Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

FLU BURUNG

Disusun Oleh

YULI ANDRI WIJAYA


2009.02.045

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


PRODI S1 KEPERAWATAN
BANYUWANGI
2012

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Tema : Flu Burung


Sasaran : Masyarakat / warga Desa........
Hari / Tanggal :
Tempat : Balai Desa ......
Waktu : 90.00 WIB (30 menit)

A. Analisa Situasi
Adanya penemuan kasus flu burung (avian influenza) di desa ....... dan
dengan pertimbangan sifat virus flu burung yang tergolong bisa bertahan hidup
lama di dalam tinja unggar (+ 32 hari) yang menular melalui droplet infectio pada
manusia, serta dapat menimbulkan akibat yang fatal (kematian). Penyuluhan ini
perlu dilakukan dan dianggap penting, karena sampai saat ini belum ditemukan
pengobatan yang spesifik, sehingga diperlukan untuk menginformasikan
pencegahan bagi masyarakat yang belum terjangkit, sebagai salah satu cara
meminimalisir meluasnya flu burung.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti acara penyuluhan selama 30 menit, diharapkan masyarakat/
warga Desa..... memahami penyakit flu burung.
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan ke warga Desa ........ selama 30 menit, warga
diharapkan mampu :
a. Menjelaskan pengertian flu burung sesuai bahasanya sendiri
b. Menyebutkan 5 dari 9 gejala unggas yang terinfeksi flu burung dengan
benar
c. Menjelaskan penularan virus flu burung pada manusia dengan benar.
d. Menyebutkan 5 dan 8 gejala pada manusia yang terinfeksi virus flu
burung
e. Menyebutkan masa inkubasi virus flu burung pada manusia
f. Menyebutkan 4 dari 6 sifat flu burung
g. Menyebutkan 8 dari 14 pencegahan flu burung

C. Pokok Bahasan
1. Pengertian flu burung
2. Gejala unggas yang terinfeksi flu burung
3. Penularan virus flu burung pada manusia.
4. Gejala pada manusia yang terinfeksi virus flu burung
5. Masa inkubasi virus flu burung
6. Sifat flu burung
7. Pengobatan virus flu burung
8. Pencegahan penularan virus flu burung

D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab

E. Alat Bantu
Leaflet

F. Kegiatan Penyuluhan
No Waktu Kegiatan Kegiatan Audience
1 5 menit Pembukaan
1. Mengucapkan salam a. Menjawab salam
2. Memperkenalkan diri b. Memperhatikan
3. Menjelaskan maksud dan tujuan c. Memperhatikan
4. Memberikan topik bahasan yang akan dibahas d. Memperhatikan
5. Membagi leaflet 5. Menerima dan
membaca
2 20 menit Pelaksanaan
1. Menanyakan tentang pengertian flu burung a. Menjawab per-
tanyaan dg baha-
sanya sendiri
2. Memberikan penguatan (pujian) terhadap jawaban b. Memperkuat fo-
audien kus masyarakat
3. Memberikan kesempatan audien lain untuk c. Audien lain
menjawab dapat menjawab
dg bahasanya
sendiri
4. Menjelaskan pengertian flu burung d. Memperhatikan
5. Menjelaskan gejala unggas yang terinfeksi virus e. Memperhatikan
flu burung
6. Menjelaskan penularan virus flu burung pada f. Memperhatikan
manusia
7. Menjelaskan gejala pada manusia yang terinfeksi g. Memperhatikan
virus flu burung
8. Menjelaskan masa inkubasi virus flu burung h. Memperhatikan
9. Menjelaskan sifat virus flu burung i. Memperhatikan
10.Menjelaskan pengobatan virus flu burung j. Memperhatikan
11. Menjelaskan penularan virus flu burung k. Memperhatikan
3 5 menit Penutup
1. Memberikan kesempatan audien untuk bertanya a. Memperhatikan
2. Menanyakan kembali tentang penyakit flu burung b. Menjawab dg
yang telah dibahas bahasa audience
3. Menyimpulkan materi yang sudah dibahas c. Memperhatikan
4. Memotivasi audien untuk melakukan pencegahan d. Memberhatikan
penyakit flu burung e. Menjawab salam
5. Mengucapkan salam

G. Evaluasi
Pada evaluasi dilakukan tanya jawab, yang dilakukan pada penutupan. Pertanyaan
meliputi :
1. Menurut Anda apa yang dimaksud dengan penyakit flu burung ?
2. Sebutkan 5 dari 9 gejala unggas yang terinfeksi flu burung ?
3. Jelaskan penularan virus flu burung pada manusia dengan benar ?
4. Sebutkan 5 dan 8 gejala pada manusia yang terinfeksi virus flu burung ?
5. Berapa lama masa inkubasi virus flu burung pada manusia ?
6. Sebutkan 4 dari 6 sifat flu burung ?
7. Sebutkan 8 dari 14 pencegahan flu burung ?

H. Lampiran
1. Leaflet
2. Daftar Hadir
MATERI PENYULUHAN
FLU BURUNG (AVIAN INFLUENZA)

A. Pengertian
Penyakit flu yang disebabkan oleh virus influenza tipe A yang menyerang jenis
unggas meliputi ayam, kalkun, merpati, unggas air, burung-burung piaraan hingga
burung-burung liar. Namun hewan babi juga dapat tertular flu burung. Awalnya
penyakit flu burung ini adalah penyakit hewan yang menyerang bangsa unggas
dan saat ini sudah menular ke manusia.

B. Gejala pada unggas yang terinfeksi flu burung


Gejala pada unggas biasanya adalah bervariasi, bahkan kadang tanpa gejala.
Gejala yang umum seperti :
- bersin,
- pembengkakan kepala,
- jengger berwarna biru,
- bercak merah pada bagian tulang sayap.
- tidak dapat berjalan,
- kepala dan leher berputar-putar.
- mencret,
- penurunan produksi,
- tidak mau makan.

C. Virus flu burung dapat menular ke manusia


Ada beberapa virus flu burung dapat menular ke manusia yaitu virus H5N1,
H7N7 dan H9N2.
Di Indonesia sejak bulan Juli 2005 sampai dengan tanggal 19 Pebruari 2006
ditemukan penderita flu burung sebanyak 26 penderita dan 18 penderita
diantaranya meninggal. Penderita flu burung di Indonesia terbanyak berasal dari
Propinsi Jawa Barat yaitu ditemukan 10 kasus, penderita lainnya berasal dari DKI
Jakarta sebanyak 8 kasus, Banten sebanyak 4 kasus, Lampung sebanyak 3 kasus
dan Jawa Tengah hanya 1 kasus.
D. Penularan pada manusia
Penularan dari unggas ke manusia terjadi melaiui kontak langsung seperti
memelihara atau menyembelih dan tinggal disekitar unggas hidup yang terinfeksi
penyakit flu burung. Unggas yang terinfeksi dapat pula mengeluarkan virus ini
melalui tinja, yang kemudian mengering dan hancur menjadi semacam bubuk,
yang dihirup oleh manusia atau binatang lainnya. Virus ini dapat bertahan dalam
waktu cukup lama pada jaringan atau kotoran unggas yang sudah mati, terutama
Pada temperatur rendah.
Sejauh ini belum terbukti penyakit flu Burung ini menular dari manusia ke
manusia lainnya.

E. Gejala pada manusia :


Sama seperti flu biasa, penderita mengalami demam sekitar 38°C, batuk-batuk,
tenggorokan sakit, badan lemas, hidung beringus, pegal, pusing, peradangan
selaput mata. Untuk pemastian dilakukan pemeriksaan laboratorium.

F. Masa Inkubasi :
Virus masuk ke tubuh manusia sampai menimbulkan gejala membutuhkan waktu
sangat singkat yaitu 1-3 hari.

G. Sifat virus flu burung


1. Dapat bertahan hidup di air dengan suhu 22°C selama 4 hari, sedangkan pada
suhu 0°C tahan > 30 hari.
2. Di dalam tinja unggas bertahan selama 32 hari
3. Mati dengan pemanasan 56°C selama 3 jam atau pada pemanasan 60°C
selama 30 menit.
4. Pada daging ayam, virus mati .dengan pemanasan 80°C selama 1 menit atau
pemanasan 60°C selama 30 menit.
5. Pada telur, virus mati dengan pemanasan 64°C selama 5 menit.
6. Selain itu virus H5N 1 mudah inaktifi dengan deterjen, alkohol, karbol,
bleachlhipoklorit dan desinfektan lainnya
H. Pengobatan :
Pengobatan spesifik belum ada, penderita hanya diberi obat yang meredakan
gejala yang menyertai penyakit flu seperti demam, batuk atau pusing.
I. Cara agar terhindar dari penularan flu burung
1. Menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat.
2. Hindari bersama-sama dengan penderita flu burung dalam ruangan tertutup
3. Melaksanakan kebersihan lingkungan.
4. Melakukan kebersihan diri.
5. Segera mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan ayam, burung atau
jenis unggas lainnya dengan menggunakan bahan disinfektan.
6. Tidak melakukan kontak dengan unggas hidup pada saat terjadi wabah flu
burung.
7. Melakukan tindakan membunuh semua unggas terinfeksi flu burung yang
dapat menjadi sumber penularan.
8. Melakukan desinfeksi kandang dipeternakan unggas yang telah terinfeksi flu
burung. `
9. Para pekerja di peternakan menggunakan alat perlindungan perorangan yaitu,
masker N95, sepatu khusus, kacamata pelindung, sarung tangan disposable,
dan baju pelindung.
10. Alat-alat yang dipergunakan dalam peternakan harus dicuci dengan
desinfektan.
11. Kotoran unggas yang terinfeksi flu burung atau tinja tidak boleh dikeluarkan
dan lokasi peternakan.
12. Pemeriksaan kesehatan berkala dan rutin pada para pekerja peternakan.
13. Para pekerja peternakan dianjurkan diberikan vaksinasi influenza sebagai
upaya peningkatan kekebalan tubuh.
14. Bahan makan yang berasal dan unggas termasuk ayam bila akan dikonsumsi
dilakukan pengolahan dengan benar yang memenuhi persyaratan kesehatan.
Daging ayam dimasak pada suhu 80°C selama 1 menit, sedangkan. telur
unggas perlu dipanaskan pada suhu 64°C selama 5 menit.