Anda di halaman 1dari 2

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala
kebaikanNya, karena atas rahmat dan berkat Nya laporan praktik kerja yang berjudul Proyek
Pembangunan Kolam Retensi Cieunteung dapat diselesaikan dengan baik.
Laporan ini disusun dengan melewati beberapa tahapan yang melibatkan berbagai
pihak sebagai pendukung. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang
telah membantu saya dalam proses penyusunan laporan ini :

1. Allah SWT
2. Nabi Muhammad SAW
3. Bapak Roni IS Rono selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil Universitas Jenderal Achmad
Yani
4. Bapak Ramli, ST, MT. selaku Dosen Pembimbing selama praktik kerja dan dalam
penyusunan laporan kerja praktek ini.
5. Seluruh Staf Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum
6. Bapak Mohammad Nooryanto, Bapak Muhammad Fachruliansyah, dan Bapak
Prasetyo Budi Utomo selaku pembimbing lapangan.
7. Seluruh Staf PT. Nindya Karya Barata – JO

8. Orang Tua yang selalu mendukung.

9. Teman-teman teknik sipil dari semua angkatan atas segala dukungannya.

10. Semua pihak yang telah banyak membantu penyusun, baik secara moril maupun
materil, yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Saya menyadari bahwa penyusunan laporan ini masih memiliki banyak kekurangan.
Untuk itu saya berharap adanya saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan laporan
ini. Akhirnya saya berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak khususnya
bagi kalangan Teknik Sipil.

Cimahi, 2018
Penulis

Kurve – S adalah suatu kurve yang disusun untuk menunjukkan hubungan antara nilai komulatif biaya
atau jam-orang (man hours) yang telah digunakan atau persentase (%) penyelesaian pekerjaan
terhadap waktu. Dengan demikian pada kurve–S dapat digambarkan kemajuan volume pekerjaan
yang diselesaikan
sepanjang berlangsungnya proyek atau pekerjaan dalam bagian dari proyek.
Dengan membandingkan kurve tersebut dengan kurve yang serupa yang disusun berdasarkan
perencanaan, maka akan segera terlihat dengan jelas apabila terjadi penyimpangan. Oleh karena
kemampuannya yang dapat diandalkan dalam melihat penyimpangan-penyimpangan dalam
pelaksanaan proyek, maka pengendalian
proyek dengan memanfaatkan Kurve–S sering kali digunakan dalam pengendalian suatu proyek.
Pada Kurve–S, sumbu mendatar menunjukkan waktu kalender, dan sumbu vertikal menunjukkan nilai
komulatif biaya atau jam-orang atau persentase penyelesaian pekerjaan. Kurve yang berbentuk huruf
”S” tersebut lebih banyak terbentuk karena kelaziman dalam pelaksanaan proyek yaitu:

 Kemajuan pada awal-awalnya bergerak lambat.


 Kemudian diikuti oleh kegiatan yang bergerak cepat dalam kurun waktu yang lebih lama.
 Pada akhirnya kegiatan menurun kembali dan berhenti pada suatu titik akhir.