Anda di halaman 1dari 3

RENDAHNYA KUALITAS KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI

INDONESIA

Rizky Berlian Ilahi


Universitas Negeri Malang
EMAIL: rizkyberlian3377@gmail.com

Abstrak: Tujuan dari artikel ini adalah menjelaskan faktor yang memengaruhi
kebersihan di Indonesia, dampak dari rendahnya kebersihan di Indonesia, dan cara atau
upaya meningkatkan kebersihan di Indonesia. Kebersihan lingkungan menjadi salah
satu faktor utama demi kelangsungan hidup bersih, sehat, dan nyaman. Saat ini kualitas
kebersihan lingkungan di Indonesia masih tergolong rendah. Hal tersebut terjadi karena
beberapa faktor yang terjadi sehingga menimbulkan beberapa dampak pula bagi
masyarakat sekitar. Maka semua warga Indonesia harus berupaya meningkatkan
kebersihan lingkungan.

Kata Kunci: kebersihan, faktor, dampak, upaya

Kebersihan lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat sehingga tidak


mudah terserang berbagai macam penyakit (Heriyatni, 2013). Kebersihan lingkungan meliputi
kebersihan tempat tinggal, tempat belajar, tempat bekerja, dan tempat umum lainnya.
Kebersihan adalah salah satu tanda dari keadaan hygiene atau jauh dari kotor baik dalam diri
sendiri, lingkungan keluarga, maupun lingkungan sekitar.
Namun, masalah kebersihan lingkungan masih saja sering bermunculan. Hal ini terjadi
karena banyaknya individu yang enggan menjaga kebersihan di lingkungan sekitarnya. Hal
tersebut terbukti seperti adanya tumpukan sampah yang menjulang tinggi, banyaknya sampah
yang menyumbat di sungai, dan lain-lain. Hal-hal di atas terjadi karena kurangnya kesadaran
dan wawasan dari tiap individu tentang kebersihan lingkungan.
Lingkungan dan manusia tidak dapat dipisahkan. Maka dari itu manusia harusnya
memerhatikan kebersihan lingkungannya. Lingkungan adalah tempat melakukan segala
aktivitas bagi manusia. Oleh sebab itu, pengenalan terhadap lingkungan haruslah dilakukan
dengan baik dan benar agar lingkungan menjadi bersih dan tidak ada yang terkena penyakit
karena lingkungan yang kotor.

BAHASAN
Faktor yang Memegaruhi Rendahnya Kebersihan Lingkungan
Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kualitas rendahnya kebersihan lingkungan
di Indonesia. Faktor pertama adalah kurang memadainya sanitasi yang ada pada masyarakat.
Sanitasi tersebut tidak hanya berupa wc umum, sumur ataupun kamar mandi umum, namun
juga tersedianya air bersih. Menurut Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Jakarta, 41
persen sumur yang ada di lingkungan rumah tangga di Jakarta hanya berjarak 10 meter
dari septic tank. Hal ini menunjukkan bahwa air yang digunakan masyarakat masih belum
sesuai dengan standar kesehatan. Apabila sanitasi tidak terpenuhi dengan baik maka kebersihan
lingkungan akan terganggu.
Faktor yang kedua adalah kebiasaan dari tiap individu. Tiap individu harusnya
membiasakan hal-hal yang baik, seperti: membuang sampah pada tempatnya, membersihkan
kamar mandi setiap minggu, dan lain-lain. Faktor yang ketiga adalah kurangnya kebijakan yang
tegas dari pemerintah. Apabila pemerintah mengeluarkan kebijakan yang lebih tegas dan jelas
maka masyarakat akan menjadi lebih tertib dan disiplin (Tanpa Nama, 2018).
Dampak Rendahnya Kebersihan Lingkungan
Rendahnya kebersihkan lingkungan seperti banyaknya tumpukan sampah dapat
berdampak diberbagai aspek. Sampah dapat mencemari lingkungan perairan, daratan, dan
udara. Cairan terhadap rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan
mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan
lenyap dan hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis (Ann, 2014).
Sampah yang menumpuk di sungai juga dapat menimbulkan beberapa hewan seperti lalat dan
nyamuk yang bersarang di atasnya sehingga mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti
demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, malaria, diare, dan lain
sebagainya. Sampah-sampah yang bertebaran dan menumpuk di permukaan tanah akan
mengotori daratan. Sampah-sampah udara berupa karbon monoksida dan lainnya juga dapat
menyebabkan pencemaran udara yang berakibat buruk pada lapisan ozon. Hal tersebut
merupakan dampak terhadap kesehatan dan dampak terhadap lingkungan (Joedianto, 2017).
Pengelolaan sampah yang kurang baik juga dapat mengakibatkan tingginya biaya yang
diperlukan untuk pengolahan material tercemar. Hal tersebut dapat merugikan keadaan sosial
dan ekonomi pemerintah jika terus-menerus dibiarkan. Dari data riset Kementerian Kesehatan
diketahui hanya 20 persen dari total masyarakat Indonesia peduli terhadap kebersihan dan
kesehatan. Ini berarti, dari 262 juta jiwa di Indonesia, hanya sekitar 52 juta orang yang memiliki
kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar dan dampaknya terhadap kesehatan
(Lavinia, 2016).
Upaya Meningkatkan Kualitas Kebersihan Lingkungan
Peningkatan atau upaya untuk menambah kualitas kebersihan di lingkungan harus
segera digerakkan. Hal-hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan penyuluhan
mengenai bahaya dan dampak dari kualitas kebersihan yang rendah. Selain itu juga dapat
dilakukan pengarahan atau memberi himbauan tentang pentingnya kebersihan lingkungan yang
berpengaruh terhadap kesehatan. Selain itu, di setiap daerah dapat melakukan kegiatan jumat
bersih. Sehingga masyarakat dapat merasakan secara langsung betapa pentingnya menjaga
kebersihan lingkungan.
Upaya yang paling penting untuk meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan adalah
mengubah pola pikir untuk berpikir maju bahwa kebersihan adalah sesuatu yang penting baik
bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Seluruh masyarakat harus berturut serta dalam
meningkatkan kesadaran mengenai kebersihan lingkungan. Selain dari masyarakat, peran
pemerintah juga sangat penting. Pemerintah harus mendukung upaya meningkatkan kualitas
kebersihan lingkungan. Apabila masyarakat dan pemerintah telah bekerja sama dengan baik
maka upaya tersebut akan berjalan dengan mudah dan lancar (Tantowi, 2011).
PENUTUP
Simpulan
Masih banyak faktor-faktor yang dapat menyebabkan kualitas kebersihan lingkungan
menjadi rendah. Baik faktor dari tiap individu maupun peran dari pemerintah, sehingga seiring
berjalannya waktu menimbulkan berbagai dampak terhadap sekitar. Baik dampak terhadap
lingkungan, kesehatan, dan keadaan ekonomi sosial. Hal tersebut tidak patut untuk dibiarkan
terlalu lama, maka dari itu antara masyarakat dan pemerintah berupaya untuk meningkatkan
kkualitas kebersihan di Indonesia.
Saran
Masyarakat sebaiknya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan
lingkungan. Tiap individu harusnya membiasakan hidup bersih baik untuk kebersihan dirinya
ataupun untuk kebersihan lingkungannya. Dari pihak pemerintah juga sebaiknya memberi
peraturan yang tegas untuk masalah kebersihan lingkungan agar masyarakat lebih disiplin.
Pemerintah seharusnya mendukung dan mewujudkan upaya peningkatan kualitas kebersihan
lingkunga di Indonesia.

DAFTAR RUJUKAN
Ann, Haripriya. 2014. Kurangnya Kesadaran Akan Kebersihan Lingkungan. (Online),
(http/.....), diakses 23 November 2018.
Heriyatni, Feni. 2013. Kebersihan daan Kesehatan Lingkungan Hidup.
Joedianto, Yovita. 2017. Pengaruh Kesadaran Masyarakat Atas Lingkungan Hidup terhadap
Minat Masyarakat. Jurnal Kebersihan.
Lavinia. 2016. Kurangnya Kepedulian Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan.
Jakarta. (Online), (www.kompasiana.com), diakses 23 November 2018
Tanpa Nama. 2018. Kesadaran Masyarakat Indonesia Akan Kebersihan Masih Rendah.
Jakarta. (online), (www.cnnindonesia.com), diakses 23 november 2018
Tantowi, Abi. 2011. Kesehatan Lingkungan di Prodi Biologi Universitas Galuh. Jurnal
Kesehatan Lingkungan. Jawa Barat: Universitas Galuh Ciamis.