Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH KABUPATEN LEBONG

DINAS KESEHATAN

KEPUTUSAN
KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LEBONG
NOMOR : / / / /

TENTANG

INDIKATOR DAN STANDAR KINERJA PUSKESMAS


DI SELURUH PUSKESMAS KABUPATEN LEBONG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

KEPALA DINAS KESEHATAN,

Menimbang : a. Bahwa guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan


program di seluruh Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan
Kabupaten Lebong yang transparan dan akuntabel serta efektif dan efisien,
perlu disusun penetapan indicator dan standar kinerja;
b. Bahwa untuk memenuhi kepentingan sebagaimana dimaksud pada huruf a
perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Dinas Kesehatan;

Mengingat : a. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran;


b. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan;
c. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 001 Tahun 2012 Tentang Sistem
Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan;
d. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas;
e. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 tentang Manajemen
Puskesmas(MP );
f. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 04 Tahun 2019 tentang Standar
Pelayanan Minimal (SPM);

MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN INDIKATOR DAN STANDAR KINERJA DINAS
KESEHATAN.

KESATU : Indikator dan standar kinerja Dinas Kesehatan tahun 2019 sebagaimana
dalam lampiran keputusan ini;
KEDUA : Bukti penetapan indikator prioritas monitoring dan penilaian kinerja yang
digunakan sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan kepada
masyarakat di Puskesmas dan sebagai evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan;
KETIGA : Segala biaya akibat dikeluarkannya keputusan ini dibebankan pada
anggaran Dinas Kesehatan;
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian
hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

DITETAPKAN DI : Amen
PADA TANGGAL : Januari 2019
KEPALA DINAS KESEHATAN,

Rachman
Lampiran : Surat Keputusan Kepala
DINAS KESEHATAN
Kabupaten Lebong
Nomor :
Tanggal : Januari
2019
Tentang

INDIKATOR DAN STANDAR KINERJA DINAS KESEHATAN


KABUPATEN LEBONG TAHUN 2019

INDIKATOR KINERJA UKM DINAS KESEHATAN

Target
(T)
No Upaya Kesehatan dan Kegiatan
dalam
%
1 UKM ESENSIAL
1.1 Upaya Promosi Kesehatan
1.1.1 Pengkajian PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dan Penyuluhan
1.1.1.1 Rumah Tangga yang dikaji (Survei PHBS) 20%
1.1.1.2 Rumah Tangga Sehat yang memenuhi 10 Indikator PHBS 56%
1.1.1.3 Peyuluhan NAPZA di Sekolah 100%
1.1.1.4 Penyuluhan Kesehatan di Posyandu 100%
1.1.1.5 Promosi Kesehatan di Sekolah 100%
1.1.1.6 Promosi Kesehatan di Dalam Gedung Puskesmas 100%
1.1.1.7 Desa Siaga Aktif 100%
1.2 Upaya Kesehatan Lingkungan
1.2.1 Penyehatan Air
1.2.1.1 Pengawasan Sarana Air Bersih ( SAB ) 83%
1.2.2 Penyehatan Makanan dan Minuman
1.2.2.1 TPM yang memenuhi syarat kesehatan 84%
1.2.3 Pembinaan Tempat-Tempat Umum ( TTU )
1.2.3.1 TTU yang memenuhi syarat kesehatan 84%
1.2.4 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) = Pemberdayaan Masyarakat
1.2.4.1 Penduduk yang Melaksanakan STOP BABS 80%
1.2.4.2 Desa/kelurahan yang melaksanakan STBM 3 Desa
1.2.4.3 Pelaksanaan Kegiatan STBM di Puskesmas 3 Desa
1.3 Upaya Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak dan KB
1.3.1 Kesehatan Ibu
1.3.1.1 Pelayanan kesehatan untuk ibu hamil (K4) 76%
1.3.1.2 Pelayanan Persalinan oleh tenaga kesehatan (Pn) 96.5%
1.3.1.3 Kunjungan Ibu Nifas Lengkap (KF) 96.5%
1.3.1.4 Bumil Komplikasi Yang Ditangani(PK) 100%
Puskesmas yang melakukan orientasi program perencanaan persalinan dan
1.3.1.5 87%
pencegahan komplikasi (P4K)
1.3.1.6 Puskesmas yang melaksanakan kelas ibu hamil 87%
1.3.2 Kesehatan Bayi
1.3.2.1 Pelayanan Kesehatan neonatus pertama ( KN1) 85%
1.3.2.2 Pelayanan Kesehatan Neonatus 0 - 28 hari (KN lengkap) 98%
1.3.2.3 Setiap bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar 86%
1.3.2.4 Pelayanan kesehatan bayi 29 hari - 11 bulan 86%
12 per
1.3.2.5 Angka Kematian Bayi 1000
KH
1.3.3 Kesehatan Anak Balita dan Anak Prasekolah
1.3.3.1 Setiap balita mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar (0-59 bulan) 72%
1.3.3.2 Kasus Kematian Balita 72%
1.3.4 Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja
1.3.4.1 Anak Usia Pendidikan Dasar yang mendapatkan Skrining Kesehatan 90%
1.3.4.2 Penjaringan Kesehatan siswa SD Sederajat 100%
1.3.4.2 Penjaringan Kesehatan untuk peserta didik kelas 7 dan 10 100%
1.3.4.3 Cakupan Pelayanan Kesehatan Remaja 65%
1.3.5 Pelayanan Keluarga Berencana (KB)
1.3.5.2 Peserta KB Aktif
1.3.5.3 Peserta KB Baru
1.3.5.4 Akseptor KB drop Out

1.4 Upaya Pelayanan Gizi


1.4.1 Pelayanan Gizi Masyarakat
1.4.1.2 Ibu Hamil Kurang Energi Protein (KEK) yang mendapat makanan tambahan 96%
1.4.1.3 Ibu Hamil yang mendapat Tablet Tambah Darah (TTD) 94%
1.4.2 Penanggulangan Gangguan Gizi
1.4.2.1 Bayi BBLR 0,4%
1.4.2.2 Bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI eksklusif 30%
1.4.2.3 Pemberian Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri 15%
1.4.2.6 Balita Wasting (Kurus) 0,79%
1.4.2.7 Baduta Stunting 31%
1.4.2.8 Balita Gizi Kurang <5%
1.4.2.9 Balita Gizi Buruk <0,5%
1.4.2.1
Balita Gizi buruk yang dirawat 100%
0
1.4.2.1
Balita ditimbang berat badannya 83,8%
1
1.4.2.1
Pemberian MP ASI pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin 100%
2
1.4.2.1
Balita Dapat vitamin A dosis tinggi (200000 IU) 95,87%
3
1.5 Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
1.5.1 Diare
1.5.1.1 Dilaksanakannya Pelayanan dan Pencegahan Penyakit Diare 40%
1.5.2 ISPA ( Infeksi Saluran Pernapasan Atas)
1.5.2.1 Terlaksananya penanggulangan penyakit pneumonia 40%
1.5.4 Tuberculosis Bacillus (TB) Paru
1.5.4.1 Terlaksananya pengobatan pasien TB sesuai standard 100%
1.5.5 Pencegahan dan Penanggulangan PMS dan HIV/AIDS
1.5.5.1 Terlaksananya pelayanan Kesehatan di Klinik IMS 100%
1.5.5.2 Terlaksananya Monev, penyuluhan dan pemeriksaan diikelompok resiko HIV/AIDS 100%
1.5.5.3 Angka Kasus HIV yang diobati 90%
1.5.5.4 Ibu hamil yang diperiksa HIV 100%
1.5.6 Demam Berdarah Dengue (DBD)
1.5.6.1 Terlaksananya Pengendalian Penyakit DBD 100%
per
1.5.6.2 Insiden Rate DBD per 100.000 Penduduk 100.00
0 pddk
1.5.7 Malaria
1.5.7.1 Terlaksananya Penanggulangan Penyakit Malaria (API<1) 100%
1.5.8 Pelayanan Imunisasi
1.5.8.1 Anak Usia 0-11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap 92%
1.5.8.2 Terlaksananya Imunisasi Dasar /UCI desa 80%
1.5.9 Pengamatan Penyakit (Surveillance Epidemiology)
1.5.9.1 Laporan STP tepat Waktu 100%
1.5.9.2 Kelengkapan Laporan STP 100%
1.5.10 Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular
1.5.10.
Desa/ Kelurahan yang melaksanakan kegiatan Posbindu PTM 35%
1
1.5.10.
Penderita Hipertensi mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar 50%
2
1.5.10.
Terlaksananya Screening PTM 40%
3
2.1 Pelayanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat ( Perkesmas)
2.1.1 Kunjungan Rumah 80%
2 UKM PENGEMBANGAN
2.1 Pelayanan Kesehatan Jiwa
2.1.1 Terlaksananya pelayanan Kesehatan jiwa 40%
2.2 Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer
2.2.1 Hatra 65%
2.3 Pelayanan Kesehatan Lansia
2.3.1 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 74%
2.4 Pelayanan Kesehatan Kerja
2.4.1 Pos UKK yang terbentuk 60%
2.5 Pelayanan Kesehatan Remaja
2.5.1 Pembinaan Kesehatan Remaja 65%
3 UPAYA KESEHATAN PERORANGAN
3.1 Pelayanan rawat jalan
3.1 .1 Penduduk yang menjadi peserta JKN 150%
3.1 .2 Rasio Rujukan Rawat Jalan Non Spesialistik <5%
3.1 .3 Rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjung ke FKTP (RPPB) 50%
3.1 .5 Kelengkapan pengisian rekam medik 100%
3.2 Pelayanan Tindakan Medis
3.2.1 Kompetensi SDM memenuhi standar 100%
3.3 Pelayanan Kefarmasian
3.3.1 Kesediaan Obat dan Vaksin 73%
3.3.2 Penggunaan Obat Rasional 55,8%

3.3.3 Tersedianya obat public dan perbekkes untuk pelayanan kesehatan dasar masyarakat 73%

3.4 Pelayanan laboratorium


3.4.1 Kesesuaian jenis pelayanan laboratorium dengan standar 100%
3.4.2 Ketepatan waktu tunggu penyerahan hasil pelayanan laboratorium < 120 menit 100%
3.4.3 Kesesuaian hasil pemeriksaan baku mutu internal (PMI) 100%
3.5 Pelayanan satu hari ( one day care)
3.5.1 Pelayanan satu hari ( One day care ) dilakukan oleh tenaga yang kompeten 100%