Anda di halaman 1dari 4

Fildzah Adani Islamey - 2201843531

Tugas Personal 1
Week 2, Sesi 3

1. Kehidupan produk terbagi menjadi 4 (empat) fase/ siklus hidup.


a. Sebutkan empat fase/ siklus produk.
b. Strategi-strategi apakah yang diterapkan pada setiap fase tersebut?

2. Pada pengembangan produk digunakan strategi eksternal dan strategi internal. Apakah
perusahaan harus menggunakan kedua strategi tersebut atau bisa hanya dengan salah satu
strategi? Berikan penjelasan. Petunjuk: Gunakan text book/ e-book dalam menyelesaikan
soal ini.

Jawaban
1. A. Empat fase/ siklus produk :

1) Introductory Phase/ Fase Perkenalan

Fase pertama yang dimana produsen memperkenalkan produk mereka ke pasar,


pada fase ini juga memperlukan banyak biaya karna produk masih tergolong
“finetuned” jadi masih memerlukan biaya seperti penlitian, pengembangan produk
dan keperluan yang lainnya.

2) Growth Phase/ Fase Pertumbuhan

Fase kedua dalam siklus ini produk sudah mulai stabil dan sudah mulai diterima
oleh konsumen pasar, produsen sudah bisa meperhitungkan kapasitas yang
diperlukan.

3) Maturity Phase/ Fase Kedewasaan

Fase saat produk sudah sangat matang yang membuat perusahaan memiliki
pesaing baru, bersaing ketat dan produsen harus berjuan dalam merebut pangsa
pasar.

4) Decline Phase/ Fase Penurunan

Pada fase penurunan, penjualan semakin menurun dan keuntungan juga semakin
menurun, produsen harus stay alert atau berhati-hati terhadap produk yang

MGMT6159 - Operational Management-R1


penjualannya semakin menurun, produsen harus memikirkan strategi yang tepat
untuk membuat penjualan produknya naik kembali.

B. Strategi-strategi apakah yang diterapkan pada setiap fase tersebut :

a) Introductory Phase/ Fase Perkenalan

Pada fase ini bisa memilih dari 4 strategi, yaitu ;


i. Rapid skimming, strategi yang langsung membangun preferensi merk
dengan mentapkan harga dan level promosi yang tinggi.
ii. Slow Skimming, strategi ini menggunakan harga yang tinggi tetapi level
promosi yang rendah. Ukuran pasar pada strategi ini terbatas, sebagian
besar target pasar sadar/ mengenali produk produsen, konsumen bersedia
untuk membeli produk dengan hargayang tinggi, dan persaingan potential
belum mengancam.
iii. Rapid-penetration, peluncuran produk dengan harga yang rendah dan
promosi yang besar. Menurut saya, strategi ini sangat banyak dipakai oleh
beberapa perusahaan pada jaman sekarang, misalnya grab yang
menawarkan banyak promosi dan promosi yang besar.
iv. Slow-penetration, peluncuran produk dengan harga dan level promosi
yang rendah. Strategi ini digunakan saat pasar besar dan memiliki peka
terhadap harga yang tinggi dan mempunyai beberapa persaingan potensial.

b) Growth Phase/ Fase Pertumbuhan

Strategi yang dapat diterapkan, yaitu :


 Meningkatkan kualitas produk, menambah ciri-ciri atau fitur baru,
memperbaiki model produk. Misalnya mengubah design packaging
produk yang mengikuti model trend sekarang, yang nantinya konsumen
tambah tertarik untuk melihat produk perusahaan daripada produk yang
lain.
 Menambah model baru, misalnya membuat produk dengan warna yang
berbeda atau ukuran yang berbeda. Tujuannya untuk melindungi
eksistensi produk utama dan memberikan opsi baru pada konsumen.
 Memasuki segmen pasar baru untuk dapat melakukan penelitian baru dan
melihat feedback yang dihasilkan.
 Meningkatkan cakupan dan memasuki saluran distribusi baru.

MGMT6159 - Operational Management-R1


 Melakukan promosi yang memperlihatkan value dari produk perusahaan,
sehingga konsumen memiliki alasan untuk membeli produk tersebut.
 Perusahaan bisa menurunkan harga produk agar dapat dijangkau oleh
konsumen yang lebih banyak

c) Maturity Phase/ Fase Kedewasaan

Menurut Kotler (2009) ada tiga fase kedewasaan, (1) Fase kedewasaan
bertumbuh, (2) Fase kedewasaaan stabil dan (3) Fase kedewasaan menurun.
Dalam tahap ini, jika produk mengalami penurunan, perusahaan harus
memeikirkan cara untuk menaikkan minat konsumen, cara terbaik untuk
meningkatkan minat konsumen hampir sama dengan strategi tahap pengenalan
yang dimana perusahaan dapat meningkatkan value dan kualitas dari produknya.

d) Decline Phase/ Fase Penurunan

Karena pada tahap ini produk perusahaan sudah mengalami penurunan yang
memberikan beban terhadap perusahaan dan juga karyawan maka strategi yang
dapat dilakukan, yaitu :
 Meningkatkan investasi perusahaan untuk dapat memperkuat posisi pasar
 Mengurangi investasi dan pelanggan yang tidak menguntungkan
 Menjual asset dari perusahaan

Source :
 Jay Heizer, Barry Render and Chuck Munson.1998.Operations Management
Sustainability and Supply Chain Management 12th Edition
 Lecture Note Week 2
 https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-siklus-hidup-produk-product-life-
cycle/
 https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengetahui-strategi-pemasaran-untuk-setiap-
tahapan-siklus-hidup-produk/
 https://blog.xendit.co/id/4-strategi-pemasaran-untuk-product-life-cycle-yang-
wajib-anda-pahami/

2. Perusahaan dapat menggunakan strategi internal maupun eksternal tetapi dengan masa
atau waktu yang berbeda, dan strategi yang dipakai tergantung dengan apa yang
perusahaan fokuskan dan misinya. Strategi internal lebih fokus terhadap produk
development dengan caranya sendiri tanpa melibatkan tangan lain yang dimana dapat
menguntungkan atau dapat merugikan diri sendiri, atau kata lain resiko yang dihadapi
lebih tinggi. Strategi eksternal menggunakan bantuan dari luar yang bisa memberikan
waktu pengembangan produknya lebih cepat tetapi keuntungan dibagi rata. Menurut saya,

MGMT6159 - Operational Management-R1


sebaiknya untuk tidak menggunakan kedua strategi tersebut secara bersamaan karna
resiko yang akan dialami perusahaan bisa sangat tinggi dan bisa membebankan karyawan
dan tentu juga perusahaan sendiri yang harus focus terhadap dua cara.

Source :
 Jay Heizer, Barry Render and Chuck Munson.1998.Operations Management
Sustainability and Supply Chain Management 12th Edition
 Lecture Note Week 2

MGMT6159 - Operational Management-R1