Anda di halaman 1dari 14

LABORATORIUM UTAMA NUSANTARA

Disusun Oleh :

1. Anindya A. Sunarko (20116002) 11. Maria Handriyani Upa (20116022)


2. Arfian Faric Aprilianto (20116004) 12. Moh. Alfan Thoriq (20116026)
3. Desy Fitria Wulandari (20116006) 13. Nazullah Khoirun Nisa (20116028)
4. Diastri Dwi Indriani (20116008) 14. Putri A. Endah Mawarni (20116032)
5. Fitria Rizmadyanti (20116010) 15. Resti Bili (20116034)
6. Gheisa Zahra Nisrina (20116012) 16. Riski Budi Adi P (20116038)
7. Ima Anjanisa (20116014) 17. Siti Rukmana (20116042)
8. Indana Farodis (20116016) 18. Utami (20116044)
9. Jesuina Paula Victor (20116018) 19. Vrihilia N. A. Wangi (20116046)
10. Laili Lutfiah(20116020) 20. Yulia Dwi Hutami (20116048)
21. Ika Ratna Sari

PROGRAM STUDI DIPLOMA 4 TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK


FAKULTAS SAINS, TEKNOLOGI DAN ANALISIS
INSTITUT ILMU KESEHATAN
BHAKTI WIYATA
KEDIRI
2019
A. Pengertian Laboratorium Utama
Laboratorium klinik umum utama, yaitu laboratorium yang melaksanakan
pelayanan pemeriksaan spesimen klinik dengan kemampuan pemeriksaan lebih
lengkap dari laboratorium klinik umum madya dengan teknik automatik. Contohnya
adalah Laboratorium Rumah Sakit Type A dan B

B. VISI
Menjadikan laboratorium utama yg modern, terpercaya sebagai center of excellence
serta memberikan pelayanan untuk kepuasan masyarakat sehat
C. MISI
1. menggunakan pemeriksaan dengan mengendepankan teknologi modern.
2. Memberikan hasil yang valid.
3. Memberikan pelayanan yang dapat dijangkau untuk kalangan masyarakat.
4. Memberikan pelayanan yang memuaskan dengan ditunjang adanya sarana yang
memadai dan keramahan dari setiap tenaga kesehatan.
5. Menjadi layanan kesehatan terpercaya dan terdepan.
D. STRUKTUR ORGANISASI

DIREKTUR

WADIR UMUM DAN WADIR


KEUANGAN PELAYANAN

KEPALA INSTALASI

SEKRETARIS/ADMINISTRASI

DOKTER DOKTER
Sp.PK Sp.PA

UNIT PATOLOGI UNIT PATOLOGI


KLINIK ANATOMI

KOORDINATOR KOORDINATOR
PELAYANAN PELAYANAN

SUB KOORD
SUB KOORD BANK ADMINISTRASI
SAMPLING
DARAH

SUB KOORD
SUB KOORD SUB KOORD
MIKROBIOLOGI SEKRESI SITOLOGI HISTOPATOLOGI
& EKSKRESI
SUB KOORD
REAGEN & SUB KOORD ANALIS
SARANA HEMATOLOGI & FAAL PELAKSANA
PRASARANA HEMOSTASIS
PELAKSANA
SUB KOORD MUTU, PRAMU RUANG
KIMIA KLINIK &
IMUNOSEROLOGI
E. SURAT PERIZINAN
(Peraturan Manteri Kesehatan RI Nomor 411/Menkes/Per/III/2010 Tentang
Laboratorium Klinik)
1. Izin penyelenggaraan laboratorium klinik umum utama diberikan oleh Direktur
Jendral Pelayanan Medik atas rekomendasi Kepala dinas Kesehatan Propinsi
2. Permohonan izin disampaikan secara tertulis.
Syarat :
1. Fc akta pendirian
2. Denah lokasi dan bangunan
3. Surat pernyataan kesanggupan penaggung jawab teknis (Formulir A1)
4. Surat pernyataan masing-masing tenaga teknis (Formulir A2)
5. Surat pernyataan kesediaan mengikuti program pemantapan mutu (formulis A3)
6. Data kelengkapan bangunan (fomulir A4)
7. Data kelengkapan peralatan (fomulir A5)
3. Hasil pemeriksaan yang dilaksanakan oleh tim instansi pemberi izin disampaikan ke
instansi pemberi izin selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja dengan
melampirkan berita acara.
4. Jika persyaratan telat dipenuhi, maka instansi pemberi izin menerbitkan surat izin
sesuai dengan klasifikasinya (fomulir C)
5. Apabila dalam waktu 60 hari kerja sejak pemberitahuan lisan atau tulisan
disampaikan kepada pemohon izin untuk melengkapi persyaratan masih belum dapat
dipenuhi, instansi pemberi izin mengeluarkan surat penolakan terhadap permohonan
izin (Formulir D)
6. Apabila setelah jangka waktu 60 hari kerja sejak permohonan diterima dan seluruh
persyaratan sesuai ketentuan dipenuhi, instansi pemberi izin belum memberikan
jawaban maka permohonan dianggap diterima dan pemohon dapat membuat surat
pemberitahuan kepada instansi pemberi izin bahwa pemohon siap melakukan kegiatan
laboratorium.
7. Izin penyelenggaraan diberikan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat
diperpanjang untuk waktu 5 (lima) tahun berikutnya dengan ketentuan sepanjang
memenuhi persyaratan.
Syarat:
1. Mencantumkan nama laboratorium.
2. Mencantumkan nama pemilik.
3. Penanggung jawab.
4. Lokasi.
5. Klasifikasi.
Selambat-lambatnya 6 bulan sebelum masa perizinan berakhir. Jawaban akan
diberikan pemberi izin dalam waktu 30 hari kerja. Jika permohonan ditolak
(menghentikan seluruh kegiatan).
Jika dalam waktu 60 hari tidak ada jawaban dari instansi pemberi izin, maka dianggap
disetujui oleh instansi pemberi izin.