menggerakkan kakinya.

c. Rentang gerak fungsional. Berguna untuk memperkuat otot-otot dan sendi dengan
melakukan aktifitas yang diperlukan.

3. Manfaat Mobilisasi Dini Menurut Mochtar (1995)


a. Penderita merasa lebih sehat dan kuat dengan early ambulation. Dengan bergerak, otot –
otot perut dan panggul akan kembali normal sehingga otot perutnya menjadi kuat kembali
dan dapat mengurangi rasa sakit dengan demikian ibu merasa sehat dan membantu
memperoleh kekuatan, mempercepat kesembuhan. Faal usus dan kandung kencing lebih
baik. Dengan bergerak akan merangsang peristaltic usus kembali normal. Aktifitas ini
juga membantu mempercepat organ-organ tubuh bekerja seperti semula.
b. Mobilisasi dini memungkinkan kita mengajarkan segera untuk ibu merawat anaknya.
Perubahan yang terjadi pada ibu pasca operasi akan cepat pulih misalnya kontraksi
uterus, dengan demikian ibu akan cepat merasa sehat dan bias merawat anaknya dengan
cepat.
c. Mencegah terjadinya trombosis dan tromboemboli, dengan mobilisasi sirkulasi darah
normal/lancar sehingga resiko terjadinya trombosis dan tromboemboli dapat dihindarkan.

1
4. Kerugian Bila Tidak Melakukan Mobilisasi :
1. Peningkatan suhu tubuh. Karena adanya involusi uterus yang tidak baik sehingga sisa
darah tidak dapat dikeluarkan dan menyebabkan infeksi dan salah satu dari tanda infeksi
adalah peningkatan suhu tubuh.
2. Perdarahan yang abnormal. Dengan mobilisasi dini kontraksi uterus akan baik sehingga
fundus uteri keras, maka resiko perdarahan yang abnormal dapat dihindarkan, karena
kontraksi membentuk penyempitan pembuluh darah yang terbuka
3. Involusi uterus yang tidak baik. Tidak dilakukan mobilisasi secara dini akan menghambat
pengeluaran darah dan sisa plasenta sehingga menyebabkan terganggunya kontraksi
uterus

5. Tahap-tahap Mobilisasi Dini :


Menurut Kasdu (2003) mobilisasi dini dilakukan secara bertahap berikut ini akan dijelaskan
tahap mobilisasi dini pada ibu post operasi seksio sesarea :
a. Setelah operasi, pada 6 jam pertama ibu paska operasi seksio sesarea harus tirah baring
dulu. Mobilisasi dini yang bisa dilakukan adalah menggerakkan lengan, tangan,
menggerakkan ujung jari kaki dan memutar pergelangan kaki, mengangkat tumit,
menegangkan otot betis serta menekuk dan menggeser kaki.
b. Setelah 6-10 jam, ibu diharuskan untuk dapat miring kekiri dan kekanan mencegah
trombosis dan trombo emboli.
c. Setelah 24 jam ibu dianjurkan untuk dapat mulai belajar untuk duduk.
d. Setelah ibu dapat duduk, dianjurkan ibu belajar berjalan.

A. Tujuan
1. Tujuan Umum

Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit, peserta dapat memahami tentang
pentingnya mobilisasi dini setelah dilakukan operasi caesar.

2. Tujuan Khusus

Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit, peserta dapat memahami materi
tentang pentingnya mobilisasi post SC dengan kriteria :

a. Peserta dapat menyebutkan pengertian mobilisasi.


b. Peserta dapat menyebutkan tahap-tahap mobilisasi post SC.
c. Peserta dapat menyebutkan minimal 2 dari 3 tujuan mobilisasi post SC.
d. Peserta dapat menyabutkan 3 rentang gerak dalam mobilisasi post SC.
e. Peserta dapat menyebutkan 2 manfaat dari mobilisasi post SC.
f. Peserta dapat menyabutkan 3 kerugian dari mobilisasi post SC.

2
B. Kegiatan Belajar Mengajar
NO TAHAP WAKTU KEGIATAN RESPON
1 Pembukaan 5 menit a. Memberikan Salam, a. Peserta menjawab
memperkenalkan diri, salam
menyampaikan tujuan
dan kontrak waktu

b. Apersepsi tentang b. Peserta menjawab


mobilisasi post
partum.
2 Pelaksanaan 20 menit a. Menjelaskan a. Peserta
tentang materi mendengarkan dan
mobilisasi post memperhatikan.
partum.

b. Membagi leaflet b. Peserta menerima


kepada peserta. leaflet.

c. Mendemonstrasikan c. Peserta
cara mobilisasi. memperhatikan

d. Meminta salah satu d. Seorang peserta maju


peserta penkes untuk untuk
mendemonstrasikan mendemonstrasikan
cara mobilisasi. cara mobilisasi.

e. Mengevaluasi e. Peserta menjawab


secara verbal pada beberapa pertanyaan
peserta penkes. dari penyuluh.
3 Penutup 5 menit a. Menyimpulkan a. Peserta
hasil penkes memperhatikan.

b. Mengakhiri b. Peserta menjawab


kegiatan dengan salam.
mengucapkan salam.

C. KRITERIA EVALUASI
1. Evaluasi struktur
a. klien hadir dalam kegiatan
b. Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di xxxxxx dilakukna oleh mahasiswa
c. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya
2. Evaluasi proses
a. klien antusias tethadap materi yang diberikan
b. klien tidak meninggalkan tempat penyuluhan
c. klien mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar

3
3. Evaluasi hasil
1. Peserta mengetahui tentang pengertian mobilisasi.
2. Peserta mengetahui tentang tahap-tahap mobilisasi post SC.
3. Peserta mengetahui minimal 2 dari 3 tujuan mobilisasi post SC.
4. Peserta dapat menyebutkan 3 rentang gerak dalam mobilisasi post SC.
5. Peserta dapat menyebutkan 2 manfaat dari mobilisasi post SC.
6. Peserta dapat menyabutkan 3 kerugian dari mobilisasi post SC.
D. Media
1. Lembar Balik
2. Leaflet
E. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Demonstrasi