Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN PRE-PLANNING TENTANG PENDIDIKAN KESEHATAN

TUJUH LANGKAH CUCI TANGAN PAKAI SABUN YANG BENAR


PADA KELUARGA TN. TAUFIKUROHMAN RT 01/RW 14
LINGKUNGAN KRAJAN KELURAHAN BINTORO KECAMATAN
PATRANG KABUPATEN JEMBER

TUGAS
diajukan guna memenuhi tugas Praktik Belajar Lapangan dalam mata kuliah
Keperawatan Keluarga

oleh
Kelompok 4A
Rifatus Syarifah NIM 152310101129
Livia Dwi Ramdhani NIM 152310101130
Ananda Patuh P NIM 152310101332

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
Jalan Kalimantan Nomor 37 Kampus Tegal Boto
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Analisis Situasi


Perilaku sehat cuci tangan pakai sabun yang merupakan salah satu perilaku
hidup bersih dan sehat (PHBS), saat ini telah menjadi perhatian dunia. Hal ini
karena masalahnya kurangnya praktek perilaku cuci tangan tidak hanya terjadi di
negara berkembang saja tetapi ternyata di negara maju pun kebanyak
masyarakatnya masih lupa untuk melakukan perilaku cuci tangan (Depkes, 2007).
Perilaku hygine seperti mencuci tangan menggunaka sabun dan air bersih yang
tepat sebagai cara yang efektif untuk mencegah penyebaran berbagai penyakit
menular seperti penyakit diare, dan ispa. Badan kesehatan dunia WHO
menyatakan praktik cuci tangan menggunakan sabun dan air bersih pada lima
waktu tertentu yaitu sebelum makan, setelah buang air besar, sebelum memegang
bayi, setelah menceboki pantat anak dan sebelum menyediakan makanan bisa
mengurangi prevalensi diare sampai 40%.
Angka perilaku masyarakat baik untuk cuci tangan berdasarkan
Environmental Survey Program (ESP) tentang perilaku masyarakat terhadap
kebiasaan mencuci tangan yang dilakukan Depkes dan instansi lainnya pada tahun
2006, walaupun sabun telah masuk ke hamper seluruh rumah tangga dan sekolah
di Indonesia, didapatkan hasil rata-ratanya 3% yang mencuci tangan
menggunakan sabun, 12% mencuci tangan pasaca buang air besar, 9% yang
melakukan CTPS (cuci tangan pakaisabun) setelah buang air besar bayi, 14%
CTPS (cuci tangan pakai sabun)
Promosi kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan Kesehatan
Nasional. Hal ini dapat dilihat bahwa Promosi kesehatan merupakan salah satu
pilar dalam pembangunan kesehatan menuju Indonesia Sehat melalui peningkatan
kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud
derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya (Depkes, 2012). Melihat
fenomena tersebut maka untuk meningaktakan kesedaran Untuk membangun
kesadaran dan komitmen keluarga Tn. Taufikurohman terhadap cuci tangan
memakai sabun, diadakan pendidikan kesehatan dan demonstrasi cuci tangan
sebagai sosialisasi cuci tangan yang benar sehingga dapat mengubah perilaku dan
meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kebersihan.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan analisa situasi di atas, maka perumusan masalah dalam kegiatan
yang akan dilakukan ini adalah pencegahan diare pada anak usia 8 tahun melalui
mencuci tangan pakai sabun yang benar pada keluarga Tn. Taufikurohman.
BAB 2. TUJUAN DAN MANFAAT

2.1 Tujuan
2.1.1 Tujuan Umum
Tujuan umum dari pendidikan kesehatan tujuh langkah cuci tangan
pakai sabun yang benar pada keluarga Tn. Taufikurohman adalah untuk
memberikan pengetahuan dan pembelajaran tentang konsep tujuh
langkah cuci tangan pakai sabun yang benar agar keluarga Tn.
Taufikurohman khusunya anaknya yang berumur 8 tahun dapat
meningkat derajat kesehatannya.
2.1.2 Tujuan Khusus
a. Keluarga Tn. Taufikurohman dapat memahami konsep tujuh langkah
cuci tangan mulai dari definisi, manfaat dan saat kapan saja cuci
tangan perlu dilakukan.
b. Keluarga Tn. Taufikurohman mempraktikkan atau melaksanakan
tujuh langkah cuci tangan pakai sabun yang benar setelah dilakukan
pendidikan.
c. Keluarga Tn. Taufikurohman mengaplikasikan tujuh langkah cuci
tangan pakai sabun yang benar dalam kehidupan sehari-hari.

2.2 Manfaat
a. Keluarga Taufikurohman dapat memahami konsep tujuh langkah cuci
tangan pakai sabun yang benar, mulai dari definisi, manfaat dan saat kapan
saja cuci tangan perlu dilakukan.
b. Keluarga Taufikurohman dapat mempraktikkan atau melaksanakan tujuh
langkah cuci tangan pakai sabun yang benar setelah diberikan pendidikan.
c. Keluarga Taufikurohman dapat mengaplikasikan tujuh langkah cuci
tangan pakai sabun yang benar dalam kehidupan sehari-hari.
BAB 3. KERANGKA PENYELESAIAN MASALAH

3.1 Dasar Pemikiran


Menurut Depkes RI (2007) Mencuci tangan adalah proses yang secara
mekanis melepaskan kotoran dan debris dan kulit tangan dengan menggunakan
sabun biasa dan air mengalir. (Depkes RI, 2007). Mencuci tangan merupakan
salah satu kebiasaan baik yang perlu kita tanamkan sejak dini, kebiasaan ini
sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan manusia karena dengan rajin mencuci
tangan dapat terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Cuci tangan adalah cara
paling sederhana yang bisa kita lakukan untuk terhindar dari penyakit serta
infeksi. (Caramedika,2017).Mencuci tangan dengan sabun dikenal juga sebagai
salah satu upaya pencegahan penyakit. Mencuci tangan dengan air saja tidak
cukup. Penggunaan sabun selain membantu singkatnya waktu cuci tangan, dengan
menggosok jemari dengan sabun menghilangkan kuman yang tidak tampak
minyak/ lemak/ kotoran di permukaan kulit, serta meninggalkan bau wangi.
Perpaduan kebersihan, bau wangi dan perasaan segar merupakan hal positif yang
diperoleh setelah menggunakan sabun. Penelitian yang dilakukan oleh World
Health Organization (WHO) pada tahun 2007, salah satu upaya yang dapat
dilakukan untuk menurunkan angka kejadian diare adalah perilaku cuci tangan
pakai sabun karena perilaku tersebut dapat menurunkan hampir separuh kasus
diare.

3.2 Kerangka Penyelesaian Masalah


Tujuan dilakukan pendidikan kesehatan adalah untuk meningkatkan
pengetahuan keluarga Tn. Taufikurohman mengenai kebiasaan mencuci tangan
dengan sabun melalui metode ceramah dimana sasaranya yang diajukan kepada
keluarga Tn. Taufikurohman. Pada awal kegiatan, terlebih dahulu dijelaskan
mengenai definisi cuci tangan, manfaat cuci tangan, waktu untuk cuci tangan,
kemudian mencontohkan tujuh langkah cuci tangan dengan sabun. Sehingga dari
hal tersebut keluarga Tn. Taufikurohman diharapkan dapat tercegah dari penyakit
menular dengan menjaga higienitas melalui mencuci tangan dengan sabun.
BAB 4. PELAKSANAAN KEGIATAN

4.1 Realisasi Penyelesaian Masalah


Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan pada keluarga Tn.
Taufikurohman ditemukan permasalahan berupa kurangnya hygienitas khususnya
hygienitas berupa cuci tangan pakai sabun dengan benar. Oleh karena itu kami
menyusun penyelesain masalah berupa pendidikan dan simulasi cuci tangan
dengan sabun yang benar kepada keluarga Tn. Taufikurohman. pendidikan
kesehatan diawalinya dengan penjelasan mengenai definisi, manfaat dan kapan
melalukan cuci tangan, setelah itu dilakukan praktik bersama tentang tujuh
langkah cuci tangan dengan sabun yang benar. Praktik bersama bertujuan agar
konsep tujuh langkah cuci tangan dengan sabun dapat diterapkan dikehidupan
sehari-hari oleh keluarga Tn. Taufikurohman supaya derajat kesehatan keluarga
Tn. Taufikurohman dapat meningkat dan juga dapat terhindar dari penyakit
menular. Kegiatan pendidikan kesehatan dilaksanakan bertempat di rumah Tn.
Taufikurohman pada hari Jumat tanggal 15 Desember 2017 pukul 19.30 WIB.

4.2 Khalayak Sasaran


Khalayak sasaran pendidikan kesehatan tentang tujuh langkah cuci tangan
pakai sabun yang benar adalah keluarga Tn. Taufikurohman yang bertempat
tinggal di RT 01/RW 14 Lingkungan Krajan, Bintoro, Kecamatan Patrang karena
anggota keluarga Tn. Taufikurohman, khususnya anaknya dari Tn.
Taufikurohman yang berumur 8 tahun masih belum mengetahui dan memahami
konsep tujuh langkah cuci tangan pakai sabun yang benar.

4.3 Metode yang Digunakan


Metode yang digunakan dalam pemberian pendidikan kesehatan tentang tujuh
langkah cuci tangan pakai sabun yang benar diberikan pada keluarga Tn.
Taufikurohman menggunakan metode ceramah. Setelah ceramah terkait materi,
pemateri dan keluarga Tn. Taufikurohman melakukan diskusi tanya jawab
tentang materi yang telah disampaikan. Setelah sesi diskusi tanya jawab selesai,
dilanjutkan dengan mendemostrasikan tujuh langkah cuci tangan pakai sabun
yang benar dan meminta seluruh anggota keluarga ikut mempraktikkan langkah-
langkah cuci tangan bersama-sama pemateri. Adapun langkah pokok yang akan
kami lakukan saat pendidikan kesehatan antara lain, menciptakan suasana
pertemuan yang baik, menagajukan masalah, mengidentifikasi pilihan tindakan
dan menetapkan tindakan lanjut.
DAFTAR PUSTAKA

Adiska,P. 2016. Cara cuci tangan versi Depkes. Diambil dari


http;//resepsehat.biz/cara-cuci-tangan-versi-depkes/. [Diakses pada 14 Desember
2017]

Caramedika. 2017. Cara mencuci tangan yang baik dan benar (menurut Depkes
dan WHO). Diambil dari www.caramedika.com [Diakses pada 14 Desember
2017]
Daftar lampiran:
Lampiran 1 : Berita Acara
Lampiran 2 : Daftar Hadir
Lampiran 3 : Satuan Acara Penyuluhan
Lampiran 4 : Materi
Lampiran 5 : Media
Lampiran 6 : Foto Kegiatan

Lampiran 1: Berita Acara

DAFTAR HADIR PENDIDIKAN KESEHATAN


TENTANG “7 LANGKAH CUCI TANGAN PAKAI
SABUN YANG BENAR”

Pada hari ....tanggal .... bulan... Tahun...di Poli Anak RSUD dr. Abdoer Rahem
Situbondo, telah dilaksanakan kegiatan Pendidikan Kesehatan Tentang “Tujuh
Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun Yang Benar”. Kegiatan ini diikuti oleh …
orang (daftar hadir terlampir).
Jember, Januari 2020

Mengetahui,

Dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah Pelaksana


Keperawatan Keluarga

Latifa Aini S., S.Kep., M.Kep., Sp.Kom. Kelompok


19710926 200912 2 001

Lampiran 2: Daftar Hadir

DAFTAR HADIR PENDIDIKAN KESEHATAN


TENTANG “7 LANGKAH CUCI TANGAN PAKAI
SABUN YANG BENAR”

NO NAMA ALAMAT TANDA TANGAN


1. 1.
2. 2.
3. 3.
4. 4.
5. 5.
6. 6.
7. 7.
8. 8.
9. 9.
10. 10.

Jember, Januari 2020

Mengetahui,

Dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah Pelaksana


Keperawatan Keluarga

Latifa Aini S., S.Kep., M.Kep., Sp.Kom. Kelompok


19710926 200912 2 001

Lampiran 3: SAP
SATUAN ACARA PENYULUHAN
7 LANGKAH CUCI TANGAN YANG BENAR

Topik : Tujuh langkah cuci tangan dengan sabun yang baik dan benar.
Sub Topik : Definisi cuci tangan dengan sabun, tujuan dari cuci tangan dengan
sabun, manfaat cuci tangan dengan sabun, waktu untuk melakukan
cuci tangan dengan sabun.
Sasaran : Pasien dan keluarga pasien di Poli Anak RSUD dr. Abdoer
Rahem Situbondo
Tempat : Poli Anak RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo
Hari/tanggal : 11 Januari 2020
Waktu/Jam : 15 menit
Penyuluh : Livia Ramadhani, Bella Fitra Mardatillah

I. Analisa Data
A. Kebutuhan Peserta Didik
Berdasarkan pengkajian kelompok yang dilakukan pada pasien di poli
anak RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, ditemukan bahwa banyak
pasien anak yang belum mampu melakukan cuci tangan dengan sabun
yang baik dan benar. Begitu pula keluarga pasien yang tidak mampu
mengajarkan cuci tangan yang benar pada anaknya.
B. Karakteristik Peserta Didik
Pasien yang berkunjung di poli anak rata-rata berumur 7 hari hingga 12
tahun. Adapun keluarga pasien rata-rata memiliki latar belakang
pendidikan SMP hingga SMA sederajat dan kurang terpapar informasi
tentang kesehatan. Mereka juga kurang terpapar informasi tentang
bagaimana cara pemeliharaan kesehatan dengan hal yang cukup sederhana,
namun sangat berpengaruh, seperti cuci tangan bersih menggunakan
sabun.
II. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan agar pasien anak dan
keluarganya dapat memahami dan mengerti cara mencuci tangan dengan
sabun dengan baik dan benar setiap hari.
III. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 15 menit diharapkan pasien
anak dan keluarganya bisa mengerti tentang :
a. Definisi cuci tangan dengan sabun
b. Tujuan dari cuci tangan dengan sabun
c. Manfaat cuci tangan dengan sabun
d. Waktu untuk melakukan cuci tangan dengan sabun.
IV. Materi (Terlampir)
a. Definisi cuci tangan dengan sabun
b. Tujuan dari cuci tangan dengan sabun
c. Manfaat cuci tangan dengan sabun
d. Waktu untuk melakukan cuci tangan dengan sabun.

V. Metode
Ceramah, diskusi, tanya jawab dan demontrasi
VI. Media
Leaflet
VII. KEGIATAN PENYULUHAN

Waktu/Fase Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta


Pembukaan - Memberi salam - Menjawab salam
(2 menit) - Perkenalan - Mendengarkan
- Menjelaskan tujuan - Menyetujui
- Kontrak waktu

Inti ( 10 - Menanyakan review - Menjawab


menit/kerja) pengetahuan dari pertanyaan
keluarga tentang cuci - Mendengarkan dan
tangan dengan sabun memperhatikan
- Menjelaskan meteri - Bertanya
tentang: - Keluarga ikut
a. Definisi cuci tangan melakukan praktik
dengan sabun enam langkah cuci
b. Tujuan dari cuci tangan tangan dengan
dengan sabun sabun
c. Manfaat cuci tangan
dengan sabun
d. Waktu untuk
melakukan cuci tangan
dengan sabun.
- Mendemonstrasikan
enam langkah cuci
tangan dengan sabun
3 menit - Evaluasi - Menjawab
- Menyimpulkan pertanyaan
- Mengucapkan salam - Memperhatikan
penutup - Menjawab salam

VIII. EVALUASI
1. Jelaskan yang dimaksud dengan cuci tangan bersih ?
2. Apa tujuan dari mencuci tangan dengan sabun ?
3. Apa manfaat dari mencuci tangan dengan sabun?
4. Kapan kita harus mencuci tangan dengan sabun?
5. Bisakah anda memperaktikkan cuci tangan dengan sabun?

IX. DAFTAR PUSTAKA

Alodokter. 2017. 6 Langkah Cara Cuci Tangan Menurut WHO.


Didapat dari https://aladokter.com/7-langkah-cara-cuci-tangan-
menurut-who [10 Oktober 2017]

Anonim. 2012. Bagaimana Pengetahuan Ibu dengan Balita Umur 1-


10 Tahun Tentang Cuci Tangan?. Didapat dari
http://eprints.umpo.ac.id/1267/2/BAB%201.pdf [12 Oktober 2017]
Lampiran 4: Materi

CUCI TANGAN DENGAN SABUN


1. Definisi mencuci tangan dengan sabun
Mencuci tangan adalah menggosok kedua pergelangan tangan dengan kuat
secara bersamaan dengan menggunakan zat pembersih yang sesuai (sabun)
dan dibilas dengan air mengalir yang bertujuan menghilangkan
mikroorganisme sebagai penyebab penyakit.
2. Tujuan mencuci tangan dengan sabun
A. Agar tangan menjadi bersih dan terbebas dari kuman penyebab
penyakit.
B. Menghindari masuknya kuman fecal oral kedalam tubuh melalui
tangan.
C. Menghilangkan mikroorganisme buruk bagi kesehatan.
3. Manfaat mencuci tangan dengan sabun
Untuk melindungi tubuh terhindar dari beberapa penyakit menular.
Penyakit-penyakit tersebut antara lain diare, infeksi saluran nafas atas
(ISPA), dan kecacingan, infeksi kulit, infeksi mata, dan penyakit-penyakit
lain yang ditularkan lewat tangan yang tidak bersih.
4. Waktu untuk mencuci tangan dengan sabun
- Sebelum memasukkan makanan ke dalam mulut.
- Sebelum mengolah makanan.
- Sebelum memegang bayi.
- Setelah menceboki anak/ dari toilet.
- Setalah BAB /BAK.
- Setelah memegang hewan.
- Setalah membuang sampah.
- Sesudah menyentuh orang sakit.
- Sesudah bersin dan membuang ingus.
Lampiran 5: Media
Lampiran 6: Foto Kegiatan