Anda di halaman 1dari 9

BADAN KOORDINASI PEMBERANTASAN UANG PALSU

(BOTASUPAL)

KEPUTUSAN KEPALA BADAN INTELIJEN NEGARA


SELAKU
KETUA BOTASUPAL
Nomor : KEP - 061 Tahun 2006

Tentang

IZIN OPERASIONAL
MESIN MULTIFUNGSI BERWARNA,
MESIN FOTOKOPI BERWARNA DAN
MESIN PENGGANDA BERWARNA LAINNYA

Jakarta, 19 April 2006


BADAN KOORDINASI PEMBERANTASAN UANG PALSU
(BOTASUPAL)

KEPUTUSAN
KEPALA BADAN INTELIJEN NEGARA
SELAKU .
KETUA BADAN KOORDINASI PEMBERANTASAN UANG PALSU
NOMOR : KEP- 061 T AHUN 2006

Tentang
IZIN OPERASIONAL MESIN MULTIFUNGSI BERWARNA,
MESIN FOTOKOPI BERWARNA DAN MESIN PENGGANDA BERWARNA LAINNYA

Menimbang: a. bahwa dalam rangka mengantisipasi tuntutan dan perkembangan teknologi


mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin
pengganda berwarna lainnya yang semakin pesat akhir-akhir ini dan guna
mencegah penyalahgunaan pemalsuan uang dari mesin multifungsi
berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna
lainnya yang dapat menimbulkan instabilitas perekonomian nasional, maka
perlu diambil tindakan-tindakan pengamanan dan pengawasan.
b. bahwa dengan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan
mesin-mesin pengganda berwarna lainnya yang dapat memproduksi barang
cetakan berwarna dan menghasilkan gambar cetakan serupa dengan
aslinya lebih dari satu warna, memberikan peluang untuk penyalahgunaan
dengan mencetak/memproduksi uang kertas dan dokumen sekuriti semakin
terbuka lebar.
c. bahwa untuk itu perlu dikeluarkan Surat Keputusan Ketua Badan Koordinasi
Pemberantasan Uang Palsu tentang Izin operasional mesin multifungsi
berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin mesin pengganda berwarna
lainnya untuk pengamanan dan pengawasannya.
Mengingat . 1. Keputusan Presiden RI Nomor 96 Tahun 2000, Lampiran-IV Sektor Industri
tentang bidang usaha tertutup dan bidang usaha terbuka dengan
persyaratan tertentu bagi penanaman modal.
2. Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 1971 tentang penugasan kepada Kepala
Badan Koordinasi Intelijen Negara (sekarang Badan Intelijen Negara) untuk
mengkoordinasikan semua usaha dan kegiatan dari badan/instansi yang mempunyai
wewenang didalam bidang pemberantasan uang palsu.
3. Keputusan Menteri Perdagangan dan Koperasi Nomor : Kep- 03/Kp/lV/1978
tentang Impor Mesin Fotokopi Berwarna tanggal 14 April 1978.
4. Keputusan Kepala Badan Intelijen Negara Nomor Kep-46 Tahun 2002 telah
diubah menjadi Nomor Kep-100 Tahun 2005 tanggal 4 Mei 2005 tentang
pengamanan dan pengawasan pencetakan dokumen sekuriti.

5. Keputusan Kepala Badan Intelijen Negara Nomor Kep-160 Tahun 2002 telah
diubah menjadi Nomor Kep-103 Tahun 2005 tanggal 4 Mei 2005 tentang
pedoman pelaksanaan pengamanan dan pengawasan pencetakan dokumen
sekuriti.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

PERTAMA : Keputusan Kepala Badan Intelijen Negara selaku Ketua Badan Koordinasi
Pemberantasan Uang Palsu tentang izin operasional mesin multifungsi
berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna
lainnya sebagaimana tersebut dalam lampiran yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari keputusan ini.
KEDUA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan agar dipatuhi dan
diindahkan oleh semua pihak yang berkaitan dengan izin operasional
penggunaan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan
mesin-mesin pengganda berwarna lainnya.
KETIGA : Apabila di kemudian hari sesuai dengan perkembangan teknologi dan
ancaman ternyata ada hal-hal yang perlu ditambahkan, dikurangi dan atau
diperbaiki pada materi keputusan ini maka akan diadakan perbaikan
seperlunya.

T embusan :
Yth.1. Presiden Republik Indonesia
2. Wakil Presiden Republik Indonesia
3. Para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu
4. Para Kepala Lembaga Pemerintah Non Departemen 50 Gubernur Bank Indonesia
6. Jaksa Agung RI
7. Kepala Kepolisian RI

-----------------------------------------------------------------------
BADAN KOORDINASI PEMBERANTASAN UANG PALSU
( BOTASUPAL )

LAMPIRAN

KEPUTUSAN
KEPALA BADAN INTELIJEN NEGARA
SELAKU
KETUA BADAN KOORDINASI PEMBERANTASAN UANG PALSU
Nomor : KEP. 061 Tahun 2006

Tentang

IZIN OPERASIONAL MESIN MULTIFUNGSI BERWARNA,


MESIN FOTOKOPI BERWARNA DAN MESIN PENGGANDA BERWARNA LAINNYA

BABI
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Pengertian

Dalam ketentuan ini yang dimaksud dengan :


1. Pengawasan adalah segala usaha, kegiatan, pekerjaan melalui pendataan (registrasi)
dan monitoring dalam rangka mencegah penyalahgunaan mesin multifungsi berwarna,
mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna lainnya dari
penggandaan uang maupun dokumen sekuriti dan atau kertas berharga.

2. Mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda


berwarna lainnya adalah :

- Perangkat (apparatus) yang memiliki beberapa fungsi penggandaan di dalam satu


kesatuan mesin baik secara tunggal maupun multifungsi. Fungsi-fungsi yang terdapat
pada mesin tersebut antara lain: penggandaan barang cetakan/dokumen berwarna
dengan sistim optis atau lensa pemindai (copier), pencetakan kode/data digital dari
komputer (printer), pengubahan dokumen menjadi kode digital (scanner),
mengirimkan dokumen melalui jalur telekomunikasi (facsimile), berikut dengan
peralatan-peralatan lainnya seperti jenis-jenis tinta/toner/cartridge copier dan lain-
Iainnya.
3. Izin operasional adalah izin untuk menggunakan mesin multifungsi berwarna, fotocopy
berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna lainnya yang dikeluarkan oleh Badan
Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL) kepada para konsumen mesin
(pemilik/pengguna) yang telah memenuhi/melengkapi persyaratan registrasi dan syarat-
syarat dari instansi terkait lainnya.
4. Dokumen sekuriti yaitu barang cetakan, suratlkertas berharga adalah segala jenis
dokumen atau blanko dokumen dengan bahan dasar kertas sekuriti dan atau fiturfitur
sekuriti lainnya, baik sebagian maupun seluruhnya diproduksi melalui proses cetak
yang karena sifat dan fungsinya memerlukan perlindungan terhadap pemalsuan atau
penyalahgunaan yang telah diatur dalam regulasi pencetakan dokumen sekuriti dari
Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL).

5. Stiker adalah label berbentuk empat persegi panjang yang terbuat dari bahan kertas
sekuriti yang merupakan alat kontrol legalisasi izin operasional dari Badan Koordinasi
Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL), ditempelkan pada bagian mesin yang
mudah terlihat sehingga mudah dikontrol oleh pejabat yang berwenang.

6. Asosiasi Distributor Resmi Mesin Fotocopy Berwarna dan Mesin Multifungsi Berwarna
disingkat ADMINKOM adalah asosiasi dari para produsen, importir, distributor, reseller
(terdaftar) mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin
pengganda berwarna lainnya yang berperan sebagai fasilitator menjembatani
kepentingan produsen/importir/distributor/reseller dengan instansi berwenang.

7. Importir terdaftar adalah perusahaan yang telah mendapat izin sebagai importer /
distributor/reseller resmi mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan
mesin-mesin pengganda berwarna lainnya dari Direktur Jenderal Perdagangan Luar
Negeri (Dirjen DAGLU) Departemen Perdagangan, dan memiliki surat penunjukkan
sebagai distributor/reseller dari Prinsipal.

8. Distributor terdaftar adalah badan hukum menurut hukum Indonesia yang ditunjuk atau
diangkat secara resmi sebagai penyalur/reseller oleh Prinsipal untuk
memasarkan/menyalurkan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan
mesin-mesin pengganda berwarna lainnya di Indonesia yang memiliki surat izin usaha
perdagangan (SIUP) dari Departemen Perdagangan Republik Indonesia.

9. Produsen adalah perusahaan resmi/terdaftar yang memproduksi, merakit mesin


multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna
lainnya di Indonesia yang memiliki izin industri dari Departemen Perindustrian Republik
Indonesia dan yang memasarkan produknya di wilayah Republik Indonesia.

10. Pemilik / pengguna adalah konsumen mesin, yaitu seorang atau instansi / badan /
lembaga / perusahaan yang menguasai secara sah mesin multifungsi berwarna, mesin
fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna lainnya baik secara fisik
maupun administrasi.

11. Operator adalah seorang yang ditunjuk atau mendapat otoritas dari pemilik / pengguna
mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda
berwarna lainnya yang bertanggung jawab mengoperasikan / melayani / merawat mesin
multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna
lainnya yang biodatanya telah dilaporkan oleh pemilik / pengguna kepada
produsen/importir/distributor/reseller terdaftar.
BAB II
TATA CARA PENGAJUAN PERMOHONAN IZIN OPERASIONAL

Pasal 2
Pengajuan Permohonan

(1) Permohonan izin operasional mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan
mesin-mesin pengganda berwarna lainnya diajukan oleh produsen / importer /
distributor / reseller terdaftar untuk dan atas nama para pemilik / pengguna yang secara
kolektif terdaftar dalam lampiran permohonan.

(2) Permohonan Izin operasional mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan
mesin-mesin pengganda berwarna lainnya diajukan secara tertulis kepada Ketua Badan
Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL) tembusan kepada Direktorat
Jenderal Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea
dan Cukai Departemen Keuangan (untuk importer / distributor / reseller), Departemen
Perindustrian (untuk produsen / distributor dalam negeri) dengan mencantumkan nama
dan alamat lengkap produsen / importer / distributor / reseller terdaftar dan daftar
pemohon pemilik / pengguna (kolektif), data mesin (merk, type, nomor seri, pabrik
pembuat, tahun pembuatan) sebagaimana contoh Lampiran-1 Keputusan ini.

(3) Lampiran-Iampiran surat permohonan izin operasional / penggunaan mesin multifungsi


berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna lainnya
sebagai berikut :
a. Surat permohonan dari produsen / importer / distributor / reseller dilampiri surat izin
dari Instansi yang terkait
b. Data mesin-mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin
pengganda berwarna lainnya yang telah mendapatkan izin produksi atau izin masuk
(impor) dari Instansi yang terkait.
c. Data pemilik / pengguna perorangan, instansi / badan / lembaga / perusahaan yang
menggunakan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-
mesin pengganda berwarna.
d. Data operator bagi pemilik / pengguna yang menggunakan operator.

BAB III
PENERBIT AN IZIN OPERASIONAL DAN PEMBERIAN STIKER

Pasal 3
Penerbitan Izin Operasional

(1) Izin operasional / penggunaan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna
dan mesin-mesin pengganda berwarna lainnya diterbitkan Badan Koordinasi
Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL) setelah seluruh persyaratan sebagaimana
dalam bab II pasal 2 tersebut diatas dipenuhi.
(2) Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL) mengeluarkan izin
operasional secara kolektif kepada pemilik / pengguna yang memenuhi syarat melalui
produsen / importer / distributor / reseller dan memberikan label berupa stiker untuk
masing-masing mesin.

(3) Stiker, berbentuk persegi empat panjang dengan nomor seri, diterbitkan bersamaan
atau satu paket dengan terbitnya izin operasionall penggunaan mesin; untuk ditempel /
dipasang pada permukaan mesin bagian yang terlindung dan dapat terlihat dengan
jelas secara melintang/horisontal. Stiker, sebagai jenis dokumen sekuriti dicetak dengan
tanda-tanda pengaman, mengikuti ketentuan yang berlaku dalam ketentuan
pengawasan dokumen sekuriti.

BAB IV
PENGAWASAN

Pasal 4

Instansi berwenang, Asosiasi Distributor Resmi Mesin Fotokopi Berwarna dan Mesin
Multifungsi Berwarna (ADMINKOM), Pemilik, pengguna dan Operator

(1) Instansi berwenang (Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu, Kepolisian Negara
Republik Indonesia, Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian dan
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan) melakukan pengawasan
terhadap produsen/importir/distributor/reseller terdaftar, pemilikl pengguna mesin
multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna
lainnya secara berkala maupun insidentil minimal 1 (satu) kali setahun.

(2) Asosiasi Distributor Resmi Mesin Fotokopi Berwarna dan Mesin Multifungsi Berwarna
(ADMINKOM) wajib memberikan data-data yang diperlukan oleh instansi yang
berwenang bilamana terjadi penyalahgunaan terhadap mesin multifungsi berwarna,
mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna lainnya.

(3) Produsen / importer / distributor / reseller terdaftar wajib memberikan data-data yang
diperlukan kepada instansi berwenang dalam rangka atau untuk kepentingan
pengawasan.

Pasal 5
Asosiasi Distributor Resmi Mesin Fotokopi Berwarna dan Mesin Multifungsi
Berwarna (ADMINKOM)

(1) Asosiasi Distributor Resmi Mesin Fotokopi Berwarna dan Mesin Multifungsi Berwarna
(ADMINKOM) baik di pusat maupun dicabang (Propinsi / Kota / Kabupaten) dalam
tugas fungsi dan peranannya melakukan konsolidasi, pembinaan, dan menjembatani
kepentingan anggotanya (para produsen / importer / distributor / reseller) melalui
koordinasi dengan instansi berwenang (regulator), serta berhak mendapatkan data-data
yang diperlukan dari produsenl importer / distributor / reseller di wilayahnya.
(2) Asosiasi Distributor Resmi Mesin Fotokopi Berwarna dan Mesin Multifungsi Berwarna
(ADMINKOM) wajib memberikan dukungan dalam pengawasan, penanggulangan
penyalahgunaan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-
mesin pengganda berwarna lainnya.

Pasal 6
Pemilik, pengguna dan Operator

(1) Pemilik / pengguna sebagai konsumen mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi
berwarna dan mesin-mesin pengganda berwarna lainnya wajib mendapatkan izin
operasional dari Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL) melalui
permohonan kolektif oleh produsen/importir/ distributor/reseller terdaftar.

(2) Pemilik/pengguna mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-
mesin pengganda berwarna lainnya, yang kepemilikannya diperoleh sebelum
ditetapkannya keputusan ini diperlakukan sarna, yaitu wajib mengajukan permohonan
izin operasional dari Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL)
sebagaimana tersebut dalam pasal 6 ayat 1, paling lambat 6 (enam) bulan sejak
diberlakukan keputusan ini.

(3) Pemindah-tanganan kepemilikan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna


dan mesin-mesin pengganda berwarna lainnya wajib dilaporkan oleh pemilik/pengguna
yang baru kepada produsen/importir/distributor/reseller terdaftar untuk di teruskan ke
Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL) untuk memperoleh
pembaharuan izin operasional.

BAB V
LARANGAN DAN KEWAJIBAN

Pasal 7

(1) Pemilik/pengguna maupun operator dilarang memfotokopi dan atau menggandakan


uang Republik Indonesia maupun uang negara lain.

(2) Pemilik/pengguna maupun operator wajib mencantumkan teks "copy" pada setiap
produk penggandaan dokumen sekuriti / kertas berharga.

BAB VI
KEHILANGAN, KERUSAKAN DAN PEMUSNAHAN

Pasal 8
Kehilangan dan Kerusakan

(1) Kehilangan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin
pengganda berwarna lainnya maka pemilik/pengguna wajib membuat laporan kepada
kepolisian setempat dan fotokopi tanda bukti laporan diteruskan ke produsen/
importir/distributor/reseller terdaftar.
(2) Kerusakan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-mesin
pengganda berwarna lainnya dan perbaikan dengan penggantian suku cadang
maupun bahan pakai Uenis-jenis tinta/toner/cartridge) harus dilakukan oleh dan / atau
diperoleh melalui produsen /importer / distributor / reseller terdaftar.

Pasal 9
Pemusnahan

(1) Pemusnahan mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesinmesin
pengganda berwarna lainnya dilakukan oleh pemilik/pengguna dengan membuat Berita
Acara Pemusnahan. (lampiran-2)

(2) Pemilik/pengguna melaporkan tentang pemusnahan tersebut dengan melampirkan


Berita Acara Pemusnahan kepada produsen/importir/distributor/reseller terdaftar.

(3) Izin operasional dan stiker dari pemilik/pengguna mesin yang telah dimusnahkan
dinyatakan tidak berlaku.

BAB VII
SANKSI

Pasal 10
Sanksi Administrasi dan Tindak Pidana

(1) Sanksi administrasi bagi produsen / importer / distributor / reseller terdaftar,


pemilik/pengguna mesin multifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan mesin-
mesin pengganda berwarna lainnya yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan
dalam keputusan ini, dapat dikenakan sanksi pencabutan izin operasional dari Badan
Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (BOTASUPAL).

(2) Produsen / importer / distributor / reseller terdaftar, pemilik / pengguna yang


melakukan pelanggaran termasuk kategori tindak pidana, dituntut sesuai dengan
ketentuan/peraturan perundang-undangan yang berlaku.