Anda di halaman 1dari 6

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

FAKULTAS ILMU KESEHATAN


Jl. Karimata no.49 Telp. (0331) 332240, Fax. (0331) 337857 Kotak Pos 104 Jember
Website : http://www.unmuhjember.ac.id Email : Kantorpusat@unmuhjember.ac.id

PENGKANJIAN LANSIA

A. IDENTITAS KLIEN
NAMA KLIEN : Tn “ Ahmadi “
UMUR : 65 tahun
JENIS KELAMIN : laki-laki
SUKU : Madura
AGAMA : Islam
STATUS PERNIKAHAN : Menikah
TINGKAT PENDIDIKAN : smp
ALAMAT ASAL : Perumahan Griya Makam Pahlawan

B. MODEL KOMUNIKASI PADA LANSIA


1. Model komunikasi shannon wever
2. Model Leary
3. Model Terapeutik
4. Model keyakinan kesehatan
5. Model komunikasi kesehatan
6. Model interaksi king

1
2

C. MODEL KOMUNIKASI YANG DIGUNAKAN


 Model Leary
Model ini antar individu saling mempengaruhi dan dipengaruhi.
Dimana respon seseorang di pengaruhi oleh bagaimana orang tersebut
diperlakukan. Dalam berkomunikasi dengan klien lansia seorang
perawat diharapkan kepada rentang love yang banyak karena sifat
sosial perawat sangat dibutuhkan oleh lansia.

D. TAHAP KOMUNIKASI PADA LANSIA


1. Tahap Pra-interaksi
Di sini adalah tahap dimana saya menyiapkan mental saya,
menggali perasaan, mempersiapkan apa saja yang akan di bahas,
mengumpulkan data tentang klien Tn “A” dan merencanakan
pertemuan pertama dengan klien.

2. Tahap Orientasi
Pada tahap ini saya sudah datang dan bertatap langsung dengan
klien Tn “A” dengan melihat kondisinya secara langsung. Adapun
contoh dialognya adalah sebagai berikut :
Perawat :
Assalamualaikum bapak….
Tn” A” :
waalaikumsalam nak..
Perawat :
Apa ini benar dengan bapak Ahmadi.?
Tn” A” :
Ia benar nak ada apa ya..?
Perawat :
Perkenalkan pak nama saya Maulana Imanullah, saya mahasiswa dari
Universitas Muhammadiyah Jember fakultas ilmu kesehatan, maksud
3

kedatangan saya kesini hendak melakukan perkenalan dengan bapak..


apakah bapak berkenan serta ada sedikit waktu ?
Tn ”A” :
oh iya nak silahkan saja, mungkin jangan terlalu lama karena bapak
masih sedikit ada urusan di luar rumah
Perawat :
Alhamdulilah jika bapak berkenan memberikan sedikit waktunya
kepada saya, jadi begini pak saya hendak melakukan kontra waktu
dengan bapak mengenai pertemuan dilain hari, kapan bapak ada waktu
senggang untuk berbincang-bincang lagi dengan saya ?
Tn “ A” :
mungkin hari minggu bapak baru ada waktu senggang nak, karena di
hari biasa bapak sibuk di kebun
Perawat :
oh baik kalau begitu pak, saya akan kembali menemui
bapak pada hari minggu, pada jam yang sama sepert sekarang, kalau
begitu saya mohon pamit ya pak (Bersalaman dengan Tn”A”)

3. Tahap Kerja
Perawat :
Assalamualaikum bapak (mengetuk pintu rumah)
Tn”A” :
Waalaikumsalam nak maulana ya?
Perawat :
iya pak benar
Tn”A” :
silahkan masuk nak, di pakai saja sepatunya rumah bapak kotor
Perawat :
jangan pak saya yang gak sopan (melepas sepatu)
Tn”A” :
iyasudah..maaf yaa rumah bapak kotor maklum sudah tidak ada ibunya
yang biasa bersih-bersih rumah
4

Perawat :
tidak papa pak saya yang minta maaf sudah mengganggu kesibukan
bapak
Tn”A” :
nak maulana tidak mengganggu, justru bapak senang jadi ada teman
berbicara ..ayo silahkan diminum dulu tehnya (menyuguhkan Teh)
Perawat : bapak ini repot-repot saja.. saya jadi tambah sungkan
(meminum teh) ohh iya bapak kalau boleh saya tau bapak di rumah ini
tinggal dengan siapa ?
Tn”A” :
bapak tinggal di rumah ini dengan anak,menantu dan cucu bapak..
Perawat :
wah ramai sekali berarti ya pak rumah bapak..
Tn”A” :
seramai apapun nak, tetap saja semenjak istri bapak meninggal 4 tahun
yang lalu bapak merasa hari-hari bapak kosong
Perawat :
sebelumnya saya mohon maaf ya pak maksud dan tujuan saja kesini
sebenarnya untuk membantu meringankan sedikit masalah yang bapak
alami. Dari cerita yang bapak sampaikan kalau saya boleh bertanya ..
apa setelah istri pergi bapak masih merasa kesepian ?
Tn”A” :
iya nak benar, karena menurut bapak hanya istri bapak yang bisa
memahami bapak.. jadi walau tampaknya rumah bapak ramai dengan
anak,menantu dan cucu tapi mereka seakan tidak peduli dengan bapak
Perawat :
apa yang membuat bapak merasa kesepian dan sampai berfikif seperti
itu, apa bapak kurang begitu dekat dengan anak,menantu dan cucu
bapak ?
Tn”A” :
iya nak benar..
5

Perawat :
nah berarti kalau begitu sebenarnya mohon maaf ya pak, masalahnya
di sini timbul dari prasaan bapak sendiri..
Tn”A” :
kenapa bisa begitu nak ?
Perawat :
karena menurut saya pak memang berat ada dikondisi bapak yang
harus kehilangan orang yang disayang dan sudah menemani bapak
sehari-hari.. tapi istri bapak akan jauh lebih sedih dari apa yang bapak
rasakan jika istri bapak tau, setelah kepergiannya bapak malah
menjauh dari anak,menantu dan cucu
Tn”A” :
bapak memang tidak bisa dekat nak dengan mereka.. (menangis)
Perawat :
bapak.. jangan menangis kasian itri bapak pasti akan semakin sedih,
kalau bapak mau saya bisa mengajarkan bapak sedikit cara untuk
menumbuhkan kedekatan dengan kelurga bapak
Tn”A” :
dengan cara apa nak? insaallah bapak mau mencoba nak
Perawat :
Jadi begini pak yang pertama bapak harus memulai dari diri bapak
sendiri buang jauh-jauh persepsi bapak jika anak,menantu dan cucu
bapak tidak peduli dengan bapak.. yang kedua bapak mulai dari hal
kecil dengan lebih sering makan bersama dengan anak dan menantu
bapak,menonton tv bersama,membersihkan rumah bersama.. dan cara
yang ketiga apa cucu bapak masih ada yang sekolah ?
Tn”A” :
cucu bapak masih sekolah semua nak.. 2 Tk, 3 Sd
Perawat :
nah ini kesempatan bagus pak.. bapak bisa mengantar – jemput cucu
bapak dan menemani saat di sekolah pasti saya yakin insaalah dengan
6

ini mereka akan semakin dekat dengan bapak.. bagaimana apa bapak
bersedia mencoba dan belajar melakukan 3 cara itu pak?
Tn”A” :
insaallah nak, akan bapak coba dan usahakan semoga dengan saran
dari nak maulana bapak bisa lebih dekat dengan keluarga