Anda di halaman 1dari 43

LAPORAN TRIWULAN I

PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP)


BULAN JANUARI-MARET 2019

RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH MAYONG JEPARA


Jl. Pegadaian No. 12 Mayong – Jepara 59465, Telp. (0291) 4256500 / Fax. (0291) 4256556
Email : rspkumuhammadiyah77@yahoo.com
2019
DAFTAR ISI

BAB IPENDAHULUAN.............................................................................................................................3
A. Latar Belakang...........................................................................................................................3
B. Tujuan........................................................................................................................................3
C. Dasar Laporan............................................................................................................................4
D. Visi dan Misi Rumah Sakit..........................................................................................................4
E. Gambaran Umum Tata Kelola Komite Mutu dan Keselamatan Pasien (KMKP)..........................5
F. Daftar Anggota Pengumpul Data (PIC) PMKP.............................................................................9
BAB IIPELAKSANAAN KEGIATAN...........................................................................................................11
A. Indikator Mutu Prioritas RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara..........................................11
B. Indikator Mutu Unit RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.................................................12
BAB IIIHASIL KEGIATAN........................................................................................................................14
A. Hasil Pelaksanaan Kegiatan Indikator Mutu RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.............14
B. Indikator Mutu Prioritas RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara..........................................17
C. Indikator Mutu Unit RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.................................................26
BAB IVPENUTUP.......................................................................................Error! Bookmark not defined.

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
BerdasarkanmisiRumahSakitPKU Muhammadiyah Mayong Jeparayaitu mewujudkan
pelayanan kesehatan yang berkualitas dan pengelolaan Rumah Sakit yang profesional,
untukitu RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara melakukankegiatanpeningkatanmutu dan
keselamatanpasien yang sesuaidenganStandarNasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1 Tahun
2018.Kegiataninidilakukan di setiap unit kerja /
instalasiterkaituntukmengukurkinerjapelayanan RS dan
sebagaimanajemenkontroluntukmendukungpengambilankeputusan.

Laporan PMKP Triwulan I tahun


2019inidibuatuntukmengevaluasiperkembanganhasilpemantauanindikatormutu yang diambil
oleh instalasi / unit kerjadaribulanJanuari sampai Maret tahun 2019. Pelayanan peningkatan
mutu dan keselamatan pasien di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara, dapat terlaksana
dan terkoordinasi dengan baik, perlu adanya kebijakan Direktur RS PKU Muhammadiyah
Mayong Jepara sebagai landasan bagi penyelenggaraan pelayanan peningkatan mutu dan
keselamatan pasien melalui pemantauan indikator mutu unit rumah sakit.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Menggambarkan program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien di
Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong Jepara
2. Tujuan Khusus
a. Memantau indikator mutu unit RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.
b. Mengevaluasi peningkatanmutuRS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara
melaluipemantauanindikatormutu dan keselamatanpasiendi tiap – tiap unit dan
instalasiterkait.
c. Mengatasi masalah melalui metode PDSA.
d. Mendapatkan rekomendasidariDirekturRumahSakit dan Dewan
Pengawasmengenaipelaksanaan program mutupelayanan dan
penerapankeselamatanpasien di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.

C. Dasar Laporan
010/SK.RS.PKU.MUH./II.5/B2018

3
D. Visi dan Misi Rumah Sakit
Visi

Terwujudnya rumah sakit yang unggul dan islami.

Misi

1. Mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan


pasien.
2. Mewujudkan pelayanan yang prima dan terjangkau oleh masyarakat.
3. Mewujudkan pengelolaan rumah sakit yang profesional.
4. Mewujudkan dakwah amar ma’ruf nahi munkar di bidang kesehatan.

4
E. Gambaran Umum Tata Kelola Komite Mutu dan Keselamatan Pasien (KMKP)

5
STRUKTUR ORGANISASI

KOMITE MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN


RS PKU MUHAMMADIYAH MAYONG JEPARA

DIREKTUR

Ka.Bagian Pelayanan

Ka.Bagian Administrasi dan Keuangan

Ketua PMKP

SEKRETARIS

Sub Komite Sub Komite Sub Komite


Penjamin Mutu Rumah Sakit ManajemenRisiko Keselamatan Pasien Rumah Sakit

6
TATA HUBUNGAN KERJA
KOMITE MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN
RS PKU MUHAMMADIYAH MAYONG JEPARA

KOMITE MEDIK

PPIRS

K3RS DIREKSI
BAGIAN MEDIK

KPMKP
BAGIAN
KEPERAWATAN

BAGIAN SEKRETARIAT INSTALASI & UNIT


& HRD
KERJA DI
LINGKUNGAN RS
BAGIAN UMUM PKU
MUHAMMADIYAH
MAYONG JEPARA
BAGIAN
KEUANGAN

7
TUJUAN UMUM KOMITE MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN
Terwujudnya peningkatan pelayanan kesehatan melalui upaya peningkatan mutu pelayanan
dan keselamatan pasien di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara secara efektif dan efisien
sehingga tercapai derajat kesehatan yang optimal dan meningkatkan kepuasan masyarakat.

TUJUAN KHUSUS KOMITE MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN

1. Mengimplementasikan siklus PDSA dalam upaya peingkatan mutu dan keselamatan


pasien.
2. Meningkatkan mutu unit pelayanan rumah sakit berkelanjutan.
3. Terciptanya budaya keselamatan pasien di rumah sakit.
4. Meningkatkan akuntabilitas rumah sakit terhadap pasien dan masyarakat.
5. Terlaksananya program-program pencegahan sehingga tidak terjadi pengulangan
kejadian tidak diharapkan.

PROGRAM KOMITE MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN RS PKU


MUHAMMADIYAH MAYONG JEPARA

 Rapat rutin.
 Sosialisasi program PMKP.
 Rapat triwulan dengan Direktur Rumah Sakit.
 Manajemen risiko klinis.
 Pendidikan dan Pelatihan PMKP.
 Monitoring evaluasi penilaian kinerja unit.
 Pencatatan, pelaporan, monitoring evaluasi program peningkatan mutu unit di Rumah
Sakit.

8
F. Daftar Anggota Pengumpul Data (PIC) PMKP

NO. UNIT / RUANG NAMA PIC


1. IGD 1. Yusuf Ardiansyah
2. Puji Astuti

2. Farmasi 1. Okky Safitri


2. Khuwaisotul Maula

3. Fisioterapi 1. Maulana Ilham


2. M. Syaiful Islam

4. Gizi 1. SihatulMaizah
2. Khalimatul Sa’diyah

5. Laundry 1. Nuryati
2. Dwi Priastutik

6. Sanitasi 1. Nila Sari Dwi Rahayu

7. SIMRS 1. Sudaryanto
2. Wahyu Kurniawan

8. Radiologi 1. Agus Mustofa


2. Sella Wulandari

9. Laboratorium 1. Atik Khikmawati


2. Dwi Harjanto

10. IPSRS 1. Rijalul Fikri


2. Rina Riris Putri

11. Poli / Rawat Jalan 1. Agustina Dewi Mahardika


2. Khusnul Sarifah

12. Rekam Medik 1. Heni Susanti


2. Ali Mustofa

13. Ambulans 1. Suwelo

14. Pemulasaran Jenazah 1. Wahid Hasyim

15. PPI 1. Siti Nooraeni

9
16. CSSD 1. Ika Puji Rahayu
2. Ali Asikin

17. IBS 1. Risa Kusuma Sari


2. Agung Setyanto

18. Humas 1. Mujianto


2. Nurinka Nurmala

19. Admin dan Keuangan 1. Anisa Fitriana


2. Zainul Arifin

20. Satpam 1. Suprihatino

21. Nyi Walidah 1. Sri Wahyuni


2. Zulaikhah

22. Fahruddin 1. Wiwit Rofika Rahman


2. Khurotul Aini

23. HCU 1. Tommy Pratama


2. Nining Rahayu Ningsih

24. Syujak 1. Ifroch Fuadah


2. Nurya Khusna

25. Ibrahim 1. Widayat


2. Dian Karimawati

26. Ismail 1. Ida Yanti


2. Jumiati Triningsih

10
BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN
A. Indikator Mutu Prioritas RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara

NO. INDIKATOR JUDUL INDIKATOR STANDAR

1. Area Klinis Kelengkapan pengisian assesmen awal


medis 1x24 jam setelah pasien masuk >80%
rawat inap
Kesalahan diagnosa pre dan post
<80%
operasi
Kepatuhan penulisan resep sesuai
100%
formularium
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi,
Surveilans dan Pelaporan

a. Infeksi Aliran Darah Perifer / ≤5mil


Phlebitis
b. Infeksi Daerah Operasi (IDO) < 2%

c. Infeksi Saluran Kemih (ISK) ≤4,7mil

2. Area Manajemen Keterlambatan respontime genset


<20%
Terisinya angket kepuasan pasien
>80%
rawat inap
3. Area Sasaran Kepatuhan pemasangan gelang
Keselamatan Pasien identitas sesuai standar pada pasien 100%
rawat inap
Kepatuhan penerapan komunikasi
100%
dengan metode SBAR dan TBK
Kepatuhan pemberian label obat
100%
highalertoleh farmasi
Kepatuhan pelaksanaan prosedur
sitemarkingpasien operasi elektif di 100%
ruang rawat inap
Kepatuhan kebersihan tangan oleh
80%
petugas
Kepatuhan angka pemakaian gelang
0%
identitas risiko jatuh

11
B. Indikator Mutu Unit RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara

NO. UNIT JUDUL INDIKATOR STANDAR

1. Instalasi Gawat Darurat Respontime penanganan pasien 80%


(IGD) IGD < 5 menit

2. Farmasi Waktu Tunggu Obat Racik 60%


Kurang dari 60 menit

Waktu Tunggu Obat Jadi Non 60%


Racik Kurang dari 30 menit

3. Fisioterapi Kepuasan pelanggan fisioterapi 80%

4. Gizi Sisa makanan yang tidak <20%


termakan oleh pasien

5. Laundry Kejadian linen yang hilang 0%

6. Sanitasi Ketepatan jadwal pengambilan 100%


limbah medis di TPS

7. Ruang Rawat Inap Kepatuhan jam visit dokter 80%


spesialis

8. SIMRS Keterlambatan waktu penanganan 0%


kerusakan hardware atau jaringan

9. Radiologi Pemeriksaan ulang radiologi ≤2%

10. Laboratorium Waktu lapor hasil tes kritis 80%


laboratorium

11. IPSRS Keterlambatan waktu menangani ≤20%


kerusakan alat

12. Rawat Jalan Waktu tunggu rawat jalan < 60 ≤60 menit
menit

13. Instalasi Bedah Sentral (IBS) Penundaan operasi elektif <5%

14. Rekam Medis Kelengkapan RM 24 jam setelah 60%


pasien pulang

12
15. Ambulans Ketepatan pelayanan ambulans di 60%
Rumah Sakit

16. Pemulasaran Jenazah Waktu tanggap pemulasaran ≤2 jam


jenazah

17. Admin dan Keuangan Ketidaklengkapan dokumen 0%


pendukung penagihan BPJS

18. CSSD Kepatuhan pemakaian internal 100%


indikator pada proses sterilisasi

19. Humas Kepuasan pelanggan rawat inap 85%

20. Satpam Kejadian kehilangan barang di RS 0

13
BAB III

HASIL KEGIATAN

A. Hasil Pelaksanaan Kegiatan Indikator Mutu RS PKU Muhammadiyah Mayong


Jepara
a. Indikator Mutu Prioritas
JUDUL CAPAIAN BULAN
NO. INDIKATOR STANDAR
INDIKATOR JAN FEB MAR
1. Area Klinis Kelengkapan 99,5% 99,5% 99,5% >80%
pengisian assesmen
awal medis 1x24 jam
setelah pasien masuk
rawat inap
Kesalahan diagnosa 0% 0% 0% < 10 %
pre dan post operasi
Kepatuhan penulisan 99,2% 99.8% 99,2% 100%
resep sesuai
formularium
Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi,
Surveilans dan
Pelaporan

a. Infeksi Aliran
Darah Perifer / 0mil 3,2mil 8,5mil ≤5mil
Phlebitis
b. Infeksi Daerah 0% 0% 0%
< 2%
Operasi (IDO)
c. Infeksi Saluran 0mil 0mil 0mil
≤4,7mil
Kemih (ISK)

2. Area Keterlambatan 56% 20% 62,5% <20%


Manajemen respontime genset
Terisinya angket 80% 84% 86% >80%
kepuasan pasien rawat
inap
3. Area Sasaran Kepatuhan 99,7% 100% 99,5% 100%
Keselamatan pemasangan gelang
Pasien identitas sesuai
standar pada pasien
rawat inap
Kepatuhan penerapan 97,5% 98,7% 97% 100%
komunikasi dengan
metode SBAR dan

14
TBK
Kepatuhan pemberian 86,1% 85% 86,7% 100%
label obat
highalertoleh farmasi
Kepatuhan 100% 100% 100% 100%
pelaksanaan prosedur
sitemarkingpasien
operasi elektif di
ruang rawat inap
Kepatuhan kebersihan 77,5% 82% 85% 80%
tangan oleh petugas
Kepatuhan angka 0% 0% 0% 0%
pemakaian gelang
identitas risiko jatuh

b. Indikator Mutu Unit


JUDUL CAPAIAN BULAN
NO. UNIT STANDAR
INDIKATOR JAN FEB MAR
1. Instalasi Respontime 97% 98% 98% 80%
Gawat Darurat penanganan pasien
(IGD) IGD < 5 menit
2. Farmasi Waktu Tunggu Obat 83,7% 92,5% 99,6% 60%
Racik Kurang dari
60 menit
Waktu Tunggu Obat 88% 93,5% 90% 60%
Jadi Non Racik
Kurang dari 30
menit
3. Fisioterapi Kepuasan pelanggan 100% 100% 100% 80%
fisioterapi

4. Gizi Sisa makanan yang 28% 26% 25% <20%


tidak termakan oleh
pasien
5. Laundry Kejadian linen yang 1% 1% 1% 0%
hilang

6. Sanitasi Ketepatan jadwal 33,33 37,5% 22,22 100%


pengambilan limbah % %
medis di TPS
7. Ruang Rawat Kepatuhan jam visit 97% 98% 96% 80%
Inap dokter spesialis

8. SIMRS Keterlambatan 0% 0% 0% 0%
waktu penanganan
kerusakan hardware
atau jaringan

15
9. Radiologi Pemeriksaan ulang 2% 3% 3% ≤ 2%
radiologi

10. Laboratorium Waktu lapor hasil tes 100% 97% 96% 80%
kritis laboratorium

11. IPSRS Keterlambatan 8% 4,3% 4,7% ≤ 20%


waktu menangani
kerusakan alat
12. Rawat Jalan Waktu tunggu rawat 56 52 48 ≤ 60 menit
jalan < 60 menit menit menit menit

13. Instalasi Bedah Penundaan operasi 1% 3% 0% < 5%


Sentral (IBS) elektif

14. Rekam Medis Kelengkapan RM 24 75% 83% 72% 60%


jam setelah pasien
pulang
15. Ambulans Ketepatan pelayanan 75% 63% 67% 60%
ambulans di Rumah
Sakit
16. Pemulasaran Waktu tanggap 43 30 31 ≤ 2 jam
Jenazah pemulasaran jenazah menit menit menit

17. Admin dan Ketidaklengkapan 3,4% 3,0% 2,7% 0%


Keuangan dokumen pendukung
penagihan
18. CSSD Kepatuhan 100% 100% 100% 100%
pemakaian internal
indikator pada
proses sterilisasi
19. Humas Kepuasan pelanggan 86% 100% 97% 85%
rawat inap

20. Satpam Kejadian kehilangan 1kasus 1kasus 1kasus 0kasus


barang di RS

B. Indikator Mutu Prioritas RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara


a. Indikator Area Klinis
1. Kelengkapan Pengisian Assesmen Awal Medis 1x24 jam Setelah Pasien
Masuk

16
Object 3

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian bulan Januari-Maret telah sesuai standar
yang ditentukan yaitu >80%. Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan
monitoringberkelanjutan.
2. Kesalahan Diagnosa Pre Dan Post Operasi

Object 5

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)

17
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian triwulan 1 telah sesuaidenganstandar yang
ditentukan. Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan monitoring berkelanjutan.
3. Kepatuhan Penulisan Resep Sesuai Formularium

Object 7

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hanya capaian pada bulan Februari yang telah sesuai
dengan standar yang ditentukan,dikarenakan dokter tidak memberikan resep
sesuai formularium dan ketersediaan stok obat di Farmasi.

18
4. Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi, Surveilans, Dan Pelaporan
 Infeksi Aliran Darah Perifer / Phlebitis

Object 9

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian bulan Januari-Maret terus mengalami
peningkatan yaitu 0 mil, 3,2 mil dan 8,5 mil. Capaian tertinggi yaitu pada Bulan
Maret dikarenakan stok handrub di unit Farmasi sedang tidak tersedia atau
kosong.
 Infeksi Daerah Operasi (IDO)

Object 11

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)

19
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret yaitu 0% dan
telah sesuai dengan standar yang di tentukan yaitu <2%. Hasil ini perlu
dipertahankan dan dilakukan monitoringberkelanjutan.
 Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Object 13

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret yaitu 0 mil dan
telah sesuai dengan standar yang di tentukan yaitu ≤4,7mil. Hasil ini perlu
dipertahankan dan dilakukan monitoring berkelanjutan.

20
b. Indikator Area Manajemen

1. Keterlambatan ResponTime Genset

Object 15

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian triwulan 1 belum memenuhi standar yang
ditentukan, dan hasil capaian tertinggi pada bulan Maret yaitu 62,5%. Hal ini
dikarenakan genset yang digunakan belum menggunakan genset otomatis dan
kapasitas genset tidak memenuhi dengan gedung baru RS PKU Muhammadiyah
Mayong Jepara.
2. Terisinya Angket Kepuasan Pasien Rawat Inap

Object 17

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)

21
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret terus
mengalami peningkatan. Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan monitoring
berkelanjutan.
c. Indikator Sasaran Keselamatan Pasien
1. Kepatuhan Pemasangan Gelang Identitas Sesuai Standar pada Pasien Rawat
Inap

Object 20

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret yaitu 99,7%,
100%, dan 99,5%. Pada bulan Januari dan Maret hasil capaian belum memenuhi
standar dikarenakan perawat lupa memasang gelang identitas pada pasien dan
perawat kurang mengidentifikasi pasien. Gelang identitas warna pink untuk pasien
perempuan dan warna biru untuk pasien laki-laki.

22
2. Kepatuhan Penerapan Komunikasi Dengan Metode SBAR dan TBK

Object 23

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret belum sesuai
standar yang ditentukan dikarenakan instruksi dokter kurang jelas.
3. Kepatuhan Pemberian Label Obat HighAlertoleh Farmasi

Object 25

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)

23
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian dari bulan Januari-Maret belum sesuai
standar yang ditentukan dikarenakan kurangnya jumlah tenaga kerja di unit
Farmasi untuk melakukan pelabelan obat highalert.
4. Kepatuhan Pelaksanaan Prosedur SiteMarkingPasien Operasi Elektif di
Ruang Rawat Inap

Object 27

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret
telahsesuaidenganstandar yang ditentukanyaitu 100%. Hasiliniperludipertahankan
dan dilakukan monitoring berkelanjutan.
5. Kepatuhan Kebersihan Tangan

Object 30

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :

24
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian dari bulan Januari-Maret terus mengalami
peningkatan. Namun pada bulan Januari didapatkan hasil dibawah standar yaitu
77,5%, hal ini dikarenakan kurangnya kepatuhan kebersihan tangan oleh petugas.
6. Kepatuhan Angka Pemakaian Gelang Identitas Risiko Jatuh

Object 32

Sumber: data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian telah sesuai standar yang ditentukan yaitu
0%. Hasil capaian tersebut perlu dipertahankan dan dilakukan
monitoringberkelanjutan.

25
C. Indikator Mutu Unit RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara
a. Instalasi Gawat Darurat (IGD)

Object 34

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian triwulan 1 telah melampaui standar
yang ditentukan yaitu sebesar 80%. Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan
monitoringberkelanjutan.

b. Farmasi

 Waktu Tunggu Obat Racik Kurang dari 60 menit

Object 36

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

26
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian dari bulan Januari-Maret terus mengalami
peningkatan dan telah sesuai dengan standar yang ditentukan yaitu 60%. Hasil
tersebut perlu dipertahankan dan dilakukan monitoring berkelanjutan.

 Waktu Tunggu Obat Jadi Non Racik Kurang dari 30 menit

Object 38

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian triwulan 1 telah memenuhi standar yang
ditentukan dan hasil capaian tertinggi pada bulan Februari yaitu sebesar 93,5%.
Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan monitoring berkelanjutan.
c. Fisioterapi

Object 40

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

27
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian triwulan 1 yaitu 100% dan telah memenuhi
standar yang ditentukan. Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan monitoring
berkelanjutan.

d. Gizi

Object 42

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian triwulan 1 belum memenuhi standar yang
ditentukan karena pasien rawat inap merasa menu makanan di Rumah Sakit tidak
enak.
e. Laundry

Object 44

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

28
Metode Peningkatan Mutu :

Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret belum sesuai
standar yang ditentukan, karena kurangnya dilakukan pengcekkan jumlah linen.
Kejadian kehilangan linen sering terjadi di unit IGD.

f. Sanitasi

Object 46

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian dari bulan Januari-Maret belum memenuhi
standar yang ditentukan yaitu 100%.Hal inidikarenakan pihak ke 3 tidak
mengambil limbah medis secara tepat waktu sesuai jadwal yaitu 2-3 kali dalam
seminggu.
g. Ruang Rawat Inap

29
Object 48

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada triwulan 1 telah memenuhi standar
yang ditentukan. Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan monitoring
berkelanjutan.
h. SIMRS

Object 50

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada triwulan 1 telah memenuhi standar
yang ditentukan. Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan monitoring
berkelanjutan.
i. Radiologi

30
Object 52

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

31
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Februari dan Maret belum
sesuai dengan standar yang ditentukan, dikarenakan faktor positioning yang tidak
tepat sehingga output keluaran radiasi terkadang tidak sesuai.
j. Laboratorium

Object 54

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret telah memenuhi
syarat yang ditentukan. Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan monitoring
berkelanjutan.
k. IPSRS

Object 56

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

32
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret telah memenuhi
syarat yang ditentukan. Hasil ini perlu dipertahankan dan dilakukan monitoring
berkelanjutan.
l. Rawat Jalan

Object 58

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian pada bulan Januari-Maret terus mengalami
penurunan dan telah memenuhi syarat yang ditentukan. Hasil ini perlu
dipertahankan dan dilakukan monitoring berkelanjutan.
m. Instalasi Bedah Sentral (IBS)

Object 60

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

Metode Peningkatan Mutu :

33
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian tertinggi yaitu pada bulan Februari dan
telah memenuhi standar yang ditentukan yaitu kurang dari 5%. Hal ini perlu
dipertahankan dan dilakukan monitoringberkelanjutan.
n. Rekam Medis

Object 62

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian tertinggi yaitu pada bulan Februari dan
telah memenuhi standar yang ditentukan yaitu 60%. Hal ini perlu dipertahankan
dan dilakukan monitoring berkelanjutan.
o. Ambulans

Object 64

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

Metode Peningkatan Mutu :

34
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian terendah yaitu pada bulan Februari dan
telah memenuhi standar yang ditentukan yaitu 60%. Hal ini perlu dipertahankan
dan dilakukan monitoring berkelanjutan.
p. Pemulasaran Jenazah

Object 66

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian terendah yaitu pada bulan Februaridan
telah memenuhi standar yang ditentukan yaitu ≤2 jam (120 menit). Hal ini perlu
dipertahankan dan dilakukan monitoring berkelanjutan.
q. Admin dan Keuangan

Object 68

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

35
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian terus mengalami penurunan dan belum
memenuhi standar yang ditentukan, dikarenakan resume dpjp banyak yang tidak
lengkap.
r. CSSD

Object 70

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)


Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian triwulan 1 telah sesuai standar yang
ditentukan yaitu 100%. Hal ini perlu dipertahankan dan dilakukan
monitoringberkelanjutan.
s. Humas

Object 73

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

36
Metode Peningkatan Mutu :
Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian telah memenuhi standar yang ditentukan
dan hasil capaian tertinggi pada bulan Februari yaitu 100%. Hasil ini perlu
dipertahankan dan dilakukan monitoring berkelanjutan.
t. Satpam

Object 75

Sumber : data yang diolah PMKP (2019)

Metode Peningkatan Mutu :

Berdasarkan grafik diatas, hasil capaian bulan Januari-Maret belum sesuai standar
dikarenakan terdapat kejadian kehilangan barang dilingkungan RS 1 kasus per
bulannya. Diharapkan untuk satpam yang bertugas untuk lebih meningkatkan
keamanan dengan selalu mengkontrol keadaan RS serta mewaspadai segala hal
yang mencurigakan dilingkungan RS.

37
38
39
40
41
42
43